Antoine Griezmann Menolak Untuk Berbicara Masa Depannya Dengan Atletico Madrid

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann menolak untuk berbicara tentang masa depannya setelah kemenangan final Liga Europa mereka dengan bos Diego Simeone senang dengan apa pun yang dia putuskan.

Pemain internasional Prancis itu mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Atletico atas Marseille untuk menyegel kemenangan ketiga Liga Europa klub Spanyol sejak 2010 dan trofi utama pertama Griezmann bersama tim. Namun, pemain berusia 27 tahun itu sekarang tampaknya akan mengakhiri masa tinggal empat tahunnya di Atletico untuk pindah ke juara La Liga Barcelona, ​​yang dilaporkan mendekati untuk mengaktifkan klausul rilis sebesar 88 juta poundsterling milik Griezmann musim panas ini.

Dia berkata. Saya pikir sekarang bukan saat untuk berbicara tentang masa depan saya, saya hanya ingin menikmati diri saya sendiri setelah penampilan saya, setelah memenangkan piala dan saya ingin merayakan dengan para penggemar. Simeone telah mengajari saya banyak hal, dia membuat saya menjadi pemain yang lebih baik dan saya berharap saya bisa terus meningkat setiap tahun, di setiap pertandingan. Saya berhutang banyak kepada Simeone dan rekan satu tim saya.

Griezmann, yang bernama man of the match di Lyon, telah menjadi pencetak gol terbanyak Atletico di setiap musim sejak ia bergabung dari Real Sociedad seharga 23 juta poundsterling pada bulan Juli 2014. Di tanya tentang masa depan Griezmann, pelatih kepala Atletico, Diego Simeone mengatakan. Ini adalah keputusan yang harus dia datangi. Apapun yang dia putuskan, saya akan bahagia karena dia telah memberi kita hidupnya.

Jika dia tetap, aku akan senang dan jika dia pergi, aku akan bersyukur atas semua yang telah dia lakukan untuk kita. Dia memberi kami banyak, dia memberi kami lompatan dalam kualitas sebagai tim. Jika dia tetap kami akan terus tumbuh karena kami ditakdirkan untuk terus tumbuh. Saya harap dia senang bermain untuk kami. Dia memainkan tiga final bersama kami dan memenangkan dua. Sekarang kami berada di Piala Super UEFA, jadi dia bisa memainkan empat final bersama kami.

Jadi, pada level olahraga kita tidak terlalu jauh dari klub yang memiliki kekuatan lebih dari kita. Sang striker gagal mengeksekusi penalti di final Liga Champions 2016 melawan Real Madrid yang timnya kalah dalam tembak-menembak dan itu membuatnya lebih bertekad untuk tampil melawan Marseille. Itu adalah impian saya untuk memenangkan trofi bersama Atleti, dengan Simeone dan dengan rekan-rekan setim saya, tutup Griezmann.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>