Category Archives: LIGA INDONESIA

Managemen Sriwijaya FC Butuh Suntikan Dana

Sriwijaya FC

Dari managemen klub Sriwijaya FC akhirnya membuka suara perihal kejelasan dari subsidi yang akan diperoleh dari peserta pelaksana Turnamen Dari Piala Indonesia Satu (PIS) 2015, yang di karenakan klub yang bersangkutan tersebut mengalami kendala berupa finansial yang pada waktu lalu tidak berjalannya kompetisi.

Namun sebelumnya dari pihak Sriwijaya FC sudah mengatakan bahwa telah ada beberapa pihak yang sudah siap untuk menyuntik dana dari talangan apabila dari klub yang berjuluk Laskar Wong Kito ini mendapatkan masalah Finansial ketika akan mengikuti PIS 2015 tersebut. Untuk Promotor PIS 2015 sendiri, Mahaka Sports serta Entertainment ini pada waktu lalu juga ada menjanjikan dana sebesar 250 Juta terhadap masing masing kontestan.

Namun sayang hal tersebut sampai saat ini masih menjadi tanda tanya yang di karenakan belum ada pembahasan jelas mengenai persoalan tersebut yang artinya akan diberikan semuanya terlebih dulu atau setengahnya saja. Dari Pelatih Sriwijaya FC, Robert Heri juga mengatakan bahwa dalam hal ini sebenarnya bukan tim ini saja yang mengalami hal bangkrut yang di akibatkan dari hentinya kompetisi, namun semua klub juga mengalami hal serupa.

“Menurut saya sampai saat ini masih perlu banyak yang harus di lakukan oleh Klub dalam menjalani kompetisi kedepannya atau turnamen lainnya, yang jelasnya dari hal tersebut (mengenai subsidi) merupakan suatu kebutuhan setiap klub yang ingin memainkan kompetisinya ini baik itu turnamen, ataupun ISL. Saat ini yang kami harapkan adalah pihak sponsor dapat memberikan suntikan dana agar beberapa pemain dapat meminimalkan pengeluaran untuk pemain, ” Ujar Robert.

“Disisi lain, kami juga sangat dari para pihak Promotor dapat memberikan kejelasan yang penting dan apa saja bisa didapat oleh peserta turnamen, namun sudah jelas semua klub membutuhkan uang untuk membangun kondisi yang terpuruk ini,” Lanjut Skretaris Sriwijaya, yakni Achmad Haris.

Sekretaris ini juga menambahkan, meskipun jika ada suntikan subsidi dari promotor, dari managemen sendiri tetap harus memikir sistem keuangan selama turnamen berjalan.

Mempora Akan Duduk Bersama PSSI

PSSI

Mentri dari pemuda serta Olahraga, Imam Nahrawi akhirnya mengaku dirinya sudah tidak keberatan perihal duduk bareng PSSI untuk melakukan pecakapan tentang masalah sepakbola indonesia. Hal tersebut di katakan Menpora langsung dari Istana Negara setelah mendampingin bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dengan melepas salah satu Kontigen pada acara Special Olympic Indonesia pada hari kamis semalam.

Dari informasi Imam Nahrawi sendiri sudah dapat banyak melakukan banyak hal dengan PSSI terkait sebuah dialog. Menpora juga menyebutkan, apabila pada proses dialog terlaksana, maka dari pertemuan antara pihak kami dengan PSSI bisa jadi menjadi Revolusi kemajuan dengan menghasilkan kesepakatan bersama. Tapi sayang, dari kesepakatan tersebut juga harus mengikuti Undang Undang dasar Indonesia agar dapat di taati secara kebersamaan.

“Tidak ada persoalan, Ayo kalau mau kita duduk bersama, dan untuk hasil dari kesepatakan tersebut tentunya harus kita taati Undang Undang yang berlaku,” Ujar bapak Menpora di lansir laman Antara.
“Namun yang terpenting adalah dikedepannya, jika duduk bersama ini harus kita bicarakan dengan seksama terkait masa depan sepakbola Nasional agar kedepannya dari hal ini tidak terulang kembali,” Tuturnya.

Pada berita lain, dari Maha Sport & Entertainment sampai saat ini belum dapat memastikan kegiatan Turnamen Piala Indonesia Satu, hal tersebut di karenakan dari kegiatan ini ada beberapa peserta turnamen untuk di buat gugur.

Seperti paparan dari hasani Abdulgani yang merupakan CEO Mahaka ini menyebutkan pihak mereka tengah mencari Alternatif lain untuk melakukan pergelaran Piala Indonesia satu. Tepatnya pada tanggal 15 ini, yang sudah seharusnya mendapati hal kepastian terhdapat finalisasi mendatang.
“Sampai sejauh ini dari tim kami telah bekerja keras, bisa jadi kedepannya ini atau sehabis lebaran tersebut baru kita pastikan kembali untuk turnamen tersebut,” Ujar Hasani pada saat di hubungi.

Dari beberapa klub sendiri masih ragy untuk pengambilan bagian ini di karenanakan sistem pernyataan dari kelangsungan itu ujungnya akan berakhir. Seperti mana yang di lansir media bola, Dari ISL [Indonesia Super League] sudah di rencanakan akan berlanjut kembali pada oktober mendatang.

Arema Chorus Ingin Kompetisi Segera Dimulai

Liga Indonesia

Klub sepakbola Arema Cronus saat ini tengah menyambut hari baik mereka setelah mendapati Pengadilan Tata Usaha Negara atau di singkat PTUN ini sidang terkait konflik lalu antara Pihak PSSI dan Menpora, namun dari Managemen yang di juluji Singo Edan ini mengatakan bahwasannya tidak ada persoalkan perihal sesiapa kalah dan sesiapa menang dari hasil tersebut, yang jelas dari kepentingan tersebut bertujuan untuk memperbaiki sistem sepakbola serta aturan aturan sepakbola nasional yang akan segera di proses untuk Turnamen pada ISL.

Untuk PSSI sendiri sudah mengatakan pihak mereka akan segera memulai proses dari Kompetisi ISL atau Indonesia Super League pada musim baru. Pada sisi lain mereka juga turut melupakan kompetsi ISL pada tahun 2015 ini. Sehingga dari mereka sendiri juga akan memulaikan acara tersebut dengan kasta lebih tinggi sampai dengan yang bawah.

“Untuk sampai saat ini ya mudah mudahan dari segala elemen sepak bola indonesia dapat segera melakukan pembenahan lantaran pada konflik sebelumnya dunia sepakbola indonesia sempat terhenti. Dan semoga pada kompetisi yang akan di mulai ini dapat kembali berjalan lancar serta dapat mengharumkan sepakbola nasional, ” Ucap awak media Office Singo Edan, Sudamarji.

Hal ini juga sama dengan salah satu ungkapan yang di bahas oleh Suharno yang merupakan pelatih dari Singo Edan. Pria yang berperawakan bersahabat ini mengatakan selama belum ada kompetisi di mulai, dirinya sangat menderita baik pekerjaan maupun dari keuangan.

Bukan hanya pelatih namun semua kalangan yang biasanya mengharapkan sepakbola sebagai mata pencahariannya ini turut ikut pusing tujuh keliling. Yang jelasnya pihak yang terkait perkekonomiannya dengan bola telah morat marit kebingungan.

“Mungkin sampean semuanya yang ada di sini akan merasa terpukul apabila salah satu mata pencahariannya untuk dapur biar ngebul itu tiba tiba di hentikan dengan alasan konflik, meski ia namun kita turut merasakannya seperti halnya krisis ekonomi pada jaman dulu, semua perusahaan tumbang.

Namun untuk intinya ini, mulai dari pemain , pelatih dan management sepakbola ini sudah terhenti dan kami dapat bermain lagi, terima kasih untuk semua dukungannya,” tutur pria yang berasal dari kelaten ini.

Pembunuhan Bola Indonesia Dilakukan Menpora

Parson Horota

Parson Horota yang merupakan sesosok Sekretaris Asprov PSSI mengeluarkan suara lantangnya ini di karenakan dari kebijakan Menpora [Imam Nhrawi] yang berlebihan. Parson menyebutkan, Menpora yang terkini sudha membunuh pecinta boal indonesia dengan sadismnya.

Seperti yang mereka lihat terjadi pembekuan oleh pihak PSSI yang sampai saat ini belum ada tanda tanda positive untuk di aktifkan kembali. Dengan hal tesebutlah sudah membuat dampak sepak bola nasional semakin jauh terbelakang.

Pada sisi lain efek dari pembekuan PSSI ini sudah dirasakan banyak orang, seperti pemain dan klub bola indonesia serta sanksi yang di berikan FIFA dan kehancuran tatanan sepakbola nasional.

“sudah 80 tahun sepakbola Indonesia di bentuk, ini lah yang menjadi pemersatu bangsa indonesia. Untuk menpora, saya sangat berterima kasih kepada anda, sudah ribuan pekerja di stadion telah anda buat nganggur serta pemain sepak bola lainnya kebingungan untuk mencari nafkah,” tegas Parson di lansir Portal Berita.

“Sedangkan Djohar Arifin ini juga terlibat dalam kekacauan tersebut, dia lebih cocok di hukum seumur hidup untuk keluar dari dunia sepak bola, dia sudah mengingkari janjinya yang dulu mengatakan akan berkomitmen untuk membangun kondisi sepak bola Indonesia, dan buktinya apa ? omong kosong,” Ujar Parson meninggalkan kru Portal Berita.

Pada berita Lain, sepak bola Lampung FC mengatakan tidak ingin sekedar gembira untuk kompetisi turnamen Piala dunia, namun klub ini menegaskan bahwa mereka sendiri punya seoonggok target untuk bisa meraih kejuaraan yang tengah dalam pembuatan transisi klub.” Dari kami semua sudah berjanji tidak ingin sekedar mengikuti, namun kami semua ingin berkomitmen untuk dari ini. ” Ucap Faisal Yusuf [Direktur Lampung FC.

Ternyata tidak hanya dari Lampung FC saja yang mengikuti turnamen Kemerdekaan ini, sampai saat ini sudah terdaftar 19 klub yang saat ini sudah siap siap untuk mengikuti ajang tahunan ini. Apabila bila ada klub klub dari ISL, kemungkinan dalam turnamen ini pasti seru dan 1 hal lagi, ujiannya lebih berat.

Persepam Tak Gentar Sanksi PSSI

Persepam

Rencana PSSI yang akan menghukum anggotanya jika mengikuti turnamen ataupun kompetisi dibawah naungan tim transisi rupanya tidak membuat Persepam Madura Utama merasa gentar. Bahkan skuad yang berpusat di stadion Gelora Bangkalan itu akan menerima konsekuensi bila sampai PSSI menjatuhkan sanksi kepada mereka. Nadi Mulyadi selaku asisten manajer Persepam membenarkan bahwa mereka akan ikut meramaikan Piala Kemerdekaan yang digagas oleh pihak Menpora Imam Nahrawi. Persepam sendiri menyatakan telah menandatangani surat perjanjian di Piala Kemerdekaan 2015. Surat tersebut kabarnya sudah dikirim kembali kepada pihak transisi.

“Ya, Persepam secara resmi menyatakan keikutsertaan turnamen yang diselenggarakan Pemerintah. Kami juga sudah mengirim surat tersebut ke Menpora,”ujar Nadi Mulyadi di sela-sela kegiatannya mengumpulkan para pemain.

Lebih lanjut Nadi menjelaskan bahwa keputusan Persepam mengikuti ajang Piala Kemerdekaan sudah berdasarkan kesepakatan bersama. Pria kelahiran Cilacap itu pun juga siap menerima hukuman sanksi yang akan dijatuhkan PSSI kepada Laskar Sape Kerap. La Nyalla Mattalitti memang selalu menyebut bahwa akan memberikan hukuman kepada anggotanya yang membandel apabila mengikuti turnamen apapun di luar organisasinya.

Mau bagaimana lagi? PSSI saja sudah kena sanksi oleh FIFA. Persepam siap menerima resiko apapun,”sambungnya.

Saat ini Persepam sedang memanggil para pemainnya dan juga staf kepelatihan. Widodo Cahyono Putro masih dipercaya sebagai pelatih utama.

“Dalam beberapa minggu ini, pemain dan juga pelatih akan kami panggil. Persepam akan menawari kontrak baru. bila mau itu sangat baik, tidak juga ngak ada masalah.”

Rencananya Piala Kemerdekaan itu akan diselenggarakan pada tanggal 24 Juli 2015 mendatang. Anggota tim transisi, Saut Sirait mengatakan sejauh ini sudah ada 40 klub yang memberikan respon positif. Sebagaimana diketahui, banyak klub Divisi Utama Liga Indonesia yang berminat mengikuti turnamen tersebut walau mereka harus kurang pemasukan dana. Pasalnya turnamen itu menggunakan sistem satu lokasi. Untuk peserta, tim transisi hanya menargetkan 30 tim saja.

“Untuk Piala Kemerdekaan ini kami hanya menargetkan 30 klub. Tugas Verifikasi tersebut diserahkan kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI),”beber Saut Sirait.

Arema Hadapi Bali United

Bali United

Arema Cronus Indonesia yang mengikuti turnamen Sunrise Of Java Cup 2015 tampaknya akan bertemu Bali United walau belum lama ini terlibat perseteruan di laga ujicoba. Rencananya kompetisi itu akan dimulai pada tanggal 30 Juni mendatang dengan empat kontestan. Persewangi Banyuwangi sendiri menjadi tuan rumah dan akan berhadapan dengan Arema Cronus, Bali United Pusamania, dan Timnas Indonesia yang memakai nama Garuda All Star di turnamen tersebut. Panitia penyelenggara juga telah menyusun jadwal pertandingan keempat klub itu.

Bagi Arema, turnamen ini sangat diharapkan. Selain untuk bertahan dalam kondisi sepakbola nasional yang tidak jelas, pertandingan ini juga akan memberi pemasukan finansial kepada pemain. Sebagaimana diketahui sejak pembekuan PSSI oleh pemerintah membuat sepakbola Indonesia tak berdaya. Sanksi dari organisasi FIFA membuat Indonesia tidak bisa bertanding dalam level Asia maupun dunia. Tak pelak dengan tidak adanya pertandingan membuat sejumlah klub terpaksa gulung tikar macam Persis Solo, Persiba Balikpapan, PSBC, hingga klub sekaliber Persipura Jayapura dan Persib Bandung baru-baru ini.

Beruntung bagi Arema karena sebentar lagi akan ada turnamen yang akan digelar di Banyuwangi. Pelatih Suharno menyambut gembira dengan keikutsertaan timnya di ajang Sunrise Of Java Cup 2015. Pria kelahiran klaten tahun 1959 tersebut berjanji akan menyiapkan skuadnya dan berusaha mendapat prestasi tertinggi. Meski demikian, izin pertandingan sampai saat ini belum kelar. Arema sendiri secara lisan mengiyakan berpartisipasi dalam turnamen tersebut sambil menunggu izin keamanan dari pihak terkait.

“Pada dasarnya kami sangat siap mengikuti turnamen di Banyuwangi. namun sejauh ini panitia masih mempersiapkan izin keamanan. Tentu saat ini kami hanya bisa menanti perkembangan selanjutnya,”papar Suharno.

“Penting bagi Arema untuk mengisi kevakuman kompetisi di Indonesia. Kami sangat membutuhkan event ini. Semoga semuanya berjalan aman serta terkendali,”sambungnya.

Arema sendiri di jadwalkan bertemu Bali United pada tanggal 1 Juli mendatang. Sebelumnya di dua pertemuan, Arema sekali mengantongi kemenangan dan sekali takluk 0-1 oleh pasukan Indra Sjafri di stadion Kanjuruhan.

Manchester City Gagal Tur Ke Indonesia

Manchester City

Rencana Tur ke Indonesia akhirnya di batalkan oleh pihak Manchester City, sayang sekali di karenakan kekisruhan dalam dunia persepakbola nasional yang melanda di indonesia, jelas sudah di karenakan adanya sanksi FIFA, hal ini di klaim oleh Ketua Saigon Hanoi, SHB atau Commercial Joint Stock Bank, Do Quang Hien. sampai saat ini City hanya baru dapat memastikan mereka akan melakukan tur ke Australia untuk melakukan sebuah turnamen segitiga.

City yang akan segera berjumpa dengan AS ROma pada 21 Juli Mendatang dan 3 hari setelah itu mereka akan berjumpa dengan Real Madrid. seperti yang di kabarkan dalam surat kabar inggris ada yang menyebutkan ketika sukses melakukan tur di Australia, City tetap akan melakukan tur berlanjut ke indonesia.

Dari kabar yang di klaim The telegraph, The Cityzen akan melakukan kunjungan ini sekali mencari pemain muda yang berbakat dan hal ini jelas membuat kesempatan tersebut untuk sang manager Manuel Pelligrini lebih dekat dengan kondisi pemain asal indonesia.

“Sewaktu melakukan kunjungan Manhcester City pada 3 pekan yang lalu, mereka menginfokan ke saya bahwa dalam rencana tur kali ini akan mensukseskannya di negara kangguru dan nusantara,” Cuap Quang Huen yang di kutip The Thao & Van Hoa.

“Namun mereka di kabarkan tidak mau ke indonesia di karenakan ada masalah dengan melihat situasi kondisi tanah air saat ini, dengan kata lain belumnya stabil untuk kondisi sepak bola saat ini. kemudian saya mengajak mereka untuk melakukan kerja sama tentang perihal dengan kedatangan Manchester City untuk ke Vietnam,” sambung Quang Hien.

“Selama 3 minggu ini, secara konsisten pihak Manchester City dan kami sudah sukses menjalin komunikasi ini. Mereka sangatlah bagus serta ketelitian dalam mempelajari kasus dan aspek yang terkait dalam aspek tur ini, seperti halnya kesehatan dan keamanan, ” Ujarnya kembali.

“pada tanggal 21 juni kemarin, saya telah mendapatkan email dalam kekaitan kontrak kerja sama dari pihak Manchester City, setelah membahasnya dengan beberapa direksi jajaran SHB, kami pun langsung memmbuat perjanjian kontrak untuk datangnnya Manchester City ke Vietnam,” Tuturnya kembali dan menutup percakapanya dengan The Thao & Vam Hoa.

Illija Spasojevic Masih Pemain Persib

Illija Spasojevic

Djajang Nurjaman yang merupakan pelatih Persib Bandung akhirnya bisa bernapas lega setelah Illija Spasojevic menepis anggapan hengkang tentang dirinya. sebagaimana diketahui, berhentinya kompetisi Indonesia Super League musim ini membuat sejumlah klub meradang. banyak klub papan bawah yang sudah gulung tikar. Termasuk para pemainnya yang kini balik ke kampung halamannya demi mencari profesi lain atau mengikuti turnamen antar kampung. Tak terkecuali bagi klub sebesar Persib Bandung.

Dua pemain asingnya telah memutus kontrak kerja lantaran belum jelasnya kompetisi sepak bola di tanah air. Gelandang brilian asal Mali, Makan Konate telah pergi duluan. kemudian di susul bek tangguh asal Serbia & Montenogoro yakni Vladimir Vujovic. Pemain berumur 29 tahun itu sebenarnya terpaksa meninggalkan Jalak Harupat lantaran keluarganya butuh penghidupan. Mau tak mau Vladimir pun mencari peluang bermain di klub luar selain Indonesia.

Seperti hal dengan rekannya, Spaso pun di spekulasikan terkait masa depannya di klub Maung Bandung. Menurut kabar yang berhembus, mantan penyerang PSM Makassar Putra Samarinda itu akan bergabung dengan klub Saraburi FC. Namun dengan cepat isu tersebut dibantah sang pemain. Spaso menegaskan bahwa saat ini dirinya masih pemain Persib.

“Belakangan ini banyak kabar mencuat mengenai transfer saya ke tim lain. Saya luruskan bahwa sampai detik ini saya masih bagian dari Persib,”ujar pria bertubuh jangkung tersebut.

Spaso yang pernah berkostum Dinamo Tbilisi pada tahun 2007-2009 silam memang tak menampik bahwa dirinya saat ini sedang di incar dua klub asal Thailand. Meski demikian, Spaso masih belum menentukan masa depannya karena dirinya masih menunggu kejelasan sepak bola di Indonesia. Persib sendiri akan berpartisipasi dalam turnamen Piala Presiden 2015 yang diselenggarakan oleh PT Mahaka Sports & Entertaiment. Rencananya kompetisi tersebut akan diikuti oleh 12 klub dan akan di gelar setelah lebaran usai.

“Benar, saya dapat tawaran dari dua klub asal Thailand. Tapi saya belum mengambil keputusan apakah bertahan atau pergi. Saat ini saya masih menunggu perkembangan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

Persebaya Tunggu Keputusan Manajemen

Persebaya

Ibnu Grahan selaku pelatih Persebaya Surabaya tampaknya tidak terlalu serius menanggapi tantangan yang dilayangkan klub Arema Cronus Indonesia. Hal tersebut dilatar belakangi tim harus mengumpulkan dana besar dan memanggil seluruh pemainnya jika ingin melakoni pertandingan. Sebagaimana diketahui, klub yang berjuluk Singo Edan mengajukan laga persahabatan kepada Persebaya di stadion Kanjuruhan Malang. Rencananya pertandingan tersebut akan digelar dalam waktu dekat.

Arema sendiri ingin menjajal kemampuan Laskar Baju Ijol di sekaligus melihat kebugaran para pemain di tengah vakumnya kompetisi Indonesia. Kisruh sepak bola Indonesia masih menemui jalan buntu antara organisasi PSSI dengan pemerintah melalui Menpora. Akibatnya laga Indonesia Super League (ISL) jadi batal digelar karena pembekuan PSSI oleh Imam Nahrawi selaku Menpora. Selain itu Indonesia pun tidak dapat unjuk gigih di level internasional akibat sanksi yang dijatuhkan FIFA beberapa pekan yang lalu.

Untuk mengisi kekosongan itu, pihak Arema pun melayangkan surat tantangan kepada Persebaya demi memberikan hiburan kepada suporter setianya. Selain itu mereka tengah mempersiapkan kekuatan jelang digelarnya turnamen Piala Presiden 2015 oleh PT Mahaka Sports & Entertainment.

“Kita ingin melakukan pertandingan di stadion Kanjuruhan. Persebaya Surabaya punya grade yang bagus. Mudah-mudahan saja diizinkan oleh pihak keamanan,”ujar Ruddy Widodo selaku CEO Arema.

“Mereka punya pemain yang solid. Kita usahakan bisa terwujud. Ini semua untuk hiburan kepada Aremania,”sambungnya.

Sementara itu Persebaya masih berpikir ulang untuk menerima tantangan dari skuad besutan Suharno tersebut lantaran keuangan mereka sudah menipis. Selain biaya operasional pihak klub juga harus membayar gaji penuh kepada pemainnya. Tentu ini merupakan hambatan Persebaya untuk melakukan laga ujicoba.

“Kami masih menimbang ulasan itu. Tim perlu latihan pasti ada biaya operasional dan lain sebagainya,”cetus salah satu narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ibnu Grahan sendiri masih menunggu keputusan dari pihak CEO Persebaya yakni I Gede Widiade terkait perihal tantangan tersebut.

“Masih belum ada keputusan mengenai hal itu. Saya ragu Persebaya akan menerima tantangan Arema di Kanjuruhan,”ujarnya.

Cristian Gonzales Main Kelas Antar Kampung

Cristian Gonzales

Persepak bola Nasional, Cristian Gonzales akhirnya turun kasta dari Klub Arema Cronous, kota malang untuk bermain di kelas antar kampung atau di singkat TARKAM ini menjadi buah bibir hangat dalam minggu ini, pasalnya ia melakukan hal ini untuk mencari sampingan halal untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya yang sebelumnya pendapatan besarnya terhenti usai ISL tidak berjalan di karenakan PSSI di bekukan.

“ Pada Minggu lalu, Gonzales terlihat bermain TARKAM di Jakarta bersama beberapa rekan lainnya, bisa dikatakan hasil TARKAM ini kecil namun lumyan untuk menambah kekurangan selama ini,” Ucap Istri Cristian Gonzales, Eva Norida Siregar kepada awak media. Dari Eva sendiri saat ini tengah berharap ada tawaran sampingan untuk suaminya bermain bola TARKAM seperti ini.

“Saya, Gonzales serta anak anak kali ini benar benar galau, anda tau sendiri semenjak PSSI di bekukan otomatis gaji suami saya juga berhenti, di samping itu pengeluaran keluarga kami lumayan, oleh sebab itu saya dan suami sangat cemas akan hal tersebut. Dan 1 hal yang endingnya sedih, saya dan suami saya telah 4 bulan tidak menyantuni anak anak Yatim yang sebelumnya kami rutin member bantuan kepada mereka.” Ujar Eva kembali.

Meski bulan Ramadan telah dekat, dari Gonzales berharap ada tim dari luar kota bersedia membuat acara seperti TARKAM ini atau apalah yang mengundang dirinya agar bisa menghasilkan uang. Secara langsung dan jelas, semenjak PSSI di bekukan terutama orang yang berpenghasial di olahraga sepak bola kerap menjerit lantaran tidak punya biaya, alias banting setir untuk mencari nafkah lain.

“Dengan kami sekeluarga yang saat ini kritis uang, kenanya di bulan ramadhan dan 1 bulan lagi sudah Lebaran, ini menjadi hal yang rumit, rasanya ingin berteriak, namun musti bagaimana lagi jika sudah seperti ini. Oleh sebab itu saya sangat mengharapkan ada job lain yang bisa memberikan upah untuk menyambung keseharian tersebut,” tutur Eva.

“Sebanyak 13 anak yatim yang dulunya kami menyantun mereka, namun sudah 4 bulan ini kami stop akan hal tersebut, bagaimana tidak. Untuk keluarga kami sendiri sudah pontang panting, bagaimana bisa kami bantu lagi.” Tutup EVa.