Tag Archives: Casino Online

Willem II Menang Tipis 3-2 atas FC Utrecht

Gyrano Kerk

Dalam laga match day ke 29 pada ajang kompetisi Liga Eredivisie Belanda yang berlangsung hari Minggu (1/4/2018) dini hari tadi di Koning Willem II Stadion,tim tuan rumah Willem II yang bermain didepan publiknya sendiri pada tadi dini hari tadi itu pun akhirnya berhasil mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menang tipis 3-2 atas lawannya FC Utrecht. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Willem II itu pun dipersembahkan oleh Thom Haye, Konstantinos Tsimikas dan Fran Sol. Sementara itu dua buah gol dari tim FC Utrecht itu pun dipersembahkan oleh Gyrano Kerk dan Sander van de Streek.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim FC Utrecht yang menjalani laga tandangnya tersebut pun memang awalnya sempat menjalani laga yang ketat dan sengit dari tuan rumah Willem II. Akan tetapi tim FC Utrecht pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu dimenit 19 pada babak pertama melalui gol dari Gyrano Kerk. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim FC Utrecht pun tidak bertahan lama,sebab dimenit 31 tim FC Utrecht pun menambah keunggulan mereka menjadi 0-2 melalui gol dari Sander van de Streek. Hanya berselang 8 menit kemudian,tim tuan rumah Willem II pun akhirnya bisa membalas dan memperkecil kedudukan mereka menjadi 1-2 melalui gol dari Thom Haye. Dimenit-menit akhir laga babak pertama,tim tuan rumah Willem II pun berhasil menyamakan kedudukan mereka menjadi 2-2 melalui gol dari Konstantinos Tsimikas.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Willem II yang akhirnya bisa menyamakan kedudukan mereka menjadi 2-2 didalam laga babak pertama itu pun memang terlihat bermain dengan lebih impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Hasilnya laga babak kedua yang baru saja berjalan lima menit,tim tuan rumah Willem II pun berhasil membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 3-2 melalui gol dari Fran Sol. Akan tetapi setelah itu skor 3-2 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Willem II atas FC Utrecht itu pun tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan didalam sepanjang waktu yang ada pada babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Willem II pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini masih berada diperingkat 13 pada papan klasemen Liga Eredivisie Belanda dengan jumlah raihan 30 poin. Sementara itu tim FC Utrecht yang pulang dengan tangan kosong dari markas Willem II pada dini hari tadi itu pun harus puas untuk tertahan diperingkat kelima dengan jumlah raihan 48 poin.

Aberdeen Tundukkan St.Johnstone 4-1

Matthew Willock

Dalam laga match day ke 31 pada ajang kompetisi Liga Premier Skotlandia yang berlangsung hari Sabtu (31/3/2018) malam hari di Pittodrie Stadium,tim tuan rumah Aberdeen yang bermain didepan publiknya sendiri pada tadi malam itu pun berhasil mengantongi kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya St.Johnstone dengan skor telak 4-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Aberdeen itu pun dipersembahkan oleh Ryan Christie, Stevie May dan Greg Stewart yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam. Sedangkan satu buah gol balasan dari tim St.Johnstone itu pun dipersembahkan oleh Matthew Willock.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama yang berlangsung tadi malam,tim tuan rumah Aberdeen memang awalnya sempat mendapatkan perlawanan yang ketat serta sengit dari lawannya St.Johnstone. Dan hal itu pun bisa terlihat dari permainan berimbang yang diperlihatkan oleh kedua tim yang saling berhadapan tersebut pada tadi malam. Akan tetapi pada akhirnya dimenit 34,tim tuan rumah Aberdeen pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 melalui gol dari Ryan Christie. Hanya berselang 7 menit kemudian,tim tuan rumah Aberdeen pun menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Stevie May.

Unggul dengan skor 2-0 atas tim St.Johnstone didalam laga babak pertama pun tentunya masih harus membuat tim tuan rumah Aberdeen bisa tetap bermain dengan baik dan impresif didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dan hasilnya dimenit 51,tim tuan rumah Aberdeen pun berhasil menambah keunggulan mereka menjadi 3-0 melalui gol dari Greg Stewart. Skor 3-0 yang didapatkan oleh tim Aberdeen pun sempat bertahan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,akan tetapi dimenit 68 tim St.Johnstone pun berhasil memperkecil kedudukan mereka menjadi 3-1 melalui gol dari Matthew Willock. Sayangnya skor 3-1 tersebut pun tidak bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua,karena dimenit 82 tim tuan rumah Aberdeen pun kembali menggandakan keunggulannya lagi menjadi 4-1 melalui gol kedua dari Greg Stewart.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Aberdeen pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka masih berada diperingkat ketiga pada papan klasemen Liga Premier Skotlandia dengan jumlah raihan 59 poin. Sementara itu tim St.Johnstone yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat 8 dengan jumlah raihan 37 poin.

Celtic Masih Berdiri Dengan Kokoh Dipuncak Klasemen Liga Premier Skotlandia

Moussa Dembele

Dalam laga match day ke 31 pada ajang kompetisi Liga Premier Skotlandia yang berlangsung hari Sabtu (31/3/2018) malam hari di Celtic Park,tim tuan rumah Celtic yang tampil didepan publiknya sendiri pada tadi malam itu pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Ross County dengan skor 3-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Celtic itu pun dipersembahkan oleh Moussa Dembele, Stuart Armstrong dan Tom Rogic.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama yang berlangsung tadi malam,tim tuan rumah Celtic yang menjamu dan menghadapi lawannya Ross County itu pun awalnya sempat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari awal mulainya laga babak pertama. Sebab hal itu pun bisa kita lihat dari permainan yang berimbang diantara kedua tim tersebut didalam sepanjang jalannya pertandingan pada babak pertama. Namun pada akhirnya dimenit 25,tim tuan rumah Celtic pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol hasil tendangan pinalti dari Moussa Dembele. Akan tetapi dimenit 39,tim Ross County pun harus bermain dengan 10 orang dikarenakan Andrew Davies dikeluarkan oleh sang wasit yang memimpin jalannya pertandingan atas ganjaran kartu merah yang didapatkannya tersebut.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Celtic yang sudah unggul dengan skor 1-0 serta unggul dengan jumlah pemain dari tim Ross County itu pun memang terlihat bermain dengan sangat baik serta impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Alhasil laga babak kedua yang baru saja berjalan 3 menit,tim tuan rumah Celtic pun sudah berhasil menambah keunggulan mereka menjadi 2-0 melalui gol dari Stuart Armstrong. Setelah itu skor 2-0 yang didapatkan oleh tuan rumah Celtic pun tidak bertahan lama,karena dimenit 60 tuan rumah Celtic pun menambah keunggulan mereka menjadi 3-0 melalui gol dari Tom Rogic.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Celtic pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka masih berdiri dengan kokoh dipuncak klasemen Liga Premier Skotlandia dengan jumlah raihan 71 poin. Sementara itu tim Ross County yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat terbawah pada papan klasemen Liga Premier Skotlandia yakni berada diperingkat 12 dengan jumlah raihan 22 poin.

Torino Bawa Pulang Raihan Kemenangannya Usai Tundukkan Tuan Rumah Cagliari 4-0 Tanpa Balas

Iago Falque

Dalam laga giornata ke 29 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Sabtu (31/3/2018) malam hari di Sardegna Arena,tim Torino yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya dengan menundukkan tuan rumah Cagliari 0-4 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Torino itu pun dipersembahkan oleh Iago Falque, Adem Ljajic, Cristian Daniel Ansaldi dan Joel Chukwuma Obi.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama yang berlangsung tadi malam,tim Cagliari yang menjamu dan menghadapi lawannya Torino pada tadi malam itu pun sempat menjalani laga yang ketat serta sengit dari awal mulainya laga babak pertama. Karena kedua tim yang saling berhadapan tersebut pun memang terlihat bermain dengan cukup berimbang didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Dan hingga akhir laga pertandingan babak pertama,baik tim Torino serta tim tuan rumah Cagliari pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan tersebut didalam laga babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim Torino pun masih mendapatkan perlawanan ketat dari tuan rumah Cagliari dari awal mulainya laga babak kedua. Namun akhirnya dimenit 61,tim Torino pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu melalui gol dari Iago Falque. Hanya berselang 4 menit kemudian tim Torino pun berhasil menambah keunggulannya lagi menjadi 0-2 melalui gol dari Adem Ljajic. Setelah itu skor 0-2 yang didapatkan oleh tim Torino pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya dimenit 79 tim Torino pun berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 0-3 melalui gol dari Cristian Daniel Ansaldi. Dua menit menjelang akhir babak kedua,tim Torino pun kembali menambah keunggulannya menjadi 0-4 melalui gol dari Joel Chukwuma Obi.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Torino pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat 10 pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 39 poin. Sementara itu tim tuan rumah Cagliari yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positif didepan publiknya sendiri pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat 14 dengan jumlah raihan 29 poin.

Inter Milan Menang 3-0 atas Hellas Verona

Mauro Icardi

Dalam laga giornata ke 29 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Sabtu (31/3/2018) malam hari di Giuseppe Meazza,tim tuan rumah Inter Milan yang tampil didepan publiknya sendiri pada tadi malam itu pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Hellas Verona dengan skor 3-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Inter Milan itu pun dipersembahkan oleh Ivan Perisic dan Mauro Icardi yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung tadi malam,tim Nerazurri yang bermain didepan publiknya sendiri pada tadi malam itu pun sudah berhasil unggul dengan cepat 1-0 atas lawannya Hellas Verona dimenit 1 pada babak pertama melalui gol dari Mauro Icardi. Namun skor 1-0 yang didapatkan oleh tim Nerazurri tersebut pun tidak bertahan lama karena dimenit 13 tim Nerazurri pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Ivan Perisic. Akan tetapi setelah itu skor 2-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Nerazurri itu pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Inter Milan yang sudah unggul dengan skor 2-0 atas lawannya Hellas Verona didalam laga babak pertama itu pun masih tetap memperlihatkan performa permainan yang impresif didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dan hasilnya laga babak kedua yang baru saja berjalan 4 menit,tim tuan rumah Inter Milan pun sudah berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 3-0 melalui gol kedua dari Mauro Icardi.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tuan rumah Inter Milan pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat keempat pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 58 poin. Sementara itu tim Hellas Verona yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun masih membuat mereka berada didalam zona degradasinya yakni berada diperingkat 19 dengan jumlah raihan 22 poin.

Liverpool Menang Tipis Atas Crystal Palace.

Mohamed Salah

Kekalahan terakhir Crystal Palace oleh Liverpool terasa seperti “groundhog day”, menurut manajer Eagles Roy Hodgson.

 

Gol menit ke-84 Mohamed Salah menyambar kemenangan bagi The Reds dan meninggalkan tuan rumah dua poin di atas zona degradasi.

 

Istana mengalami nasib yang sama melawan Manchester United awal bulan ini ketika Nemanja Matic mencetak gol di injury time untuk mendapatkan timnya menang 3-2.

 

“Sangat mengecewakan bagi mereka untuk mendapatkan gol kemenangan sangat dekat dengan akhir pertandingan,” kata mantan bos Liverpool Hodgson.

 

Salah satu pemain internasional Mesir melakukan sentuhan sebelum menembak kiper Wayne Hennessey setelah Andy Robertson melintas dari kiri.

 

Luka Milivojevic telah dikonversi dari tempat di awal babak pertama untuk memberikan Istana memimpin setelah penjaga Liverpool Loris Karius mengeluarkan Wilfried Zaha.

 

Dan Sadio Mane mengubah umpan silang James Milner tak lama setelah turun minum.

 

“Rasanya seperti hari groundhog ketika kami bermain melawan tim-tim top,” tambah Hodgson.

 

“Di babak kedua kami bermain bagus dan mengendalikan bola dan menciptakan peluang lebih baik, tetapi kami juga kebobolan dua gol.”

 

Liverpool memiliki banyak peluang untuk mencetak gol di babak pertama di Selhurst Park sebagai upaya pengikatan Salah diuji Hennessey dan Mane pergi dekat dengan dua upaya menuju.

 

Kesalahan awal Karius tampak mahal ketika Palace bertahan sampai setengah waktu tetapi Liverpool menjawab dalam waktu empat menit dari restart ketika Milner dan Robertson bergabung di kiri untuk mengatur Mane.

 

Christian Benteke kemudian melewatkan dua peluang mencetak gol yang jelas dalam beberapa menit sebelum tendangan bebas Patrick van Aanholt melambung pergi oleh Karius.

 

Ada seruan untuk Mane ditunjukkan kartu kuning kedua – ia dipesan untuk menyelam di babak pertama – setelah ia mengambil bola di tepi area penalti tetapi wasit Neil Swarbrick melunasi tendangan bebas.

 

The Reds kemudian menyelesaikan comeback ketika Salah mencetak golnya ke-29 di Premier League musim ini – menyamai rekor liga dalam 21 pertandingan dalam 38 pertandingan musim ini.

 

Liverpool menuju ke Selhurst Park mengetahui mereka memiliki minggu yang penting di depan.

 

The Reds menjamu Manchester City di leg pertama perempat final Liga Champions mereka pada Rabu sebelum melakukan perjalanan singkat ke rival Merseyside Everton dalam derbi Liga Inggris Sabtu berikutnya.

 

Tapi Jurgen Klopp menamakan garis start yang kuat dalam pertandingan Liga Primer ke-100nya yang bertanggung jawab meski ada harapan dia akan mengistirahatkan beberapa pemain kunci.

 

Tapi kinerja babak pertama Liverpool tidak cocok dengan keberanian pemilihan Klopp karena mereka tidak memiliki intensitas dan imajinasi terhadap pertahanan Istana yang keras kepala.

 

Penyeimbang Mane di awal babak kedua merupakan respon yang bagus tetapi Benteke melewatkan dua peluang besar beberapa saat kemudian untuk merebut kembali keunggulan Palace.

 

Liverpool memiliki peluang lebih jauh dan begitu juga Istana tetapi Salah yang sekali lagi datang untuk menyelamatkan – menyelamatkan muka pengunjung.

 

Sisi Roy Hodgson menderita kekalahan lain melawan tim di enam besar dan, setelah memimpin lebih dulu, ini adalah kesempatan yang hilang.

 

Istana adalah sisi yang lebih baik di babak pertama dan pantas berada di depan setelah Zaha memenangkan penalti ketika ia terjatuh oleh Karius.

 

Mereka kemudian membela baik-menjaga Salah dari tindakan dan Mane frustasi.

 

Bahkan setelah Liverpool merespon dan menyamakan kedudukan, Palace semakin percaya diri dan mulai menciptakan lebih banyak serangan.

 

Tapi Benteke melewatkan dua peluang emas untuk mendapatkan kembali keunggulan dan itu akhirnya terbukti mahal sebagai Salah menunjukkan proliferasi yang diperlukan di ujung lain.

 

Mantan striker Liverpool Benteke telah kehilangan 20 dari 22 peluang besar yang dia miliki di Liga Premier musim ini, lebih dari pemain lain.

 

Istana kini menderita lima kekalahan dalam enam pertandingan terakhir mereka dan dua poin di atas zona degradasi – dengan saingan mereka semua belum bermain.

 

Setelah membuang memimpin melawan kedua Manchester United dan Liverpool dalam waktu satu bulan, pemenang Salah itu akan datang sebagai pukulan lagi ke sisi selatan London.

 

Adam Lallana telah memulai hanya satu pertandingan untuk Liverpool musim ini setelah berjuang dengan cedera.

 

Dia datang sebagai pemain pengganti di babak kedua di Selhurst Park dengan harapan mendapatkan lebih banyak kebugaran pertandingan setelah 30 menit cameo untuk Inggris pada hari Selasa.

 

Tapi itu bukan apa yang dia atau Klopp harapkan ketika dia tertatih-tatih dalam tiga menit setelah perkenalannya.

 

Gelandang berusia 29 tahun itu baru memainkan 215 menit pertandingan Liga Primer musim ini dan sekarang tampaknya akan menghabiskan lebih banyak waktu di pinggir lapangan.

 

“Itu tidak bagus, dia benar-benar di ruang ganti,” kata Klopp. “Ini benar-benar sulit, cedera apa pun yang terlihat seperti otot.”

Watford Ditahan Imbang Bournemouth Meski Sempat Dua Kali Unggul Lebih Dulu

Roberto Pereyra

Equalizer menit ke-92 Jermain Defoe membuat Bournemouth satu poin lagi dari posisi kalah dalam hasil imbang 2-2 yang menghibur di Watford yakni Mantan penyerang Inggris itu memecahkan huru-hara tujuh pertandingan untuk mencetak gol pertamanya melawan the Hornets ketika tendangan bebas yang panjang dibunyikan, memberinya penyelesaian sederhana untuk mendapatkan poin 17 dari kedudukan Bournemouth musim ini sedangkan Watford sulit dilakukan tetapi hanya menyalahkan diri mereka sendiri, setelah sebelumnya menekan gol pembuka Kiko Femenia pada menit ke-13 ketika Jose Holebas tak perlu melakukan handball di kotak, memungkinkan Josh King menyamakan kedudukan dari titik penalti (43) dan Mereka merebut kembali keunggulan berkat usaha Roberto Pereyra yang dibelokkan empat menit memasuki babak kedua, tetapi gol Defoe menyangkal mereka mendapat kesempatan untuk bergerak di titik yang berada di posisi kesembilan di Everton, dan sebagai gantinya mereka tetap level pada poin dengan Cherries, yang berada di peringkat 10 lalu Nathan Ake memukul mistar dari tendangan bebas Junior Stanislas di awal pertemuan akhir-ke-ujung, yang seharusnya dipimpin oleh pengunjung setelah Josh King merampok Adrian Mariappa sebelum ditolak oleh tantangan meluncur yang luar biasa dari Sebastian Prodl.

Setelah menyia-nyiakan dua peluang itu, dan satu lagi yang mana Karnezis berhenti dari Stanislas di peregangan penuh, Watford memimpin dengan tembakan pertama mereka ke gawang ketika pojok Holebas mencapai Femenia, yang setengah voli di luar Asmir Begovic yang terdampar dengan Tujuan memberi Watford keyakinan yang mereka miliki kurang dan Femenia mendekati satu detik, tetapi dengan memimpin babak pertama, memastikan Holebas ditangani dengan umpan silang Palm Stanislas dari Jordon Ibe, dan mungkin beruntung bisa bertahan di lapangan bahkan King mengirim Karnezis dengan cara yang salah, tetapi empat menit setelah restart Watford mengembalikan keunggulan mereka ketika Hughes melepaskan bola untuk Pereyra, yang tembakan melengkungnya mengambil sedikit defleksi, tetapi membuat Begovic tidak bergerak sedangkan Bournemouth merasa terengah-engah tanpa menguji Karnezis, hingga pelanggaran yang tidak berbahaya dari pemain pengganti Stefano Okaka di dalam bagian Ceri membuat mereka memiliki kesempatan untuk memompa bola panjang lalu Steve Cook meluncurkannya ke dalam kotak di mana Defoe, yang belum mencetak gol sejak Desember, menunjukkan naluri pemangsanya untuk slot di equalizer dengan hampir dua menit dari pertandingan tersisa

Jermain Defoe kini telah mencetak 15 gol Premier League di menit ke-90 atau sesudahnya – setidaknya empat lebih banyak daripada pemain lain dalam sejarah kompetisi dimana Bournemouth kini memperoleh 17 poin dari kehilangan posisi musim ini – lebih banyak dari sisi lain sehiingga Pembukaan Kiko Femenia adalah gol pertamanya di liga sejak menjaringkan Alaves melawan Athletic Club “B” di Divisi Segunda Spanyol pada 26 Mei 2016, 674 hari yang lalu dan Femenia adalah pemain ke-16 yang berbeda untuk mencetak gol bagi Watford di Liga Premier musim ini – hanya Arsenal yang memiliki lebih banyak (17, tidak termasuk gol bunuh diri) sedangkan Josh King kini telah mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan liga terakhirnya – ia hanya berhasil menemukan gawang dua kali dalam 20 pertandingan pertamanya musim ini dan Will Hughes telah mengantongi lima gol (dua gol, tiga assist) dalam sembilan pertandingan Liga Primer untuk Watford musim ini – sebanyak ia berhasil dalam 38 pertandingan Kejuaraan untuk Derby County musim lalu dimana Memiliki tangan besar di banyak permainan menyerang Watford yang bagus, membuat gol kedua untuk Pereyra dengan pemecatan yang indah

 

 

Pochettino Tak Ingin Tuntut Berlebihan Kepada Pemainnya !

Mauricio Pochettino

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengungkap kalau dia tidak mengambil keputusan tujuan yang juga akan diraih oleh timnya mendekati beberapa bln. penutupan musim ini. Dengan realistis Tottenham Hotspur telah mustahil sekali lagi merebut trofi Liga Premier Inggris musim ini. Mereka saat ini ada di tempat ke-4 klassemen dengan nilai 58 serta ketinggalan 20 point di belakang pemuncak klassemen Manchester City dengan pertandingan liga tersisa 9 kompetisi sekali lagi.

Tujuan yang paling mungkin saja mereka kejar di Liga Primer yaitu finis di tempat empat besar hingga dapat merebut ticket Liga Champions musim depan. Mereka masih tetap miliki kesempatan bagi merebut dua trofi pada musim ini, yakni Liga Champions serta Piala FA. Lanjutan langkah mereka di Liga Champions juga akan ditetapkan dalam pertandingan leg ke-2 sesi 16 besar yang berjalan di Stadion Wembley pada Kamis (8/3) awal hari WIB kelak menghadapi Juventus.

Karena hasil imbang 2-2 yang mereka capai di markas Juventus tiga minggu lantas buat perjuangan tim garapan Mauricio Pochettino tidak sangat berat dalam pertandingan kelak. Mereka cuma perlu hasil imbang 0-0 bagi mengambil langkah ke perempat final. Mengenai di arena Piala FA, Tottenham telah meyakinkan diri maju ke perempat final. Mauricio Pochettino tidak ingin mengambil keputusan tujuan hingga di mana perjalanan timnya di tiga pertandingan itu. Dia tidak mau penetapan tujuan malah juga akan membebani mental pemain. Yang paling untuk dia yaitu, timnya berupaya bagi memenangkan tiap-tiap kompetisi yang dijalani.

“Kami tidak bisa mengambil keputusan tujuan, saya tidak lakukan itu. Saya yaitu seseorang pemimpi, ” kata Mauricio Pochettino pada wartawan pada konferensi pers, Selasa (6/3) tempo hari.

“Setiap peluang yang perlu Anda mainkan Anda butuh coba bagi menang serta mengambil langkah sejauh mungkin saja. Saya hidup hari ini serta coba lakukan yang paling baik serta menjangkau apa yang kita kehendaki musim ini, namun saya tidak memastikan batas minimal, ” imbuhnya.

 

Guardiola Sebut City Masih Kalah Segalanya dari Barcelona

Pep Guardiola

Manchester City tampak begitu mengesankan pada musim ini. Beberapa orang membanding-bandingkan kwalitas mereka dengan perform Barcelona dibawah arahan Pep Guardiola satu tahun lebih yang lalu. Sepak terjang Manchester City pada musim ini memanglah seperti susah dibendung. Mareka telah memenangkan trofi Piala EFL selesai melumat Arsenal 3-0 pada 25 Februari kemarin. Di pentas Liga Primer Inggris, mereka nyaris di pastikan tampak jadi juara sesudah mereka kuat di puncak klassemen dengan kelebihan 16 point atas lawan paling dekat Manchester United.

Di Liga Champions, Manchester City juga nyaris di pastikan mengambil langkah ke perempat final sesudah mereka menghancurkan FC Basel 4-0 pada pertandingan leg pertama sesi 16 besar di kandang versus tiga minggu kemarin. Pertemuan ke-2 di Etihad, Kamis (8/3) awal hari kelak, bisa disebut cuma normalitas buat Sergio Aguero serta kawan-kawan.

Walau perjalanan timnya demikian mulus, manajer Pep Guardiola menampik bila Manchester City disamakan dengan Barcelona di eranya. Dia dengan tegas menyebutkan kalau scuad City sekarang ini masih tetap belum juga dapat menyamakan Barcelona waktu ia mencapai keberhasilan di pertandingan Eropa pada th. 2009 serta 2011. Guardiola ambil satu contoh simpel ketidaksamaan itu. Dikatakannya Manchester City baru mencapai satu trofi sepanjang dibesut dia, sedang Barca di eranya telah banyak mendulang kemenangan. Menurutnya The Citizens masih tetap perlu saat bagi menyamakan level Barcelona.

“Ini pemain yang serupa sekali berlainan, beberapa pemain (Barcelona) di waktu dulu menang banyak. Kami nihil, umumnya dari kami di sini baru, ” kata Guardiola. “Sekarang dapat kami katakan, kami sudah memenangi satu titel namun itu tidak dapat membandingkannya. Tidak baik untuk kami bagi dibanding dengan tim itu Barcelona, ” katanya.

Guardiola terasa ManCity masih tetap jauh bagi disamakan dengan Barcelona. Ia menilainya, Barcelona sudah menguasai sepakbola Eropa dalam sebagian dekade paling akhir dengan pelatih ataupun pemain yang berlainan.

“Tim itu sudah menguasai dalam 15 atau 20 th. paling akhir dengan pelatih serta pemain yang berlainan. Tiap-tiap musim mereka sudah memenangi beberapa hal serta kami cuma memenangi titel perdana, ” tuturnya.

Manchester United Kembali Raih Hasil Imbang 2-2 Saat Jamu Burnley

Jesse Lingard

Dalam laga match day ke 20 pada ajang kompetisi Liga Premier Inggris yang berlangsung hari Selasa (26/12/2017) malam hari di Old Trafford,tim tuan rumah Manchester United pun harus kembali mendapatkan jumlah raihan satu poinnya lagi pada tadi malam usai hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan lawannya Burnley. Dimana masing-masing gol yang tercipta didalam laga tadi malam itu pun dipersembahkan oleh Jesse Lingard yang mengemas dua buah gol untuk timnya Manchester United,sementara itu dua buah gol dari tim Burnley itu pun dipersembahkan oleh Ashley Barnes dan Steven Defour.

Dalam jalannya laga babak pertama yang berlangsung pada tadi malam,tim The Red Devils yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun bahkan sudah harus mengalami kebobolan dan tertinggal 0-1 terlebih dahulu dimenit 3 pada babak pertama melalui gol dari Ashley Barnes. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Burnley itu pun tetap bertahan didalam sisa waktunya pada babak pertama,dan tim Burnley pun baru bisa lagi menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 dimenit 36 melalui gol dari Steven Defour.

Tertinggal 0-2 dari tim Burnley didalam laga babak pertama pun tentunya mengharuskan tim tuan rumah Manchester United harus bisa bermain dengan lebih baik dan lebih impresif lagi didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dan akhirnya tim tuan rumah Manchester United pun baru bisa memperkecil kedudukan mereka menjadi 1-2 dimenit 53 melalui gol dari Jesse Lingard. Setelah itu skor 1-2 yang didapatkan oleh tim Manchester United tersebut pun bertahan cukup lama didalam sisa waktunya pada babak kedua,dan pada akhirnya dimenit-menit akhir pertandingan pada babak kedua,Jesse Lingard pun berhasil mencetak gol keduanya dan sekaligus berhasil menyelamatkan timnya Manchester United dari kekalahannya pada tadi malam dengan hasil imbang 2-2 yang mereka dapatkan dari Burnley.

Atas raihan satu poin yang kembali didapatkan oleh tim besutan Jose Mourinho pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka tetap tertahan diperingkat kedua pada papan klasemen Liga Premier Inggris dengan jumlah raihan 43 poin. Sedangkan tim Burnley yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat ketujuh dengan jumlah raihan 33 poin. Meski demikian tim besutan dari Jose Mourinho pun harus bisa tetap bermain dengan konsisten dan mendapatkan raihan poin positifnya pada saat akan menjalani laga match day ke 21 nya diakhir pekan ini dengan menjamu dan menghadapi Southampton di Old Trafford.