Keluar dari Coppa Italia, Inter Milan Terpuruk

Patrick Cutrone

Inter Milan menelan tiga kekalahan beruntun. Pada Kamis dinihari WIB (28/12/2017), La Beneamata kalah 0-1 dari AC Milan pada perempat final Coppa Italia.

Patrick Cutrone jadi momok untuk Inter dalam duel ini. Sepakan kerasnya pada menit ke-105 berhasil menjebol gawang Nerazzurri serta membawa AC Milan unggul 1-0. Score ini bertahan sampai kompetisi selesai, serta Inter mesti ikhlas tersingkir dari Coppa Italia.

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, berasumsi pasukannya tidak yakin diri dalam duel ini. Sebab dimuka musim, Inter bermain begitu gemilang. Tetapi terakhir, mesin Inter mogok serta cuma mencapai satu kemenangan dalam lima pertandingan paling akhir di semuanya pertandingan.

” Kami sedikit kehilangan rasa yakin diri. Kami lakukan beberapa hal dengan sedikit kepercayaan pada kwalitas kami, ” kata Spalletti.

” Waktu peluang datang padamu serta anda tidak mengambilnya, itu cuma kenyataan. Kami mesti lakukan hal perlu yang layak mereka peroleh. Serta saat Anda mulai menyerah, disanalah kita juga akan kebobolan, ” kata pelatih berumur 58 th. itu.

Mencari Langkah Lain

Spalletti memberikan, pihaknya mesti lakukan perubahan. Terutama berkaitan mental beberapa pemainnya dalam hadapi kompetisi untuk kompetisi.

” Dalam level psikologi, kami mesti mengubah, mengerti kalau kami perlu melakukan perbuatan semakin banyak. Pemain ikut serta, lantas waktu Anda tidak dapat memberikan keyakinan mereka dengan sebagian kenyataan kalau kondisi begini, Anda mesti mencari jalan supaya mereka mengertinya. ”

” Fisik tak ada problem, mereka berkwalitas, tapi bila Anda mengharapkan seorang memecahkan problemmu, jadi itu jadi susah. Kita mesti memecahkannya sendiri. Kalau Anda menanti seorang lakukan untukmu, jadi kami dalam problem. ”

Tertuju ke Lazio

Disamping itu, pemain Inter, Antonio Candreva, mengharapkan timnya melupakan kekalahan lawan AC Milan. Setelah itu Inter Milan selekasnya konsentrasi pada pertandingan selanjutnya melawan Lazio.

Selama ini, Inter Milan masih tetap ada di posisi ke-3 klassemen sesaat Serie A. Nerazzurri ketinggalan lima point dari pemuncak klassemen Napoli yang mengemas 45 point.

” Saat ini kami mesti konsentrasi pada Lazio karenanya pertandingan perlu musim ini, ” tuturnya.

” Semangat begitu rendah, karna kami begitu inginkan Copa. Mental berlaga tengah lambat, kami mesti kembali pada track serta menyatu sekali lagi, ” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>