Piala Kemerdekaan Hadapi Persoalan Finansial

Taruhan Bola Online

Berjalannyan Piala Kemerdekaan selama beberapa pekan ternyata berjalan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan Piala Kemerdekaan yang sesungguhnya merupakan kompetisi gagasan dari Tim Transisi Kemenpora itu dililit beberapa persoalan yang terletak pada pihak penyelenggaranya, banyaknya keluhan dari peserta serta pemain yang mengikuti kompetisi pun menjadi tugas penyelenggara untuk segera menyelesaikan masalah tersebut. Baik dari kondisi laga yang tidak nyaman kemudian dari pihak wasit yang dipekerjakan pun tidak begitu kondisif lalu dana yang dicanangkan bagi para tim peserta belum cair seperti yang tertera dikontrak. Sejumlah persoalan diatas menarik perhatian BOPI yang kemudian memanggil datang pihak penyelenggara Catalina Sportindo.

Maksud mendatangkan pihak yang dipercayai Tim transisi itu untuk dimintai keterangan dan penjelasan untuk segera diselesaikan agar tidak lagi timbul persoalan lebih besar nantinya, setelah diusut ternyata BOPI mendapat keterangan yang masih dapat ditoleransi karena Catalina ternyata belum memiliki pengalaman mengurus Kompetisi yang sangat besar seperti Piala Kemerdekaan selama menjadi penyelenggara. BOPI yang dipimpin oleh sekjend Heru Nugroho mengatakan mereka turut mengapresiasi kerja keras Cataina sebagai pihak penyelenggara karena dengan pengalaman yang belum matang mereka tetap menyelesaikan tugas mereka sebagai penyelenggara sampai akhir Kompetisi, tentu dari hasil kerja tim penyelenggara itu masih ada beberapa bagian yang perlu di evaluasi.

Nah ini merupakan tugas mengevaluasi para pemain dan juga penyelenggara untuk itu Heru kembali menegaskan untuk panitia yang masih awam menangani Turnamen besar sudah dapat dikatakan apa yang dikorbankan Catalina selama ini sudah sangat luar biasa. Mengenai tuduhan atau isu pengaturan skor usai melakukan penyelidikan tidak ada masalah sampai kesana, dari kegagalan Catalina itu BOPI memberi arahan kepada tim penyelenggara ada dua kesalahan yang mereka lakukan yaitu pengalaman yang masih kurang menjalankan kompetisi karena dengan ada tekad dan niat saja tidak cukup kemudian hal kedua adalah persiapan yang sangat buruk karena faktor waktu yang sudah sangat mepet persiapan yang dilakukan juga tidak bisa maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>