Menpora Melakukan Pertemuan Antara Egy, Orang Tua, Dan Agen Egy

Imam Nahrawi

Menpora Imam Nahrawi mengadakan pertemuan dengan orangtua serta agen Egy Maulana Vikri di Kantor Kemenpora, Senin (19/3/2018) . Pertemuan berjalan tertutup.

Egy memperoleh kontrak berdurasi tiga th. dari klub Polandia, Lechia Gdansk. Kontrak itu juga akan aktif pada bln. Juli yang akan datang sesudah Egy genap berumur 18 tahun.

Bergabungnya Egy dengan satu club Eropa pasti jadi kebanggaan sendiri untuk orang-orang Indonesia, termasuk juga Menpora Imam Nahrawi. Karenanya, Imam juga menyebut orangtua serta agen Egy untuk mendengar laporan dengan segera.

” Barusan kami (Deputi III) dengan ayah Menpora (Imam Nahrawi) terima Ayah Subagja Suihan (orangtua angkat Egy) , berserta sang agen, Dusan Bogdanovic. Mereka memberikan laporan pada Ayah Menteri berkaitan perjalanan ke Polandia, ” kata Deputi III bagian Pembudayaan Berolahraga Kemenpora, Raden Isnanta, pada media setempat, Senin (19/3/2018) .

” Isi laporannya, mereka bercerita kalau Egy telah enjoy, penyesuaian oke, rekan-rekan klub sangat baik, ya baik sarana, jalinan pertemanan, ” sambungnya.

Dari pertemuan barusan, Menpora mengharapkan supaya sang agen yang akan datang selalu mempromosikan pemain-pemain mungkin Indonesia ke Eropa. ” Karna banyak Egy-Egy yang lain di Indonesia, serta Dusan juga menyebutkan siap karna kami menginginkan atlet Indonesia bermain di Eropa, daripada pemain Eropa dibawa kesini, ” terang Isnanta.

” Jadi inti pertemuan barusan hanya laporan saja, karna Egy masih tetap anak pemerintah, ” lanjutnya.

Sekarang ini Egy tengah ada di Singapura untuk lakukan eksperimen internasional dengan timnas U-23. Ada gagasan Menpora juga akan turut mengikuti waktu Egy kembali bertolak ke Polandia.

” Sebenarnya Dusan mengemukakan CEO dari Lechia Gdansk pernah mengundang Ayah Menteri. Tapi waktu itu Ayah Menteri ada saat kosong 19 Maret, maka dari itu belum juga dapat berjumpa. Mereka pernah kecewa karna tidak datang tapi masih tetap diundang sekali lagi untuk next Juli atau kapan juga, ” papar Isnanta.

Undangan itu, klaim Isnanta, tiba lima hari sebelumnya Egy bertolak ke Polandia pada 8 Maret. Arti dari undangan yaitu pengenalan Egy sekalian nonton bareng disana.

” Namun karna tidak dapat kami minta Ayah Subagja untuk mewakili. Terkecuali orangtua, beliau juga talent scouting di SKO Ragunan, ” tuturnya.

” Pernah ada kesempatan tanggal 19 Maret tapi dari pihak sana telah terjadwal tanggal segitu. Dari Egy sendiri kami mengerti tanggal 14 Maret telah masuk pelatnas senior. Jangan pernah kebutuhan besar terganggu cuma karenanya, ” tutur Isnanta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>