Monthly Archives: April 2018

Real Madrid Berhasil Taklukkan Bayern Munich 2-1

Marcelo

 

Real Madrid membawa pulang kemenangan dari lawatan ke markas Bayern Munich di leg I semifinal Liga Champions. El Real memetik kemenangan 2-1 atas Die Roten.Di Allianz Arena, Kamis (26/4/2018) dinihari WIB, pertandingan berjalan dengan tempo sedang. Bayern bisa menguasai bola lebih banyak dengan catatan 58 persen penguasaan bola.Joshua Kimmich membawa Bayern unggul lebih dulu pada menit ke-28. Madrid membalas lewat Marcelo di menit ke-44 dan Marco Asensio pada menit ke-57.Dengan hasil ini, Madrid tinggal membutuhkan hasil tak kalah dengan margin dua gol untuk bisa lolos ke babak final Liga Champions.

Babak pertama antara Bayern melawan Madrid berakhir sama kuat. Tim tuan rumah unggul lebih dulu lewat Kimmich, yang disamakan oleh Marcelo.Thomas Mueller melewatkan peluang di menit ke-50. Umpan tarik Franck Ribery di muka gawang Madrid, gagal dia selesaikan.Pergantian yang dilakukan Zinedine Zidane pada awal babak kedua membuahkan hasil. Marco Asensio, pemain yang menggantikan Isco di menit ke-46, menjebol gawang Munich di menit ke-57.

Asensio berhasil merebut bola dari pemain Bayern di daerah permainan sendiri, lalu melakukan kerja sama dengan Lucas Vazquez untuk melakukan serangan cepat. Dia bisa membukukan gol ke gawang Bayern dengan tendangan terarah.Usaha Ribery dua menit berselang masih belum membuahkan hasil. Bolanya ditepis Keylor Navas. Lima menit berselang, usaha pemain 35 tahun itu juga sama.Bayern nyaris mencetak gol pada pemain ke-67. Sial bagi Bayern, bola sontekan Mueller memanfaatkan situasi kemelut di muka gawang Madrid masih membentur Robert Lewandowski.

Gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-71 dianulir. Dia dinilai melakukan handball lebih dulu saat mengontrol bola.Karim Benzema mendapatkan peluang di menit ke-76, sepakannya masih belum membuahkan hasil untuk Madrid.Robert Lewandowski melewatkan peluang di menit ke-88. Umpan terobosan Corentin Tolisso gagal diselesaikan.Di sisa pertandingan tak ada gol yag tercipta, Madrid membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas Bayerd di lawatan leg I babak semifinal Liga Champions.

Mohamed Salah Harus Jaga Kesehatan

Mohamed Salah

 

Mohamed Salah jelas sudah menjadi idola dengan pencapaiannya bersama Liverpool musim ini. Dia sadar dengan hal itu, tapi tetap berupaya hidup sewajarnya.Salah menjadi pusat perhatian dengan produktivitas golnya bersama The Reds. Di semua ajang musim ini, dia sudah membukukan sebanyak 43 gol di semua ajang.Semua gerak-gerik Salah jelas selalu mendapatkan sorotan saat ini. Oleh karena itu, pemain 25 tahun itu tetap menjaga diri dalam bersikap terutama di media jejaring sosial.

Andai anda membahas Mesir, kami ada 100 juta jiwa. Saya harus bersikap wajar dan tak melakukan suatu hal yang palsu, tak berbohong di sosial media, saat wawancara, dan hidup,kata Salah.Itu adalah hidup saya, hidup yang sewajarnya. Tidak rumit. Tak ada banyak hal yang saya lakukan sepanjang hari, tapi itu menjadi sebuah tanggung jawab,kata Salah.Salah juga mengungkapkan bahwa pentingnya menjaga nutrisi untuk para pesepakbola. Salah, yang menegaskan bahwa dirinya tak mengkonsumsi alkohol, bilang bahwa menjaga asupan nutrisi berguna untuk mempercepat recovery.

Nutrisi sangat penting, itu bagian dari pertandingan. Itu membantu pemulihan saya, membuat saya bisa tidur lebih baik dan membantu tubuh saya beradaptasi dengan cepat,kata Salah.Ahli gizi saya bilang begitu karena saya tak mempunyai lemak dalam tubuh. Saya bisa makan apapun yang saya mau. Saya juga tak mengkonsumsi minuman (beralkohol), jadi tak masalah,dia menambahkan.Mohamed Salah sekali lagi pamer aksi bersama Liverpool. Sejumlah rekor sudah dikoleksinya di 2017/2018, dengan rekor lain masih potensial diukirnya musim ini.

Pemain internasional Mesir tersebut mencatatkan golnya yang ke-43 di seluruh ajang bersama Liverpool musim ini, berkat sepasang gol yang ia cetak ke gawang AS Roma, Rabu (25/4/2018) dini hari WIB.Selain dua gol, Salah juga membuat dua assist dalam pertandingan di Anfield tersebut untuk membantu The Reds menang 5-2 atas Giallorossi dalam partai leg pertama semifinal Liga Champions.

 

Alex Oxlade Chamberlain Mungkin Akan Absen Piala Dunia 2018

Alex Oxlade Chamberlain

 

Gelandang Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain harus mengakhiri musim lebih cepat karena cedera lutut. Ia juga dipastikan tak bisa memperkuat Inggris di Piala Dunia.Oxlade-Chamberlain mendapatkan cedera saat Liverpool menghadapi AS Roma di leg pertama semifinal Liga Champions. Dalam pertandingan di Anfield, Rabu (25/4/2018) dini hari WIB, gelandang berusia 24 tahun itu terkapar kesakitan setelah mencoba menekel Aleksandar Kolarov.Oxlade-Chamberlain akhirnya tak bisa melanjutkan permainan dan harus ditarik keluar di menit ke-15. Ia meninggalkan lapangan dengan ditandu.

Hari Rabu (25/4/2018) waktu setempat, Liverpool mengonfirmasi bahwa Oxlade-Chamberlain mengalami cedera pada ligamen lututnya. Musim Oxlade-Chamberlain pun dipastikan berakhir lebih dini, baik untuk klub maupun tim nasional.Melihat tingkat cederanya, Oxlade-Chamberlain akan absen di sisa musim Liverpool, begitu juga dengan putaran final Piala Dunia di Rusia bersama Inggris,demikian bunyi pernyataan Liverpool di situs resminya.

Liverpool tak merinci berapa lama Oxlade-Chamberlain harus menepi. The Reds hanya menyebut Oxlade-Chamberlain akan menjalani proses pemulihan agar bisa kembali merumput musim depan.Gary Cahill tak bermain reguler bersama Chelsea di musim ini. Kendati begitu, dia masih optimistis bisa menembus skuat timnas Inggris untuk Piala Dunia 2018.Cahill kembali menjadi bermain penuh dalam empat pertandingan terakhir Chelsea. Pada laga terbaru, bek berusia 32 tahun itu berhasil mengantarkan The Blues lolos ke babak final Piala FA.

Di Premier League, Cahill bermain sebanyak 24 kali bersama Chelsea. Sebanyak 21 di antaranya menjadi pemain pengganti.Cahill tak dipanggil oleh manajer The Three Lions, Gareth Southgate, dalam skuat laga intrnasional pada akhir Maret 2018. Inggris menang 1-0 atas Belanda dan bermain imbang 1-1 ketika berhadapan dengan Italia.

Kendati demikian, Cahill masih tetap optimistis bakal bisa mengamankan satu slot di lini belakang skuat Tiga Singa. Dia hanya ingin fokus menjalani laga-laga bersama Chelsea terlebih dahulu.Semua ada kemungkinan saat anda bermain, itulah mengapa saya bisa kembali ke lapangan,kata Cahill.Kita tunggu saja apa yang terjadi pada akhir musim. Kami berada di final (Piala FA) saat ini, lalu Piala Dunia akan tiba. Kita tunggu saja,dia menambahkan.

 

Kontrak Lorenzo Dan Dovizioso Belum Jelas

Andrea Dovizioso

 

Sudah tiga seri bergulir di 2018, namun Ducati belum mengamankan masa depan Andrea Dovizioso maupun Jorge Lorenzo. Bagaimana situasi kontrak baru kedua pebalap?Dovizioso dan Lorenzo sama-sama memasuki tahun terakhirnya di Ducati. Namun, kedua pebalap memiliki hasil yang berbeda.Ducati dipastikan ingin mempertahankan pebalap Italia itu setelah berhasil finis runner-up di 2017, dengan menyaingi Marc Marquez sampai seri terakhir. Dovizioso pun memperlihatkan performa menjanjikan di awal tahun ini setelah berhasil memuncaki klasemen sementara.

Di sisi lain, Lorenzo masih belum menemukan cara terbaik untuk menjinakkan Desmosedici. Setelah hanya naik tiga podium di sepanjang tahun lalu, juara dunia lima kali itu justru amat kesulitan di musim ini.Lorenzo baru mendulang enam poin hasil tiga seri pertama. Usai retired di Qatar, mantan pebalap Yamaha tersebut hanya finis ke-15 [Argentin] dan ke-11 [Austin]. Hasil terakhir bahkan disebut Lorenzo sebagai momen tersulitnya di Ducati.

Terkait dengan kontrak-kontrak yang penting, kami perlu menemukan solusi terbaik untuk kedua pihak,ucap direktur Ducati Gigi Dall’Igna di GPOne.Kami memang sudah mulai bericara, tapi memang belum ada tanda tangan, tapi saya optimistis.Kami perlu memikirkan terkait situasi Jorge,dia menambahkan.Lorenzo diyakini tidak akan dipertahankan Ducati. Pebalap berusia 30 tahun itu diyakini sedang didekati Suzuki, yang akan mendepak Andrea Iannone.

Perubahan puncak klasemen MotoGP terjadi setelah balapan di Austin. Carl Crutchlow tergusur dari posisi teratas, dia digantikan Andrea Dovizioso.Marc Marquez tampil dominan untuk melanjutkan dominasinya di Sirkuit Austin, Senin (23/4/2018) dinihari WIB. Meski dapat penalti yang membuatnya harus start dari posisi empat, rider Spanyol itu mampu langsung melesat ke urutan terdepan dan mempertahankan posisinya sampai garis finis.Kemenangan di Austin mengantar Marquez naik ke posisi dua klasemen pebalap dengan koleksi 45 poin. Marquez hanya kalah satu angka dari Andrea Dovizioso di posisi teratas.

Marc Marquez Menang MotoGP Di Austin

Marc Marquez

 

Meski memble di Austin, rider Ducati Andrea Dovizioso memuncaki klasemen sementara. Direktur Ducati Gigi Dall’Igna merasa puas dengan situasi ini.Pada balapan Circuit of the Americas, rider Honda Repsol Marc Marquez terlalu tangguh. Meski dibayangi kontroversi balapan di Argentina, Marquez melesat tak terkejar untuk finis terdepan dengan keunggulan 13,57 detik dari Dovizioso di posisi kelima dan lebih dari setengah menit dari Jorge Lorenzo di urutan kesebelas.Kendati demikian, finis kelima sudah cukup menaikkan Dovizioso ke urutan teratas klasemen usai mengantongi 46 poin. Dovizioso unggul satu poin dari Marquez dan lima poin dari rider Yamaha Maverick Vinales. Sementara Lorenzo terpuruk diurutan 16 dengan enam poin.

Saya tidak senang dengan balapannya,ceplos Dall’Igna di GPOne. “Kami memimpin klasemen, tapi yang penting adalah tahun lalu kami lebih kesulitan.Dengan start yang lebih baik, saya pikir Dovi bisa saja bersaing dengan Valentino, hal ini membuat saya optimistis untuk masa depan dan saya gembira terkait dengan tabel klasemen.Kejuaraan akan beralih ke Eropa dengan menggelar balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol. Itu akan menjadi momentum kebangkitan Lorenzo, yang mampu naik podium pertamanya dengan ‘motor merah’, sekalipun Dovizioso hanya mentok finis di urutan kelima.

Kami menuju Jerez dengan kepercayaan diri meskipun belum ada yang baru untuk balapan. Kami sedang mengerjakannya dengan keras tapi saya tidak merasa kami mampu membawa apapun yang baru di trek sebelum Mugello.Marc Marquez menegaskan dominasi di Austin. Rider Repsol Honda itu merayakan kemenangan teranyarnya dengan cara istimewa, setidaknya dengan dua cara.

Balapan di Circuit of The Americas, Senin (23/4/2018) dini hari WIB, memunculkan Marquez sebagai rider pertama yang melewati garis finis.Usai memenangi balapan tersebut rider Spanyol itu merayakan dengan cara mengusung bendera Nicky Hayden, rider Amerika Serikat yang meninggal dunia pada Mei 2017 lalu. Dalam kariernya, Hayden pernah jadi juara dunia MotoGP bersama Repsol Honda.Saya memang ingin melakukan putaran penghormatan dengan bendera Nicky karena ia merupakan teman yang baik, dan rider penting buat publik Amerika dan juga Honda. Saya merasa itu momen yang tepat,kata Marquez

Johann Zarco Teken Kontrak Baru Dengan KTM

Johann Zarco

 

Johann Zarco telah dihubungkan dengan KTM sejak akhir musim 2017. Kini, Zarco santer dikabarkan telah setuju bergabung KTM.Speedweek.com melaporkan bahwa pebalap Prancis tersebut telah menandatangani kontrak selama dua tahun dengan pabrikan Austria itu. Jalinan kerjasama itu diresmikan pada seri Austin, akhir pekan lalu.Zarco memang menginginkan untuk menjadi pebalap tim pabrikan mulai musim depan Menyusul penampilan impresif dengan empat podium dan tiga pole position selama membela Tech3.

Sebelumnya, Zarco sempat dihubungkan dengan Repsol Honda dan Suzuki. Namun, pada 2017 Suzuki menolak Zarco karena lebih memilih Alex Rins, sementara Honda ingin menjadikan dia pebalap nomor dua setelah Marc Marquez.Perekrutan Zarco diprediksi akan secara resmi diumumkan di seri berikutnya yang akan digelar di Jerez, Spanyol. Saya tidak bisa mengatakan apapun tentang masa depan tim pabrikan MotoGP kami, sayang sekali Anda (media) harus berspekulasi,ucap direktur KTM Pit Beirer.

Apa yang saya tahu adalah Honda juga amat tertarik dengan Zarco. KTM, tentu saja, (CEO) Stefan Pierer pernah mengatakan sekali kepada Anda. Bukan rahasia bahwa Johann Zarco tertarik kepada kami.KTM akan memiliki empat motor di lintasan pada musim depan, seiring dimulainya kerjasama dengan Tech3. Meski begitu, KTM belum membuat kemajuan berarti di musim ini setelah hanya mencatatkan hasil terbaik dengan finis di urutan 11 di Argentina dan menempati urutan terbawah klasemen konstruktor.

Rider Monster Yamaha Tech 3 tersebut sejauh ini juga meraih poin terbanyak di antara rookie-rookie lainnya. Syahrin punya sembilan poin setelah finis ke-14 di Qatar (dua poin) dan ke-9 di Argentina (tujuh poin). Ia tak finis di Austin.Hasil terbaik berikutnya dicatatkan oleh Franco Morbidelli (EG 0,0 Marc VDS) dengan enam poin. Ia finis ke-12 di Qatar (empat poin), ke-14 di Argentina (dua poin), dan finis ke-21 di Austin (di luar zona poin).Rider LCR Honda Takaaki Nakagami terpaut tipis lewat lima poin setelah finis ke-17 di Qatar (di luar zona poin), ke-13 di Argentina (tiga poin), dan ke-14 di Austin (dua poin).

John Arne Riise: Roma memiliki keunggulan atas Liverpool di Liga Champions

John Arne Riise

Mantan bek Liverpool dan Roma John Arne Riise percaya bahwa tim asal Serie A itu adalah “favorit kecil” masuk ke semi final Liga Champions. Bek kiri Norwegia menghabiskan tujuh musim di Merseyside dan membantu klub untuk memenangkan gelar Liga Champions sebelum pindah ke ibukota Italia selama tiga tahun.

Menjelang leg pertama yang sangat dinantikan Selasa antara kedua mantan klubnya, Riise percaya Liverpool masuk ke dalamnya sebagai underdog.

“Roma sedikit favorit karena mereka akan memainkan pertandingan kembali di Olimpico,” katanya kepada Gazzetta dello Sport. “Aku akan ada di sana untuk menontonnya dan itu akan menjadi pertunjukan yang menarik.

“Tapi menang di Anfield adalah tindakan yang mustahil, malam-malam Eropa ada yang spesial. Liverpool adalah tim yang selalu buas tampil Liga Champions.”

Riise adalah favorit penggemar di antara kedua set pendukung dan telah melanjutkan mengikuti dua mantan klubnya setelah pensiun.

Namun, Riise, yang telah memuji pelatih Roma Eusebio Di Francesco, mengatakan dia tidak akan memihak dan akan menonton pertandingan tersebut sebagai penonton yang netral.

“Roma menemukan pelatih hebat, Anda tidak akan sampai ke semi final Liga Champions secara kebetulan,” katanya.

“Mereka kalah 1-4 di leg pertama melawan Barcelona di Spanyol. Tetapi tim ini membuktikan bahwa mereka memang layak masuk ke babak ini setelah mengalahkan tim kuat La Liga itu dengan skor 3-0 di Olimpico.”

“Tapi [Di Francesco] akan membutuhkan penangkal untuk trio penyerang Liverpool. Saya tidak berpikir Pep Guardiola melakukan sesuatu yang salah – saya hanya berpikir beberapa malam tidak mungkin untuk menghentikan [Mohamed] Salah, [Sadio] Mané dan [Roberto] Firmino” .

Pemain berusia 37 tahun itu juga penuh pujian untuk bek kiri Liverpool Andy Robertson, salah satu penerusnya, dan mengatakan dia “terkesan dengan kebangkitannya”.

“Dia bermain di posisi saya, tetapi kami berbeda jenis pemain,” katanya. “Saya lebih ofensif dan berbahaya maju.

“Dia tidak perlu meniru siapa pun – dia harus bermain dengan kemampuan terbaiknya.”

Lee McCulloch: Rangers harus menghentikan Scott Brown untuk mencegah Celtic meraih gelar juara

Lee McCulloch

Lee McCulloch yakin Rangers harus meningkatkan permainan menekan mereka dan meniadakan ancaman kapten Celtic, Scott Brown jika mereka ingin mencegah tim Brendan Rodgers mengamankan mahkota Liga Premiership Skotlandia di derby Old Firm pada hari Minggu di Celtic Park.

Kedua belah pihak bertemu di semi-final Piala Skotlandia pada awal bulan, dengan Celtic melaju untuk kemenangan 4-0 di Hampden Park.

McCulloch percaya Rangers harus mencapai semangat kebersamaan yang sama yang ditunjukkan oleh Hoops musim ini jika mereka ingin merusak saingan mereka membela mahkota mereka.

“Mereka membutuhkan sedikit kerja keras, kebersamaan dan keinginan dan mereka menemukan dalam permainan Old Firm terakhir mereka tidak benar-benar memiliki itu, [tidak seperti] kebersamaan tim Celtic,” katanya kepada Sky Sports News.

“Taktik hanya akan membawa Anda sejauh ini dalam pertandingan sepakbola. Cara Rangers menekan bola tidak cukup agresif, jadi kami akan melihat apakah ada perubahan itu.

“Saya pikir mereka akan membanjiri tengah lapangan dan harus menghentikan Scott Brown bermain. Dia telah fantastis di semua pertandingan Old Firm musim ini dan mereka akan perlu menempatkan seseorang di Scott untuk membatasi dia.”

Meskipun memiliki kesempatan untuk menyelesaikan kedua di klasemen – Rangers saat ini bersama-kedua di depan Aberdeen pada selisih gol – McCulloch merasa kurangnya perak berarti kampanye bisa turun sebagai yang mengecewakan bagi Graeme Murty dan para pemainnya.

“Ini musim yang mengecewakan dari Anda adalah pemain Rangers,” tambah McCulloch. “Anda dinilai sukses dan tidak ada kesuksesan musim ini.

“Tidak ada piala dan sudah 10 pertandingan sejak kemenangan terakhir Old Firm dan liga sudah berakhir sejak perpecahan.

“Sangat penting mereka meraih tempat kedua, untuk penjualan tiket musim tahun depan dan untuk sedikit harapan bagi para penggemar.

“Mereka juga akan mendapatkan sedikit istirahat, para pemain yang akan berada di sini musim depan, jadi itu akan membuat kita siap.”

Adapun masa depan manajer Murty, McCulloch menegaskan dia telah melakukannya dengan baik tetapi merasa dia tidak mungkin untuk tetap dalam peran di luar akhir musim.

“Saya pikir Graeme telah melakukannya dengan baik. Dia telah datang dan membuat perbedaan dan tim di Skotlandia tampaknya semakin dekat satu sama lain,” kata McCulloch.

Michael Oliver menjadi wasit final Piala FA antara Manchester United dan Chelsea

Michael Oliver

Michael Oliver telah ditunjuk sebagai wasit untuk final Piala FA antara Manchester United dan Chelsea pada 19 Mei. Final Wembley akan melihat Oliver memimpin pertandingan piala pertamanya sejak leg kedua perempat final Liga Champions antara Real Madrid dan Juventus, yang berakhir dengan kontroversi.

Oliver memberi Madrid penalti akhir yang krusial, yang dicetak Cristiano Ronaldo untuk mengirim timnya ke babak empat besar, setelah Medhi Benatia divonis telah mengotori Lucas Vazquez di daerah itu.

Kapten Juventus Gianluigi Buffon, yang diusir oleh Oliver karena protesnya setelah pemberian penalti, mengklaim pejabat Inggris itu sebagai “kantong sampah untuk hati” dalam komentarnya pasca pertandingan yang sangat buruk.

UEFA memberikan dukungan mereka kepada Oliver, yang kembali ke aksi domestik awal bulan ini – memberi wasit kemenangan 1-0 Huddersfield atas Watford serta imbang West Ham 1-1 dengan Stoke.

FA mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa Oliver telah ditunjuk sebagai wasit akhir bulan depan, dan bahwa dia akan dibantu oleh hakim garis Lee Betts dan Ian Hussin serta pejabat keempat Lee Mason.

“Saya sangat bangga dan rendah hati untuk menerima panggilan telepon. Ketika Anda memulai, mengambil alih final Piala FA bukanlah sesuatu yang Anda pikirkan,” kata Oliver di situs web FA.

“Ketika karier Anda berkembang, itu menjadi target yang realistis, tetapi itu bukan panggilan yang pernah Anda harapkan, tetapi itu sangat bagus. Peluang ini hanya muncul sekali dalam karir seorang wasit.”

Chelsea akan ditempatkan di ruang ganti Inggris untuk final, sementara Manchester United akan berada di ruang ganti tradisional.

Sementara itu, kedua klub akan memiliki lebih dari 28.500 tiket untuk final, dengan FA bersikeras 80 persen dari kursi di Wembley akan pergi ke pendukung dari dua sisi yang bersaing.

Sisa 20 persen tiket akan diberikan kepada anggota ‘keluarga FA’, yang mencakup sukarelawan dari County FA dan anggota lain dari akar rumput sepakbola.

FA telah menghadapi kritik dari kelompok pendukung untuk kenaikan harga yang berarti tiket Kategori A akan menelan biaya £ 145 – £ 30 lebih dari tahun lalu.

Tiket kategori B juga telah naik sebesar £ 30 hingga £ 115, meskipun tiket termurah tetap sama di £ 45.

Roma Akan Melakukan Segala Hal Untuk Hentikan Salah

Bruno Peres

Roma – Mohamed Salah akan bertemu dengan mantan timnya, yakni AS Roma, pada semifinal ajang Liga Champions. Salah lalu diwanti-wanti untuk tak tampil bagus pada pertandingan tersebut.

Semua tahu bila Salah tengah pada performa yang luar biasa di musim ini. Pemain Mesir tersebut telah membuat 41 gol pada semua ajang dengan gawang dari West Bromwich Albion yang menjadi korban terakhirnya semalam, walau Liverpool hanya bermain imbang 2-2.

Ketajaman dari Salah inilah yang diharapkan oleh Liverpool dapat berlanjut ketika melawan Roma pada babak empat besar ajang Liga Champions. Tiket ke final tidak bakal mudah diraih bila mengingat tim dengan nama lain I Lupi itu merupakan lawan tangguh serta Barcelona yang telah menjadi korbannya.

Melawan Roma akan menjadi nilai plus bagi Liverpool mengingat mereka memiliki sosok Salah yang di musim panas lalu ditebus dari klub ibukota tersebut. Tentu Salah telah tahu kekuatan serta kelemahan Roma pada saat ini.

Namun hal tersebut tidak membuat gentar bek Roma, yakni Bruno Peres yang memastikan dirinya dan para pemain yang lainnya bakal melakukan semua hal untuk dapat menghentikan Salah.

“Kami peringatkan pada Salah untuk tak macam-macam atau dirinya bakal kami habisi! Faktanya, Manolas telah cukup lama tidak berbicara dengannya. Jadi bila dirinya ingin menendang Salah pun, rasa-rasanya hal itu bukan sesuatu yang buruk,” ujar Peres.

“Usai itu mereka dapat berteman kembali. Kami pun tahu Salah tengah di dalam momen yang amat baik pada Liverpool. Seorang pemain yang dapat bikin perbedaan. Namun, Roma layak berada pada semifinal,” tambah Peres.

“Kami mesti yakin dapat melakukannya menghadapi Liverpool dan juga yakin bila berada di sini bukan lantaran kebetulan. Kami mesti rendah hati, fokus, dan juga semuanya yang telah kami lakukan sampai saat ini.”

“Kami telah menonton banyak pertandingan kandang Liverpool untuk dapat mempersiapkan diri. Ini bakal sulit, sama seperti menghadapi Barcelona. Kami mesti mendapat hasil yang baik pada leg yang pertama,” ungkapnya.