Aflredo Vera Mengaku Tidak Berpikiran untuk Pergi dari Persebaya

img
Sep
15

Berita mundurnya Angel Alfredo Vera dari jabatan pelatih kepala Persebaya Surabaya sudah muncul lama. Lewat situs sah Persebaya, tercatat jika Alfredo mengatakan mundur dari jabatan pelatih dalam tulisan yang keluar 2 Agustus 2018.

Hal tersebut berlangsung beberapa saat sesudah Persebaya kalah 1-3 di kandang Perseru Serui. Alfredo jadi kambing hitam dari tiga kekalahan berturut-turut yang didapatkan oleh team Bajul Ijo.

Akan tetapi, Alfredo belakangan ini berani mulai bicara tentang masalah itu. Rupanya, dia belum pernah mengatakan mundur dari jabatan pelatih Persebaya seperti yang ditulis oleh situs sah club.

“Saya dari pertama tidak ingin bicara, saya fikir semakin bagus diam-diam saja sebab jika bicara bisa saja permasalahan. Akan tetapi, beberapa orang bertanya mengapa itu dapat berlangsung serta apakah yang berlangsung. Banyak rekan katakan saya mesti melakukan perbaikan nama sendiri,” pada Bola.com.

“Tidak ada (kejelasan bicara saya mundur atau dipecat). Saya saat itu pikirkan mengenai pemain Asia. Waktu itu, kami masih tetap miliki peluang menghadirkan pemain baru,” tambah pelatih dari Argentina itu.

Dalam tulisan di situs sah, Alfredo bicara banyak dalam cuplikan yang mengatasnamakan dianya tentang ketetapan mundur. Bahkan juga, Presiden Persebaya, Azrul Ananda, juga menanggapi hal tersebut.

Akan tetapi, Alfredo belum pernah bicara langsung pada publik sesudah jumpa wartawan pascapertandingan menantang Perseru. Tidak ada pengakuan langsung yang dibuatnya, terkecuali yang tertera dalam tulisan di situs sah club.

Pelatih berumur 46 tahun itu dimaksud sudah sempat dibawa berdiskusi oleh Azrul tentang penghentian kerja sama. Waktu itu, keadaan Surabaya memang kurang aman sebab Bonek (supporter Persebaya) menuntut Alfredo mundur dari jabatan pelatih kepala.

“Dari awal saya bicara dengan Presiden telah jelas tidak ada tujuan di Liga 1. Saya pribadi miliki tujuan serta tetap fikir hasil terunggul, siapa yang tidak ingin juara. Akan tetapi, kami mesti lihat situasinya seperti apakah sesudah masuk ke pertandingan,” kata Alfredo.

Alfredo bahkan juga masih tetap tinggal di Surabaya sesudah tak akan jadi pelatih Persebaya. Dia menuturkan jika istrinya barusan geser bekerja di Surabaya hingga tinggal terlebih dulu ialah pilihan terunggul.

“Mungkin Persebaya katakan permasalahan kontrak dengan saya telah tuntas, akan tetapi saya terasa belumlah tuntas. Saya miliki kontrak dua tahun bersama dengan club ini. Saya masih tetap menanti,” katanya.

Sekarang ini, Persebaya sudah mempunyai arsitek baru yakni Djadjang Nurdjaman. Akan tetapi, kehadiran Djanur tidak lalu membuat club yang berdiri pada 1927 itu memetik hasil positif sesudah kalah 0-2 dari PS Tira, 11 September 2018.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *