Category Archives: EURO 2016

Sami Khedira Absen Melawan Prancis

Sami Khedira

Pada saat Pertandingan Perempatan Final Piala Eropa 2016 Jerman berhasil mengalahakan Italia lewat adu Pinalti yang di berikan oleh wasit karean hasil Score mereka imbang 1-1 hingga sampai tambahan waktu scoore mereka masih tetap imbang dan pada saat wasit memberikan Adu pinalti JErman berhasil mengalahkan Italia,Kini Jerman berhasil mendapatkan tiket untuk masuk ke semfinal Piala Eropa 2016 dan akan melawan Prancis pada hari Jumat tanggal 08/07/2016 yang akan di laksanakan Di Stadion Prancis sebagai tuan rumah pada saat pertandingan Semfinal .

Pada saat Pertandingan Semifinal nanti Jerman akan kekurangan beberapa pemain yang mereka handal kan ada tiga pemain Jerman yang mereka handal akan absen pada saat pertandingan semifinal Piala Eropa 2016,Sami Khedira yang sebagai pemain gelandang Jerman pasti tidak akan main ke pertandingan Semifinal Piala Eropa di karenakan mengalami cedera yang sangat Serius Sami Khedira mengalami cedera pada saat bertanding melawan ITalia pada saat pertandingan perempatan Final dan Mats Hummels yang juga di pastikan tidak akan bermain pada semifinal Piala Eropa di karena kan dia terkena akumulasi kartu kuning dia sudah banyak mendapatkan kartu kuning pada saat pertandingan sebelumnya dan yang terakhir yang juga akan tidak bermain di Semifinal Piala Eropa Mario Gomez yang juga mengalami cedera yang sangat serius sekali.

Pada saat pertandingan perempatan Final Eropa melawan Italia Sami Khedira yang sebagai pemain Gelandang ini hanya bisa bermain selama 16 menit saja karena dia mengalami cedera pada otot dan pada akhir nya dia di gantikan dengan pemain yang senior Bastian Scheweinsteiger yang juga pemain Gelandang Senior Di Jerman.

Jerman sudah memastikan kalau dia akan Masuk Ke Final Eropa Mario Gomez sudah di pastikan tidak akan bermain ke Final Piala Eropa karena dia mengalami Cedera yang sangat serius sekali sehingga tidak bisa membuat dia bermain dan Sami Khedira juga tidak akan di mainkan pada saat pertandingan Semifinal Piala Eropa 2016 karena Sami Khedira juga mengalami Cedera yang serius.

Olivier Giroud Tidak Menyerah

Olivier Giroud

Seorang pemain penyrang Prancis saat Olivier Giroud juga sering dikatakan bermain kurang bagus yang ini juga yang sudah perlihatkan kalau dirinya pantas untuk timnya sekarang ini. Ini juga yagn dalam masa perebutan piala Eropa, yang memang mereka juga yang mengutamakan posisi di lini depan. Ini juga dianggap sebagai perjalanan yang cukup rumit untuk mereka. Karim Benzema juga yang dianggap sebagai pemain penyerang andalan Les Bleus yang memnag mereka juga yang sedang mengalami beberapa permasalahan. Giroud jugayagn diduga kalau saja mereka ingin agar bisa bermain dalam pertandingan tersebut yang demi dapatkan perebutan piala Eropa yang juga bersiap untuk berhadapan dengan Kamerun yang dengan Skotlandia. Ini juga yang bersama pemain serang tim Arsenal tersebut yang ingin memasukan sebanyak dua gol lagi dalam dua pertandingan berikutnya.

Giroud juga yang sudah bermain dengan bagus yang memang ini laga awal mereka yang akan berhadapan dengan Romania. Ini juga sangat menolong Prancis yang sudah ingin dapatkan sebanyak dua poin lagi Giroud juga yagn ingin bermain dalam pertandingan Prancis yagn akan berhadapan dengan Islandia yang dalam pertandingan dibabak akhir. Yang ini juga yang bersamat im yang dipegang kendali oleh Didier DEschamps tersebut yang juga sudah berhasil dengan skornya 5-2 yang ini juga membuat mereka akan bermain dalam pertandingannya yang bertepatan saat berada di Stade De France yang memang membuat Giroud juga sudah mampu memasukan sebanyak dua gol yang bersama satu rekannya tersebut.

Prancis juga yang bersiap untuk berhadapan dengan Jerman yang dalam laga berikutnya demi dapatkan perebutan piala ERopa yang akan dimainkan tepatnya berada di Stade Velodrom. Cara bermainnya terbilang memukau yang memang Giroud juga yang berniat ikut dalam bursa transfernya yang masih ingin memasukan gol yang memang mereka juga yang masih ingin dapatkan piala ERopa. Dirinya juga sudah berhasil memasuan sebanyakd ua gol yang ini juga bersama Dimitri Payet yang bersama Gareth Bale.

Perjuangan Prancis Untuk Hadapi Islandia

Hugo Lloris

Yang diketahui kalau saja Hugo Lloris yang memberitahukan tentang Islandia yang sudah pernah dibicarakan tentangnya yang selalu menjadi pusat perhatian para mendia. Ini juga yang membuat Prancis ingin agar bisa meyelesaikannya secara langsung dengan persiapan mereka harus lebih ditingkatkan untuk bisa berhadapand engan Islandia. Ini juga yang membuat Islandia inginkan dapatkan piala Eropa yang pada tahun 2016. Ini juga membuat Islandia dipastikan unggul ke urutan kedua yang berada di tujuan agar bisa taklukan mereka yang sesampainya pada pertandingan dibabak 15 besar. Islandia yang dibicarakan sebagai tim yang sudah ingin measuakn gol yang masih ada beberapa pertandingan lagi yang demi dapatkan piala bertahan ERopa yang pada tahun 2016.

Ini juga persaingan mereka diperempat final yang dengan Wales yang membuat Lloris juga yang berharap ada kesempatan untuk mmeberikan perlawanan kepada Islandia yang memang ini juga sudah lama untuk diinginkannya tersebut. Mereka juga yang tidak mau kalah dalam persaingan demi dapatkan piala bertahan Eropa yang pada tahun 2016 yang sudah ingin perlihatkan kalau Islandia sudah lama tidak menduga hal tersebut. Ini juga yang sesuai dengan kesempatan yang mereka miliki untuk bisa akhiri ini semua, seperti yang pernah dibicarakan oleh Lloris.
Ini juga yang membutuhkan banyak waktu bagi Prancis agar bisa melihat secara kesuluruhan cara menyerang Islandia. Mereka juga yang berharap agar tidak ketinggalan dari mereka.

Masih banyak yang mengatakan kalau ini juga butuh keberuntungan bagi mereka agar bisa hadapi ini semua. Terlihat masih banyak hal yang dinantikan dalam pertandingan tersebut yang membuat mereka mengerti kalau harus bertanding lebih bagus lagi yagn ini juga seperti yang diperkirakan oleh timnya tersebut yang untuk timnya sekarang. Pertandingan berikutnya dengan persaingan mereka diajang final yang akan memberikan perlawanan kepada Prancis yang juga dengan Islandia yang membuat mereka bersiap untuk bertanding yang bertepatan saat berada di stade de France. ISlandia juga dikatakan akan segera bertanding tepatnya di stade de france.

Italia berhasil di kalahkan Jerman

Jonas Hector

Kutukan tersebut akhirnya usai sudah, sebuah eksekusi penalti dari Jonas Hector berhasil membuat sergapan dari tangan Gianluigi Buffon serta turut memberikan Jerman sudahi perlawanan melawan Italia, tim yang selama ini menghantui dari Tim Panser kurang lebih 54 tahun lamanya.

Dari 8 kali, dari perjumpaan kedua tim ini dari turnamen Utama, baik dari acara Piala dunia maupun dari Euro, akan tetapi dari acara perempat final Euro 2016, Jerman akhirnya sukses mengalahkan timnas Italia. Meski pada acara malam itu terlihat unggul duluan dari Mesut Ozil, lantas Jerman sukses memberikan fans mereka geram disusul handball konyol dari rekannya Jerome Boateng tepat di kotak terlarang. algojopun menunjukkan sang eksekutor Leonardo Bonucci yang pada akhirnya menyamakan skor menjadi 1-1, lantas skor ini tidak lagi ada perubahan sampai laga selesai dari babak kedua.

Namun di susul adu penalti dari kedua tim ini yang pada akhirnya di menangkan oleh Jerman. tentu saja tim besutan Bonucci tersebut bersuka cita atas kemenangan ini, lantaran berhasil mengalahkan Bogey team yang terwujud seperti Italia, mereka juga turut lolos masuk di semi final secara beruntun dari 6 turnamen akhir.

Pada berita lain, Liga Super Kedah akhirnya telah mengumumkan bahwa mereka memberikan kesempatan untuk striker Senegal Baptiste Faye, usai minat mereka pada awal striker Brasil Bruno Lopes ke mana-mana.

Menurut media sosial klub, pria berusia 28 tahun telah bermain untuk Inter Luanda di Angola dan Penafiel di divisi dua Portugal. Faye terakhir bermain untuk Polokwane Kota di Afrika Selatan, yang tersisa di Januari tahun ini. The Red Eagles juga menambahkan bahwa ia akan menerjunkannya ketika mereka mengambil PKNS FC di istirahat Ramadhan ramah di Shah Alam Stadium, Minggu malam.

Kedah sedang mencari striker mereka saat ini, pengganti Brasil Carlos Kahe, dengan Kahe mungkin dijatuhkan di jendela transfer saat ini. Lopes sebelumnya telah dibawa untuk menghadiri sidang dengan mereka, tetapi meninggalkan ketika ia kehilangan kesabarannya karena tidak ditawarkan kontrak. Jumat lalu ia terlihat membuat sebuah penampilan di Perak persahabatan melawan UiTM FC.

Wales Buktikan Diri Dapat Bersaing

Sam Vokes

Wales berhasil menyingkirkan tim yang kuat, yakni Belgia, pada babak perempatfinal di Piala Eropa 2016. Hasil ini pun disebut menjadi bukti kalau The Dragons dapat bersaing dengan tim pada papan atas.

Ketika melakoni laga yang berlangsung pada Stade Pierre Mauroy, Lille, hari Sabtu (2/7/2016) dinihari WIB, Wales berhasil meraih kemenangan dengan skor yang meyakinkan 3-1. Tim arahan Chris Coleman tersebut tidak canggung ketika bertanding menghadapi tim yang penuh dengan pemain bintang yang seperti Romelu Lukaku, Kevin de Bruyne, Radja Nainggolan, dan juga Thibaut Courtois, sampai akhirnya dapat menang.

Sempat tertinggal dengan lebih dulu usai Nainggolan membobol gawang dari Wayne Hennessey pada menit ke-13, Wales pun dapat menyamakan kedudukan melalui sundulan dari Ashley Williams pada menit ke-31.

Hal Robson-Kanu pun membawa Wales untuk unggul pada menit ke-55, yang dapat ditambah oleh Sam Vokes pada menit ke-86. Vokes sendiri baru berada pada lapangan selama enam menit, dia yang menggantikan Robson Kanu pada menit ke-80.

Mengenai kiprah dari Wales pada ajang Piala Eropa kali ini, Coleman pun katakan kalau ini menjadi bukti kalau tim arahannya tidak hanya ingin untuk menjadi tim pelengkap. Dengan adanya para pemain yang seperti Gareth Bale, Joe Allen, dan juga Aaron Ramsey, Wales pun membuktikan diri dapat bersaing dan saat ini telah sampai pada babak semifinal.

”Kami tahu ini bakal sulit. Namun seperti yang saya katakan pada sebelumnya, kami menendang bola, kami di sini bukan hanya untuk menilkmatinya. Kami berada di sini untuk bersaing dan juga kami merasa dapat menawarkan suatu hal. Saya juga merasa masih ada lebih banyak hal lagi yang bakal hadir dari mereka. Kami bersaing dan juga itu yang kami semua inginkan dari para pemain,” ujar Coleman pada situs EUFA.

”Kami memiliki pemain yang seperti Joe Allen, Aaron Ramsey, dan juga Gareth Bale yang memiliki kemampuan untuk mengumpan bola dan juga bermain sepakbola. Sebab itu yang dapat mengeluarkan kemampuan tim yang terbaik.”

”Kami mencoba untuk dengan terus berpegang di kelebihan kami dan juga identitas kami, bahkan ketika kami tidak mendapatkan hasil akhir yang telah diharapkan,” ungkapnya.

 

Pelan Tapi Pasti Bagi Portugal

Cristiano Ronaldo

Sebelum laga Piala Eropa 2016 dimulai,Cristiano Ronaldo yang merupakan salah satu pemain dari skuat timnas Portugal tersebut pun sempat menyatakan jika nantinya mereka pun akan mencoba untuk bisa mendapatkan titel juara Piala Eropa yang harusnya bisa mereka dapatkan ditahun ini,sebab mereka pun ingin membalaskan kegagalan mereka didalam ajang kompetisi Piala Eropa pada 12 tahun lalu,dimana mereka memang gagal mendapatkan titel juara tersebut dikarenakan kalah dari Yunani didalam laga puncaknya pada tahun 2004 lalu.

Sempat mendapatkan hasil yang kurang baik didalam laga fase grup F pada Piala Eropa 2016 ini dikarenakan mereka pun hanya bisa mengumpulkan raihan tiga poin saja dari tiga kali hasil imbang yang mereka dapatkan secara beruntun,namun didalam laga babak 16 besar Portugal yang kembali berhadapan dengan Kroasia itu pun menang dengan skor tipis 1-0 saja yang lantas pun membuat mereka masuk kebabak perempat final dan berhadapan dengan Polandia.

Didalam laga babak perempat final Piala Eropa 2016 yang berlangsung pada dini hari tadi di Stade Velodrome,kedua tim tersebut pun hanya bisa bermain imbang 1-1 didalam waktu normal pertandingan,yang kemudianlaga tersebut pun dilanjutkan hingga kebabak perpanjangan waktu dan pemenangnya pun baru bisa didapatkan didalam laga adu babak pinalti. Satu buah kegagalan dari hasil tendangan pinalti yang dilakukan oleh Jakub Blaszczykowski itu pun nyatanya langsung dimanfaatkan oleh Ricardo Quaresma yang menjadi algojo terakhir didalam eksekusi tendangan pinalti tersebut.

Dan dengan hal demikian kini Cristiano Ronaldo pun sudah semakin senang bahwa langkah mereka dalam mendapatkan titel juara Piala Eropa itu pun semakin dekat,karena hanya tingga dua langkah lagi mereka pun akan bisa mendapatkan hal tersebut. Oleh karena itulah kini Cristiano Ronaldo pun ingin rekan-rekannya tersebut bisa tetap waspada dan tetap konsentrasi pada saat akan menjalani dua buah laga terakhirnya tersebut. Sebab persaingan dalam mendapatkan titel juara Piala Eropa itu pun akan semakin ketat lagi,pasalnya setelah Portugal lolos kebabak semifinal Piala Eropa ini pun akan membuat mereka berhadapan dengan pemenang dari laga antara Wales kontra Belgia yang akan berlangsung pada dini hari nanti.

Patrice Evra Masih Belum Bisa Dipastikan Hadir

Patrice Evra

Saat ini kubu Perancis pun memang tengah mendapatkan beberapa kendala yang tengah mereka persiapkan dalam menghadapi laga babak peremapt final yang akan mereka jalani pada hari Senin (04/07/2016) dini hari mendatang di Stade de France dengan menghadapi Islandia yang akan menjadi lawannya tersebut. Beberapa kendala yang tengah dialami oleh skuat timnas Perancis itu pun adalah tidak bisa dimainkannya N’Golo Kante dan Adil Rami dikarenakan terdapatnya akumulasi kartu kuning yang sudah mereka dapatkan terlebih dahulu didalam laga sebelumnya agar nantinya mereka tidak akan mendapatkan sanksi berkepanjangan jika kembali mendapatkan akumulasi kartu kuning lagi di laga selanjutnya.

Selain ganjaran kartu kuning yang didapatkan oleh N’Golo Kante dan Adil Rami yang akhirnya membuat Didier Deschamps untuk tidak memainkan kedua pemain tersebut,kini Didier Deschamps pun tengah diikuti kekhawatiran dikarenakan Patrice Evra pun baru saja mendapatkan cederanya pada saat menjalani sesi latihan dalam mempersiapkan diri dari para pemain Perancis untuk menghadapi Islandia pada hari Rabu dalam waktu setempat. Setelah mengalami cedera tersebut,Patrice Evra pun segera mendapatkan pemeriksaan secara medis dari tim medis yang ada didalam skuat timnas Perancis tersebut.

Dan hingga saat ini Patrice Evra pun belum bisa dipastikan mendapatkan cedera yang cukup serius ataupun tidak dari tim medis yang menanganinya. Namun tim medis dari skuat timnas Perancis pun tengah berupaya untuk bisa melakukan yang terbaik agar nantinya sang pemain tersebut bisa bermain dan memberikan permainan terbaik bagi negaranya yang tengah berjuang untuk bisa mendapatkan titel juara Piala Eropa ditahun 2016 ini. Apalagi kali ini Perancis merupakan penyelenggara dan sekaligus tim tuan rumah dari ajang kompetisi Piala Eropa,oleh karena itulah Didier Deschamps pun tentunya dituntut untuk bisa memberikan yang terbaik bagi negaranya dalam meraih titel juara Piala Eropa ditahun 2016 ini.

Sebab pada sebelumnya Didier Deschamps yang juga tergabung didalam skuat timnas Perancis yang berhasil mendapatkan titel juara Piala Dunia 1998 lalu itu pun juga dikarenakan Perancis lah yang menjadi tim tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 1998 lalu,dan atas hal itulah yang kemudian pun membuat Didier Deschamps pun ingin kembali melakukan hal tersebut terhadap tim yang ditanganinya tersebut dalam mendapatkan apa yang ingin mereka dapatkan didalam ajang kompetisi Piala Eropa 2016 ini.

Belgia Gilas Hongaria

eden hazard

Belgia berhasil mencatatkan kemenangan meyakinkan kontra Hongaria dalam babak 16 besar Piala Eropa. Dalam pertandingan ini Hongaria justru berhasil tampil mendominasi dalam hal penguasaan bola namun Belgia bermain efektif dan menciptakan banyak peluang dan berhasil menang 4-0 dalam pertandingan ini.

Dalam pertandingan yang di langsungkan di Stadium Municipal pada Senin (27/6) dinihari wib. Hongaria berhasil menguasai 55% penguasaan bola dan menciptakan 14 peluang dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Meski begitu hingga 90 menit pertandingan Hongaria tetap gagal mencetak gol. Sementara Belgia yang hanya menguasai 45% penguasaan bola berhasil melepaskan 25 sepakan dan 13 di antaranya on target dan berbuah 4 gol. Di akhir pertandingan Eden Hazard terpilih sebagai pemain terbaik pada pertandingan ini setelah tampil impresif sepanjang pertandingan dan menorehkan 1 gol dan 1 assist.

Jalannya pertandingan, kedua tim langsung bermain dalam tempo tinggi sejak menit awal. Pada menit ke 10 Belgia berhasil membuka keunggulan lewat sundulan Toby Alderweireld usai memaksimalkan umpan De Bruyne. Skor sementara 1-0 untuk keunggulan Belgia.

Tertinggal 1 gol Hongaria berusaha membalas dan mencoba menekan pertahanan dari Belgia. Namun solidnya lini pertahanan dari Belgia sering membuat barisan depan Hongaria melepaskan sepakan jarak jauh yang belum membahayakan gawang Courtouis.

Belgia yang bermain efektif justru nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke 35 andai sepakan De Bruyne tidak menerpa mistar gawang. Hingga babak pertama usai skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Belgia.

Di babak kedua Hongaria kembali menguasai jalannya pertandingan namun Belgia lebih memiliki banyak peluang memanfaatkan pertahanan yang longgar dari kubu Hongaria. Pada menit ke 78 Michy Batshuayi yang baru masuk ke lapangan langsung mencatatkan namanya di papan skor usai menerima crossing dari Hazard.

Hanya 2 menit berselang giliran Eden Hazard yang mencetak gol lewat aksi solorun nya sebelum melepaskan sepakan akurat ke pojok bawah gawang Hongaria.

Di penghujung laga Carrasco kembali mencetak gol untuk Belgia setelah menerima operan dari Nainggolan. Skor akhir Belgia menang 4-0 atas Hungaria.

Duel Italia vs Spanyol di Nilai Terlalu Dini

italy vs spain

Italia akan berduel dengan Spanyol di babak 16 besar Piala Eropa. Italia berhasil menuntaskan babak grup sebagai pemuncak Grup, Sementara Spanyol sebagai runner up Grup di bawah Kroasia. Spanyol dan Italia di nilai merupakan kandidat juara di turnamen ini sehingga banyak kalangan yang menilai duel antara dua tim juara dunia ini terlalu dini.

Italia akan berhadapan dengan Spanyol pada senin ( 27/6) malam wib di stadion Stade de France. Kedua tim sebelumnya sudah 2 kali bertemu di Piala Eropa edisi tahun 2012 silam. Pada saat itu kedua tim berada di grup yang sama dan berhasil lolos ke babak berikutnya. Di pertandingan pertama di babak grup Italia dan Spanyol berbagi angka setelah bermain imbang 1-1. Namun dalam perjalanan ke Final, Italia kembali berjumpa dengan Spanyol di babak Final. Namun dalam pertandingan ini tim matador sukses mempecundangi Italia dengan skor telak 4-0.

Di Piala Eropa kali ini Spanyol di nilai tidak akan mampu untuk kembali unggul telak atas Italia meski menurunkan skuad terbaiknya. Italia sejauh ini hanya kebobolan 1 gol dari 3 pertandingan dan satu satunya gol yang tercipta adalah saat Italia sudah memastikan diri lolos sebagai juara Grup dan hanya menurunkan pemain lapis kedua dengan menempatkan Sirigu sebagai Kiper saat kontra Irlandia.

Di pertandingan ini Conte kembali bisa menurunkan skuad terbaiknya dan timnas Italia di nilai memiliki 3 bek terbaik lewat trio Bonucci, Barzagli dan Chiellini. Meski Spanyol akan bermain dominan di pertandingan ini namun Italia akan bermain efektif sehingga Spanyol akan kesulitan untuk membendung efektifitas Italia.

Kedua tim pun di nilai layak untuk lolos ke babak perempatfinal. Spanyol yang lebih banyak di isi pemain bintang memang lebih di unggulkan di pertandingan ini namun Italia juga di nilai pantas lolos. Di babak perempatfinal kedua tim ini sudah di tunggu oleh Jerman yang sudah memastikan diri lolos setelah menang meyakinkan 3-0 atas Slovakia di babak 16 besar.

 

Prancis Tundukkan Republik Irlandia

Antoine Griezmann

 

Prancis melaju ke babak 8 besar Piala Eropa 2016 usai mengalahkan Republik Irlandia dengan skor tipis 2-1. Sempat ketinggalan dulu, Les Blues pada akhirnya menang berkat 2 gol Antoine Griezmann. Dengan hasil ini, Prancis akan menghadapi Inggris atau Islandia di babak perempatfinal.

Jalannya Laga

Laga baru berjalan sekitar semenit ketika sebuah insiden terjadi di dalam kotak penalti Prancis. Wasit pun langsung menunjuk titik putih usai Shane Long dilanggar oleh Paul Pogba. Hadiah penalti itu tidak disia-siakan oleh Republik Irlandia. Robbie Brady yang maju sebagai eksekutor berhasil mengecoh Hugo Lloris dan sempat mengenai bagian dalam tiang sebelum masuk ke gawang.

Prancis lantas merespons di menit ke-8. Sepakan bebas di depan kotak penalti Republik Irlandia dieksekusi oleh Dimitri Payet. Namun bola masih mengarah tepat ke kiper Republik Irlandia, Darren Randolph.

Prancis mempunyai kesempatan lain beberapa saat kemudian. Tapi sundulan Griezmann masih melambung.

Dari tendangan bebas Payet, sundulan kepala Griezmann kembali membahayakan gawang Republik Irlandia di menit ke-18. Akan tetapi Randolph lagi-lagi berada di posisi yang tepat untuk mengantisipasi bola.

Republik Irlandia berkesempatan menambah gol tiga menit kemudian. Daryl Murphy melepaskan tendangan voli di dalam kotak penalti dan memaksa Lloris menjatuhkan diri untuk menghalau bola.

Serangan-serangan Prancis memaksa Randolph bekerja keras di menit-menit selanjutnya. Di menit ke-22, dia dengan sempurna menangkap bola sepakan Griezmann. Tidak lama kemudian, Randolph memperlihatkan reaksi yang sangat baik saat menggagalkan sepakan bebas Pogba yang mengarah ke pojok atas gawang.

Prancis terus menekan Republik Irlandia pada sisa paruh pertama. Namun tim tuan rumah tidak mendapatkan peluang berarti. Sampai turun minum, Prancis masih tertinggal 0-1.

Prancis hampir menyamakan kedudukan di menit ke-48. Bermula dari tendangan bebas Payet, Laurent Koscielny memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Akan tetapi sundulan Koscielny masih sedikit melebar dari gawang.

Percobaan Payet di menit ke-53 juga masih belum menghasilkan gol buat Prancis. Sepakan mendatarnya dari depan kotak penalti tidak menemui sasaran.

Selang 2 menit, Prancis memperoleh peluang lainnya. Blaise Matuidi melepaskan tendangan jarak jauh, akan tetapi masih dapat dihalau oleh Randolph.

Usaha keras Prancis pada akhirnya membuahkan hasil di menit ke-58 setelah Griezmann menciptakan gol. Menyambut crossing Bacary Sagna dari sebelah kanan, Griezmann dengan dingin menanduk bola untuk membuat kedudukan menjadi sama kuat 1-1.

Skor 1-1 itu pun tidak bertahan lama. Memasuki menit ke-61, Prancis berbalik unggul 2-1 usai Griezmann mencetak gol keduanya di laga ini. Gol ini bermula dari sebuah umpan panjang ke jantung pertahanan Republik Irlandia. Olivier Giroud lantas dengan cerdik memantulkan bola ke arah Griezmann yang tidak terkawal. Striker Atletico Madrid itu pun langsung melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang ke dalam gawang Republik Irlandia.

Tertinggal satu gol memaksa Republik Irlandia untuk bermain menyerang. Hal ini pun menyisakan celah di lini belakang mereka. Ketika menerima serangan balik di menit ke-66, Republik Irlandia pun kocar-kacir. Hal ini memaksa Shane Duffy menjatuhkan Griezmann yang pada saat itu memiliki kesempatan bagus untuk mencetak gol. Karena Duffy adalah orang terakhir, dia pun diganjar kartu merah langsung. Republik Irlandia pun bermain dengan 10 orang sejak saat itu.

Penyerang pengganti Prancis, Andre-Pierre Gignac mempunyai 2 kans bagus di menit ke-77. Namun kedua-duanya tidak membuahkan gol. Sepakan pertamanya ditepis Randolph, sementara upaya keduanya cuma menghantam mistar gawang.

Di menit ke-86, upaya Gignac juga tidak berujung gol. Sepakannya menyambut umpan silang Blaise Matuidi masih melenceng dari gawang.

Griezmann memiliki kesempatan bagus untuk membuat hattrick ketika pertandingan memasuki injury time. Namun saying, penyelesaiannya masih bisa digagalkan oleh Randolph. Tak lama kemudian pertandingan pun berakhir.