Monthly Archives: May 2017

Menyingkirkan Denmark, Thailand Berhasil Melaju Ke Babak Semifinal Piala Sudirman

Piala Sudirman

Thailand berhasil melaju ke babak semi final Piala Sudirman. Tiket itu diperoleh oleh tim Negeri Gajah Putih itu dengan singkirkan Denmark 3-2.

Tampak dalam perebutan tiket empat besar di Carrara Indoor Stadium, Kamis (25/5/2017), Thailand sukses buka kelebihan. Ganda kombinasi Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai sukses menaklukkan Mathias Christiansen/Sara Thygesen dengan score 21-19, 21-19.

Thailand jadi lalu berbalik ketinggal 1-2. Tanongsak Saensomboonsuk kalah di tangan Viktor Axelsen dengan score 15-21 serta 6-21. Ganda putra Bodin Isara/Nipitphon Phuangphuapet juga kalah dari Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding 21-15, 18-21, 16-21.

Ratchanok Intanon yang tampak pada partai ke empat buka harapan Thailand. Tunggal putri paling baik Thailand itu menang gampang atas Line Kjaerfeld 21-15, 21-14.

Pertarungan hidup mati mesti ditempuh oleh ganda putri Jongkolphan Kititharakul/Sapsiree Taerattanachai. Ganda putri ini susah ditebak lawan. Mereka tidak bermain dengan pasangannya.

Jongkolphan/Sapsiree yang keduanya sama tengah naik daun dengan pasangannya semasing sukses menaklukkan ganda putri senior Kamilla Rytter Juhl/Cristinna Pedersen 21-15, 21-12.

” Resepnya jagalah kekompakan serta team spirit, juga secret weapon pada ganda putri, ” kata Rexy Mainaky, head coach timnas Thailand mulai sejak 2017, lewat pesan singkat selesai kompetisi.

Kesuksesan menuju semi final Piala Sudirman jadi catatan oke buat Thailand. Ini yaitu kali ke-2 mereka menjejak empat besar arena bulutangkis beregu kombinasi dua tahunan itu.

Thailand bakal hadapi Korea di babak empat besar. Korea melaju ke semi final dengan singkirkan Taiwan 3-1.

Arsenal Dan Chelsea Akan Jalani Laga Ketat Di Final Piala FA

Wembley Stadium

Dalam laga puncak pada ajang kompetisi Piala FA yang akan berlangsung pada hari Sabtu (27/5/2017) malam di Wembley Stadion,tim Arsenal dan juga Chelsea pun sudah dipastikan akan menjalani laga yang cukup ketat serta sengit didalam perebutan titel juara dari ajang kompetisi Final Piala FA nantinya. Sebab seperti yang kita ketahui bahwa pada sebelumnya tim Chelsea sendiri pun berhasil masuk ke final Piala FA itu pun dengan cukup meyakinkan usai menundukkan lawannya Tottenham Hotspur dengan skor 4-2. Sementara itu tim Arsenal sendiri pun akhirnya bisa memastikan diri ke babak final Piala FA itu melalui kemenangan 2-1 dari Manchester City didalam babak perpanjangan waktu.

Dan dengan demikian maka didalam laga final Piala FA pada akhir pekan ini,tim The Blues pun pastinya menjadi sorotan terbanyak dikarenakan tim tersebut pun memiliki peluang dan kesempatan yang lebih besar untuk bisa mengantongi titel juara dari ajang kompetisi Piala FA dibandingkan dengan The Gunners nantinya. Sebab dengan usaha kerja keras dari Antonio Conte terhadap tim The Blues disepanjang musim 2016-2017 ini memang terlihat lebih dominan dibandingkan dengan beberapa tim besar dari ajang kompetisi Liga Premier Inggris lainnya.

Atas hal itulah yang akhirnya membuat tim Chelsea pun memang terlihat lebih dominan akan mendapatkan gelar juara Piala FA nya dari lawannya Arsenal diakhir pekan ini. Meski demikian Antonio Conte pun tentunya harus tetap berusaha membuat para pemainnya berada didalam kondisi fisik yang cukup prima agar nantinya mereka pun bisa tetap tampil konsisten dan impresif saat menghadapi perlawanan dari tim Arsenal yang akan mereka hadapi nantinya diakhir pekan ini.

Terlebih lagi Arsene Wenger yang merupakan manajer dari The Gunners sendiri ini pun pastinya akan berupaya dengan semaksimal mungkin untuk bisa meraih kemenangannya dari The Blues dan tentunya bisa mengantongi titel juara Piala FA nya dimusim 2016-2017 ini. Sebab dengan kegagalan yang sudah didapatkan oleh Arsene Wenger dalam membawa timnya lolos ke Liga Champions dimusim depan mendatang dikarenakan mereka pun hanya bisa finish dan menempati peringkat kelima didalam ajang kompetisi Liga Premier Inggris dimusim 2016-2017 ini.

 AC Milan Pun Harus Tetap Tampil Impresif Saat Hadapi Cagliari

serie a italia

Saat ini tim AC Milan memang sudah berhasil menduduki peringkat keenam didalam papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 63 poin,akan tetapi mereka pun masih memiliki satu buah laga tersisa didalam ajang kompetisi Serie A Italia yang akan mereka jalani nantinya pada hari Minggu (28/5/2017) malam di Stadio Sant’Elia. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa tim AC Milan memang sudah dipastikan tidak akan bisa tergeser dari peringkatnya didalam papan klasemen Serie A karena sudah memiliki jarak selisih 4 poin dari Inter Milan yang ada dibawah peringkat mereka tersebut pun memang seharusnya membuat tim AC Milan untuk bisa tetap tampil impresif dan konsisten dalam menjalani laga terakhirnya tersebut diakhir pekan ini.

Sebab meski sudah tidak akan bisa mengubah apapun didalam peringkat yang mereka duduki saat ini,namun hasil positif serta poin penuh yang akan bisa didapatkan oleh Rossoneri pada laga terakhirnya tersebut diakhir pekan ini pun pastinya akan bisa menjadi ajang pembuktian bahwa mereka pun sudah terlihat cukup siap untuk kembali tampil didalam ajang kompetisi Eropa nantinya dimusim depan mendatang setelah mereka pun terpuruk dan gagal untuk bisa tampil didalam ajang kompetisi Eropa dalam beberapa musim belakangan ini.

Oleh karena itulah Vincenzo Montella yang merupakan manajer didalam klub AC Milan saat ini pun diharapkan bisa membuat tim besutannya tersebut tetap menjaga performa permainannya dengan sangat baik termasuk pada saat akan menjalani laga terakhirnya dari ajang kompetisi Serie A Italia diakhir pekan ini. Sebab dengan bisa tetap bermain dengan impresif didalam laga terakhirnya itu pun akan tetap membuat para pemainnya bisa menjaga performa permainannya sebelum pada nantinya mereka akan menikmati masa liburannya serta menjalani laga persahabatannya serta laga babak Playoffnya dalam mendapatan satu tiket ke Liga Europa didalam musim panas mendatang.

Sementara itu tim Cagliari yang akan menjadi lawan dari tim besutan Vincenzo Montella itu pun pastinya juga akan tetap memperlihatkan performa permainan terbaiknya didalam laga terakhirnya pada akhir pekan ini. Karena selain ingin bisa mendapatkan poin penuhya diakhir pekan ini untuk bisa memperbaiki peringkat mereka menjadi lebih baik lagi didalam papan klasemen Serie A,tim Cagliari juga tertantang untuk bisa menghadapi perlawanan dari tim besutan Vincenzo Montella didalam laga terakhirnya tersebut pada akhir pekan ini.

Dele Alli : Tottenham Hotspur Tidak Butuh Pemain Baru !

Dele Alli

Dele Alli mengklaim Tottenham Hotspur telah mempunyai scuad yang cukup berkwalitas serta tidak perlu penambahan banyak pemain baru. Tottenham Hotspur telah mempunyai scuad yang solid dengan materi pemain yang cukup berkwalitas. Karena itu club itu tidak butuh menggunakan dana besar untuk berbelanja pemain di bursa transfes musim panas ini.

Kwalitas yang dipunyai Tottenham itu dapat dibuktikan pada hasil yang mereka capai di arena Liga Primer Inggris musim 2016-17. Mereka tutup pertandingan Liga Primer Inggris sebagai runner up dengan torehan nilai 86, terpaut tujuh poin dibawah Chelsea, serta unggul delapan poin diatas Manchester City yang ada di posisi ketiga. Karna performa yang cukup memberikan keyakinan di musim ini, gelandang Tottenham Dele Alli juga mengklaim bila Spurs tidak butuh mengeluarkann dana besar untuk beli pemain baru.

“Kami tidak butuh aktif serta meghabiskan banyak duit di bursa transfer, karna kami telah mempunyai jejeran pemain yang mumpuni, ” kata Dele Alli“Tim kami mempunyai banyak pemain berkwalitas. Bila kami dapat selalu berusaha keras, melindungi soliditas serta melakukan perbaikan sebagian kekurangan, jadi kami bakal jadi tim yang tambah baik serta makin kuat, ” imbuhnya.

Namun di dalam membaiknya tampilan Spurs, godaan yang datang juga bertambah. Sebagian pemain pilar mereka saat ini jadi incaran bebrapa club besar. Bek kanan Kyle Walker, umpamanya, saat ini masuk dalam radar Manchester City. Bahkan juga Dele Alli sendiri juga jadi incaran Real Madrid. Akan tetapi usaha tersebut di yakini bakal sulit terampungkan mengingat pihak terkait sudah menegaskan akan bertahan di Tottenham Hotspur tepatnya di musim depan mengingat usia yang masih muda dari Dele Alli masih bisa berkembang dalam kurun waktu bersama tim asal Inggris tersebut.

Pogba : United Sudah Buktikan Kualitas !

Paul Pogba

Sebelumnya setelah Jose Mourinho menyerang semuanya pengkritik Manchester United, saat ini giliran Paul Pogba yang tidak ingin kalah berikanlah serangan balik pada haters. Kegagalan di Liga Inggris nyatanya dapat ditebus MU dengan prestasi di Liga Europa. Selesai bisa trofi Community Shield serta Piala Liga Inggris, MU amankan gelar Liga Europa selesai menang 2-0 atas Ajax Amsterdam pada final di Friends Arena, Kamis (25/05/2017) dinihari WIB. Sontak pengkritik MU mendadak seperti menghilang ditelan bumi.

“Kami telah sukses mengerjakannya, kami terang begitu bangga hingga tidak ada yang dapat bicara. Mereka katakan tempo hari musim yang jelek, namun kami toh pada akhirnya miliki tiga trofi. Start itu utama serta sesudah gol kami kontrol arah permainan. Jadi tampilan bagus dari kebanyakan orang di tim, ” balas Paul Pogba sesuai sama launching.

Pogba turut unjuk gigi di pertandingan MU melawan Ajax Amsterdam itu. Ia bahkan juga jadi pembuka kemenangan Setan Merah lewat golnya di menit ke-18. Gol ke-2 mereka ditelorkan Henrikh Mkhitaryan di menit ke-48. Pogba lalu turut menghadirkan kemenangan itu buat semuanya orang-orang Manchester yang tengah berduka akibat tindakan bom bunuh diri sehari mendekati final. Pogba juga menghadirkan kemenangan buat semua lokasi yang sudah memperoleh teror akhir-akhir ini.

“Banyak hal mengerikan berlangsung di semua dunia, juga di London serta Paris. Kami telah menang untuk Manchester serta negara ini,  kami adalah salah satunya tim yang berhasil memenangkan trofi bergengsi di eropa khususnya pada musim ini. ini jelas membuat para pemain Manchester United harus bangga atas kerja keras selama satu musim ini. kerja sama antara pelatih dan para pemain di atas lapangan membuat United semakin kuat dari hari ke hari berikutnya pastinya.” pungkas Paul Pogba dengan turut bersimpati.

“ Di musim depan lebih banyak target dan mimpi yang untuk memenangkan lebih banyak trofi lagi , saya berharap kerja keras dan kuat tentunya bisa membuahkan trofi di setiap akhir musimnya.” Tutup Pogba.

Peter Bosz Tak Terima Kekalahan Ajax

Peter Bosz

Pelatih Ajax, Peter Bosz, tak berkesan dengan Manchester United sesudah timnya kalah 2-0 di final Liga Europa hari Rabu, tetapi mengaku timnya tak bermain dengan cukup baik. Manajer Ajax meyakini klubnya mempunyai kekuatan untuk memenangkan pertarungan dengan tim bimbingan Jose Mourinho, tetapi tidak bisa membuat kesempatan yang cukup

Satu tendangan dari luar penalti dari Paul Pogba yang terdefleksi dari Davinson Sanchez berikan United kelebihan awal, sebelumnya Henrikh Mkhitaryan dengan cara efisien mengakhiri kompetisi sesudah istirahat dengan golnya lewat tendangan 1/2 salto. Serta manajer Ajax, Peter Bosz, tidak mengaku kekalahan timnya walau mengaku kalau runner up Eredivisie itu tidak tampak optimal.

“Kami kurang baik, di tiap-tiap ruang permainan kami. Kami tidak bisa memainkan permainan kami sendiri. Mereka lebih memiliki pengalaman serta lebih kuat dengan cara fisik, ” kata Bosz “Anda tahu ini bakal jadi susah sesudah kebobolan satu gol sial. Kami tak mujur untuk kebobolan gol dimuka, karenanya sangat mungkin United untuk bermain lebih dalam.. Serta itu jadi begitu susah sesudah gol ke-2 mereka. ”

“Mereka mempunyai semuanya pemain di belakang bola serta susah untuk membuat suatu hal, tak ada tim yang membuat kesempatan, tak seperti United betul-betul menaklukkan kami serta membuat kesempatan untuk peluang. Kami tak mesti kalah dari United ini. “Kami begitu kecewa. Kami semuanya menginginkan menang. Namun kami dapat pergi dengan kepala terangkat tinggi. Kami sudah lakukan dengan baik kampanye Liga Europa ini serta membawa keceriaan pada beberapa pengagum. Kami sudah belajar banyak dari pengalaman ini. ”“Kami mempunyai banyak talenta besar serta kami mengharapkan dapat bertahan dengan skuad ini. ” sambung sang pelatih lagi.

Pada kesempatan di laga ini memang Ajax Amsterdam terlihat tidak bisa berbuat banyak di pertahanan milik Manchester United, para pemain tim asal Belanda tersebut kalah segalanya dari tim asuhan Jose Mourinho.

Transfer pemain di Bayern sudah di mulai

bundesliga

Klub raksasa di jerman yakni Bayern Munchen yang baru-baru ini sudah menyelesaikan BUndesliga dengan hasil akhir menjadi juara itu kini telah langsung mencari pemain anyar mereka, guna untuk menambah kekuatan tim mereka, dan target Incaranya itu pun sudah ditentukan.

Bayern Munchen yang keluar sebagai juara bundesliga di periode kali ini 2016/2017. Kini membutuhkan Pembenahan untuk dapat menyambut musim depan. Dan apalagi, Die Roten di musim kali ini gagal memenuhi Misi Treble Usai gagal di semifinal Piala DFB dan juga harus tersingkir Di perempat final Liga Champions.

Lalu dengan pensiunnya Bek sekaligus juga Captain dari Munchen yakni Philipp Lahm dan gelandang Berpengalaman Xabi Alonso, yang meninggalakan Lubang besar harus segera di tambal Bayern. Selain Winger dan juga gelandang Bayern turut memburu pemain yang mumpuni di penyerangan Untuk dapat membantu Robert Lewandowski di ujung tombak Munchen.

Lalu seperti yang di tawarkan Daily Mail, jika Bayern Munchen Rupanya saat ini sudah menentukan Siapa-siapa yang akan mereka coba datangkan ke Allianz Arena di musim panas ini.

“kami pun juga sudah membuat keputusan, jika Aktivitas transfer sudah di mulai sekarang ini. Kami sudah mendiskusikan kebijakan transfer dengan Carlo Ancelotti dan juga jajaran manajemen dalam memutuskan target incaran dalam memilih dan memilah pemain yang akan bergabung di Bayern Munchen.” Ujar Chief executive Bayern yakni Karl-Heinz Rummenigge.

Kemudian sejauh ini, ada beberapa nama yang juga sudah dikaitkan. Nama pemain seperti Alexis Sanchez yang mana bermain untuk Arsenal saat ini dan juga Marco Verrati saat ini masih di PSG yang sudah banyak juga diberitakan akan masuk dalam daftar Belanjar Munchen nantinya.

Sementara itu ada dua pemain yang sudah di datangkan mereka adalah Sebastian Rudy dan juga Niklas Sule, yang juga Sama-sama diboyong nantinya dari Hoffenheim.

 

Laga special persahabatan Sidney FC 0-3 Liverpool

Daniel Sturridge

Liverpool menggelar laga persahabatan melawan Sydney FC di di ANZ Stadium, Rabu (24/05) dini hari WIB. Laga ini terasa lebih spesial karena diwarnai dengan kehadiran empat legenda The Reds Steven Gerrard, Jamie Garragher, Steve McManaman dan Daniel Agger di tim mereka.

Dalam laga ujicoba melawan Sydney FC di Australia tersebut, Liverpool berhasil menang telak 3-0. Ketiga gol tersebut dicetak oleh Daniel Sturridge, Alberto Moreno dan Roberto Firmino. Laga ini menjadi spesial karena menjadi sebuah laga yang menyenangkan bagi puluhan ribu tifosi The Reds disana, ditambah mereka juga bisa menyaksikan lagi aksi aksi dari empat pemain legenda Liverpool yang sengaja dimainkan di laga ini.

Diantara keempatnya, Gerrard dan Carragher sudah langsung dimainkan sebagai starter sejak menit pertama laga dimulai sedangkan Mcmanamann dan Agger masih harus menunggu giliran bermain dari bangku cadangan. Jalannya pertandingan pun dimulai dengan sorakan para penonton seisi stadium.

Liverpool pun tak butuh waktu lama untuk bisa membuka keunggulannya. Ketika sebuah gol dari Sturridge di menit ke 8 membuat seisi stadium bersorak. Berawal dari keberhasilan Woodburn mencuri bola dari pemain Sydney yang langsung melakukan serangan balik. Bola yang digulirkannya kepada Daniel Sturridge berbuah manis karena sang striker bisa mengecoh Wilkinson sebelum akhirnya menaklukkan Vukovic. Skor pun berubah menjadi 1-0.

Sepuluh menit berselang, Liverpool sudah bisa menggandakan keunggulan mereka. Kali ini gol berasal dari kerja sama dari Firmino dan Moreno yang menerobos ke dalam kotak penalti lawan. Meski musim ini jarang bermain, namun Moreno masih bisa menunjukkan kualitasnya dengan melakukan sontekan yang sempurna ke gawang Vukovic. Skor pun berubah menjadi 2-0.

Tak lama kemudian, Liverpool kembali mencetak gol lewat Firmino di menit ke 39 yang memanfaatkan umpan terukur dari Sturridge ke dalam kotak pinalti. Skor menjadi 3-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Di babak kedua ini, Sydney FC bisa tampil lebih baik. Di sisi lain Liverpool pun masih mencoba mencari gol ke empat mereka. McManaman dan Agger pun dimasukkan menggantikan Gerrad dan Garagher. Meski sempat mengancam melalui tembakan dari Firmino yang tendangannya membentur mistar gawang. Skor pun tetap bertahan dengan skor 3-0 hingga laga ini berakhir.

Real Madrid gagal “Belajar bertanya”

Real Madrid

Barcelona harus menghentikan dominasi mereka setelah kehilangan gelar La Liga 2016/17 ke Real Madrid. Luis Enrique telah meraih 1 poin di musim 2015/16, namun mereka gagal saat ini dan Enrique tidak lagi terikat dengan klub tersebut setelah musim ini. Ada tanda-tanda kegagalan sejak setahun yang lalu, tapi itu bukan kemenangan ke 38 Barça musim lalu. Apa yang terjadi selanjutnya adalah kuncinya: Barca mengalami transfer yang sangat buruk, sambil melihat pemain cemerlang dari akademisi La Masia.

Sejak treble musim 2014/15, Barca telah menghabiskan € 175 juta untuk membeli pemain baru. Dari jumlah tersebut, hanya 25 juta euro untuk Samuel Umtiti yang membawa Barcelona ke pemain utama, dan Umtiti adalah bek sempurna yang harus diperkuat Barca untuk memperkuat pertahanannya.

Sisanya 150 juta euro untuk Arda Turan, Aleix Vidal, Paco Alcacer, Andre Gomes dan Lucas Digne semua mengarah ke bangku cadangan, yang lebih mahal dari “Bimasakti” yang Real Madrid Madrid memerintah. di bawah. Padahal, Barca menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli pemain dari Real Madrid setelah treble.

Bukan hanya kontrak baru yang gagal, Barca belum berhasil mengisi lubang di posisi penting di tim lama. Xavi dan Dani Alves keluar untuk membuat lini tengah Barca dan bek kanan belakang, Andre Gomes gagal sejak datang ke Nou Camp dan Aleix Vidal, yang sepertinya akan menunjukkan nilainya.

Keberangkatan Dani Alves sekarang dipandang sebagai kesalahan serius oleh Barça, karena Alves terus bersinar di Juventus dan memiliki kesempatan untuk memenangkan trofi treble. Alves tidak menyesali kritik bahwa direksi Barca menangani dia secara tidak adil, bahwa mereka menahannya dengan kontrak satu tahun saat melarang transfer dan segera “membuang” dia di jalan saat kesempatan itu muncul.

Selain menghabiskan uang untuk membeli pemain, Barca juga acuh tak acuh kepada para siswa dari kamp latihan terkenal La Masia. Kurangnya petualangan dengan pemain muda La Masia mulai bertahun-tahun yang lalu, uang itu misalnya adalah dengan Thiago Alcantara ke Bayern Munich, bukan suksesi Xavi di Nou Camp.

Apakah Ajang Kompetisi Piala FA Akan Menjadi Pertandingan Terakhir  Untuk Arsene Wenger?

Arsene Wenger

Akhir pekan ini Arsenal akan bertemu dengan tim Chelsea di ajang kompetisi babak Final Piala FA, akankah ini menjadi sebuah pertandingan terakhir Arsene Wenger sebagai sang manajer The Gunners.?

Piala FA adalah sebuah trofi terakhir yang sedang di perebutkan oleh klub-klub Inggris. Chelsea salah satu tim yang berupaya untuk memenangi nya demi untuk menggenapi torehan double winners bareng Liga Inggris.

Sementara bagi tim Arsenal ini seperti sebuah penyelamatan musim mereka setelah mengalami kegagalan untuk bisa lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya di bawah didikan Arsene Wenger sebagai sang manajer.

Terlebih lagi untuk Arsene Wenger, pertandingan final Piala FA ini bisa menjadi sebagai pertandingan yang terakhit untuknya mengingat belum adanya sebuah kesepakatan tentang soal kontrak baru dengan pihak klub.

Beberapa waktu yang lalu Arsene Wenger manajer berusia 67 tahun ini sempat mengutarakan fokusnya pada saat ini adaalah membawa tim Arsenal untuk menjadi juara di Piala FA, yang nanti nya akan di gelar pada hari Sabtu (27/5/2017) besok, sebelum membicarakan tentang soal kontraknya bersama klub.

Hal tersebut kembali di tegaskan oleh Arsene Wenger pada saat meladeni  pernyataand dari wartawan di dalam konferesi pers jelang pertandingan babak final Piala FA.

“Saya tidak tahu tentang itu,” ucapan Arsene Wenger pada saat ketikan di Tanya apakah hasil akhir babak final Piala FA akan berpengaruh pada masa depan nya.

“Tidak hasil akhir di pertandingan ini tidak akan berdampak apapun. Kenapa harus seperti itu? Saya tidak peduli tentang soal saya. Saya hanya memikirkan bagaimana tim saya akan meraih kemenangan pada hari Sabtu nanti,” sambungnya seperti dikutip oleh media setempat.

“Pada saat ketika anda berada di sebuah pertandingan,babak final kompetisi. Anda harus menerima tantangan itu dan hanya ingin memenanginya. Urusan pribadi itu menjadi urusan belakang.

“Tim ini sudah berusaha dengan semaksimal mungkin dan mereka ingin memenangi sesuatu di  musim ini,” ucapan penutupannya.