Tottenham Menang Atas Arsenal

Dele Alli

Dimana Dele Alli mencetak gol ke-17 liga musim ini untuk memecahkan kebuntuan di menit 55 dan Harry Kane mengangkat dirinya untuk mencetak gol dari titik penalti tiga menit kemudian Mantra tiga menit babak kedua menyelesaikan pertandingan, dengan Kane, yang telah mencetak lima pertandingan liga berturut-turut melawan The Gunners, sekali lagi musuh mereka mendapat kemenangan 3-0 Chelsea yang mengesankan di Everton sebelumnya pada Super Sunday memberi tekanan pada Spurs, namun mereka merespons untuk memastikan jarak ke posisi teratas tetap empat poin jadi Kemenangan tersebut juga berarti mereka dijamin bisa finis di atas Arsenal di Liga Primer untuk pertama kalinya sejak 199 sehingga hasilnya membuat tim asuhan Arsene Wenger keenam dan mereka sekarang menghadapi pertarungan nyata untuk mengamankan kualifikasi Liga Champions, setelah kehilangan tempat di empat rival teratas Manchester City dan Manchester United, yang menjatuhkan poin ke Middlesbrough dan Swansea masing-masing dan kemenangan Chelsea yang berdebar mengancam untuk meredam antusiasme di Lane namun pria Mauricio Pochettino mempertahankan fokus mereka dan merupakan sisi yang lebih baik.

Bos Spurs lebih memilih Kieran Trippier ke Kyle Walker, sementara Moussa Dembele turun ke bangku cadangan karena gagal melepaskan diri dari cedera pergelangan kaki yang diderita Crystal Palace tapi Wenger tetap percaya dengan formasi 3-4-3 dengan berawal dari Aaron Ramsey, Olivier Giroud dan Alex Oxlade-Chamberlain, namun mantra pembuka lamban oleh tim tamu menempatkan Spurs di kaki depan kemudian Toby Alderweireld melintas sundulan awal sebelum tim tuan rumah menyia-nyiakan dua peluang bagus secara berurutan dan yang pertama jatuh ke Alli, yang mengangguk lebar dari tiga meter di bawah tekanan Oxlade-Chamberlain sehingga kekejaman yang melotot itu segera diikuti oleh orang lain saat Christian Eriksen berkobar karena kesempatan bermata emas yang sama. Pemogokan Son yang dibelokkan secara kebetulan mematahkan enam meter, namun pemain internasional Denmark itu membidik tendangan volinya di atas mistar gawang Petr Cech tapi penyelesaian yang sia-sia sepertinya memberi dorongan pada Arsenal dan mereka tumbuh sesuai pertandingan saat interval mendekat kemudian Aaron Ramsey menyerukan Hugo Lloris beraksi dengan serangan yang rendah sebelum Alexis Sanchez membimbing upaya melengkung melebar tapi kebangkitan itu terbukti berumur pendek karena The Gunners kebobolan dua kali dalam tiga menit setelah turun minum.

Alli bereaksi cepat untuk membuka skor setelah bermain super oleh Eriksen dan Arsenal nyaris tidak sempat menahan napas sebelum tertinggal dua angka kemudian Wasit Michael Oliver memberikan penalti atas tantangan Gabriel pada Kane sedangkan Gabriel menaikkan Kane di kotak penalti dan striker Inggris itu memanfaatkan sepenuhnya dari titik penalti, menjaringkan gol ke-21 liga musim ini membuat tuan rumah terus menekan sepertiga sebagai Jan Vertonghen, Kane dan Alderweireld masing-masing dipaksa menyelamatkan cerdas dari Cech dan mereka juga memiliki daya tarik hukuman kedua yang dilambaikan tangan oleh wasit Michael Oliver saat film Son muncul untuk melakukan kontak dengan lengan Sanchez lalu Arsenal mundur pada tahap penutupan namun mereka jarang mengganggu Lloris, dengan Theo Walcott menarik perhentian rutin dari Prancis terlambatĀ  dengan empat pertandingan tersisa dalam perburuan gelar, tim Pochettino bisa menutup celah Chelsea ke satu titik jika mereka menang di West Ham pada Friday Night Football jadi pemimpin liga, Antonio Conte kemudian berhadapan dengan Middlesbrough di Stamford Bridge pada Monday Night Football sehingga Arsenal memiliki kesempatan sempurna untuk bangkit kembali di kandang lawan empat besar Manchester United pada hari Minggu depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>