PSSI Telah Mempelajari Penampilan Luis Milla dengan Timnas Indonesia

img
Nov
22

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, mengakui pihaknya selalu lakukan pelajari pada kemampuan Luis Milla yang bertugas jadi pelatih timnas senior serta U-23. Tetapi, Ratu Tisha malas memberi deskripsi selanjutnya tentang masa depan pelatih berpaspor Spanyol itu.

Luis Milla ditunjuk jadi pelatih tim nasional Indonesia per 21 Januari 2017. Pria yang sempat bermain untuk Barcelona serta Spanyol itu jadi suksesor Alfred Riedl serta di tandatangani kontrak berdurasi dua th..

Luis Milla tidak cuma bertanggungjawab jadi pelatih timnas senior, tetapi dia juga didapuk jadi pelatih U-23. Satu diantara misi PSSI memboyong Luis Milla diantaranya supaya Indonesia dapat mencapai prestasi di arena Asian Games 2018 yang juga akan di gelar di Jakarta serta Palembang.

Tetapi, hingga sekarang ini rapor Luis Milla dengan timnas Indonesia terdaftar tidak demikian cemerlang. Dalam 19 kompetisi dengan timnas senior plus U-23, pria berumur 51 th. itu cuma dapat memberi delapan kemenangan.

” Luis Milla telah 2 x pelajari serta sekarang ini sebelumnya melawan Suriah pada kompetisi pertama serta ke-2. Kami tidak bisa lakukan pelajari per kompetisi karna telah kami kerjakan itu sebelumnya kompetisi melawan Suriah, ” kata Ratu Tisha pada wartawan di Kantor PSSI, Selasa (21/11/2017).

Ratu Tisha memberikan, seandainya kelak ada pelajari sekali lagi yang dikerjakan PSSI pada Luis Milla itu bukanlah bermakna mengambil keputusan masa depan sang pelatih. Menurut Tisha, pelajari dikerjakan untuk perbaikan tim, sedang dipecat atau tidaknya pelatih hanya satu dampak.

” Ini yang butuh saya tegaskan, rekan-rekan (media) janganlah memikirkan hasil pelajari itu diteruskan atau dipecat. Hasil pelajari itu dasarnya perbaikan, ingin pelatihnya itu selamat atau tidak selamat, ya itu cuma dampaknya saja. Hasil pelajari itu pembentukan tim, komposisi pemain, perubahan alur permainan dsb, ” tegas Ratu Tisha.

PSSI sendiri dipercaya juga akan mengambil keputusan masa depan Luis Milla sesudah Asian Games 2018. Hal yang berlainan malah berlangsung dengan Indra Sjafri yang kontraknya tidak diperpanjang jadi pelatih timnas U-19. Indra Sjafri jadi dirotasi untuk mengemban peranan baru di bidang pengembangan sepak bola Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *