Perayaan Kemenangan Jerman Dianggap Ledek Swedia, Ini Kata Loew

img
Jun
25

Timnas Jerman berhasil untuk menghidupkan kembali lagi peluang mereka untuk lolos setelah memenangkan pertandingan melawan timnas Swedia dengan skor dramatis 2-1. Pada saat merayakang kemenangan yang penting itu, ada sejumlah pemain timnas Jerman yang dituding mengejek para lawannya.

Didalam pertandingan yang dilangsungkan di Grup F pada Stadion Fisht pada hari Minggu tanggal 24 Juni 2018 dini hari WIB tadi, Jerman mampu untuk mendominasi pertandingan. Sang juara bertahan tersebut mampu untuk membuat 71 persen penguasaan bola yang dimana mereka juga mampu menciptakan 16 kali percobaan yang dimana 5 diantaranya berstatus on target.

Akan tetapi Swedia yang malah berhasil untuk mencetak gol terlebih dahulu melalui Ola Toivonen pada saat menit ke 32 yang membuat Swedia memimpin sampai dengan pertandingan babak pertama selesai dengan skor 1-0. Marco Reus lantas menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada saat awal babak kedua.

Setelah itu, Jerman bermain dengan sangat frustasi dikarenakan serangan yang mereka lancarkan selalu saja berhasil dimentahkan. Para pemain pengganti timnas Jerman seperti Julian Brandt hampir saja membuat Jerman kembali lagi berbalik unggul pada saat menitn-menit trakhir, akan tetapi tendangannya masih mengenai tiang gawang.

Pada saat pertandingan terlihat akan berakhir dengan skor imbang 1-1, timnas Jerman lantas membuat publik Swedia patah hati. Pada saat akhir waktu injury time, Toni Kroos menembakan tendangan bebas yang mampu menaklukan Robin Olsen yang merupakan penjaga gawang utama Swedia dan mengubah skor pertandingan menjadi 2-1.

Suasana lantas menjadi riuh, timnas Jerman sangat emosional didalam melakukan perayaan atas kemenangan tersebut. Hal tersebut dikarenakan timnas Jerman kembali lagi punya peluang untuk lolos dari babak fase grup setelah sebelumnya mereka terancam gugur karena kalah didalam pertandingan pertama mereka.

“Ada sejumlah pemimpin didalam timnas Jerman yang melakukan perayaan kemenangan mereka dengan langsung berlari kearah kami dan kemudian mengejek kami dengan melakukan sebuah gester dan itu yang membuat saya merasa sangat jengkel dan marah sekali,” kata Jeanne Andersson yang merupakan pelatih timnas Swedia.

“Ada banyak sekali orang yang ada di bangku cadangan kami merasa sangat kesal. Kami telah berjuang dalam waktu 95 menit dan disaat peluit yang menandakan pertandingan itu dibunyikan, Anda seharusnya berjabat tangan dan kemudian pergi. Jadi kami tentunya sangat marah sekali dengan hal itu.”

Namun pernyataan tersebut langsung direspons oleh pihak Jerman. Joachim Low yang merupakan pelatih timnas Jerman lantas langsung membantah tudingan tersebut.

“Siapa yang telah membuat gestur seperti itu, apakah saya yang sudah membuatnya? Saya tidak menyaksikan hal itu dikarenakan setelah peluit berbunyi kami hanya fokus kepada hal yang lainnya. Kami hanya berpelukan karena sangat gembira. Saya tidak melihat adanya sebuah gestur yang cukup agresif saat itu,” kata Loew.

Dengan kemenangan tersebut, Jerman sekarang ini berada di peringkat ke 2 dengan terolehan 3 angka yang sama d engan Swedia yang ada diurutan ketiga. Sementara Meksiko masih memimpin klasemen sementara dengan terolehan enam angka, namun mereka masih belum bisa memastikan diri lolos kedalam babak 16 besar dan Korea Selatan menjadi juru kunci dengan kekalahan dua kali secara beruntun.

Jerman dan juga Swedia sama-sama berpeluang untuk lolos kedalam babak berikutnya andai mereka mampu memenangkan pertandingan terakhir mereka dengan minimal 2-0 yang artinya Meksiko lah yang akan tersingkir karena kalah dari selisih gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *