Crystal Palace Bermain Imbang Dengan West Ham

img
Oct
29

Wilfried Zaha memberi Crystal Palace titik dorongan moral melawan West Ham saat mereka bangkit dari ketertinggalan untuk bermain imbang 2-2 sebab Serangan babak pertama dari Javier Hernandez (31) dan Andre Ayew (43) dibatalkan oleh penalti Luka Milivojevic (50) dan equalizer menit terakhir Zaha yang dramatis (90 + 7) dalam sebuah kontes yang berapi-api di Selhurst Park sedangkan Crystal Palace mendorong keras untuk menyamakan kedudukan di babak kedua, tapi Joe Hart melepas serangkaian penyelamatan hebat sebelum Zaha mencetak gol untuk mengamankan pemain Roy Hodgson yang merupakan hasil imbang penting dengan detik tersisa pada jam jadi Hasilnya berarti Crystal Palace tetap berada di posisi terbawah dengan empat poin, sementara West Ham naik ke urutan ke-16 Setelah awal yang sangat lamban pada pertandingan kedua belah pihak saat menyerang, pertanda pertanda pertama terjadi pada menit ke-29 saat Zaha jatuh di kotak penalti, namun wasit Bobby Madley melambaikan protes. Setelah insiden tersebut terjadi sebuah serangan balasan West Ham yang diselesaikan Hernandez saat ia berada di umpan rendah Aaron Cresswell dari jarak dekat.

Beberapa saat kemudian, Joe Hart melepas save ganda yang luar biasa. Pertama, dia menyangkal sundulan Tomkins dengan sebuah perhentian refleks yang menakjubkan sebelum dia secara tidak sengaja memilah-milah pemogokan Jeffrey Schlupp dengan pundaknya Dengan Istana yang tampak ceroboh maju, mungkin tidak mengherankan bahwa gol kedua West Ham berasal dari umpan buruk oleh Milivojevic di lini tengah. Ayew diberi lisensi untuk menjalankan lari individu yang bagus sebelum dia menghancurkan bola ke pojok atas dari tepi kotak penalty maka Crystal Palace menanggapi dengan cerah di babak kedua dan kembali bermain dalam lima menit setelah Andros Townsend dibundel di dalam kotak oleh Angelo Ogbonna. Milivojevic mengubah tendangan penalti langsung di tengah gawang untuk memberi Palace beberapa momentum yang sangat dibutuhkan sedangkan Yohan Cabaye jadi hampir menemukan equalizer untuk Istana beberapa menit kemudian tapi perjalanan berbisa dari luar kotak mengalahkan Hart, tapi berdentang dari dalam pos dan keluar. Istana terus mendominasi di babak kedua namun Joe Hart terbukti sulit dikalahkan. Pada menit ke-77, dia dengan luar biasa menyingkirkan serangan sengit Zaha sesaat sebelum dia menyelam melintasi sasaran untuk mencegah tendangan bebas Cabaye.

Pada menit ke-90, Hart memberi tip pada sundulan James Tomkins ke bar namun Palace akan menyamakan kedudukan mereka di menit ke-97. Zaha merekayasa ruang di dalam kotak untuk mengalahkan Cheikhou Kouyate, sebelum menembaki tembakan melalui kaki pengganti Damian Rice ke pojok bawah untuk menyerahkan Istana apa yang bisa menjadi titik vital di akhir musim dimana Joe Hart memiliki pertandingan terbaiknya di baju West Ham. Dia melepas dua penyelamatan hebat secara berurutan dalam 45 menit pembukaan sebelum menyangkal Zaha dua kali, Cabaye dan Tomkins di babak kedua sebab Hart akan merasa sangat sulit dilakukan untuk mengakui begitu terlambat ke Pantai Gading internasional, tapi dia memasang sebuah layar untuk dibanggakan dan bisa dibilang membenarkan keputusan Slaven Bilic untuk mulai mendahului Adrian jadi Crystal Palace benar-benar pantas mendapatkannya, sama miskinnya pada babak pertama mereka sama bagusnya dengan yang kedua lalu Joe Hart menyingkirkan apa yang orang katakan tentang dia karena dia benar-benar hebat, sendirian dia menjaga Istana maka Suasana yang bagus di lapangan ini dan fans tuan rumah mengisap bola di babak kedua dan mereka benar-benar pantas mendapatkannya karena mereka benar-benar layak pergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *