Jangan Panik dan Tetap Tenang Untuk Chelsea

Jamie Carragher

 

Jamie Carragher menyebut Chelsea mesti tetap tenang walaupu kalah di pertandingan pertama. Kepanikan disebutnya cuma akan mengulang hasil buruk seperti 2 musim yang lalu.

The Blues mengawali musim sebagai juara bertahan Premier League dengan menelan kekalahan. Menjamu Burnley, Chelsea kalah dengan skor 2-3 serta kehilangan Gary Cahill dan Francesc Fabregas karena mendapatkan kartu merah.

Semenjak musim lalu tuntas, manajer Chelsea, Antonio Conte, disebut frustrasi dengan klub. Kekecewaan Conte kepada klub pun semakin menjadi-jadi menyusul kebijakan transfer di musim panas ini.

Perbandingan dengan situasi 2 musim lalu pun kembali bermunculan. Sesudah menjadi juara di musim 2014/2015, lantas Chelsea menjalani musim yang buruk. Ketika itu ada banyak cerita negatif mengenai klub. Termasuk perselisihan Jose Mourinho dengan dokter tim, Eva Carneiro.

Agar kegagalan 2 musim lalu tidak kembali terulang, Chelsea disebut mesti tetap tenang. Carragher pun menyebut Chelsea tidak boleh terpengaruh dengan situasi.

“Yang mesti dilakukan oleh Chelsea adalah kebalikan dari panik. Pada 2 musim yang lalu, mereka bermain seri dengan Swansea City di pertandingan pembuka dan ada insiden antara manajer dan dokter klub. Sesudah itu tiba-tiba Chelsea berada di bawa tekanan” ucap Carragher.

“Saya merasa ada orang-orang yang mengompori. Ceritanya makin besar dan besar sampai Jose Mourinho akhirnya kehilangan pekerjaannya” lanjut pria berusia 39 tahun itu.

“Mereka kalah di satu pertandingan kandang, saat ini mereka mesti tetap berpikir dengan tenang. Mereka bakal memainkan 2 laga lagi sampai bursa transfer musim panas ini ditutup. Antonio Conte perlu merekrut 2 pemain, mereka perlu memperkuat timnya, khususnya di posisi bek sayap” sambung Carragher.

“Mereka mesti menghentikan gelombang negative ini. Cara Conte berbicara ke media, Anda tahu ada sesuatu yang salah di dalam tim. Itu mesti secepatnya berhenti. Mereka juga mengingat kalau ini hanya satu kekalahan dan mereka mesti kembali menegakkan kepalanya. Seperti yang Conte bilang, mereka tak mau mengulangi musim seperti Mourinho” tutup pria kelahiran Bootle, 28 Januari 1978 itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>