Lukaku Pembawa Berkah Kemenangan Timnya

Romelu Lukaku

Serangan balik cepat, tipuan klasik di kotak penalti, dan gol injury-time dalam hitungan menit menyegel kisah comeback paling dramatis Piala Dunia 2018. Belgia mengalahkan Jepang 3-2 di salah satu pertandingan paling menarik di Piala Dunia 2018. Gol kelima dalam pertandingan diciptakan di babak kedua, termasuk gol kemenangan yang menentukan yang muncul di menit akhir periode injury time. Kemenangan Belgia datang berkat kekakuan pelatih Roberto Martinez membuat pergantian pemain. Marouane Fellaini dan Nacer Chadli yang datang di pertengahan babak kedua mencetak gol yang membantu Belgia bangkit kembali setelah pertama tertinggal 0-2. Setelah posisi 2-2 yang sama-sama kuat di masa injury time, Jepang memiliki keuntungan karena mampu menendang dengan bebas tidak jauh dari kotak penalti. Keisuke Honda memutuskan untuk menembak lurus ke gawang. Sebuah tembakan dari spesialis mental yang meningkat mengarah ke tujuan, tetapi Thibaut Courtois bisa membuatnya keluar lapangan.

Dari tendangan pojok tercipta ketika Belgia melakukan serangan balik super. Di menit terakhir pertandingan ‘The Red Devils’ melakukan upaya terakhirnya yang mengarah pada terciptanya gol kemenangan. Dari tendangan sudut yang ditangkap, Thibaut Courtois memulai serangan super-petir dari Belgia. Dalam waktu singkat dia mengamati gerakan rekan-rekannya yang segera membuka ruangan. De Bruyne terus menggiring bola melewati setengah lapangan. Di sisi kanannya Thomas Munier menyisir tanpa kontrol. Munier berhasil mempertahankan momentum dan keunggulan serangan balik Belgia dengan sprint. Dia kemudian mendapat bola dari De Bruyne. Untuk menjaga momentum serangan balik, Munier melakukan sentuhan pertama dan mendorong bola ke kotak penalti.

Belgia telah memasuki pertahanan 1/3 Jepang, plus memiliki keunggulan 3: 2. Munier harus memilih di mana dia akan mengirim kulit bundar. Dorongan dari Munier langsung mengarah ke Lukaku. Pemain depan Manchester United itu bisa merebut bola dengan kaki kanannya. Tapi lukaku memilih melakukan trik. Bola yang dia lepaskan, membuat para pemain Jepang yang telah melihatnya tertipu. Lukaku tahu bahwa di belakangnya ada Nacer Chadli yang terus mengikuti sprint.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>