Penyerang PSIS Lampaui Rekor Gol Emanuel De Porras

Emanuel De Porras

PSIS Semarang berhasil promosi ke Liga 1 musim depan sesudah menaklukkan Martapura FC 6-4 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28/11/2017). Hasil itu menyembuhkan kerinduan untuk pencinta tim Laskar Mahesa Jenar yang menanti delapan th. tim kesayanganya kembali pada kasta teratas.

Waktu hadapi Martapura FC, striker Hari Nur Yulianto tunjukkan perform impresif dengan cetak hattrick. Tiga gol yang lain disumbangkan Andrid Wibawa (2 gol), serta Aldaier Makatindu (1 gol). Sampai selesainya pertandingan Liga 2, Hari Nur keseluruhan mengemas enam gol.

Hattrick yang diciptakan Hari Nur menjadi tambah khusus mengingat dianya menggusur catatan gol bekas penyerang PSIS, Emanuel De Porras. Pemain kelahiran Kendal, 31 Juli 1989, telah cetak 26 gol mulai sejak memerankan kiprah dengan PSIS di pertandingan Divisi Paling utama musim 2013. Sesaat De Porras cetak 23 gol waktu mengantar tim kebanggaan umum Kota Semarang itu jadi runner-up Divisi Paling utama 2005-2006.

”Gol ini karena peran rekan-rekan yang berusaha keras di lapangan untuk menang. Pasti bangga serta suka karna tiga gol itu ikut mengantar PSIS promosi ke Liga 1, ” ungkap Hari Nur.

Prestasi itu sekalian menyatakan bila Hari Nur jadi penerus predator lini depan PSIS Semarang. Jauh terlebih dulu, umum sepak bola Indonesia mengetahui sosok almarhum Ribut Waidi. Legenda asal Pati itu membawa PSIS juara Perserikatan 1987. Pada th. yang sama, Ribut adalah gol penentu kemenangan Indonesia atas Malaysia pada SEA Games 1987, sekalian mencapai medali emas.

Kemudian, keluar sosok Tugiyo yang mengambil perhatian pada pertandingan Divisi Paling utama th. 1999. Pemain berjuluk Maradona dari Purwodadi itu cetak gol tunggal kemenangan ke gawang Persebaya Surabaya dalam partai final di Stadion Klabat, Manado. Lantas keluar sosok bekas penyerang Timnas Indonesia, Indriyanto Nugroho, Julio Lopez, Emanuel De Porras, Addison Alves sampai Julio Arcorse pada pertandingan Divisi Paling utama 2014 yang lalu.

”Lawan Martapura FC memanglah hattrick yang paling terkesan. Semuanya karena doa dari orang-orang Semarang yang senantiasa mendoakan serta mensupport PSIS untuk naik kasta, ” tutur bekas striker PSCS Cilacap itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>