Bekas Pemain Sayap PSIM Tak Meduga Cetak Gol ke Jala Satria Tama

img
Dec
29

Cuma satu gol yang berhasil diciptakan oleh Malang United waktu memerankan eksperimen melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Kamis (28/12/2017). Tetapi, itu Telah jadi satu kebanggaan untuk mereka dapat berikan perlawanan pada Laskar Sape Kerrab.

Gol itu diciptakan oleh pemain sayap Dicky Prayoga lewat sepakan bebas pada menit ke-32. Itu berlangsung sesudah bek Madura United, Alfath Fathier menjatuhkan pemain sayap Malang United, Ghufroni Al Ma’ruf, diluar kotak penalti.

Dicky adalah pemain PSIM Yogyakarta di Liga 2 2017. Sepanjang membela Laskar Mataram, dia juga sering cetak gol lewat bola mati. Tetapi, satu hal yg tidak dia kira waktu cetak gol kesempatan ini. Dia berhasil mengalahkan penjaga gawang Madura United, Satria Tama. Walau sebenarnya, Satria adalah penjaga gawang timnas U-22 serta dijagokan jadi penjaga gawang andalan Timnas Indonesia.

Pada pertandingan itu, Dicky berhasil menipu Satria. Dia lakukan sepakan menukik ke tiang dekat sampai tidak berhasil diantisipasi oleh Satria.

“Bangga tentunya. Tapi ini cuma sebentar saja karna selanjutnya saya harus juga selalu latihan serta berusaha keras untuk dapat kembali cetak gol. Saya tidak nyangka dapat bikin gol ke gawang Satria, ” kata Dicky pada Bola. com selesai kompetisi.

Yang lebih membuatnya terperanjat yaitu karna dia telah lama tidak turun di satu kompetisi. Maklum, PSIM sudah memerankan kompetisi paling akhir pada 18 Oktober lantas, atau telah dua bln. lebih.

Waktu itu, PSIM mesti memperjuangkan nasib untuk bertahan di Liga 2 dengan melakukan sesi play-off di Stadion Kanjuruhan, Malang. Mereka lalu berhasil jadi satu diantara lima tim yang bertahan selesai jadi juara group H memperoleh enam point hasil dua kemenangan dari tiga pertandingan.

Sesungguhnya, pemain 26 th. itu lakukan 2 x sepakan bebas di kompetisi itu. Percobaan pertama dapat berbuah gol di menit ke-32 itu. Lantas, pada sesi ke-2, juga memiliki kesempatan untuk lakukan tendangan bebas sekali lagi.

Tetapi, kesempatan ini Angga Saputra sudah menukar Satria untuk mengawal gawang Madura United. Penjaga gawang yang akrab disapa Cecep itu berhasil memblok tendangan Dicky. Baginya, bukanlah hal yang mengagetkan bila tendangannya kali dapat diantisipasi.

“Saya kenal dengan Cecep. Dahulu kami satu tim (di cabor sepak bola Jawa Timur) waktu PON 2012 (di Riau). Jadi, dia sudah mengetahui bagaimana saya umumnya eksekusi bola mati. Mungkin saja, bila Satria belum juga tahu jadi tidak berhasil antisipasi, ” tambah pemain asli Malang itu.

Sekarang ini, Dicky masih tetap berstatus tanpa ada club. Kontraknya dengan PSIM habis cuma hingga musim ini saja. Dia mengharapkan yaitu satu diantara club Liga 2 atau bahkan juga Liga 1 dapat memakai jasanya sekali lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *