Perpisahan pahit Massimiliano Allegri dengan Juventus

img
May
27

Juventus menutup Liga Italia musim 2018/2019 dengan kekalahan. Ini setelah Bianconeri takluk dua gol tanpa balas dari Sampdoria. Pada laga di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (26/5/2019) malam WIB, Juve menurunkan sebagian besar pemain pelapisnya karena laga ini tak menentukan apa-apa lagi, mengingat mereka sudah juara.

Menurut ESPN, Sampdoria unggul penguasaan bola 53-47 persen, serta mampu membuat tembakan lebih banyak yakni 15 berbanding 11. Juve harus menunggu sampai menit kedelapan untuk membuat peluang. Mattia De Sciglio membuat tusukan yang berujung tembakan kaki kanan. tapi, percobaannya masih mampu diblok. Juve kembali menciptakan peluang pada menit ke-16.

Paulo Dybala mencoba peruntungan lewat sepakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Tapi tendangan pemain Argentina itu masih bisa ditepis Rafael. Pada menit ke-34 Sampdoria membuat kesempatan emas pertamanya melalui Fabio Quagliarella. Sepakan pemain yang sudah membuat 26 gol sepanjang musim itu masih sedikit melebar. Bababk pertama berakhir tanpa gol.

Juve nyaris unggul di babak kedua tepatnya pada menit ke-48. Kean umpan tarik De Sciglio dengan sontekan kaki kiri namun masih menyamping. Quagliarella nyaris mencetak gol lewat proses tersebut pada menit ke-77. Tapi tembakan kerasnya ke pojok kiri gawang Juve mampu ditahan oleh Carlo Pinsoglio. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-84.

Defrel melepaskan sepakan keras ke pojok kiri gawang Juve yang tak mampu ditahan Pinsoglio. Juve mencoba bangkit, alih-alih menyamakan kedudukan Bianconeri malah kebobolan lagi pada menit ke-91. Tendangan bebas Caprari melesak mulus ke gawang Pinsoglio. Massimiliano Allegri menutup petualangannya bersama Juventus dengan kekalahan. Itu menjadi perpisahan yang pahit dengan Bianconeri.

“Kami menyudahi lima tahun yang luar biasa, kembali memenangi gelar juara liga,” kata Allegri. “Hari ini, para pemain berlaga dengan baik, lalu kami terjatuh di menit akhir, kebobolan, salah satunya gol luar biasa Caprari dengan tendangan bebas.”

“Sekarang, era baru akan dimulai dan siapa pun yang akan datang bakal mendapatkan tim juara, yang mempunyai peluang untuk mengulang sukses di liga dan akan mampu meraih pencapaian bagus di Liga Champions,” dia menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *