Monthly Archives: June 2017

Cork City Unggul 2-0 Tanpa Balas Atas Levadia Tallinn

Garry Buckley

 

Dalam laga leg pertama pada laga kualifikasi Liga Europa 2017-2018 yang berlangsung pada tadi malam di Parnu Kalevi Staadion,tim Cork City yang menyambangi markas dari Levadia Tallinn itu pun berhasil membawa pulang kemenangannya usai menundukkan tim tuan rumah dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana masing-masing gol kemenangan dari tim Cork City itu pun dipersembahkan oleh Garry Buckley dan Steven Beattie. Dengan keunggulan agregat gol 2-0 yang didapatkan oleh tim Cork City didalam laga leg pertamanya tersebut pun haruslah bisa tetap mereka pertahankan pada saat ketika akan menjalani laga leg kedua nantinya pada 7 Juli mendatang dengan menjamu lawannya Levadia Tallinn di Turner’s Cross Stadium.

 

Dalam jalannya laga pertandingan pada tadi malam,tim Cork City yang datang sebagai tim tamu itu pun memang sempat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim tuan rumah Levadia Tallinn didalam laga babak pertama tersebut. Namun sialnya bagi tim tuan rumah Levadia Tallinn pun harus kehilangan salah satu pemainnya didalam 3 menit terakhir pada laga babak pertama,dan pemain tersebut adalah Tabi Manga yang sekaligus mendapatkan ganjaran kartu kuning disertai dengan ganjaran kartu merah akibat protes yang dilakukan oleh Tabi Manga atas pelanggaran yang dilakukannya kepada sang wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

 

Alhasil tim Cork City yang unggul dengan jumlah pemain tersebut pun lantas memanfaatkan kondisi dan situasi yang tengah berpihak kepada mereka,sehingga tidak lama berselang dari aksi pelanggaran yang dilakukan oleh Tabi Manga,tim Cork City pun berhasil unggul dengan skor 1-0 melalui gol dari Garry Buckley. Meski sudah unggul dengan skor 1-0 didalam laga babak pertama,tim Cork City pun tampaknya mengalami kesulitan untuk bisa menguasai jalannya pertandingan didalam laga babak kedua. Sebab tim Cork City pun masih terlihat cukup kesulitan untuk bisa menembus lini pertahanan dari tim tuan rumah Levadia Tallinn yang hanya bermain dengan 10 orang tersebut sejak laga babak kedua dimulai.

 

Akan tetapi pada akhirnya dimenit ke 82,tim Cork City pun berhasil menggandakan keunggulan mereka menjadi 2-0 melalui gol dari Steven Beattie. Dengan hasil kemenangan 2-0 yang didapatkan oleh Cork City didalam laga pertamanya tersebut pun masih harus bisa tetap mereka pertahankan ketika nantinya mereka akan menghadapi lawannya Levadia Tallinn didepan publiknya sendiri pada 7 Juli mendatang.

Trencin Menang Telak 5-1 Atas Torpedo Kutaisi

Hamza Catakovic

 

Dalam laga leg pertama pada kualifikasi Liga Europa 2017-2018 yang berlangsung pada tadi malam di Stadion na Sihoti,tim tuan rumah Trencin yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi kemenangannya dengan menundukkan lawannya Torpedo Kutaisi dengan skor telak 5-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Trencin itu pun dipersembahkan oleh Hamza Catakovic, Jakub Paur, Giorgi Beridze dan Antonio Mance yang mengantongi dua buah golnya pada tadi malam. Sedangkan satu buah gol dari tim Torpedo Kutaisi itu pun dipersembahkan oleh Giorgi Guruli.

Dalam jalannya laga pertandingan pada tadi malam,tim tuan rumah Trencin yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus tertinggal 0-1 terlebih dahulu dari Torpedo Kutaisi melalui gol Giorgi Guruli dimenit ke 10 pada babak pertama. Namun sebelum laga babak pertama berakhir,tim tuan rumah Trencin pun akhirnya bisa membalas dan sekaligus membalikkan keadaan menjadi menang 2-1 atas lawannya Torpedo Kutaisi melalui dua buah gol dari Antonio Mance dimenit ke 36 serta menit ke 40.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Trencin yang sudah unggul dengan skor 2-1 tersebut pun lantas masih terlihat kesulitan untuk bisa menembus lini pertahanan dari tim Torpedo Kutaisi. Akan tetapi pada akhirnya dimenit ke 75,tim tuan rumah Trencin pun berhasil menggandakan keunggulan mereka menjadi 3-1 melalui gol dari Hamza Catakovic. Tidak hanya sampai disitu saja,karena didalam 10 menit terakhir pertandingan pada babak kedua,tim tuan rumah Trencin pun berhasil menambah keunggulan mereka menjadi 5-1 dan tentunya kedua buah gol tambahan tersebut pun dicetak oleh Jakub Paur dimenit ke 81 dan gol dari Giorgi Beridze dimenit ke 87.

Alhasil dengan kemenangan 5-1 yang didapatkan oleh Trencin didalam laga leg pertamanya tersebut pun masihlah harus bisa membuat mereka tetap bermain dengan impresif dan konsisten pada saat nantinya mereka akan menjalani laga leg keduanya pada 7 Juli mendatang dengan menjalani laga tandang ke Givi Kiladze Stadium untuk menghadapi tim tuan rumah Torpedo Kutaisi.

Liverpool Tidak Sepantasnya Menebus Pemain Van Djik

virgil-van-dijk

Liverpool kembali dihubungkan dengan pemain  bek Southampton yakni Virgil van Dijk. Namun nilai transfernya dinilai kemahalan. Van Dijk sudah menjadi sebagai salah satu diantara pemain buruan yang paling utama Liverpool pada musim panas ini. Manajer Liverpool Juergen Klopp dengan pribadi pernah coba memberikan keyakinan bek internasional yang berasal dari Belanda itu.

Namun pendekatan itu lalu dinilai Soton berjalan dengan ilegal. Liverpool lalu mohon maaf serta menyebutkan tidak menguber pemain 25 tahun itu.

Tetapi terakhir ketertarikan ‘Si Merah’ diberitakan kembali hidup, selesai keluar ketertarikan dari klub beda. Liverpool disebut-sebut siap turut masuk memberi sebuah  penawaran.

Yang lalu jadi masalah yaitu Soton mematok pemainnya dengan sangat tinggi. Van Dijk diprediksikan baru akan dilepaskan di angka minimum 60 juta poundsterling atau sekitaran Rp 1 Triliun.

Harga ini disoroti bekas pemain Liverpool, Steve Nicol. Menurut dia Van Dijk belum juga cukup menunjukkan kekuatannya selama ini, terlebih dengan desakan besar di Liverpool.

” Apabila harga transfer nya pas, jadi ya itu dapat berlangsung. Bila harga nya pas, yang mana saya berharap bukanlah 60 juta pounds, karna saya tidak terasa dia layak dengan harga 60 juta pounds, ” kata Nicol seperti mana yang sudah berhasil di lansir oleh media setempat.

” Liverpool memanglah  sedang memerlukan sosok pemain bek tengah, saya rasa kadang-kadang Anda mesti lakukan apa yang perlu dikerjakan. Tak tahu penaksirannya pas atau tidak, Liverpool memanglah butuh bek tengah. ”

” Dia pemain yang bagus. Pertanyaannya adalah dapatkah dia tampil bermain dengan baik di Liverpool? Dia mengerjakannya di Southampton, dapatkah dia mengerjakannya di satu diantara raksasa Inggris? Saya tidak tahu, ” lebih pemain Liverpool periode 1981-1994 ini seperti ditulis media setempat.

Bravo Berhasil Mengagalkan Tiga Tendangan Penalti Portugal

Claudio Bravo

Claudio Bravo jadi pahlawan Chile untuk ke final Piala Konfederasi 2017. Bravo menggagalkan tiga eksekusi Portugal di sesi adu penalti, membawa Chile menang 3-0.

Melakukan pertandingan semi final di Kazan Arena, Kamis (29/6/2017), Portugal mulai dengan kesempatan bagus dimuka pertandingan. Tendangan keras Andre Gomes dari luar kotak penalti masih tetap sangat gampang untuk diamankan Claudio Bravo.

Chile membalas dengan kans Eduardo Vargas di menit ke-6. Umpan terobosan Alexis Sanchez di terima Vargas serta tinggal hadapi penjaga gawang, cuma saja sontekannya terhalau Rui Patricio.

Portugal merespons tidak lama berselang. Umpan Cristiano Ronaldo disambar Andre Silva yang bertemu dengan Bravo. Tendangannya terbaca serta ditepis. Hingga sesi pertama selesai, tidak ada gol terwujud.

Chile mulai paruh ke-2 dengan apik, waktu Jean Beausejour kirim umpan silang serta ditanduk Arturo Vidal. Cuma saja Vidal tidak berhasil mengarahkannya ke gawang.

Portugal balas meneror lewat Ronaldo. Terima bola di bagian kiri, Ronaldo melepas tendangan keras yang dihalau saja oleh Bravo. Seiring waktu berjalan, tempo selalu melambat serta bebrapa kesempatan menyusut. 90 menit pertandingan jalan, tidak ada juga gol terwujud.

Di sesi penambahan, Chile lebih dahulu menyebar ancaman. Sanchez dalam tempat bebas waktu menyongsong umpan silang Mauricio Isla, tetapi tandukannya melebar tidak tebal saja ke bagian kiri.

Portugal sekian kali tunjukkan potensi serangannya, namun Chile yang lebih menjanjikan. Tendangan Vidal di menit ke-119 menghantam tiang gawang. Bola pantul cobalah dicocor Martin Rodriguez, namun mengenai mistar gawang.

Pertandingan juga dilanjutkan ke adu penalti. Chile mulai dengan baik lewat Vidal, yang berlanjut ke dua penendang selanjutnya yaitu Charles Aranguiz serta Alexis Sanchez.

Demikian sebaliknya Portugal telah tidak berhasil mulai sejak awal. Tendangan Quaresma terbaca oleh Bravo, disusul dua sepakan yang lain oleh Joao Moutinho serta Nani yang dapat juga terhalau oleh penjaga gawang Manchester City itu.

Chile juga ke final serta juga akan hadapi pemenang pada Jerman melawan Meksiko.

Strootman Membuat Rick Karsdorp Menjadi Lebih Mantap

Rick Karsdorp

Rick Karsdorp pemain sepakbola berusia 22 tahun ini antusias memandang petualangan barunya dengan AS Roma. Dia optimis dapat menyesuaikan diri dengan baik dengan pertolongan seniornya, yakni Kevin Strootman.

Karsdorp sudah resmi jadi sisi dari skuat klub AS Roma. Dia ditransfer dari Feyenoord dengan nilai  transfer  yang mencapai hingga 14 juta euro, yang dapat jadi bertambah lima juta euro dari bonus-bonus performnya.

Pemain bek kanan itu diikat kontrak berdurasi selama lima tahun  Karsdorp yang mulai sejak awal telah berkesan dengan kota Roma, saat ini ketertarikan dengan tantangan dengan Giallorossi.

Satu hal yang membuatnya  merasa tenang dan serta lebih mantap gabung Roma, yaitu kehadiran Strootman. Keduanya adalah penggawa tim nasional Belanda serta keduanya sama datang dari liga negara itu sebelumnya di Roma –Strootman diambil dari PSV Eindhoven di 2013.

Strootman akan sangat menolong Karsdorp menyatu dengan tim, terlebih dari sisi bahasa.

” Kesan pertama saya sudah pasti bagus. Saya dahulu kesini sepanjang tiga hari dengan sebagian rekan sekitaran enam bln. lantas serta saya begitu suka pada kotanya. Saya saat ini telah disini sekian hari, ” kata Karsdorp pada Roma TV.

” Kevin sudah banyak menceritakannya ke saya. Saya tidak sabar untuk mulai. Saya tengah liburan di Mykonos saat Kevin mengirimi beberapa pesan kalau saya dapat meneleponnya atau menulis suatu hal bila ada yang menginginkan saya kenali masalah club, jadi saya mengerjakannya. ”

” Dia katakan saya dapat memercayakannya untuk apa pun yang saya perlukan. Itu begitu perlu buat saya. Saya tidak dapat bhs Italia serta bhs Inggris saya juga tidak sangat bagus, jadi bagus kalau saya akan dapat berkomunikasi dengan Kevin mulai sejak awal musim, ” paparnya seperti mana yang sudah berhasil di lansir oleh media setempat.

Saul Niguez Mencetak Hat-trick Untuk Mengirim Spanyol Ke Final Euro U21

Saul Niguez

Spanyol lolos ke final Kejuaraan Eropa U21 akan melawan Jerman di final setelah hat-trick Saul Niguez memberi mereka kemenangan 3-1 atas Italia dimana Niguez membuka skor di babak kedua (53) dengan sentuhan halus dan finis di tepi kotak penalti, sebelum pemain Italia Roberto Gagliardini diusir dari lapangan untuk kemudian melakukan pemesanan kedua namun Italia menyamakan kedudukan pada menit 62 melalui usaha Federico Bernardeschi yang terbelakang dari jarak jauh, namun gelandang Atletico Madrid, Saul, mendapat pukulan hebat dari jarak 30 yard ke pojok atas hanya tiga menit kemudian, Saul menyelesaikan hat-tricknya (74) dengan hasil terkontrol rendah dari jarak 15 yard, yang berarti favorit Spanyol akan menghadapi Jerman pada final Jumat malam setelah kemenangan penalti atas Inggris meskipun tidak memiliki peluang di babak pertama, kerumunan Krakow disuguhi 45 menit menghibur, dengan Italia mendekati upaya Andrea Petanga dari sudut akut, diselamatkan oleh Kepa Arrizabalaga yakni Spanyol memecah kebuntuan delapan menit setelah menerobos Saul, yang menerima bola Daniel Ceballos di area sentral, dikendalikan dengan luar biasa dan membelai ke pojok melewati Gianluigi Donnarumma jadi tugas Italia tampak tidak mungkin beberapa menit kemudian karena Gagliardini diperlihatkan kuning kedua karena mengotori Ceballos, karena tidak perlu menurunkan Gerard Deulofeu di babak pertama.

Tapi Italia menyamakan kedudukan melawan permainan, dengan usaha keras Bernardeschi dari jarak 20 yard yang menghalangi kaki Jesus Vallejo dan Kepa yang lalu kemudian Spanyol kembali memimpin pada menit ke 65 melalui salah satu tujuan turnamen dari Saul, menemukan pojok kiri atas dengan sedikit backlift dari kejauhan, meninggalkan Donnarumma tanpa kesempatan dan ia berhasil bertahan 3-1 dengan sisa waktu 16 menit, membelai paha belakang Marco Asensio dari jarak 15 yard ke pojok kiri bawah dan Siapa lagi? Bila Anda bisa membawa pemain dengan nilai 55 juta pounsdterling ke kejuaraan U-21, Anda tahu Anda pantas menjadi tuan rumah jadi Yang pertama Saul sangat menyenangkan, menjebak bola dan menemukan sudut melewati Donnarumma yang berperingkat tinggi tapi yang kedua adalah kelas dunia dan Entah dari mana dia menyerang rumah dari usaha yang tak terbendung dari jangkauan, meninggalkan tetesan air bah yang netral.

Dia akan dihubungkan di sini, di sana dan di mana-mana lagi sepanjang beberapa jendela transfer berikutnya, dan dengan pemain berusia 22 tahun di puncak formasi di final hari Jumat, Spanyol akan sangat sulit untuk berhenti sehingga Italia pulang setelah gagal membuat final untuk turnamen ketujuh, sementara Spanyol menghadapi Jerman di Krakow pada Jumat malam akan menjadi pertandingan yang sangat di tunggu tunggu oleh pemain pemain muda kedua tim sebab mereka akan menjalankan 2×45 menit untuk menentukan siapa yang terbaik di kejuaran U21 dimana Jerman dan Spanyol sama sama sukses menjadi tim terbaik dengan ammpu melewati rintangan dari tim tim lain merupakan bukti kalau kedua negara ini sangat berambisi untuk bisa meraih gelar, Jerman mengalahkan Inggris bukan tugas yang mudah tetapi pemain pemain muda Jerman memang sudah menunjukan kualitasnya sedangkan Spanyol sukses mengalahkan salah satu negara penghasil pemain dengan bek terbaik, Italia juga adalah bukti kalau Spanyol memiliki mental juara musim ini dan kemungkinan besar mereka akan keluar sebagai juara.

 

Jerman Berhasil Menyingkirkan Inggris Di Semifinal Di U-21

Davie Selke

Inggris tersingkir dari Kejuaraan Eropa U21 di babak semifinal setelah tersingkirnya hukuman 4-3 atas Jerman pada hari Selasa yaknii Nathan Redmond merindukan tendangan penalti krusial setelah aksi 120 menit meninggalkan skor 2-2 di Tychy dimana pemain depan Southampton melihat hukumannya diselamatkan oleh Julian Pollersbeck untuk mengirim Jerman ke final pada hari Jumat, di mana mereka akan menghadapi Spanyol lalu Gol dari Demarai Gray (41) dan Tammy Abraham (50) telah membatalkan pembuka Davie Selkie (35) namun sundulan Felix Platte (70) dipaksa perpanjangan waktu sebab Jerman mendominasi mantra besar, mendaftarkan 38 tembakan ke 17 Inggris dan menguasai hampir 70 persen kepemilikan dan mereka memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan pada waktu normal, dengan Maximilian Philipp sangat boros, sementara Platte melihat sundulan kedua dikesampingkan karena offside Ketika pertandingan memasuki adu penalti, Inggris beringsut maju berkat menyelamatkan Jordan Pickford dari Yannick Gerhardt namun Pollersbeck segera menolak Abraham dan Redmond meningkat perlu mencetak gol agar Inggris tetap hidup, kiper Jerman itu terjun ke kanannya untuk membawa Jerman melalui.

Sebuah babak pertama yang penuh insiden melihat Inggris mulai dengan cerah dan mereka hampir membuka skor melalui Nathaniel Chalobah setelah enam menit yakni gelandang Chelsea itu tidak bertanda enam meter tapi memasang sundulannya di atas mistar kemudian Gray lalu mendekat dan Pollersbeck dengan cerdas menyelamatkan sundulan Abraham sebelum sisi Stefan Kuntz menemukan pijakan mereka lalu Selke, yang mendapat hukuman penalti awal ditolak setelah berkerut dengan Calum Chambers, memberikan peringatan saat dia menguji Pickford dengan tembakan pertama kali di pertengahan babak kedua yakni Striker RB Leipzig pergi satu lebih baik 10 menit sebelum babak pertama, pulang dari umpan silang Jeremy Toljan dan itu sepenuhnya layak setelah tekanan Jerman berat, dengan Ben Chilwell secara khusus terpapar ke kiri Inggris tapi sisi Boothroyd merespon dengan baik dan diratakan pada menit 41 melalui Gray, yang membuat ketenangannya mengikuti tendangan voli setelah Jerman gagal menyingkirkan sebuah sudut kemudian Ini bisa menjadi lebih baik bagi Inggris pada babak pertama saat Maximilian Arnold tampaknya menyingkirkan Ibrahim dari bola di area penalti namun wasit Lithuania itu tidak bergeming.

Singa Muda tidak harus menunggu lama sebelum pergi ke depan, dengan Abraham di tangan untuk menyelesaikan dari jarak dekat lima menit setelah jeda tapi Jerman selalu tampak ancaman dan Platte – untuk Selke yang cedera – dengan ahli mengarahkan sundulan melewati Pickford ke level kemudian sisi Kuntz punya banyak kesempatan untuk memenangkannya pada waktu normal, Philipp dan Serge Gnabry menyia-nyiakan peluang bagus, sementara Platte mencetak gol untuk offside yakni Inggris bertahan untuk memaksa perpanjangan waktu namun terus menyerah, dengan pengganti Nadiem Amiri merupakan ancaman bagi pihak Kuntz dan Dia hampir berbalik ke rumah pada menit pertama namun sentuhan penting dari Pickford menyangkal Hoffenheim maju maka Inggris menggali dan bertahan untuk adu penalti dan tampak bersiap untuk maju saat Pickford mencegah usaha Gerhardt yang rendah tapi kekalahan Abraham membuat tekanan kembali ke Inggris, yang kedua, dan kegagalan Redmond membuat mereka pulang sednagkan Kapten Jerman Maximilian Arnold mengendalikan tempo saat Jerman mendominasi periode besar di Tychy sehingga Jerman akan bertemu Spanyol di final Kejuaraan U21.

Arsenal disebut berhasil mengamankan kedua pemain bintangnya

Alexis Sanchez dan Mesut Ozil

 

Kabar baik buat klub Arsenal, sebagaimana berita yang sempat terdengar jika klub yang berjulukan The Gunners ini tampak terlihat sukses mengamankan dua pemain bintang andalannya. Pemain yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, usaha yang dilakukan pihak petinggi Arsenal ini pun seperti mempertahankan kedua pemain ini terus bertahan di Emirates Stadium hingga musim 2018. Buktinya bisa anda lihat dari ungahan foto yang diumumkan Arsenal, dimana kedua pemain tersebut sama-sama terlihat mengunakan jersey baru dalam acara peluncuran baju terbaru The Gunners di musim 2017-2018.

Sebenarnya, Alexis Sanchez dan juga Mesut Ozil sempat dikabarkan bakal hengkang dari Emirates Stadion yang merupakan markas Arsenal dalam akhir musim panas 2017. Melihat kualitas kedua permainan yang dinilai memiliki peran penting bersama tim skuad utama milik pelatih Arsene Wenger, tepatnya pihak petinggi The Gunner sudah merasa resah melihat masa depan tim skuad mereka dan memutuskan untuk tetap mempertahankan kedua pemain tersebut. Tentu saja upaya dalam mempertahankan kedua pemain ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Arsenal dalam meraih kesuksesan dalam gelaran musim 2017-2018, dan berita ini pun kabar baik buat para pendukung Arsenal sebab keduanya menjelma pemain yag diharapkan bisa memberikan dampak positif buat tim skuad utama The Gunners.

Jika benar Alexis Sanchez ingin hengkang dari marks The Gunners, maka ada nama seperti Chelsea, Bayern Munich dan juga Manchester City yang disebut-sebut klub yang akan menjadi pelabuhan selanjutnya bagi pemain berpaspor Chile. Sedangkan untuk pemain berpaspor Jerman ini disebut ingin bergabung dengan klub asal Turki, tepatnya Mesut Ozil juga memiliki tujuan klub baru juga jika benar-benar hengkang dari Emirates Stadion di bursa transfer musim panas 2017.

Nampaknya kabar kepindahan kedua bintang andalan milik Arsenal ini sudah dapat dipastikan, dan hal ini terjadi ketika pihak klub secara langsung umumukan kostum baru mereka dalam gelaran musim 2017-2018. Baik Ozil mau pun Sanchez, keduanya tampak terlihat mengunakan kostum baru milik The Gunners yang dapat dipastikan keduanya akan tetap berada di markas Arsenal hingga musim depan.

Cristiano Ronaldo Diharapkan di Manchester United

Michael Carrick

 

Berita yang sempat terdengar datangnya dari salah satu pemain bintang sekaligus senior di klub Manchester United, pemain yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Michael Carrick yang merupakan salah satu pemain yang sudah lama bermain bersama klub berjulukan Setan Merah ini. Namun kabarnya pemain senior ini disebut-sebut mengaku senang dengan berita isu kepulangan mantan pemain bintang andalan United ini di Old Trafford, pengakuan dari pemain yang biasanya bermain sebagai gelandang ini pun dapat terjadi setelah berita yang mengaitkan nama Ronaldo akan kembali memperkuat kembali pasukan Setan Merah. Mendengar kabar tersebut, membuat pria berusia 35 tahun ini mengaku jika ini adalah suatu keberuntungan bisa mempertemukan kami kembali dalam tim yang sama.

Sebenarnya Cristiano Ronaldo pernah menjadi salah satu bagian pemain yang memiliki peran penting sewaktu masih dibawha pemimpinan mantan pelatih Sir Alex Ferguson, dan diwaktu yang peramaan itu pula Michael Carrick juga berada satu tim yang sama didalam tim skuad utama Setan Merah dimana keduanya pernah bermain bareng dan sukses membawah nama United meraih berbagai trofi. Meski begitu, pemain gelandang ini menjelaskan jika dia sebenarnya tidak mau peduli dengan kabar kepulangan Ronaldo di Old Trafford. Sebagai gantinya Michael Carrick menjelaskan jika sebenarnya dia sangat ingin memiliki rekan seperti Ronaldo, bisa kembali bermain bersama dengan mantan rekan setim tentu akan menjadi cerita yang menarik.

“Saya pernah bermain bersama Cristiano Ronaldo, jika ditanyakan apakah saya ingin dia kembali memperkuat Manchester United. Tentu siapa pun itu akan menjawab dengan jawaban yang sama, Ronaldo adalah salah satu pemain yang luar biasa dan itu membuatnya memiliki ruang di setiap klub yang ditujunya.”Ucap Michael Carrick.

“Jika memang benar dia akan bergabung kembali bersama Manchester United, saya sangat senang dan itu membuat kami beruntung bisa kembali memiliki pemain yang memiliki kualitas bermain yang hebat seperti dirinya. Dia adalah sosok pemain yang tepat buat United, anda tentu sudah melihat cara bermainnya ketika di atas lapangan.”Lanjutnya.

Mourinho meminta pihak petinggi United merkerut Harry Kane

harry kane

 

Menyebutkan nama Jose Mourinho di klub Manchester United, tentu nama pelatih berkebangsaan asal Portugal itu tidak asing lagi bagi pendukung pasukan berjulukan Setan Merah tersebut. Lantas dalam memasuki gelaran musim baru 2017-2018, tentu saja bagi klub papan atas terlihat sedang mengupayakan dalam mempersiapkan tim skuad utama mereka, hal ini pun terjadi dengan armada milik Mourinho bersama tim skuadnya yang terlihat jelas ingin meraih hasil lebih bagus seperti merekrut beberapa nama pemain baru dalam bursa transfer musim panas 2017. Sebagai ahli taktik di Old Trafford ini pun membuat Mourinho memiliki tanggung jawab yang besar pada hasil akhir di musim depan nanti, sebagai gantinya pelatih berusia 54 tahun ini mendesak mendatangkan penyerang yang dinilai mampu memaksimalkan targetnya sebagai ahli taktik Setan Merah.

Lantas penyerang yang diinginkan Mourinho itu pun merupakan pemain bintang andalan milik klub Tottenham Hotspur, yaitu Harry Kane yang disebut-sebut adalah penyerang yang diinginkan ahli taktik United. Tidak hanya sampai disitu saja berita terkait bursa trasnfer pemian yang akan dilakukan Manchester Merah ini, melainkan Mourinho juga mendesak agar transfer penyerang yang diinginkannya itu bisa segera terjadi. Sedangkan untuk berita terbarunya, Manchester United tampaknya terlihat akan kembali memperoleh jasa mantan pemain bintangnya dalam gelaran musim baru 2017-2018. Pasalnya nama Cristiano Ronaldo sempat diisukan bakal kembali mengenakan seragam milik Setan Merah musim depan, hal ini pun terjadi setelah kasus yang saat ini sedang menimpah Ronaldo atas tuduhan pengelapan pajak dari negeri Spanyol.

Mendengar akan kembali memperkuat Setan Merah, tangapan Mourinho mengenai kepulangan Ronaldo di Old Trafford itu tidak membuatnya khawatir soal keingginan United pulangkan Ronaldo di markas Setan Merah. Pelatih berusia 54 tahun ini hanya menjelaskan jika pihak petinggi United harus memiliki komitmen soal rekrutnya pemain baru, tepatnya seperti mendatangkan penyerang yang berkualitas sebagai juru gedor yang bakal menjadi andalanya selama menjalani kompetisi musim depan.