Monthly Archives: March 2018

Prediksi EPL 01 April: Arsenal vs Stoke City

Stoke City

The Gunners akan bersiap menjamu Stoke City di Emirates Stadium pada laga tunda di pekan ke 31 di matchweek 32 Premier League, pada hari Minggu (01/4) malam wib. Arsenal sendiri dipercaya akan mengakhiri laga dengan tiga poin yang mereka incar demi memperbaiki posisi mereka di EPL.

 

Di laga ini, pertandingan kandang yang akan dilakoni pasukan Arsene Wenger ini merupakan sebuah momen paling menentukan bagi Arsenal untuk bisa meraih poin penuh di Premier League di pekan ini.Karena mereka sendiri masih memiliki peluang untuk bisa meraih posisi keempat di klasemen liga agar bisa bermain di Liga Champions musim depan. Berat memang bagi Arsenal karena mereka harus terus meraih hasil positif di sisa laga di EPL musim ini.

 

Pada laga terkahir kedua kubu ini di pekan ke 2 musim ini, Stoke bisa mencuri angka penuh saat mengalahkan Arsenal dengan skor tipis 1-0 di markas sendiri. Sisanya, Stoke selalu takluk dari Arsenal. Ini bisa merupakan ajang balas dendam bagu The Gunners atas kekalahan mereka di pertemuan pertama di musim ini.

 

Arsenal sendiri dalam lima laga terakhirnya di semua ajang kompetisi hanya bisa meraih 2 kemenangan dan harus menelan tiga kekalahan besar diatas dua gol. Namun, Arsenal punya rekor bagus. Selama ini, Arsenal selalu mampu meraih kemenangan dalam sembilan laga laga kandangnya melawan Stoke di ajang Premier League.

 

Sebaliknya, Arsenal bisa lebih diunggulkan di laga ini karena Stoke City punya performa tandang yang sangat mencemaskan. Mereka selalu bermain tanpa kemenangan dalam sepuluh laga tandang terakhirnya di Premier League dengan menelan enam kali kekalahan dan empat kali hasil imbang. Bahkan di tiga laga terakhir Stoke selalu menelan kekalahan lebih dari dua gol. Di pertemuan kali ini, kemenangan kandang Arsenal atas Stoke sepertinya masih akan berlanjut.

 

Jelang laga ini, Wenger dipaksa akan merotasi sejumlah pemaninya karena badai cidera. Tercatat, Santi Cazorla, Alexandre Lacazette, Sead Kolasinac, Mesut Ozil dan Jack Wilshere yang masih diragukan untuk tampil karena cidera.

 

Dengan skema 4-2-3-1, wenger akan memasang Pierre Emerick Aubameyang sebagai juru gedor tim dengan dibantu oleh pergerakan dari Henrikh Mkhitaryan, Aaron Ramsey dan Alex Iwobi di belakangnya. Shkodran Mustafi dan Laurent Koscielny akan mengawal lini belakang tim didepan kiper veteran Petr Cech sebagai pintu terakhir tim.

 

sedangkan di kubu tim tamu, sang pelatih Paul Lambert juga dipusingkan oleh badai cidera di timnya. Tercatat, ada Stephen Ireland, Lee Grant, Mame Biram Diouf, Kevin Wimmer, Eric Maxim Choupo Moting, Geoff Cameron yang dibekap cidera dan diragukan untuk tampil. Sementara Charlie Adam juga harus absen karena terkena skorsing.

 

Dengan skema bertahan seperti 4-5-1, Peter Crouch akan menjadi targetman dalam mengandalkan serangan balik. Lambert juga akan mengandalakn kecepatan dari Xherdan Shaqiri dan Joe Allen di belakang Crouch. Sementara kurt Zouma dan Ryan Shawcross akan menjadi benteng utama di lini belakang dengan mengawal Jack Butland di bawah mistar gawang.

 

The Gunners diunggulkan untuk meraih kemenangan pada laga ini. Prediksi skor 2-0 kemungkinan akan menjadi hasil akhir pada laga kali ini.

 

Perkiraan Susunan pemain:

Arsenal (4-2-3-1): Cech, Nacho Monreal, Koscielny, Mustafi, Hector Bellerin, Mohamed Elneny, Granit Xhaka, Iwobi, Mkhitaryan, Aubameyang.

 

Stoke (4-5-1): Butland, Konstantinos Stafylidis, Zouma, Shawcross, Glen Johnson, Badou Ndiaye, Darren Fletcher, Ramadan Sobhi, Allen, Shaqiri, Crouch.

Monchi Jelaskan Alasan Jual Salah ke Liverpool

Mohamed Salah

Manajer bursa transfer Roma merasa seperti dia berhutang penjelasan kepada penggemar tentang mengapa dia menjual Mohamed Salah untuk apa yang sekarang tampak seperti harga murah. Nilai Salah telah meroket sejak Ramon “Monchi” Rodriguez mengirimnya ke Liverpool seharga € 42 juta (sedikit lebih dari $ 50 juta) Juni lalu.

Dengan 28 gol dalam 30 pertandingan Liga Primer Inggris musim ini, tak seorang pun di lima liga top Eropa telah mencetak lebih dari Salah.

Salah telah hampir dua kali lipat outputnya dari 15 gol untuk Roma di Serie A musim lalu – yang merupakan karir tertinggi untuk internasional Mesir yang cepat. Secara keseluruhan ia memiliki 36 gol dalam 40 pertandingan di semua kompetisi sejak bergabung dengan Liverpool.

“Pada Salah, ada dua hal penting yang harus dipahami,” kata Monchi di Asosiasi Pers Asing Roma, Rabu. “Pertama, Salah dijual sebelum efek Neymar merevolusi pasar. Kedua, kami memiliki kebutuhan untuk menjual Salah sebelum 30 Juni.”

Menghadapi kemungkinan penalti fair play keuangan dari UEFA, Roma perlu menyeimbangkan pembukuan mereka pada akhir Juni dan penjualan Salah menghapus sebagian besar defisit klub.

“Siapa pun yang mengerti sedikit bisnis ini tahu bahwa itu seperti memiliki pedang yang mengarah ke leher Anda,” kata Monchi. “Jadi dengan mempertimbangkan kedua kondisi ini, saya pikir kami membuat penjualan yang cukup besar.”

Hanya beberapa bulan kemudian, bagaimanapun, pasar transfer berputar di luar kendali ketika Neymar meninggalkan Barcelona untuk Paris Saint-Germain dengan biaya rekor dunia € 222m. Juga, Kylian Mbappe pergi dari Monaco ke PSG dalam kesepakatan yang bisa mencapai € 145m dan langkah Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund ke Barcelona juga memuncaki tanda € 100m.

Kemudian pada bulan Januari, Liverpool mengirim Philippe Coutinho ke Barcelona dalam sebuah langkah yang juga dilaporkan melebihi € 100m. Nilai Salah saat ini diperkirakan € 162.8m, menurut Observatorium CIES Football.

“Benar, dia kemudian menjadi pemain luar biasa dan dengan efek Neymar dan Mbappe, Dembele, Coutinho, dia pasti menuntut harga yang lebih tinggi sekarang,” kata Monchi. “Tapi dua hal ini penting untuk dipahami. Kalau tidak, sepertinya Monchi sedikit buta.”

Weah Puas Dengan Debutnya Bersama AS

Marky Delgado

Tim Weah membuat debut internasionalnya pada hari Selasa, secara resmi memainkan empat menit terakhir kemenangan tim nasional AS 1-0 atas Paraguay, menjadi pemain pertama yang lahir pada tahun 2000 untuk mendapatkan topi AS.

Putra mantan Pemain Terbaik Dunia FIFA George Weah – yang sekarang adalah presiden Liberia – yang lebih muda Weah masuk menggantikan Marky Delgado pada menit ke-86 dan dengan penghentian diberikan waktu tiga menit lagi untuk bermain. Sudah cukup waktu untuk menyingkirkan beberapa kupu-kupu yang cukup besar.

“Anak berusia 18 tahun datang ke pertandingan pertamanya untuk negaranya, saya gugup,” katanya. “Lompatan pertama agak sedikit, tapi saya seperti, ‘Saya harus bersantai, merasa nyaman,’ itulah yang saya lakukan. Saya mendapat beberapa tackle, saya memenangkan beberapa bola, saya hampir mendapat assist. Saya hanya bisa meminta begitu banyak. ”

Weah mengatakan datang ke pertandingan bahwa dia memiliki tiga gol: membuat debutnya, mendapatkan gol dan juga kemenangan. Dia harus puas dengan dua dari tiga. The-assist dekat terbukti menjadi permainan terbaiknya malam itu, karena ia menempatkan sesama pengganti Andrija Novakovich di atas gawang, hanya untuk kiper Paraguay Roberto Fernandez untuk datang dengan save tajam.

“Aku puas,” kata Weah. “Saya bermain [tujuh] menit. Anda hanya dapat melakukan begitu banyak. Saya hampir mendapat bantuan saya, tetapi sayangnya Andrija tidak mencetak gol. Tetapi gol utamanya adalah untuk mendapatkan kemenangan dan bermain untuk tim. Datang ke sini dan membuat saya debut di depan fans yang luar biasa seperti itu adalah berkah. Saya tidak sabar untuk bermain lebih banyak lagi dan mendapatkan lebih banyak gol dan lebih banyak assist. ”

Manajer Interim AS, Dave Sarachan mengatakan dirinya senang dengan kontribusi Weah, yang membantu AS memenangkan pertandingan pertama sejak Oktober. Weah benar-benar gugup, dia seharusnya gugup memasuki pertandingan pertamanya melawan tim yang kami kenal sebagai tim yang bagus,” kata Sarachan. “Mereka harus mulai di suatu tempat, jadi ini adalah debut yang bagus baginya untuk masuk dan basah kuyup karena ini adalah pertandingan besar-anak malam ini.”

Sarachan menambahkan, “Entah itu yang ke-50 atau pertama Anda, begitu Anda berada di arena dan di lapangan, tidak ada yang peduli tentang berapa banyak topi yang Anda miliki. Sudah cukup sebulan bagi Weah, saat dia melakukan debut tim pertama dengan klub Paris Saint-Germain pada 3 Maret. Sekarang setelah dia melakukan hal yang sama untuk AS, dia ingin menjaga momentum berjalan.

Napoli Siap Raih Dan Bawa Pulang Raihan 3 Poin Dari Markas Sassuolo

Serie A

Dalam laga giornata day ke 30 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang akan berlangsung hari Sabtu (31/3/2018) malam di Stadio Citta del Tricolore,tim Napoli yang akan menjalani laga tandangnya ke markas Sassuolo pada nanti malam itu pun memang memilki kesempatan untuk bisa tetap menjaga jarak selisih poinnya dengan tim Juventus yang saat ini ada dipuncak klasemen Serie A Italia jika nantinya tim Napoli pun bisa mendapatkan kemenangan dari tim tuan rumah Sassuolo. Sebab dengan adanya raihan tiga poin yang nantinya akan didapatkan oleh tim Napoli itu pun bisa membuat mereka tetap menjaga jaraknya dengan tim Juventus.

Karena seperti yang kita ketahui bahwa diakhir pekan ini,tim Bianconeri yang merupakan rival dari tim Partenopei itu pun akan menjalani laga yang ketat dan sengit pada hari Minggu dini hari nanti dengan menjamu dan menghadapi lawannya AC Milan. Atas hal inilah yang mungkin akan bisa menjadi sebuah kesempatan bagi tim Partenopei untuk bisa menjaga jaraknya dengan tim Bianconeri dengan terlebih dahulu menaklukkan lawannya tim tuan rumah Sassuolo pada nanti malam. Terlebih lagi setelah tim Partenopei bisa mendapatkan raihan tiga poinnya dari Sassuolo,tentunya tim Partenopei pun berharap jika tim Bianconeri pun gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada saat menjamu dan menghadapi AC Milan pada hari Minggu dini hari nanti.

Sebab dengan adanya hal tersebut pun pastinya akan sangat membantu sekali bagi tim Napoli untuk bisa berada kembali dipuncak klasemen Serie A Italia dengan menggeser turun peringkat dari Juventus yang nantinya gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya saat menjamu AC Milan. Meski demikian seperti yang kita ketahui bahwa tim Juventus sendiri pun memang masih terlalu tangguh ketika akan bermain didepan publiknya sendiri,dan hal itu pun tentunya masih akan cukup sulit bagi tim AC Milan untuk bisa membawa pulang raihan poin positifnya dari Juventus Stadium nantinya.

Oleh karena itulah tim Partenopei yang ditangani oleh Maurizio Sarri itu pun harus tetap mempersiapkan para pemainnya untuk bisa tetap bermain dengan baik dan impresif didalam sisa laga yang masih harus mereka jalani pada musim 2017-2018 ini. Sebab tim tuan rumah Sassuolo yang akan mereka hadapi diakhir pekan ini pun pastinya akan berusaha dengan semaksimal mungkin untuk bisa mencuri dan mendapatkan raihan poin positifnya dari tim Partenopei yang akan mereka hadapi nantinya diakhir pekan ini.

FC Angusht Nazran Menang Tipis 2-1 atas Kuban Krasnodar II

Dmitri Novak

Dalam laga match day ke 22 pada ajang kompetisi Divisi Kedua Rusia Zona Selatan yang berlangsung hari Rabu (28/3/2018) malam hari di Ruslan Aushev Central Stadium,tim tuan rumah FC Angusht Nazran yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Kuban Krasnodar II dengan skor tipis 2-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah FC Angusht Nazran itu pun dipersembahkan oleh Aslan Dzeytov yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi. Sementara itu satu buah gol balasan dari tim Kuban Krasnodar II itu pun dipersembahkan oleh Dmitri Novak.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah FC Angusht Nazran yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun awalnya sempat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Kuban Krasnodar II. Namun pada akhirnya tim tuan rumah FC Angusht Nazran pun baru bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 20 pada babak pertama melalui gol dari Aslan Dzeytov. Akan tetapi setelah itu skor 1-0 tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah FC Angusht Nazran yang masih unggul dengan skor 1-0 atas lawannya Kuban Krasnodar II didalam laga babak pertama itu pun sudah berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 2-0 dimenit 53 pada babak kedua melalui gol kedua dari Aslan Dzeytov. Setelah itu skor 2-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah FC Angusht Nazran itu pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua tersebut,namun pada akhirnya dimenit 83 tim Kuban Krasnodar II pun berhasil membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 2-1 melalui gol dari Dmitri Novak.

Dengan demikian raihan kemenangan serta tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah FC Angusht Nazran itu pun membuat mereka kini berada diperingkat 23 pada papan klasemen Divisi Kedua Rusia Zona Selatan dengan jumlah raihan 23 poin. Sementara itu tim Kuban Krasnodar II yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun tertahan diperingkat terbawah pada papan klasemen Divisi Kedua Rusia Zona Selatan yakni berada diperingkat 17 dengan jumlah raihan 10 poin.

Hasil Laga persahabatan 28 Maret: Inggris 1-1 Italia

Jamie Vardy

Gol penalti Insigne di menit akhir laga menggagalkan kemenangan Inggris saat berlaga di laga persahabatan  dalam persiapan jelang Piala Dunia 2018. Italia berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 di Wembley Stadium, pada hari Rabu (28/03) dini hari WIB.

 

Meski Italia yang sudah gagal melaju ke Piala Dunia 2018 ini tetap menerapkan permaianan yang berkelas. Tim Pizza ini tetap menyajikan permainan yang kerap membuat The Three Lions kesulitan.

 

Di babak pertama, Italia sudah menggebrak sejak laga baru saja dimulai. Bahkan Italia nyaris saja membuka skor melalui Ciro Immobile yang sudah tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Jack Butland di menit ketiga, namun masih gagal membuahkan gol. Tiga menit berselang, Immobile kembali mendapatkan peluang lagi namun John Stones masih bisa menghadang tembakannya.

 

Terus melakukan tekanan, Italia justru kebobolan di menit ke 24 lewat Jamie Vardy. Menerima umpan terobosan dari Jesse Lingard, striker Leicester City itu menyambar bola dengan tendangan keras yang tak mampu dihadang oleh Gianluigi Donnarumma.

 

Tertinggal, Italia terus berupaya melakukan tekanan yang lebih intens. Namun beberapa peluang yang didapat oleh pasukan Luigi Di Baggio ini masuh belum juga membuahkan hasil. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk Inggris tetap bertahan hingga jeda turun minum.

 

Memasuki paruh kedua, kedua tim sempat melakukan beberapa perubahan. Inggris tampak mampu sedikit lebih mendominasi. Kecepatan Alex Oxlade-Chamberlain dan Raheem Sterling ini sempat membuat lini pertahanan Italia kerepotan.

 

Upaya Italia dalam mengear ketertingalan pun membuahkan hasil saat laga memasuki menit ke 87 lewat titik putih. Hadiah pinalti diberikan oleh wasit karena Tarkowski menjatuhkan Chiesa di dalam kotak penalti. Dari titik putih, Lorenzo Insigne dengan tenang bisa mengeksekusi bola menjadi gol dan membuat skor 1-1.

 

Disisa laga,m kedua tim terus melakukan upaya untuk memberikan tekanan dengan sejumlah peluang bagi kedua kubu yang belum menghasilkan gol. Hingga akhirnya skor 1-1 menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Hasil Laga persahabatan 28 Maret: Jerman 0-1 Brasil

Gabriel Jesus

Brasil sukses memetik kemenangan tipis 1-0 saat melawat ke markas Jerman di Olympia Stadion, pada hari Rabu (28/03) dini hari WIB. Dalam laga persahabatan ini, gol tunggal Gabriel Jesus cukup bagi Brasil untuk mempermalukan Jerman di Berlin.

Di babak pertama, Bayang bayang dalam kekalahan Brasil saat dipermalukan Jerman 1-7 di Piala Dunia 2014 menjadikan Brasil untuk mencoba unjuk gigi di markas Jerman. Kedua kubu sama sama menurunkan para pemain terbaiknya. Brasil yang di asuh Tite ini bisa tampil dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi untuk menekan tuan rumah.

Kedua tim pun tampak sama sama menunjukkan permainan mereka, jual beli serangan terus terjadi di sepanjang babak pertama ini bahkan pada saat laga baru dimulai. Kedua tim sempat mendapatkan beberapa peluang mencetak gol, namun belum membuahkan hasil.

Brazil lantas bisa membuka keunggulan terlebih dahulu saat laga memasuki menit ke 37. Berawal dari aksi apik dari Willian dari sisi kanan serangan yang kemudian memberikan umpan silang ke dalam kotak pinalti. Gabriel Jesus menyambut bola dengan sambaran kerasnya menjadi gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Brasil ini bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Jerman mencoba menambah intensitass serangan dengan menguasai jalannya laga sejak awal interval kedua dimulai. Namun Brasil juga bermain dengan cukup bagus dalam bertahan dan melakukan serangan balasan, kerap membuat Jerman kesulitan mengembangkan permainan mereka. Bahkan Brasil nyaris menggandakan keunggulan mereka di menit ke 56 melalui tembakan keras dari Paulinho yang hanya membentur tiang gawang.

Beberapa menit kemudian, Brasil kembali menyulitkan Jerman lewat aksi dari Coutinho yang nyaris berbuah petaka bagi Jerman, sayang Gabriel tidak bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. Sementara Jerman justru tampak jadi sulit berkembang. Bahkan kerap dipaksa untuk bermain bertahan. Hingga akhir laga, skor 0-1 untuk kemenangan Brasil bertahan hingga laga usai.

Brazil Berhasil Mengalahkan Jerman 1-0

Gabriel Jesus

Jerman kalah untuk pertama kalinya dalam 23 pertandingan saat penyerang Manchester City Gabriel Jesus mencetak satu-satunya gol untuk memberi Brasil kemenangan di Berlin. Ini adalah pertemuan penuh pertama antara kedua negara sejak Jerman mempermalukan Brazil 7-1 di semifinal Piala Dunia 2014 -final di Belo Horizonte. Jesus menempatkan Brasil memimpin dengan sundulan kuat di akhir babak pertama. Dia kehilangan kesempatan dengan sundulan dan Julian Draxler dari Jerman melakukan tendangan terlambat ketika Brasil bertahan. Itu berarti tim asuhan Joachim Low, memerintah juara dunia dan tim teratas peringkat dunia, kalah untuk pertama kalinya sejak kekalahan 2-0 oleh Perancis di semi-final Euro 2016.

Sejak itu, mereka telah memenangkan 16 kali dan seri enam kali sebelum pertandingan ini di Olympiastadion. Meskipun hanya pertandingan persahabatan, kemenangan ini akan sangat berarti bagi tim Brasil yang telah dihantui oleh kegagalan mereka memenangkan Piala Dunia hampir empat tahun lalu di negara mereka sendiri dan sifat memalukan dari mereka keluar di tangan Jerman. Sebelum pertandingan, pelatih Brasil Tite, yang ditunjuk sebagai bos pada tahun 2016, mengatakan: “Ini memiliki makna psikologis yang sangat besar – tidak ada yang perlu membodohi diri sendiri. tentang itu. 7-1 seperti hantu, orang-orang masih membicarakannya. Semakin banyak Anda membicarakannya, semakin sedikit hantu ini menghilang. Lukanya masih terbuka dan pertandingan di Berlin adalah bagian dari proses penutupan itu. .Site mendukung kata-katanya dengan menyebut apa yang tampak sebagai sisi terkuat yang dia miliki, dengan hanya Neymar yang absen saat dia pulih dari metatarsal yang retak.

Jerman, di sisi lain, membuat enam perubahan dari sisi yang bermain imbang 1-1 dengan Spanyol pada hari Jumat dan membuat lima pergantian selama pertandingan, dibandingkan dengan hanya satu oleh Brasil. Para pengunjung pergi ke depan pada menit ke-37 ketika menyelam yang kuat Yesus sundulan itu meraba-raba garis oleh kiper pilihan ketiga Kevin Trapp. Itu datang hanya beberapa detik setelah Yesus kehilangan kesempatan dengan menembak dan dia boros lagi di babak kedua, menuju melebar dengan tujuan tidak dijaga setelah Trapp datang dari garis dan salah menilai sudut.Namun, Jerman tidak menebus dirinya dengan penyelaman yang bagus untuk menolak upaya mantan pemain Tottenham Paulinho.

Pasangan Manchester City Leroy Sane dan Ilkay Gundogan gagal membuat dampak bagi tuan rumah, dan keduanya digantikan. Jerman akhirnya menghasilkan tembakan pada target di menit ke-92, dengan kiper Brasil Alisson mendorong upaya Draxler. Brasil mengalahkan Jerman di Olimpiade 2016 Pertandingan sepakbola final, tapi ini adalah internasional senior pertama antara kedua tim sejak 2014 dan kemenangan Brasil membantu mereka meringankan luka dari empat tahun yang lalu. Bek Brasil Thiago Silva, yang diskors untuk pertandingan 2014, mengatakan: “Itu masalah kebanggaan, setelah semua yang telah ditulis dan dikatakan.

Baju ini layak mendapat sedikit rasa hormat. Itulah mengapa saya sangat senang karena menang melawan lawan yang besar. Bos Jerman Joachim Low: Sudah dapat diduga bahwa Brasil, dengan jiwa mereka yang cedera, memainkan tim terbaik mereka dan sangat termotivasi. Ini bukan hari kami. Kami membuat terlalu banyak kesalahan, yang memungkinkan Brasil untuk tumbuh dalam kekuatan dan keyakinan. Kami memiliki beberapa pemain muda yang akan belajar dari ini, tetapi sebagai tambahan, bahasa tubuh tidak benar dari beberapa pemain.

Stirling Albion Ditahan Imbang 2-2 oleh Edinburgh City

Graham Taylor

Dalam laga match day ke 31 pada ajang kompetisi Liga Dua Skotlandia yang berlangsung hari Rabu (28/3/2018) dini hari di Forthbank Stadium,tim tuan rumah Stirling Albion yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai ditahan imbang 2-2 oleh lawannya Edinburgh City. Dimana masing-masing gol yang tercipta pada dini hari tadi itu pun dipersembahkan oleh Darren Lee Smith dan Ross Smith dari tim tuan rumah Stirling Albion. Sedangkan dua buah gol dari tim Edinburgh City itu pun dipersembahkan oleh Graham Taylor dan Farid El Alagui.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama pada dini hari tadi,tim tuan rumah Stirling Albion yang menjamu dan menghadapi lawannya Edinburgh City itu pun harus mengalami kebobolan dan tertinggal 0-1 terlebih dahulu dimenit 11 pada babak pertama melalui gol dari Graham Taylor. Akan tetapi skor 0-1 tersebut pun tidak bertahan lama,sebab dimenit 24 tim tuan rumah Stirling Albion pun akhirnya bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi 1-1 melalui gol dari Darren Lee Smith. Namun setelah itu skor imbang 1-1 tersebut pun tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Stirling Albion pun terlihat meningkatkan tempo permainannya dan akhirnya dimenit 56 mereka pun akhirnya bisa membalikkan keadaannya menjadi unggul 2-1 melalui gol dari Ross Smith. Akan tetapi hanya berselang 14 menit kemudian,tim Edinburgh City pun lantas berhasil membalas dan menyamakan kedudukan mereka menjadi 2-2 melalui gol Farid El Alagui. Setelah itu skor 2-2 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Stirling Albion dan juga Edinburgh City itu pun tidak lagi berubah serta bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya tambahan satu poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Stirling Albion pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini tertahan diperingkat ketiga pada papan klasemen Liga Dua Skotlandia dengan jumlah raihan 54 poin. Sedangkan tim Edinburgh City yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya pada dini hari tadi itu pun membuat mereka berada diperingkat 8 dengan jumlah raihan 29 poin.

Arbroath Menang Tipis 2-1 atas Tuan Rumah Albion Rovers

Sean Higgins

Dalam laga match day ke 31 pada ajang kompetisi Liga Satu Skotlandia yang berlangsung hari Rabu (28/3/2018) dini hari di Cliftonhill Stadium,tim tuan rumah Albion Rovers yang bermain didepan publiknya sendiri pada dini hari tadi itu pun harus gagal dalam mendapatkan tambahan raihan poin positifnya usai ditaklukkan oleh lawannya Arbroath dengan skor tipis 1-2. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Arbroath itu pun dipersembahkan oleh Ryan Wallace dan Colin Hamilton. Sedangkan satu buah gol dari tim tuan rumah itu pun dipersembahkan oleh Sean Higgins.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama pada dini hari tadi,tim tuan rumah Albion Rovers yang menjamu dan menghadapi lawannya Arbroath itu pun memang terlihat menjalani laga yang ketat serta sengit dari awal mulainya laga babak pertama. Karena hal itu pun bisa terlihat dari permainan yang cukup berimbang dari kedua tim yang saling berhadapan tersebut diatas lapangan hijau pada dini hari tadi. Namun pada akhirnya dimenit 23,tim tuan rumah Albion Rovers pun bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Sean Higgins. Akan tetapi skor 1-0 tersebut pun tidak bertahan lama,sebab dimenit 38 tim Arbroath pun akhirnya bisa membalas dan menyamakan kedudukan mereka menjadi 1-1 melalui gol dari Ryan Wallace.

Usai berhasil menyamakan kedudukan mereka menjadi 1-1 didalam laga babak pertama,tim Arbroath pun memang terlihat mencoba untuk bisa bermain dengan lebih impresif lagi didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Akan tetapi tim Arbroath pun tampaknya memang terlihat cukup kesulitan untuk bisa menembus lini pertahanan dari tim tuan rumah Albion Rovers. Sebab kedua tim tersebut pun memang terlihat bermain dengan cukup berimbang dari awal mulainya laga babak kedua,sayangnya hal tersebut pun tidak bisa bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua. Karena 1 menit menjelang akhir laga babak kedua,tim Arbroath pun akhirnya bisa membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 1-2 melalui gol dari Colin Hamilton.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Arbroath pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka masih tetap berada diperingkat ketiga pada papan klasemen Liga Satu Skotlandia dengan jumlah raihan 52 poin. Sedangkan tim tuan rumah Albion Rovers yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada dini hari tadi itu pun harus tertahan dan berada didalam zona degradasinya yakni berada diperingkat 9 dengan jumlah raihan 27 poin.