Klopp: Liverpool Seperti Menjalani Laga Persahabatan

img
Feb
28

 

Penampilan dan hasil buruk melawan tim-tim papan bawah disebut Jurgen Klopp sering terjadi kepada Liverpool. Sering sekali Klopp melihat timnya saat menghadapi tim-tim papan bawah dengan penampilan yang buruk, seolah-olah mereka sedang bermain dengan rekan satu timnya.

Pada hari Selasa (28/2/2017) dinihari WIB, usai beristirahat selama 16 hari, Liverpool kembali tampil dengan performa yang kurang oke melawan Leicester City. Mereka pun takluk dengan skor 1-3.

The Reds cuma bisa mencetak gol lewat Philippe Coutinho, sementara itu Leicester yang tampil lebih baik mencetak 2 gol melalui Jamie Vardy dan satu gol via sepakan voli Daniel Drinkwater.

Sejauh ini, Liverpool sudah menelan 5 kekalahan dan nyaris dari semua tim yang mengalahkan mereka adalah tim papan bawah seperti Burnley, Bournemouth, Swansea City, Hull City dan Leicester.

“Penampilan kami kurang bagus pada awal pertandingan, tengah pertandingan dan bahkan di akhir pertandingan” ucap Klopp.

“Saya rasa hal yang terjadi di malam ini 100% karena Leicester bermain dengan sangat baik, terlepas dari hal itu para pemain terbaik kami juga sudah diturunkan. Jelas sekali pertandingan ini akan menjadi amat emosional karena kalau Leicester tak memperlihatkan emosi mereka malam ini, maka itu akan menjadi sangat aneh” sambung manajer berusia 49 tahun itu.

Klopp juga mengatakan jika laga ini seperti laga persahabatan.

“Pertandingan itu memang tak terlalu sengit, namun kami memang masih belum siap. Kami mencoba untuk bersiap pada babak pertama dan kedua, namun sangat jelas upaya yang kami lakukan masih kurang, dengan formasi yang salah atau apapun itu. Gol pertama mereka memperlihatkan seakan-akan kami berada di dalam laga persahabatan, seorang pemain terjatuh, lemparan masuk, satu sundulan dan satu operan” lanjut Klopp.

“Saya tak bisa menyalahkan siapa-siapa mengenai penampilan kami karena ini merupakan tanggung jawab kami bersama. Kami mesti memperbaikinya dengan selalu bereaksi, bereaksi dan bereaksi terhadap hasil pertandingan yang kami dapatkan, karena hasil seperti melawan Leicester sudah sering terjadi pada musim ini” tambah manajer kelahiran Stuttgart, 16 Juni 1967 itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *