AS Roma vs Genoa: 3-2

Kemenangan dramatis 3-2 kontra Genoa pada partai perpisahan Francesco Totti mengonfirmasikan AS Roma sebagai runner-up Serie A Italia musim ini dan membuat tim berhak meraih tiket otomatis ke fase grup Liga Champions 2017/18. Genoa yang tak punya kepentingan apa-apa lagi usai memastikan selamat dari degradasi pekan lalu tetap tampil profesional dan memberikan perlawanan sengit di Olimpico.

Totti dipastikan memperkuat Roma untuk kali terakhir pada duel Giornata 38 ini. Tak heran, suasana emosional sudah amat terasa jelang kick-off walaupun tidak bertanding sebagai starter. Sebelum pertandingan dimulai, sang legenda hidup yang mengabdi di tim senior selama seperempat abad menyaluti suporter di Curva Sud yang membentangkan spanduk bertuliskan “Totti Adalah Roma”.

Namun, publik Olimpico mendadak terbungkam saat Genoa memecahkan kebuntuan hanya tiga menit setelah kick off babak pertama. Adalah Pietro Pellegri yang berhasil mencatatkan namanya dipapan skor. Mendapatkan umpan terukur dari Darko Lazovic, Pietro melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Szczesny.

Tapi Roma langsung merespon setelahnya. Cuma butuh waktu tujuh menit, kedudukan menjadi imbang berkat gol Edin Dzeko memanfaatkan umpan Kevin Strootman. Dengan torehan penyeimbang ini, eks striker Manchester City tersebut menggondol trofi Capocanonniere lewat perolehan total 29 gol.

Pertandingan berlangsung imbang setelahnya dengan kedua tim saling bertukar serangan. Saat laga menginjak menit ke-30, Roma mendapatkan kans untuk membalikan keadaan lewat sundulan dari Radja Nainggolan yang sayangnya masih melambung tipis diatas gawang Lamanna.

Hingga turun minum, skor imbang 1-1 masih tetap bertahan dipapan skor Stadio Olimpico.

Totti turun di menit ke-54 menggantikan Mohamed Salah guna melakoni penampilan pamungkasnya dan membantu Tim Serigala mendapatkan kemenangan. Main lebih ke dalam, legenda 40 tahun tersebut memberikan sejumlah umpan terukur yang sayangnya gagal dimaksimalkan rekan-rekannya.

Gempuran Roma akhirnya membuahkan hasil seperempat jam jelang bubaran saat umpan tarik Dzeko dari kanan dihajar Daniele De Rossi dengan keras ke dalam gawang Genoa kawalan Eugenio Lamanna.

Keunggulan Roma hanya bertahan sesaat. Tandukan Darko Lazovic menyambut umpan silang Diego Laxalt membawa Genoa menyamakan skor. Suporter tuan rumah pun mulai gelisah menyikapi kemungkinan disalip Napoli.

Luapan sukacita dan kelegaan toh pada akhirnya memenuhi Olimpico setelah Diego Perotti mengeksekusi assist sundulan Dzeko dengan tembakan setengah voli dari jarak dekat dan memastikan Roma berpesta di akhir era Totti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>