Category Archives: LIGA CHAMPION

Pelatih Monaco Beri Pujian Kepada Juventus

Leonardo Jardim

Sehari setelah hasil pengundian babak semifinal Liga Champions selesai dilakukan, pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim ikut memberikan komentarnya. Dalam konferensi pers itu, Jardim memberikan sanjungan kepada calon lawannya itu dengan menyebut Juventus adalah tim dengan pertahanan terbaik di Eropa.

Dalam undian yang dilakukan pada Jumat (21/4/2017), Monaco dipertemukan dengan Juventus di babak empat besar. AS Monaco mencapai babk ini setelah sebelumnya sukses mengalahkan Borussia Dortmund. Sedangkan Juve mencapai babak semifinal dengan menyingkirkan salah satu favorit juara, Barcelona.

Di leg pertama AS Monaco akan mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah terlebih dahulu. Leg pertama ini nantinya akan digelar pada tanggal 3 Mei mendatang. Setelah itu giliran Juventus yang akan menjamu AS Monaco pada tanggal 9 Mei atau sepekan setelah leg pertama selesai.

“Mereka adalah sebuah tim yang sudah dikenal baik oleh semua orang,” ucap Jardim dalam konferensi pers.

“Mereka sangat tangguh dan memiliki banyak pengalaman di level ini. Untuk urusan pertahanan, Juventus adalah tim terbaik di Eropa saat ini. Selain kuat bertahan, mereka juga bisa menyerang dengan sama baiknya.” tambah Jardim memberi komentar.

“Selain itu, Juventus juga memiliki keuntungan lain karena mereka sudah hampir menjuarai liga mereka, jadi mereka akan benar benar fokus menghadapi kami.” kata pelatih asal Portugal itu.

Juventus memang memiliki lini pertahanan yang sangat kokoh dan baru kemasukan dua gol sejauh ini di Liga Champions. Sebaliknya, Monaco punya lini serang yang sangat mematikan dan mereka sudah mencetak total 143 gol di semua kompetisi musim ini.

Sementara itu mantan pemain AS Monaco, Ludovic Giuly juga ikut memberikan komentarnya mengenai hasil undian itu. Giuly yang semasa aktif bermain pernah membawa Monaco menembus babak final Liga Champions 2004 mengatakan bahwa kedua tim memiliki peluang yang sama besar karena dalam dua leg apa pun bisa terjadi.

“Juventus adalah sebuah tim yang tangguh, sangat berpengalaman, tapi kami akan siap buat mereka,” ujar Guily di situs UEFA.com

“Langkah terjauh kami adalah final 2004 saat kami kalah dari Porto. Jadi kami boleh saja jadi underdog, tapi kami punya pengalaman di Eropa,” sebutnya.

 

Juventus Akan Membuktikan Di Semifinal Liga Champions

uefa champions league

Juventus kini berhasil lolos ke Semifinal Liga Champions setelah meraih kemenangan dari Barcelona dengan skor agregat 3-0 akan kemenangan yang di depak Juventus membuat mereka melaju ke Semifinal Liga Champions musim ini.Pada pertandingan Semifinal nanti Juventus akan di undi lagi pada hari Jumat (21/04/2017) malam wib.Meraeka akan berhadapan dari salah satu AS Monaco dan Duo Madrid.Real Madrid atau Atletico Madrid yang akan di undi sama Juventus.kini kesempatan untuk Juventus agar meraih gelar juara meraka lagi.

Juventus sudah 21 tahun tidak mendapatkan gelar Juara Liga Champions,Juventus terakhir mendapatkan gelar Juara mereka di musim tahun 1995/1996.Maka nya Juventus yang sudah lama kelaparan mereka kini Juventus kembali untuk meraih gelar juara mereka yang sudah lama tidak di dapatkan oleh Juventusl.Leonardo Bonucci yang menjadi pemain bek Juventus mengatakan kalo rasa lapar itu akan menjadi kunci kemenangan mereka di musim Liga Champions 2017 ini.

“kini hanya ada empat tim yang tersisa di Liga Champions yang membuktikan permainan mereka di lapangan merupakan permainan yang terbaik di Eruopa”.

Juventus kini sudah mempersiapkan penampilan mereka yang terbaik karna pada saat di undi nanti Juventus akan berhadapan dengan tim-tim yang tangguh di sana mereka akan mendapatkan tiket untuk berhadapan dengan tim yang akan mereka lawan nanti pada Laga Semifinal Liga Champions yang akan datang.Juventus tak boleh menyerah begitu saja meraka harus bisa mengembalikan gelar Juara mereka yang sudah lama tidak di dapatkan oleh mereka.

Sekarang itu semua tergantung pada para pemainan nya karna semua kunci kemenangan itu ada pada mereka semua,Jika mereka ingin meraih kembali kemenangan mereka,Para pemainan nya harus bisa bermain yang baik dan bisa meraih kemenangan di Semifinal Liga Champions ini karna ini akan menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk menjadi sang Juara Liga Champions 2017.Pada Sebelum nya tim yang sangat tangguh saja mereka berhasil mengalahkannya kini mereka pasti bisa meraih kemenangan walaupun tim yang akan Juventus itu tim yang sangat tangguh.

Bos Leicester Yakin Atletico Juara Liga Champions

Craig Shakespeare

Atletico Madrid yaitu calon kuat juara Liga Champion musim ini. Sekian klaim bos Leicester City, Craig Shakespeare. Lihat kekuatan Atletico singkirkan The Foxes di babak 8 besar Liga Champions, sang manajer tak heran bila nanti wakil Liga Spanyol itu bakal meraih final kembali atau bahkan juga untuk pertama kalinya rasakan enaknya jadi pemenang paling tinggi di Eropa.

Selama histori Atletico Madrid, club ini telah menembus final Liga Champions tiga kali. Yakni pada 1974, 2014, serta 2016. Tetapi dalam tiga peluang itu, ATM senantiasa tidak berhasil juara. Pada 1974 mereka dihentikan Bayern Munchen. Sesaat dalam dua peluang terakhir, tim ini disikat oleh tetangga samping, Real Madrid. Kesempatan ini, Atletico Madrid menembus semi final Liga Champions 2017. Bertemu dengan Leicester City, ATM menang agregat 2-1. Pada Rabu (19/4), Rojiblancos berhasil menahan Leicester di King Power Stadium karena gol Saul Niguez. Serta lihat perubahan Atletico ini, manajer Leicester City, Craig Shakespeare malah memberi pujian.

“ Sejarah mereka (Atletico Madrid) telah dapat bicara sendiri : finalis 2 x dalam tiga tahin paling akhir. serta kami ketahui tantangan seperti apa yang diinginkan (dari tim selevel Atletico). Sesudah leg pertama (selesai 1-0 untuk kemenangan Atletico), kami terasa masih memiliki hak lolos namun pada akhirnya kami tidak berhasil pada hadangan paling akhir.

“ Saya fikir mereka cukup malang dalam satu tahun lebih paling akhir lantaran kalah di final Liga Champions 2 kali. Namun, kami dapat lihat kwalitas yang mereka punyai dalam permainan ini. Mereka bakal jadi lawan tangguh (untuk siapa saja) di semi final namun saya tak lihat argumen mereka tak mungkin saja juara th. ini. ”

Leicester City sendiri, saat ini cuma dapat pasrah. Tersungkur di Liga Champions bikin konsentrasi The Foxes tinggal menyelamatkan diri di liga domestik. Terlebih dulu ada harapan, Leicester dapat membuat keajaiban di Eropa, seperti saat mereka juara Liga Inggris musim kemarin.

Mascherano sudah siap bermain kontra Juventus

javier mascherano

 

Kabar baik datang dari klub Barcelona, sebagaimana berita ini dikonfimasikan lewat ahli taktik klub berjulukan Blaugrana yang tak lainnya ialah pelatih Luis Enrique. Lantas kabar yang diumukan pelatih Barca ini pun mengenai salah salah pemain bek tangguh miliknya siap dimainkan dalam laga penting, lebih tepatnya Luis Enrique menjelaskan jika bek yang dimaksudkan itu ialah Javier Mascherano telah pulih dari cederanya dan sudah siap membantu tim skuadnya tampil melawan pasukan raksasa asal Italia. Dalam gelaran musim ini memang klub raksasa asal Spanyol ini akan berhadapan dengan tim kuat yang membuat perjalan mereka terasa berat, melainkan dalam laga lanjutan kali ini Barcelona akan kembali berjumpa dengan Juventus di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions.

Sebelumnya, pertemuan kedua raksasa ini pun akan berlangsung du markas Barcelona yaitu di Stadion Camp Nou. Sebenarnya pemain bek andalan Barca ini sempat mengalami cedera betis yang di derita Mascherano, namun sewaktu menjalani sesi latihan pelatih berkebangsaan Spanyol itu melihat jika salah satu anak asuhannya itu telah kembali pulih yang bisa menjalani sesi latihan bersama rekan-reka setimnya. Pelatih utama Barca ini pun menyakinkan jika bek tangguh ini bisa di mainkan dala pertandingan penting, sedangkan untuk berita lainnya memang ahli taktik Barca ini harus menurunkan sejumlah pemain terbaiknya saat bertemu Juventus di leg kedua.

Penyebabnya itu tak lainnya ingin meraih hasil positif di gelaran Liga Champions, sebenarnya dalam pertemuan di leg pertama Barcelona takluk 0-3 dari Juventus. Melihat hal ini pula membuat pelatih Luis Enrique sangat menginginkan hasil yang lebih baik, terlebih lagi mereka tampil sebagai tim tuan rumah yang tampil di puluhan ribu pendukung sendiri membuat mereka harus kembali meraih hasil maksimal didalam markas sendiri.

“Saya sudah melihat dalam sesi latihan yang sudah diikuti Mascherano, semunya terlihat baik-baik saja dan dia juga telah menjalankan dengan baik didalam sesi latihan bersama rekan-rekan setimnya. Melihat kondisi ini bearti Mashcerano bisa dimainkan dalam pertandingan leg kedua melawan Juventus, saya harus menurunkan pemain-pemain terbaik kami agar meraih hasil yang positif.”Ucap Luis Enrique.

Ronaldo Trigol, Madrid Singkirkan Munchen

Cristiano Ronaldo

 

Real Madrid berhasil menyingkirkan Bayern Munchen di babak perempatfinal Liga Champions. El Real lolos ke semifinal usai menang dengan skor 4-2 di pertandingan leg kedua di dalam pertandingan yang diwarnai trigol Cristiano Ronaldo.

Jalannya Laga

Laga langsung berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Munchen yang berada dalam posisi tertinggal karena kalah di leg pertama sedikit lebih mendominasi laga.

Arjen Robben memperoleh sebuah kesempatan emas di menit ke-9. Robben berdiri dengan bebas di dalam kotak penalti Madrid usai bola liar menghampirinya. Tapi penyelesaian akhirnya malah tikda mengarah ke gawang.

Munchen kembali memberikan ancamannya 4 menit berselang, kali ini melalui Arturo Vidal. Namun tendangan keras Vidal dari muka kotak penalti masih sedikit melambung di atas mistar gawang Madrid.

Madrid yang terus tertekan mendapatkan kesempatan di menit ke-23. Marcelo melepaskan crossing dari sebelah kiri dan disambut Karim Benzema dengan kepalanya. Namun sundulan Benzema melebar.

Selang 3 menit, Dani Carvajal yang mendapatkan peluang. Carvajal melepaskan sepakan dari depan kotak penalti yang memaksa Manuel Neuer melakukan penyelamatan.

Sergio Ramos hampir membawa Madrid memimpin beberapa saat kemudian. Ramos menyambar bola liar di dalam kotak penalti dengan sebuah tendangan keras yang berada di luar jangkauan Neuer. Namun Jerome Boateng masih menghalau bola sebelum masuk ke dalam gawang.

Toni Kroos juga membuang-bunag kesempatan yang didapatnya di menit ke-35. Kroos menyambar bola umpan Carvajal, namun sepakannya tidak mengarah ke gawang.

Kans terakhir di paruh pertama juga menjadi milik Kroos. Akan tetapi tendangan mendatarnya mengarah ke Neuer.

Memasuki babak kedua, tembakan Isco di menit ke-50 hampir membuahkan gol untuk Madrid. Namun tembakannya masih melebar tipis dari gawang Munchen.

Tidak lama kemudian, Robben yang hampir menjebol gawang Madrid. Sepakannya tidak bisa dijangkau oleh Keylor Navas, namun masih ada Marcelo yang menyundul bola tepat di garis gawang.

Wasit memberikan hadiah penalti untuk Munchen di menit ke-53 usai Casemiro menjatuhkan Robben di dalam kotak terlarang. Hadiah penalti ini pun tidak disia-siakan oleh Robert Lewandowski. Eksekusinya mengelabui Navas dan membawa Munchen memimpin 1-0. Agregat menjadi imbang 2-2, namun Madrid masih memiliki keunggulan 2 gol tandang.

Tidak lama kemudian, Munchen sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk menggandakan keunggulannya. Vidal tinggal berhadapan dengan Navas usai menerima umpan dari Robben. Akan tetapi penyelesaian akhir Vidal melambung.

Pada menit ke-76, Madrid berhasil menciptakan gol penyeimbang. Ronaldo yang sebelumnya tidak memiliki banyak peluang menjebol gawang Munchen lewat tandukan kepalanya memanfaatkan crossing Casemiro. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan Madrid saat ini unggul agregat 3-2.

Skor itu tidak bertahan lama karena 2 menit kemudian, Munchen unggul 2-1 lewat gol bunuh diri Ramos. Bermaksud menjauhkan bola dari Thomas Mueller, Ramos justru mendorong si kulit bundar ke dalam gawangnya sendiri. Navas yang sudah terlanjut maju juga tidak bisa berbuat banyak. Agregat sekarang menjadi 3-3 dan tidak ada tim yang memiliki keunggulan dalam hal gol tandang.

Di menit ke-84, Munchen mesti kehilangan satu pemainnya. Vidal harus lebih cepat meninggalkan lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua akibat terjangannya kepada Marco Asensio. Tayangan ulang memperlihatkan jika sebenarnya tekel Vidal bersih.

Sampai berakhirnya waktu normal, kedudukan tidak berubah. Pertandingan pun mesti berlanjut ke babak extra time.

Keunggulan dalam jumlah pemain membuat Madrid lebih menguasai laga di babak extra time. Asensio memiliki kesempatan di menit ke-98, namun sepakannya masih bisa diantisipasi oleh Neuer.

Ketika pertandingan memasuki menit 105, Ronaldo mencetak gol keduanya untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2. Setelah menerima umpan dari Ramos, Ronaldo menjebol gawang Munchen lewat sepakan kaki kirinya. Tapi gol ini terbilang kontroversial karena Ronaldo berada dalam posisi offside saat menerima umpan Ramos.

Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-110 untuk melengkapi hattrick-nya. Gol ini tercipta lewat aksi menawan Marcelo yang menembus lini belakang Munchen dengan melewati 3 pemain lawan. Melihat Ronaldo dalam posisi lebih menguntungkan, Marcelo pun memberikan bola kepadanya. Ronaldo pun dengan mudah menyarangkan bola ke dalam gawang kosong. Madrid berbalik unggul 3-2.

Memasuki menit ke-112, Asensio memastikan kemenangan Madrid lewat gol yang dicetaknya. Asensio berhasil memenangkan duel dengan Mats Hummels sebelum menaklukkan Neuer dengan sepakan ke sudut bawah gawang Munchen. Gol ini pun memastikan Madrid menang dengan skor 4-2 dan memastikan satu tempat di babak semifinal.

Agar Dapat Ke Semifinal, Juve Diwajibkan Untuk Bisa Kalahkan Barca Di Camp Nou

uefa champions league

 

Juventus untuk sementara memang lebih di unggulkan untuk bisa lolos ke babak berikutnya di Semifinal Liga Champions mendatang dengan keunggulan yang sebelumnya sudah di dapatkan oleh mereka, namun hal tersebut memang belum begitu memastikan akan keberhasilan yang sudah di dapatkan oleh mereka. Juve punya kesempatan besar untuk lolos ke babak berikutnya jika mereka bisa bermain dengan baik di lawatan Leg II yang nantinya akan di selenggarakan di markas besar Barcelona yaitu di Camp Nou Stadium. Juventus wajib membungkam Juventus di markas mereka sendiri agar dapat lolos, demikian kata Gianluca Vialli. Juventus bakal melawat ke markas Barcelona itu dalam partai leg ke – 2 perempatfinal Liga Champions pada pertengahan pekan ini. Juventus kini hanya dapat lolos dari bermodal kelebihan agregat 3  -0 hasil kemenangan di Turin.

Walau demikian, Vialli tetaplah mengingatkan supaya Bianconeri tidak terlena dengan kelebihan itu. Mencontohkan satu diantara pengalamannya saat tim yang ia tangani mendatangi Camp Nou, pemain Juventus masa 1992 – 1996 itu juga menyatakan utamanya Paulo Dybala cs untuk membungkam umum tuan tempat tinggal dalam kompetisi yang akan datang. Camp Nou tak bisa hingga bergelora. Pada tahun 2000 saat saya mengatasi Chelsea, kami main disana sesudah menang 3 – 1 di kandang pada leg pertama. Di babak pertama kami buat kekeliruan serta mereka dapat unggul 2 – 0. Lalu kami bangkit serta skornya jadi 2 – 1. Hingga 10 menit mendekati akhir kami masihlah berpeluang, namun lalu mereka buat gol ketiga serta kemudian atmosfernya membara seperti neraka. Kami kalah 1 – 5 di extra time.

Jadi Juve saat ini mesti dapat meyakinkan atmosfernya supaya jangan pernah seperti itu, jangan pernah supporter tuan tempat tinggal tersulut semangatnya. Mereka harus bermain dengan rasa percaya diri yang tinggi agar konsentrasi dalam permainan di atas lapangan itu dapat di atasi dengan baik oleh para pemain Juventus ini. Memang bermain di markas besar Juventus bakal mendapatkan tekanan yang besar lantaran mereka adalah salah satu team yang terhebat di kanca semua kompetisi yang di jalani oleh mereka. Para pemainnya juga sudah memiliki pengalaman yang cukup di tangguhkan, untuk itu pastikan Juventus akan lebih sulit dalam lawatan di markas Camp Nou yang akan datang nanti.

Jelang Liga Champions: Real Madrid vs FC Bayern

uefa champions league

Laga panas akan kembali tersaji di tengah pekan ini. Dua kandidat kuat juara Liga Champions musim ini, Real Madrid dan Bayern Munchen akan kembali saling beradu taktik di Santiago Bernabeu pada leg kedua perempat final, pada hari Rabu (19/3) dini hari nanti.

Laga nanti akan menjadi seditkit sulit bagi FC Bayern, mereka juga harus bekerja keras untuk mengejar ketinggalan. Pasalnya di leg pertama yang digelar di Allianz Arena kemarin, The Bavaria menderita kekalahn 1-2 oleh El Real sehingga untuk lolos ke babak semi final mereka harus minimal menang dengan selisih dua gol mengingat Madrid mengantongi dua gol tandang.

Performa tim tamu juga cukup mengkhawatirkan. Die Rotten hanya mampu meraih dua kemenangan di lima laga terakhir mereka, di mana akhir pekan kemarin mereka ditahan imbang oleh Bayer Leverkusen. Kondisi ini kontras dengan performa Real Madrid belakangan yang tidak terkalahkan di lima laga terakhir mereka. Rekor pertemuan keduanya pun masih memihak pada tim tuan rumah. Los Blancos tercatat mengantongi 4 kemangan dari 6 pertandingan terakhir mereka melawan Bayern Muenchen.

Tanpa Pepe dan Raphael Varane, Zinedine Zidane sendiri diprediksi akan memainkan skema 4-3-3, di mana Lucas Vazquez akan masuk ke lini serang Los Blancos bersama Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo. Di lini pertahanan, Nacho Fernandez akan mengisi posisi Pepe bersama Sergio Ramos di jantung pertahanan El Real, sementara Keylor Navas masih dipercaya sebagai starter di bawah mistar gawang Madrid.

Di kubu tim tamu, Carlo Ancelotti masih tidak bisa memainkan Mats Hummels. Dia sendiri kemungkinan besar akan memainkan skema 4-2-3-1, di mana Robert Lewandowski dipercaya akan kembali menjadi starter ujung tombak setelah ia mengalami cedera minggu lalu. Ia akan dibantu oleh pergerakan Franck Ribery, Thiago Alcantara dan Arjen Robben di sektor gelandang serang. Absennya Hummels dan Martinez membuat Ancelotti memplot David Alaba sebagai bek tengah bersama Jerome Boateng pada laga ini.

Laga ini diprediksi akan berjalan dengan ketat. Tim tamu akan bermain ngotot demi membalikkan keadaan. Namun El Real masih tetap diunggulkan pada laga ini. Sesuai Prediksi, laga ini kemungkinan akan menjadi milik tuan rumah dengan skor 1-0.

Jelang Liga Champions: Leicester City vs Atletico Madrid

uefa champions league

Leicester City akan melakoni laga di leg kedua perempat final Liga Champions dan masih belum menyerah dengan impian mereka menembus semi final Liga Champions musim ini. Untuk itu mereka akan membidik kemenangan saat menjamu Atletico Madrid di King Power Stadium pada hari Rabu (19/04) dini hari nanti.

Laga ini akan menjadi ujian yang berat bagi kubu The Foxes. Namun mereka masih memiliki harapan jika berhasil mengatasi perlawanan Atletico nanti. Pasalnya di leg pertama mereka kalah 1-0 di kandang Atletico Madrid, sehingga mereka setidaknya harus menang 1-0 untuk memaksa Los Rojiblancos untuk melakoni babak tambahan waktu atau menang lebih dari 2 gol untuk bisa langsung lolos ke semi final.

Jelang laga ini pelatih Craig Shakespeare tengah dipusingkan dengan absennya sejumlah pemain inti pada laga ini. Nama nama seperti Nampalys Mendy, Molla Wague, Wes Morgan dan Islam Slimani dipastikan akan absen karena mengalami cedera. Kondisi ini semakin diperparah dengan absennya Roberth Huth karena menjalani hukuman dalam akumulasi kartu.

Shakespeare kemungkinan akanmelakukan sejumlah pergantian rotasi pemain pada laga ini. Dengan skema 4-4-2, ia masih bisa mengandalkan duet Jamie Vardy dan Shinji Okazaki sebagai juru gedor mereka. Di sektor sayap akan diisi oleh Riyad Mahrez dan Marc Albrighton. Untuk posisi bek tengah, Daniel Amartey sebagai bek dadakan bersama dengan Yohan Benalouane di jantung pertahanan The Foxes dan berharap Kasper Scheimechle bisa tampil prima sebagai palang pintu terakhir mereka.

Di kubu tim tamu, pelatih Diego Simeone datang ke Inggris dengan kondisi yang cukup baik. Hanya Gabi, Sime Vrsaljko, dan Augusto Fernandez yang tidak bisa tampil karena cedera. Dengan skema 4-4-2, ia akan kembali menduetkan Antoine Griezmann dan striker pengalaman Fernando Torres di lini serang mereka. Pergerakan keduanya nanti akan dibantu oleh Koke dan Yannick-Fereira Carrasco di sektor sayap. Di lini pertahanan, Diego Godin kemungkinan besar akan berduet bersama Stefan Savic untuk mengawal Jan Oblak selaku palang pintu terakhir mereka.

Pertandingan di leg kedua perempat final Liga Champions ini akan menjadi laga yang penting bagi kedua tim. Dengan hasil 1-0 di leg pertama, masih ada kemungkinan yang besar untuk kedua tim sama-sama lolos ke babak semi final. Apalagi ini merupakan jalan terakhir bagi Leicester karena di musim depan dipastikan tidak bisa tampil di LIga CHampions lagi karena terperosok sampai ke papan bawah klasemen Liga Inggris kecuali mereka bisa juara musim ini. Hasil imbang 1-1 atau 2-1 akan menjadi hasil akhir pada laga nanti.

Marcelo Buktikan Ronaldo Tidak Egois

Marcelo

 

Kabar kali ini dikaitkan dengan salah satu pemain bintang andalan Real Madrid, lebih tepatnya pemain yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Marcelo Vieira yang biasanya beroperasi sebagai pemain bek kiri dalam tim skuad utama berjulukan Los Blancos. Namun dalam berita yang sempat terdengar jika bek kiri andalan Madrid ini disebut-sebut sempat angkat bicara mengenai rekan setimnya, rekan yang dimaksudkan Marcelo tak lainnya ialah sosok megabintang andalan klub yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu yaitu Cristiano Ronaldo. Menurut bek berusia 28 tahun ini jika Ronaldo bukan tipe pemain yang egois , dan hasil bentuk permainan milik penyerang asal Timnas Portugal ini bisa dilihat ketika Ronaldo sendiri juga bermainan kontra Real Madrid yang menang skor 2-1 atas Bayern Munich di leg perempatfinal Liga Champions 2016-2017.

Sebelumnya, memang banyak yang menilai bintang asal Timnas Portugal itu adalah sosok penyerang yang arogan yang mementingkan soal golnya di setiap pertandingan. Setelah selesai di pertandingan penting kontra Real Madrid melawan Bayern Munich langsung membuat Marcelo angkat bicara mengenai rekan setimnya itu bukan tipe pemain yang egois, tidak hanya itu saja melainkan bintang asal Timnas Brasil ini juga menjelaskan jika penyerang berusia 32tahun itu memang sangat senang bisa membuat dua gol yang membantu tim skuadnya meraih kemenangan atas raksasa Jerman. Tentunya berkat dari dua gol yang dibuat mantan bintang Manchester United ini sangat membantu timnya, terlebih lagi Madrid berhasil tampil di markas lawan mereka dengan mencuri keunggulan di leg pertama.

Dari hasil pertandingan ini memberikan dampak yang positif terhadap anak-anak asuhan pelatih Zinedine Zidane, tepatnya kini Real Madrid memiliki keunggulan satu gol yang membuat mereka lebih memiliki peluang tampil maksimal di pertemuan leg kedua perempatfinal Liga Champions 2016-2017. Banyak yang mengira jika Ronaldo sudah tidak bisa memberikan bentuk performa yang bagus buat tim skuadnya, dan Ronaldo juga disebut-sebut egois mementingkan dirinya sendiri dalam memperoleh individu soal gol.

“Siapa yang setuju menyebutkan Ronaldo adalah sosok pemain bintang andalan Real madrid yang egois, saya pikir anda seharusnya melihat terlebih dahulu di siaran ketika Real Madrid berhasil memenangkan pertandingan di markas Bayern Munich. Ronaldo telah memberikan penampilan yang baik baut tim kami, ditambah lagi dua gol yang berhasil disarangkan di jaring gawang milik Bayern Munich.”Ucap Marcelo Vieira.

Dortmund Melawan Monaco dalam Keadaan Terpuruk

uefa champions league

 

Keadaan tidak stabil sedang dijalani Borussia Dortmund mendekati laga kontra AS Monaco. Mereka baru saja meraih kekalahan buruk dari pesaingnya dan ditinggal oleh sejumlah penggawa karena dibekap oleh cedera.

Dortmund melawan Monaco di Signal Idunia Park pada hari Rabu, 12 April 2017 petanghari WIB. Mendekati pertandingan itu, Dortmund memiliki banyak masalah.

Dimulai dari mereka baru saja meraih kekalahan dengan skor 1-4 dari Bayern Munich di Liga Jerman. Tidak hanyai tu, tim Borussia Dortmund pun tengah dalam keadaan pincang karena banyak pemain yang dibekap oleh  cedera.

Mario Goetze, Erik Durm serta Andre Schurrle akan menepi karena sedang cedera, sedangkan Marco Reus disangsikan bakal bermain. Penggawa yang sudah dapat bermain ialah  Shinji Kagawa, Julian Weigl dan juga Lukasz Piszczek.

Kedagangan ketiga pemain terakhir yang disebutkan tadi menyebabkan Tuchel dapat lebih enakan. Dalam tanya jawabnya bersama media setempat, manager berumur 43 tahun itu berkeinginan bahwa para penggawanya bisa berbuat banyak meskipun mengerti bahwa Monaco tengah dalam penampilan yang bagus.

“Monaco tampil dengan susunan pemain yang sama minggu sebelumnya dan mereka tengah menduduki urutan teratas klasemen. Untuk itu barangkali suasana mereka dalam pertandingan yang saya nilai kesempatannya ada setengah-setengah,”tutupnya.

Monaco sedang menduduki urutan teratas klasemen Liga Prancis dan memiliki laju yang baik di Liga Champions. Sesudah berhasil menjadi juara ggrup, AS Monaco pun berhasil mendepak klub tangguh Inggris seperti Manchester City di putaran knockout.

Borussia Dortmund hanya tertolong dengan status tuan rumah di pertemuan pertama. Tuchel juga membuat itu sebagai peluang untuk meningkatkan rasa optimis para penggawanya dalam menjalani laga tersebut.

“Kami sudah mempersiapkan segalanya untuk memperlihatkan kehebatan tim dan melawan seluruh kemampuan yang mereka punya, agar bisa memenangkan laga itu,”tuturnya di perjumpaan pers.

Di skuad Monaco, ada seorang pemain yang harus diwaspadai yaitu Kylian Mbappe. Penggawa muda berumur 18 tahun itu memiliki peran yang hebat dalam menghantarkan Monaco ke partai perempatfinal melalui 2 gol yang disarangkannya ke jala Manchester City.