Andy Murray Punya Kessempatan Bermain di Brisbane

img
Jan
02

Status Andy Murray di Brisbane Terbuka mulai terjawab. Petenis memiliki rambut keriting itu memberikan indikasi akan ambillah sisi sesudah tiba di Bandara Internasional Brisbane, Sabtu (30/12/2017).

Hadirnya Murray di Negeri Kanguru sedikit mendinginkan spekulasi masalah dia bersiap tampak di turnamen pemanasan mendekati Grand Slam Australia Terbuka 2018. Petenis asal Skotalandia itu nampaknya menginginkan mendongrak posisi di ATP sesudah alami kemerosotan yang tajam dengan ada di posisi 16.

Itu yaitu posisi terburuk Andy Murray mulai sejak th. 2008. Tetapi Murray miliki argumen kenapa dianya alami penurunan yang tajam, salah nya ialah dia menanggung derita problem pinggul.

” Saya menginginkan nikmati bermain sekali lagi. Saya betul-betul melewatkannya enam bln. paling akhir ini. Saya cuma menginginkan dapat bermain tenis. Saya tidak keberatan bila nomor 30 di tingkat dunia. Saya juga akan suka untuk jadi No 1 di tingkat dunia, tapi saya cuma menginginkan bermain. Apabila itu dirasa oleh Anda, Anda mengerti begitu perlunya hal tersebut, ” kata Murray seperti diambil dari DailyMail, Senin (1/1/2018).

Brisbane Terbuka juga akan jadi langkah perlu untuk lihat kembalinya Andy Murray dari cedera pinggul yang telah berjalan lama. Pasalnya, dia tidak bermain mulai sejak pertengahan th. kemarin.

Keyakinan

Walau ada kecemasan sekitar pinggul Murray, tetapi favorit ke-2 di Brisbane mengungkap apa yang diyakininya mengenai kekuatannya untuk tampak bagus melawan pemenang kompetisi putaran pertama yang mempertemukan Ryan Harrison serta Leonardo Mayer.

” Terkecuali berlangsung sekian hari selanjutnya yg tidak beres, saya tidak lihat diri saya tidak bermain karna pinggul saya saat ini. Apa yang saya rasakan yaitu saya mesti bermain untuk lihat dengan pas dimana itu. Type berlatih serta beberapa hal untuk lakukan semua suatu hal di gym begitu bagus, tapi bermain pas yaitu apa yang saya perlukan, ” kata Murray.

Pecat Manager

Disamping itu, Keterpurukan petenis Andy Murray, pada th. 2017 menelan korban. Murray mengambil keputusan untuk tidak sekali lagi menggunakan jasa Ivan Lendl jadi pelatih. Menurut Murray, ketentuan itu di ambil atas perjanjian ke-2 belah pihak.

Lendl melatih Murray pada dua periode, 2011 sampai 2014 serta 2016 sampai 2017. Kerja sama pada keduanya berhasil hasilkan tiga titel Grand Slam, dua medali emas Olimpiade, serta posisi satu dunia.

Ketentuan berpisah dengan Lendl diindikasikan karna Murray tidak berhasil merengkuh titel selama 2017. Tempat Murray bahkan juga turun sampai ke posisi 16 dunia.

Lewat website resminya, Murray mengatakan terima kasih atas pertolongan Lendl. Saat ini, petenis berumur 30 th. itu menginginkan memulihkan diri untuk hadapi Australia Terbuka 2018.

” Saya berterima kasih pada Lendl atas semua pertolongan serta bimbingannya sepanjang bertahun-tahun. Kami mencapai beragam keberhasilan jadi satu tim, ” catat Murray pada website resminya, Minggu (19/11/2017).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *