Ginney Ingin Ahmad Bashah sebagai Presiden KFA

img
Dec
19

Sponsor utama Red Squad, ECK Development Sdn Bhd akan mempertimbangkan kembali sponsor tersebut jika presiden Asosiasi Kedah Football Association (KFA) Datuk Seri Ahmad Bashah Md Hanipah mengundurkan diri seperti yang dikutip oleh partai tersebut. Direkturnya Puan Sri Ginney Chew mengatakan bahwa dia tidak memiliki alasan mengapa Ahmad Bashah, yang juga Wakil Menteri Agung, mengundurkan diri sebagai presiden KFA karena dia melakukan pekerjaannya dengan baik dan selalu berpikiran terbuka mengenai apa yang dia katakan.

“Ketika saya menyarankan agar Kedah mempekerjakan Ramon Marcote sebagai pelatih utama, memastikan pola pelatihan pelatih sesuai untuk pemain Kedah dan dia menyukai penggemar dan pendukung, Menteri Agung telah menyatakan kesediaannya untuk menyelidiki masalah ini dengan serius.

“Dan sekarang janjinya dipenuhi saat Ramon Marcote ditunjuk sebagai pelatih.” Sponsor membutuhkan tim dan manajemen yang baik sehingga sponsor dihabiskan dan jika Menteri Utama ingin membebaskan Presiden KFA, kami akan melakukan peninjauan kembali untuk melanjutkan dana di KFA, “katanya dalam sebuah pernyataan di sini, Senin.

Dalam hal itu, dia ingin Ahmad Bashah dipertahankan sebagai presiden KFA jika dia ingin melihat timnya berhasil oleh tim Kedah.

“Ketika bersorak negatif di final Piala Malaysia 2017 dan mendesak Ahmd Bashah untuk mengundurkan diri sebagai presiden KFA, saya sangat frustrasi dan kecewa. “Ini karena dia telah melakukan tugasnya dalam pengelolaan tim, untuk memimpin asosiasi sepak bola sehingga semangat manajemen dan pemain berada pada level tertinggi,” Lanjut Ginney.

Selain itu, dia mengatakan Ahmad Bashah juga menantikan pembuatan dan implementasi Akademi Dato Ahmad Basri (ADAB) untuk memberikan garis pembinaan bagi negara dan tim nasional di masa depan.

“Mari sepak bola dengan menciptakan line-up dan menerapkan Akademi Dato Ahmad Basri (ADAB), yang tersentuh dan berbakat di kalangan anak muda,” tambahnya.

Dalam berita lain, United berencana mendapatkan pemain sayap Bordeaux Malcom. Manajer tim Jose Mourinho mengirim rookie untuk mengikuti pemain berusia 20 tahun musim lalu. Pemain muda ini juga fokus pada bursa transfer Januari. Malcom yang bermigrasi ke Bordeaux dari Corinthians pada 2016 memamerkan performa gemilang saat mencetak tujuh gol dalam 16 pertandingan di Ligue 1 Prancis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *