Madura United Tetap Incar Gelar Meski Gagal di Piala Presiden

img
Apr
10

Madura United tidak berhasil memperoleh trofi Piala Presiden 2019 sesudah langkah mereka berhenti di semi final. Club berjulukan Laskar Sape Sering itu kalah agregat 2-4 dari Persebaya Surabaya dalam dua laga.

Walau sebenarnya, Piala Presiden termasuk juga satu dari tiga arena sebagai target Madura United. Musim ini, mereka membidik satu trofi dari tiga peluang, termasuk juga Piala Indonesia serta Liga 1. Sekarang, kesempatan mereka jadi juara tersisa pada dua arena tersisa.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengatakan belum menyerah untuk membawa timnya jadi juara musim ini. Ia akan mengerahkan konsentrasi perhatiannya pada Piala Indonesia serta Liga 1 yang masih tetap dapat dikejarnya.

“Turnamen yang besar ini (Piala Presiden), walau cuma pramusim telah memberi pelajaran buat Madura United. Catatan itu bisa jadikan pembenahan team ke depan. Kami masih tetap dinanti dua pertandingan sebenarnya (Piala Indonesia serta Liga 1),” kata Dejan.

Sesuai agenda, Liga 1 2019 akan mulai bergulir pada 8 Mei. Club asal Pulau Garam itu mempunyai waktu seputar tiga minggu untuk menyiapkan scuad mereka.

“Kompetisi besar, panas, serta mengagumkan akan tampak kelak di Liga 1. Kami pun membanderol tujuan dapat berprestasi di kompetsi sebenarnya itu. Walau demikian, tidak gampang serta kami mesti usaha keras untuk memperolehnya,” kata pelatih berumur 50 tahun itu.

Di lain sisi, Madura United telah sampai set 8 besar dalam Piala Indonesia 2018. Tidak hanya Madura United, ada tujuh team lainnya yang tengah berkompetisi yakni PSM Makas Borneo FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United, Persebaya Surabaya, serta Bhayangkara FC.

Namun, Madura United belum juga mengetahu akan bertemu dengan team manakah mengingat penarikan undian belum dikerjakan. Bahkan juga, agenda set 8 besar Piala Indonesia 2018 pun belum launching oleh PSSI.

“Memang belum (penarikan undian), tetapi kami tidak pikirkan siapa rivalnya. Yang penting dapat bisa trofi kelak. Kami telah tinggal langkah-langkah itu, tinggal semi final lantas grandfinal,” tutur pelatih dari Serbia itu.

Piala Indonesia 2018 adalah kompetisi yang alami kemunduran penerapan dengan set 32 besar sampai final diadakan pada tahun 2019. Walau berkesan tidak serius mengerjakan kompetisi ini, PSSI sudah menginformasikan jika club kampiun akan mendapatkan ticket ke Piala AFC 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *