KARENA INGGRIS TIDAK MAU TUNDUK PADA SEJARAH

Piala Dunia 2018

Inggris pada akhirnyaa telah mampu ataupun berhasil mematahkan kutukan adu penalti di ajang Piala Dunia lewat kesuksesan atas menang melawan Kolombia. Pada malam itu, inggris juga telah menolak untuk mengulangi sejarahnya di masa silam .

Dan bagaimana pun juga inggris telah menghadapi ujian dari kolombia dibabak 16 besar di ajang Piala Dunia 2018. Dan bertanding di spartak stadium ,pada hari sabtu (4/7/2018)dini hari WIB, dan inggris terlebih sudah unggul lebbih dulu lewat gol Harry kane pada saat di menit ke -57.

Kemenangan tersebut pun sudah di raih oleh inggris setelah keunggulan 1-0 tersebut dan skor tersebut hingga bertahan masa injury time.tetapi sundulan dari Yerry Mina pada menit-menit akhir menbuyarkan atau mengkagetkan kemenangan inggris dan berhasil memaksa laga lanjutke babak perpanjangan waktu.

Di Extra time, tidak ada gol yang tercipta sama sekali . skor tersebut pun 1-1 bertahan dan hingga memaksa laga juga harus ditentukan lewat adu penalty. Membayangkan kegagalan pun sama juga menghantui inggris.

Bagaimana tidak, The Three  Lions yang tidak memiliki rekor bagus pada saat menghadapi adu tos-tosan . dan mereka juga selalu kalah dalam adu penalti pada saat di Piala Dunia . itu juga sudah terjadi pada tahun 1990,1998,2006.

Mereka juga telah membayangkannya jika inggris sepertinya akan gagal setelah Jordan Henderson yang telah maju satu langkah sebagai eksekutor ketiga gagal menjalankan tugasnya tersebut. Jordan Pickford yang pada akhirnyaa tampil Heroik dengan mematahkan tendangan Carlos Bacca. Dan inggris pada akhirnya menang 4-3 dengan lewat eksekusi terakhir Eric Dier.

Kemenangan lewat adu penalti itu  menjadi sebuah dari keyakinan yang memang harus terus disuntikkan oleh Gareth Southgate kepada Harry Kane Dkk. Pada malam itu juga akhirnya ada keberuntungan yang inggris dapatkan dan menuliskan sejarah barunyaa di Piala Dunia 2018 pada saat ini.

Itu adalah ketika malam dimana saya tahu saja kami akan melewatinya. Kami juga memiliki ketahanan untuk akhirnya sampai pada tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>