Gary Neville Tak Mau Lagi Jadi Pelatih!

img
Aug
15

 

Gary Neville sebelumnya pernah menjadi seorang pelatih, namun hal tersebut malah berujung dengan mimpi buruk. Oleh dikarenakan hal tersebut, maka Neville sangat sadar bahwa menjadi seorang pelatih bukanlah jalan hidup yang dia miliki.

Neville sendiri memanglah besar sebagai seorang pemain klub Manchester United. Dia merupakan pemain bek kanan yang terbaik yang pernah dimiliki oleh The Red Devils dengan banyak titel juara yang berhasil dia catatkan setelah bermain sebanyak 400 pertandingan bersama dengan klub tersebut.

Dengan reputasi yang dimilikinya saat itu, banyak sekali yang berharap kalau Gary Neville akan mampu untuk sukses sebagai seorang pelatih. Terlebih lagi pelatih yang dulunya berposisi sebagai seorang pemain belakang ataupun pemain gelandang memiliki kecerdasan yang sangat tinggi untuk meracik strategi.

Akan tetapi tidaklah dengan Neville. Setelah menempuh jalur sebagai seorang asisten pelatih didalam timnas Inggris semenjak tahun 2012 sampai dengan 2016, Neville pernah mencoba untuk menjadi pelatih klub Valencia disaat bulan Desember 2015 yang lalu.

Keputusan tersebut bisa dikatakan cukup berani mengingat kalau Neville pada saat itu masih belum ada pengalaman untuk menjadi pelatih kepala serta dia juga tidak dapat berbahasa Spanyol. Tentu saja Neville pada akhirnya dipecat sebelum mengakhiri karier sebagai pelatih Valencia disaat bulan Maret tahun 2016 yang lalu.

Rekor melatih yang dimiliki oleh Neville tidak lain adalah 10 kali kemenangan, tujuh kali seri serta 11 kekalahan didalam 28 pertandingan. Bahkan Neville juga harus sangat lama untuk membawa Valencia mendapatkan kemenangan.

Setelahnya, Neville juga tidak pernah bersinggungan lagi dengan dunia kepelatihan dan juga kembali memutuskan menjadi pundit dengan salah satu media di Eropa dan juga mengurus klub yang dia miliki, Salford City yang dimilikinya bersama dengan para rekannya dalam class of 92.

Neville menilai kalau menjadi pelatih memanglah bukan pekerjaan yang cocok bagi dirinya. Oleh dikarenakan hal itu, Neville kemudian mengaku kapok dan juga tidak mau lagi terjun kedalam profesi yang seperti itu.

“Tidak akan pernah terpikir oleh saya setelah saya bangun lalu berada di lapangan pelatih,” kata Neville.

“Saya sebelumnya terjun sekali kedalam dunia pelatih di Valencia serta mungkin itu merupakan salah satu pembelajaran terbaik yang saya dapatkan selama ini. Itu sama seperti sentilan untuk saya, terkadag Anda memang membutuhkan hal yang seperti itu,” lanjutnya.

“Saya lebih senang untuk berada didalam manajemen ataupun melakukan hal yang seperti berbisnis. Itulah sisi sepakbola yang sangat saya cintai. Saya sangat senang menonton pertandingan tapi saya tidaklah mau berada dilapangan latihan. Saya sudah pernah melakukan hal itu tidaklah mau lagi saya coba,” tutup legendaris klub Manchester United itu.

Saat masih bermain sebagai pemain, Neville sendiri hanya memperkuat satu klub saja, yaitu Manchester United. Bersama dengan Setan Merah selama 18 musim memperkuat Setan Merah, Neville sendiri telah bermain sebanyak 597 pertandingan dengan cacatan tujuh bauh gol dan memberikan 44 assist.

Naville sendiri telah mempersembahkan sebanyak 20 titel juara untuk klub yang bermarkas di Old Trafford. Titel juara tersebut tidak lain adalah delapan titel juara Premier League, tiga titel juara Piala FA, dua titel juara Piala Liga Inggris, tiga titel juara Community Shield, dua titel juara Liga Champions, dan masing-masing satu titel juara Intercontinental Cup dan Piala Dunia Antarklub.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *