Guardiola : Saya Puji Redmond Bukan Memarahinya !

img
Nov
30

Pep Guardiola menyanggah sudah memarahi Nathan Redmond saat keduanya jalan menuju arah ruangan ganti baju pada pertandingan Liga Inggris, barusan malam. Insiden itu berlangsung selesai peluit panjang ditiup, dimana sang manajer tertangkap camera tampak sebagian geram pada pemain sayap Southampton itu.

Walau demikian Guardiola mengakui tengah memberi pujian pada Redmond, seperti yang sempat dikerjakannya pada Joshua Kimich saat The Citizen mencetak kemenangan atas Borussia Dortmund pada Maret yang lalu.

“Saya berkata pada Nathan Redmond seberapa bagus dia selanjutnya. Southampton mempunyai pemain-pemain bertalenta serta Redmond begitu bagus dalam duel satu lawan satu, ” saya Guardiola pada media saat di wawancari. “Tapi mereka tidak mau bermain. Mereka semakin banyak menghabiskan waktu mulai sejak menit ke-9. Walau sebenarnya saya mengharapkan mereka bermain terbuka. ”

Pada pertandingan itu Kevin de Bruyne membawa tim tuan-rumah unggul terlebih dulu lewat sepakan bebas yang berbuntut gol, sebelumnya dapat disamakan eks Barcelona, Oriol Romeu. Saat pertandingan di rasa juga akan selesai imbang bagi ke-2 kalinya untuk City pada musim ini, Raheem Sterling mengambil gol di detik-detik akhir.

“Ini pertandingan yang menarik sampai menit paling akhir. Kemenangan ini bermakna banyak. Mereka meletakkan 10 pemain di kotak penalti, jadi susah bagi menyerang Southampton, ” lebih Guardiola. “Mereka memiliki sebagian kesempatan di sesi pertama. Semuanya tim tambah baik di banding kami dalam soal bola-bola mati. Mereka lebih kuat di banding kami namun kami dapat tetaplah bersabar. Pada menit-menit akhir kami selalu berupaya serta Raheem cetak gol yang fantastis. ”

“Apa yang berlangsung di ruangan ganti baju begitu mengagumkan. Anda mesti nikmati beberapa peristiwa begini, sebab Anda akan tidak tahu apa yang juga akan berlangsung di masa depan. ” “Kami menginginkan jadi juara liga namun Anda mesti lakukan selebrasi saat cetak gol di detik-detik paling akhir sesuai sama itu. ” tutup sang pelatih yang terkenal akan magisnya menangani sebuah tim dengan fenomenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *