Atasi Spartak Moscow 7-0 Liverpool Juara Fase Grup E Liga Champions

Mohamed Salah

Empat pemain depan Liverpool pada masterclass menyerang saat mereka mengalahkan Spartak Moscow 7-0 di Anfield untuk finis di puncak Grup E di Liga Champions.

Pada malam bermain menyerang yang menghancurkan tim lawan, Philippe Coutinho mencetak hattrick, Saido Mane mencetak dua gol sementara Roberto Firmino dan Mohamed Salah masing-masing meraih satu gol. Hasilnya memastikan Jurgen Klopp mencapai babak sistem gugur Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2008/2009. Hasil pengumuman babak 16 besar berlangsung pada hari Senin.

Liverpool kini telah mencetak 32 gol dalam sembilan pertandingan tak terkalahkan sejak kalah dari Tottenham Hotspur pada akhir Oktober dan saingan tuan rumah berikutnya Everton dan manajer baru mereka Sam Allardyce di Super Sunday. Dengan Jordan Henderson benched, Coutinho diserahkan kapten dan menikmati tanggung jawab tambahan.

Setelah Salah dibundel di dalam kotak pada empat menit, Coutinho melangkah maju dan membawa pulang hukuman penalti untuk tujuan ketujuh kampanye tersebut. Kedelapannya akan menyusul tujuh menit kemudian saat dia menyelesaikan langkah menyerang yang melibatkan Mane, Salah dan Firmino. Meski Spartak memang berusaha menyematkan Liverpool, mereka meninggalkan ruang belakang dan dihukum lagi kali ini oleh Firmino.

Mane memukul bola voli khusus setelah turun minum dan Coutinho melepaskan tembakan hat-tricknya saat tuan rumah menyalakan gaya itu. Pemain pengganti Daniel Sturridge terjawab dari jarak dekat sebelum Mane menambah gol keenam dan Salah berhasil membuat gol Gol Reds untuk kampanye Liga Champions ini menjadi 23 dengan hasil akhir yang cerdas.

Itulah gol terbanyak yang pernah dicetak oleh tim Inggris di babak penyisihan grup Liga Champions. Finishing sebagai juara Grup E berarti menghindari orang seperti PSG, Barcelona dan Roma, bagaimanapun, Bayern Munich dan Juventus bisa menjadi lawan bertahan 16 besar. Pada acara ini, mereka akan berharap untuk menghindari The Reds yang merajalela.

Suatu malam banyak penggemar rumah akan ingat, terutama untuk penampilan angkuh Coutinho. Bermain lebih dalam di belakang Salah, Mane dan Firmino, dia mencetak hat-trick pertamanya untuk Liverpool dalam penampilan yang mendekati kesempurnaan. Dia mengatur tempo untuk serangan mereka dan tanpa kejam klinis di depan gawang. Everton mesti berhati-hatilah ketika menghadapi tim yang sedang dalam performa yang sangat bagus saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>