Ada Cerita Dibalik Nomor 77 Yang Dipilih Oleh Gianluigi Buffon

img
Jul
06

 

Gianluigi Buffon pilih kenakan nomer punggung 77 selesai kembali pada Juventus. Ada narasi mengenai angka yang diambil penjaga gawang berumur 41 tahun itu.

Buffon putuskan kembali pada Juventus, sesudah tahun kemarin meninggalkannya untuk masuk dengan Paris saint-Germain. Kembali pada Turin, Buffon tidak kenakan nomer identiknya.

Awalnya, semenjak 2001 sampai 2018, Buffon kenakan nomer punggung 1 di Juventus. Sekarang, Buffon pilih nomer 77, nomer yang sudah sempat dia gunakan di Parma.

Faktanya, tentunya, sebab nomer 1 Buffon sekarang telah digunakan Wojciech Szczesny semenjak musim kemarin. Diluar itu, angka 77 rupanya bersejarah buat Buffon.

“Saya berpikir mengenai nomer 77, itu merepresentasikan riwayat saya. Saya punyai nomer ini di Parma serta memberikan saya peruntungan. Saya benar-benar menyenanginya,” papar Buffon.

“saya mengucapkan terima kasih pada Szczesny serta Chiellini yang tawarkan pada saya jersey nomer 1 serta ban kapten. Tetapi, saya tidak kembali untuk ambil suatu dari satu orang atau merebutnya ,” papar penjaga gawang asal Italia itu.

Nomer 77 sendiri memang bersejarah buat Buffon. Nomer itu awalannya tidak dilirik Buffon saat di Parma, tetapi pada akhirnya digunakan sebab satu keterpaksaan.

Pada musim 2000/2001, Buffon pilih memakai nomer 88 di Parma. Nomer itu rupanya memunculkan pro-kontra, sebab dikonotasikan dengan lambang Neo-Nazi. Nomer 88 dipandang representasi dari alfabet HH atau Heil Hitler (respek untuk Adolf Hitler).

Buffon akui tidak sadar nomer 88 sama dengan Nazi. Dia pilih angka 88 sebab menganggap lambang kebangkitan di Italia. Dengan nomer 88, Buffon berkemauan bangun sesudah tidak berhasil bela Tim nasional Italia di Piala Eropa 2000 sebab luka patah tangan.

“Serta musim ini saya harus mempunyai bola untuk memperoleh kembali tempat saya di team Italia,” tutur Buffon, seperti dikutip Guardian edisi 8 September 2000.

BUffon menerangkan, awalannya dianya justru ingin kenakan nomer 00. “Tetapi, liga katakan ke saya itu tidak mungkin. Saya memperhitungkan nomer 01, tetapi itu dipandang bukan angka yang pas,” tuturnya.

Pada akhirnya Buffon kenakan nomer 77 di penghujung profesinya di Parma. Nomer yang mengantarnya geser ke Juventus serta jadi legenda Si Nyonya Tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *