Pemain Penting Hengkang, Semen Padang Menjalani Masa Sulit

img
Jan
02

Misi Semen Padang untuk kembali pada jalur sebenarnya, Liga 1, pada musim 2019 mungkin saja juga akan jadi pekerjaan berat dengan keadaan tim sekarang ini yang ditinggal sebagian pemain pilar eks Liga 1 2017. Hal tersebut karna sederet pemain ” kelas 1 ” mengambil keputusan tidak sekali lagi menguatkan tim urang awak.

Sebagian pilar perlu yang terlebih dulu jadi pilihan paling utama, cuma segelintir saja yang mengambil keputusan bertahan di Semen Padang. Mereka yaitu Hengki Ardiles, Agung Prasetyo, Novrianto, Irsyad Maulana, serta Rudi Doang.

Sesaat pemain yang mengambil keputusan pindah supaya tetaplah dapat berkiprah di club Liga 1, seumpama Novan Setya Sasongko (Sriwijaya FC), Riko Simanjuntak (Persija Jakarta) dan Vendry Mofu (Bhayangkara FC).

Hal sama berlaku pada Handi Ramdan, Boas Artururi, Jandia Eka Putra, serta M. Ridwan yang kontraknya tidak diperpanjang manajemen.

Meskipun demikian, pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, optimis dengan sisa pemain yang ada dan sebagian pemain muda baru, Semen Padang dapat berkompetisi di Liga 2 2018 dengan tujuan kembali tampak di Liga 1 2019.

Syafrianto Rusli menerangkan Semen Padang sangat terpaksa melepas sebagian pemain terkait dengan regulasi pertandingan Liga 2. Untuk musim 2017, tiap-tiap tim cuma bisa memainkan lima pemain senior, sesaat bekasnya pemain U-25.

” Hal semacam ini juga jadi pertimbangan kami. Untuk apa menjaga pemain senior sesaat mereka tidak bisa bermain. Maka dari itu, sekarang ini kami cuma konsentrasi pada lima pemain senior. Sesaat bekasnya pemain muda yang tengah seleksi sekarang ini, ” tutur Syafrianto.

Ia tidak mengingkari, tidak banyak pemain yang betul-betul setia membela tim dalam keadaan jatuh. ” Hal tersebut dapat kami saksikan dengan adanya banyak pemain Semen Padang yang lari ke tim Liga 1. Mereka tampak tidak mau menguatkan tim di Liga 2. Saya salut pada Irsyad Mauala serta Agubg Prasetyo dan tiga putra daerah yang lain. Mereka bertanggungjawab dengan hasil jelek yang didapat pada Liga 1 tempo hari. Mereka layak dicontoh, ” sambungnya.

Pelatih tim futsal Sumbar di PON 2012 Riau itu tidak mengingkari, problem mendasar yang saat ini dirasakannya yaitu sulitnya mencari pemain muda dengan kwalitas mumpuni. Rata-rata, pemain itu sudah diikat club Liga 1. Walau, manajemen sudah memajukan nilai kontrak lebih dari club Liga 1.

” Ini jadi problem untuk Semen Padang. Meskipun demikian, kami selalu memonitor bakat-bakat pemain muda yang mempunyai ciri-khas seperti yang kami kehendaki. Sekarang ini kami nyaris memperoleh pemain baru, yaitu eks PS TNI, Aldino Herdianto, dengan tempat striker, ” terang Syafrianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *