Bos Leicester Ungkap Pemecatan Ranieri

img
Mar
15

Aiyawatt Srivaddhanaprabha selaku wakil bos Leicester City, mengungkap argumen sesungguhnya dalam pemecatan manajer Claudio Ranieri. Menurut pria asal Thailand itu, tak benar bila dijelaskan kalau terdapat banyak pemain senior yang memohon Ranieri dipecat serta ketentuan untuk ganti manajer itu murni lantaran Ranieri telah tak miliki inspirasi lagi untuk bikin tim itu tambah baik lagi.

Sesudah berhasil memenangkan Premier League musim kemarin, performa Leicester segera alami penurunan mencolok serta bahkan juga mesti berjuang untuk hindari zona degradasi. Sialnya, uji coba yang dikerjakan Ranieri untuk memberi penyegaran pada tim tak berbuah hasil serta prestasi tim selalu turun di Premier League walau anomali berlangsung di Liga Champions di mana mereka jadi dapat maju ke babak 16 besar. Dalam pemecatan manajer asal Italia itu, media menyampaikan kabar kalau beberapa pemain senior Leicester mendatangi club untuk memohon perubahan manajer. Sebagian pemain telah menyanggahnya serta saat ini Srivaddhanaprabha juga ikut memberi komentar sama serta menerangkan argumen sesungguhnya di balik pemecatan itu.

“ Itu mustahil. Berita kalau sebagian pemain mendatangi kami untuk memohon manajer dipecat yaitu berita yg tidak benar. Bila anda melakukan satu usaha, saat ada karyawan atau direktur yang datang serta memohon manajer dipecat serta kami mengabulkannya, jadi itu telah tunjukkan lemahnya kekuatan kami dalam memimpin. Media menyampaikan kabar itu lantaran mereka tak miliki rumor yang lain. “

Kami cuma menginginkan meyakinkan kalau Leicester 100 % tetaplah bertahan di Premier League musim depan. Namun cara baru yang diaplikasikan Ranieri tak jalan serupa sekali. “

“ Sejak tahun kemarin saya telah berkata kalau musim ini Leicester mungkin bertarung di zona degradasi lantaran sepakbola itu penuh misteri. Namun pastinya saya tetap berupaya bikin tim ini tambah baik. Kami ketahui kalau sebagian pergantian bakal bikin pemain terperanjat serta itu harusnya dapat meningkatkan mereka untuk berjuang lebih keras lagi. Dalam pandangan saya, seseorang manajer mesti betul-betul tergantung pada hasil kompetisi yang dicapai untuk dapat menjaga posisinya. ”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *