Akhirnya Manchester United clean sheet lagi

img
Aug
12

 

Manchester United mengawali musim dengan amat manis. ‘Setan Merah’ berpesta gol ke gawang Chelsea untuk menang telak 4-0. Duel MU vs Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/8/2019) malam WIB pada lanjutan pekan pertama Liga Inggris berjalan menarik sejak selepas kick-off. Chelsea sebenarnya mengawali dengan menjanjikan, ketika sepakan Tammy Abraham sudah membentur tiang di menit keempat.

Tapi kemudian sebuah tekel ceroboh dari Kurt Zouma terhadap Marcus Rashford berujung penalti untuk MU. Rashford tak membuang kesempatan itu dan membawa timnya unggul 1-0, yang bertahan sampai babak pertama berakhir. Keunggulan itu menjadi momentum untuk MU. Chelsea yang berupaya meningkatkan intensitas serangan dipukul lewat serangan-serangan balik.

Dari skema itulah MU mendapatkan gol kedua melalui Anthony Martial di menit ke-65. Dua menit berselang, umpan terobosan Paul Pogba dari tengah lapangan dituntaskan jadi gol oleh Rashford. Saat Chelsea kian kesulitan menciptakan ancaman, MU kembali memberikan pukulan. Daniel James menandai debutnya dengan sebuah gol, menuntaskan umpan Pogba yang lagi-lagi bermula dari serangan balik.

Kemenangan telak ini membawa MU ke posisi dua klasemen Liga Inggris, hanya kalah selisih gol dari Manchester City yang sebelumnya menang 5-0 atas West Ham United. Penyakit menahun Manchester United di lini belakang bisa jadi sudah terobati musim ini. Belanja besar MU pada Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire tak percuma. The reds devils akhirnya memiliki lini belakang yang tangguh.

Di antara banyak hal positif yang bikin Ole Gunnar Solskjaer tersenyum lebar, kerja bagus Wan-Bissaka dan Maguire di barisan belakang mungkin jadi yang paling melegakan. MU dalam beberapa musim terakhir punya masalah besar dengan bek-beknya. Baik secara individu maupun kolektif kesalahan sering kali dibuat dan pada akhirnya berujung kekalahan didapat. Sejak pertama datang ke Old Trafford, Jose Mourinho sudah mengeluhkan hal ini, tapi dia mengklaim tak dapat dana belanja yang dibutuhkan untuk mendatangkan pemain bertahan yang dibutuhkan.

Manajer asal Portugal itu terus mengeluhkan hal yang sama sebelum akhirnya berpisah di Desember 2018. Atas dasar itulah Solskjaer begitu ngotot mengejar Maguire dari Leicester City di bursa transfer musim panas ini. Meski melaului negosiasi yang panjang dan pada akhirnya harus memecahkan rekor transfer bek termahal senilai 80 juta pound sterling (Rp 1,3 T), Maguire bisa diangkut. Pun begitu dengan Wan-Bissaka yang harus dibayar dengan 45 juta pound sterling (Rp 768 miliar).

“Saya tahu seberapa bagus mereka baru sekarang ini. Belum lama, tapi saya tahu mereka tak terganggu dengan harga mahalnya. Sepakbola sudah gila tapi begitulah pasar. Mereka punya kepala yang dingin, Harry sudah pernah bermain dengan beberapa pemain ini sebelumnya. Jika Anda pemain yang bagus, Anda akan bisa langsung beradaptasi,” ucap Solskjaer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *