Adu Penalti Yang Membawa Manchester City Meraih Kemenangan

img
Oct
25

Manchester City tidak berhasil cetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers sepanjang 120 menit. Menurut Pep Guardiola, hal semacam ini ada hubungannya dengan bola. Kok dapat?

City maju ke perempatfinal Piala Liga Inggris sesudah menaklukkan Wolves lewat adu penalti di Etihad Fase, Rabu (25/10/2017) dinihari WIB. Claudio Bravo jadi pahlawan dalam adu penalti itu serta menolong The Citizens menang 4-1.

Pertandingan mesti berlanjut ke adu penalti karna score masih tetap 0-0 sampai selesainya extra time. City sesungguhnya miliki banyak kesempatan, tapi tidak satu juga yang dapat dimaksimalkan jadi gol.

Guardiola, manajer City, mengatakan kegagalan timnya cetak gol ada hubungan dengan bola yang dipakai dalam kompetisi ini. Jadi info, Piala Liga Inggris menggunakan bola Mitre Delta EFL. Bola ini digunakan di pertandingan Football League (Divisi Championship, League One, serta League Two) .

Beberapa pemain City sendiri punya kebiasaan menggunakan bola Nike Ordem V di Premier League. Sesaat waktu berlaga di Liga Champions, bola yang digunakan yaitu Adidas Finale 17.

” Bolanya tidak dapat di terima untuk satu pertandingan level tinggi. Itu sangat enteng. Bolanya selalu bergerak. Itu bukanlah bola yang bagus. Tidak mungkin cetak gol dengan bola seperti itu, serta saya dapat menyebutkan itu karna kami menang, ” tutur Guardiola seperti diambil Daily Mail.

” Saya tidak tengah mencari argumen. Semuanya pemain saya katakan ‘apa ini’? ” tuturnya.

” Maaf, Carabao Cup, ini tidaklah bola yang serius untuk satu pertandingan serius. Ini (untuk) marketing, uang, oke. Tapi, ini tidak dapat di terima. Bolanya tidak miliki bobot, tidak ada sekalipun, ” lanjut Guardiola.

Guardiola lalu di tanya apakah beberapa pemainnya miliki saat untuk berlatih dengan bola itu. ” Satu hari atau dua hari, tapi bolanya buruk untuk satu atau dua tahun Semuanya pemain mengeluh, ” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *