Rossi Membantah Tudingan Kecurangan Di Belanda

MotoGP Belanda

Pertarungan MotoGP antara Marc Marquez dan Valentino berlangsung panas disaat lap 8 yang masih diungguli oleh Valentino Rossi, namun disaat lap 7 Marc Marquez berhasil menyalipnya dan Valentino Rossi, namun disaat lap ke 3 Valentino Rossi berhasil kembali mengambil posisi pertama dan berhasil memenangi ajang tersebut, akan tetapi disaat kelokan terakhir terjadi insiden.

Penunggang kuda besi Yamaha, Valentino Rossi atau biasa disebut The Doctor membantah bahwa ia memanfaatkan kesempatan didalam peristiwa disaat kelokan akhir. The Doctor mengatakan ia harus mengambil tindakan tersebut dan terpaksa mengambil jalan lain diakibatkan oleh sentuhan dari Marc Marquez.

The Doctor menganggap ia tidak melakukan hal yang salah dikarenakan ia berada diposisi paling depan disaat timbul insiden tersebut, ia juga melindungi dirinya, ia mengambil tindakan dengan mengambil jalan lain disaat kelokan akhir tersebut meruapakan salah satu cara terakhir.

Putaran terakhir menjadi ajang panas, namun pada akhirnya The Doctor menjadi pemenang di balapan tersebut dikarenkan ia mengambil jalan lain.

“Sepatutnya melihat ulang video ajang MotoGp agar mengetahui kejadian tersebut, karena setiap orang berbeda pendapat, menurut saya mengambil tindakan yang tepat dan tidak melakukan hal yang curang,” ujar Rossi atau biasa disebut The Doctor.

“Saya mencoba memberhentikan kuda besi saya disaat kelokan terakhir, akan tetapi disaat itu terdapat Marc Marquez yang menuju kearah saya,” lanjut The Doctor.

The Doctor menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi disaat Marc Marquez menyentuhnya sehingga ia terlempar dan terpaksa mengambil jalan yang lain.
“Disaat kelokan terakhir tersebut saya hanya melihat jalur lintasan, akan tetapi tiba – tiba datang Marc Marquez dari arah belakang menyentuh kuda besi saya sehingga saya terpental dan melaju dijalan yang lain,” ujar Valentino Rossi

“Untung saya bias mengontrol kuda besi yang saya tunggangi saat saya berada dijalur pasir, dan saya langsung menancapkan gas saya, karena saya mengetahui saya berada dilintasan pasir, bila saya tidak mengambil tindakan tersebut mungkin saya akan terjatuh dan tidak bisa memenangi kompetisi di Sirkuit Assen,” ujar Valentino Rossi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>