Turnamen Belum Bergulir, Kapten Persib Tertuju Pada Kesehatan

Roberto Carlos Mario Gomez

Kapten Persib, Atep membagi narasi berkaitan aktivitasnya untuk isi libur pertandingan. Nyatanya ia juga masih tetap melindungi kesehatan walau pertandingan masih tetap lama bergulir.

Kesibukan itu dikerjakan kapten Persib ini di kampung halamannya, Cianjur. ” Kumpul sama keluarga di Cianjur sembari jagalah keadaan dengan lari. Kebetulan di Cianjur lapangan dekat. Dapat main sama rekan-rekan di kampung. Jadi tidak betul-betul rest keseluruhan, ” kata Atep seperti diambil dari website Persib, Selasa (28/11/2017).

Sesudah memainkan 27 pertandingan, Atep alami cedera yang memaksanya menepi dalam sebagian kompetisi paling akhir Persib. Ia memperoleh cedera dibagian lipatan paha.

Masalah keadaan terbaru, pemain bernomor punggung 7 itu mengungkap, cedera itu telah alami perubahan positif. Latihan enteng dengan istirahat yang cukup buat cederanya itu berangsur sembuh.

” Telah makin lebih baik. Saya cobalah latihan selalu. Libur ini saya terbantu walau belum juga seratus %. Namun, sehari-hari ada perubahan yang makin baik, ” ujarnya.

Atep cetak tiga gol dalam 27 penampilannya dengan Persib di Liga 1 2017. Sayang, perform Maung Bandung tidaklah terlalu bagus. Juara ISL 2014 ini cuma finish di posisi 13.

Pelatih Baru

Disamping itu, teka-teki siapa pelatih baru Persib terjawab telah. Adalah Roberto Carlos Mario Gomez yang ditunjuk oleh PT Persib Bandung Bermartabat untuk menukangi Maung Bandung.

” Sesudah lewat sistem yang cukup panjang, ke-2 belah pihak pada akhirnya merajut perjanjian dengan waktu dua th. untuk membuat serta membuat tim Persib supaya kembali pada jalur kejayaannya, ” sekian catat Persib di website resmi mereka.

Roberto Carlos adalah pelatih asal Argentina berumur 60 th.. Ia sempat melatih club Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Dengan JDT, Carlos mencapai prestasi teratas, yakni juara Piala AFC musim 2015. Di final, JDT menaklukkan club Tajikistan, Istiklol, dengan score 1-0.

Italia serta Spanyol

Roberto Carlos bukanlah pelatih asal-asalan. Sebelumnya berkarier di Asia Tenggara, ia pernah mencicipi atmosfer sepak bola Eropa. Beritanya, Carlos sempat jadi asisten Hector Cuper di Valencia serta Inter Milan.

Pada 1999, Carlos sempat juga melatih Real Mallorca menukar Cuper. Walau demikian, Carlos cuma melatih di lima kompetisi karna terbentur ketentuan.

Carlos tidak dapat melatih Mallorca karna Carlos belum juga miliki pengalaman melatih sepanjang dua th.. Kemudian, ia kembali pada Argentina untuk melatih beberapa club, diantaranya Gimnasia La Plata serta Gimnasia Jujuy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>