Monthly Archives: April 2017

Schneiderlin Yakin Tidak Mudah Kebobolan

Morgan Schneiderlin

 

Berita yang sempat terdengar, salah satu pemain bek andalan klub Everton sempat angkat bicara mengenai laga lanjutan musim panas ini. Lebih tepatnya bek yang yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Morgan Schneiderlin yang merupakan salah satu pemain lini bertahan milik klub berjulukan The Toffees, sebagaimana kabar yang bisa kita pastikan jika pasukan Everton ini akan kembali di pertemukan dengan pasukan Chelsea yang merupakan lawan mereka di laga lanjutuan Liga Inggris pekan ke-35. Pertemuan kedua tim ini pun akan berlangsung pada hari Minggu 30 April 2017, dalam pertemuan kali ini pun membuat bek andalan The Toffees mengaku timnya akan tampil denga membalas dendam atas kekalahan yang di permalukan Chelsea di awal musim.

Siapa yang menduga pasukan The Toffees yang tampil di awal musim harus menelan pil pahit dari klub berjulukan The Blues, tidak tanggung-tanggung anak-anak asuhan pelatih Antonio Conte ini hantam Everton dengan kemenangan telak skor 5-0 di Stamford Bridge yang berlangsung pada bulan November 2016 yang lalu. Melihat hasil kekalahan dengan kalah telak dari Chelsea, Morgan Schneiderlin sendiri memang baru saja bergabung bersama Everton di januari 2017 dari klub Manchester United ini pun mengaku ingin membantu tim skuadnya untuk membalas dendam dengan klub Chelsea dan sekaligus merebut posisi lima besar dalam papan klasemen Liga Inggris 2016-2017.

“Saya pikir ini adalah sikap yang sewajarnya, memang saya baru saja bergabung dengan klub Everton tepatnya sebelum Chelsea menaklukan mereka dengan skor kekalahan telak 5-0. Tapi sebagai salah satu pemain tentu ini adalah tugas saya sebagai pemain di klub tersebut, untuk bisa tampil maksimal yang bisa membantu tim skuad kami membalas hasil kekalahan yang terjadi di awal musim 2016-2017.”Ucap Morgan Schneiderlin.

“Saya rasa juga bukan hanya akan tampil maksimal saja ketika tim saya akan kembali berhadapan dengan Chelsea, bahkan saya juga merasa perlu tampil maksimal di sisah pertandingan di musim panas 2017. Tim kami akan tampil maksimal sewaktu tampil bersama Chelsea, dan saya juga percaya jika mereka tidak akan tampil sebebas di laga sebelumnya dan kami akan membuat langkah-langkah lawan kami tidak akan selepas di laga sebelumnya.”Lanjutnya.

Klopp: Hasil Derby Klub Manchester United Tidak Sedikitpun Mempengaruhi Liverpool

jurgen klopp

Memang pada saat ini klub Liverpool sedang berada di posisi yang kurang bagus di klasemen Liga Inggris setelah hasil imbang di derby Manchester United. Sang manajer The Reds, yakni Juergen Klopp, yang tidak mau ambil pusing memikirkan hal tersebut.

Pertandingan antara Manchester City bertanding melawan Manchester United yang di gelar di Etihad Stadium, pada hari Jumat (28/4/2017) dini hari WIB, yang harus berakhir dengan sama kuat yaitu 0-0. Dengan hasil tersebut, jarak duo Manchester itu dengan Liverpool yang semakin dekat.

Klub Liverpool masih berada di posisi tiga dengan perolehan raihan 66 poin. Sementara dengan klub Manchester City dan Manchester United beruurutan berada di bawahnya yang hanya selisih satu angka dan dua poin. Meski begitu,’Si Merah’ yang sudah memainkan pertandingan lebih banyak.

Juergen Klopp pelatih berusia 49 tahun ini mengatakan bahwa skuat Liverpool hanya harus fokus pada diri sendiri agar bisa meraih tiket untuk melaju ke babak Liga Champions musim depan. Tim arahannya disebut menjalani empat pertandingan final.

“Hasil pertandingan yang mereka dapatkan malam tadi tidak mengubah apapun. Itu semua mengenai kami. Kami tidak terpengaruh 100 persen, tetapi menjadi hal yang sangat masuk akal apabila kami harus fokus pada pertandingan anda sendiri dan berusaha dengan sekuat munkin untuk meraih kemenangan,” ucapan Juergen Klopp sepertimana yang sudah berhasil di lansir oleh media setempat.

“Sangat menjadi suatu hal yang sangat menarik dan mengasyikan. Serta kami berada di tengah-tengah itu. Kami harus melakukan pekerjaan kami sebanyak empat kali lagi. Kita tunggu saja hasilnya,” ucapan penutupan ya.

 

Skor Sementara Di Pertandingan Manchester City Melawan Manchester United

premier-league

Babak pertama di pertandingan yang mempertemukan  klub Manchester City melawan Manchester United sudah berakhir. Untuk sementara, di pertandingan tersebut harus berakhir dengan sama kuat yakni 0-0.

Di dalam pertandingan yang diselenggarakan di Etihad Stadium, pada hari Jumat (28/4/2017) dini hari WIB, para pemain Manchester City berhasil mengancam gawang Manchester United pada menit kesembilan. Sergio Aguero pemain berusia 28 tahun ini melakukan sebuah tendangan dari kaki kanan yang dilakukannya dari dalam area kotak penalti ‘Setan Merah’ yang menyasar tiang kiri gawang yang di kawal oleh David De Gea Kiper berusia 26 tahun.

Kevin de Bruyne gantian melepaskan tendangan percobaan.namun, usaha yang dilakukan oleh pemain berasal dai Belgia tersebut masih bisa dengan baik di antisipasi oleh sang penjaga gawang.

Skuat Manchester United mendapatkan peluang kesempatan yang pertama di menit ke-25. Tendangan pemain Henrikh Mkhitaryan memanfaatkan dari sebuah kesalahan yang dilakukan oleh Claudio Bravo pada saat menghalau umpan silang Anthony Martial yang masih dapat diblok.

Tujuh menit berselang  David De Gea kembali melakukan sebuah penyelamatan. Penjaga gawang yang berasal dari Spanyol tersebut mampu menangkap dengan baik tendangan Sergio Aguero yang dilakukan nya dari luar area kotak penalti.

Tidak berhenti disitu Sergio Aguero kembali mengancam di menit ke-34. Sudah dengan baik mengecoh pemain Daley Blind, namun eksekusi terakhirnya yang masih melayang jauh.

Sebuah umpan terobosan Sergio Aguero di menit ke-43 gagal di manfaatkan dengan baik oleh Raheem Sterling. Bola tendangan nya yang masih meleset jauh dari sasaran.

Begitu juga dengan Ander Herrera yang melewatkan sebuah peluang emas dimenit ke-45. Umpan tendangan bebas Marcus Rasford berhasil di sundulnya. Namun,sundulan nya tersebut masih menyamping. Tidak lama kemudian babak pertama pun selesai, dan skor di pertandingan tersebut masih sama kuat yakni 0-0.

 

 

Pertandingan Juventus Melawan  Atalanta Harus Berakhir Dengan Skor 2-2

Remo Freuler

Skuat Juventus gagal meraih angka penuh pada saat mereka bertandang ke markas Atalanta di dalam sebuah pertandingan lanjutan Liga Italia. Dimana Bianconeri harus puas dengan hasil seri yakni 2-2.

Pada saat menjalani pertandingan yang diselenggarakan di Stadio Atleti Azzurri d’Italia. Pada hari Sabtu (29/4/2017) dini hari WIB, dimana tim tuan rumah berhasil unggul lebih dulu pada saat paruh pertama pertandingan. Andrea Conti pemain berusia 23 tahun ini yang membawa keunggulan untuk Atalanta di menit ke-45.

Andrea Conti  dengan sempurna menyontek umpan Alejandro Gomez. Keunggulan dengan skor 1-0  tim tuan rumah pun menutup babak pertama.

Di babak yang kedua, keunggulan yang dimiliki oleh Atalanta harus sirna berkat dari hasil gol bunuh diri yang di lakukan oleh Leonardo Spinazzola di menit ke-50. Ia salah dalam mengantisipasi sebuah tendangan bebas pemain gelandangan Juventus, Miralem Pjanic.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, skuat Juventus semakin bersemangat untuk mencari gol kedua. Gol yang sedang dinanti-nanti baru tiba pada saat pertandingan tersebut memasuki menit ke-82 melalui pemain Dani Alves. Pemain sepakbola yang berasal dari Brasil tersebut mampu memanduk umpan silang terukur Miralem Pjanic dari sisi kiri benteng pertahanan Atalanta.

Gol tersebut bisa di balas oleh tim ruan rumah menjelang berakhir nya waktu normal. Remo Freuler yang membobol tiang gawang Juventus di menit ke-89.

Tendangannya tersebut sempat berhasil di blok kiper Juventus, yakni Gianluigi Buffon, namun pemain berasal dari Swiss tersebut mampu menyambar dengan sangat cepat bola masuk ke dalam tiang gawang. Dan pertandingan tersebut pun harus berakhir dengan sama kuat yakni 2-2.

Dengan hasil yang di peroleh ini tidak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen. Juventus yang tetap masih berada di puncak klasemen dengan memiliki 84 poin yang mereka dapat dari hasil 34 pertandingan yang sudah mereka jalani, sementara untuk Atalanta juga tetap berada di posisi lima dengan perolehan 64 poin.

Antonio Conte Mencari Cara Untuk Mengatasi Romelu Lukaku Yang Sedang On Fire

Romelu Lukaku

Sang manajer Chelsea, yakni Antonio Conte, menaruh sebuah perhatian yang sangat amat serius kepada pemain striker Everton, bernama Romelu Lukaku. Pemain striker yang berasal dari Belgia  tersebut sangat gesit dan tajam pada saat bermain di sebuah pertandingan di gelar di Goodison Park.

Saat ini pemain Romelu Lukaku sedang on fire dengan meminpin daftar top skorer Liga Inggris musim ini.  Pemain striker berusia 23 tahun itu sudah berhasil membukukan sebanyak 24 gol, yang mengungguli beberapa pemain seperti Harry Kane sebanyak 20 gol dan Diego Costa sebanyak 19 gol.

Sebagian besar gol pemain Romelu Lukaku tersebut dibukukan pada saat dia bermain di pertandingan kandang. Dimana dia mencetak sebanyak 16 gol dari 16 pertandingan home. Yang artinya, pemain Romelu Lukaku menjamni klun Everton minimal akan mendapatkan satu gol pada saat main kandang pada musim ini.

Dan hal tersebutlah yang membuat Antonio Conte merasa sangat pusing menjelang Chelsea yang akan segera bertandang ke markas Everton, pada hari Minggu (30/4/2017). Ia mengaku pada saat ini bahwa dia sedang mencari cara bagaimana untuk bisa menghentikan pemain Romelu Lukaku yang sedang ganas-ganas nya.

“Saya kira dia adalah sosok pemain sepakbola yang sangat bagus dan mampu mencetak banyak gol pada musim ini, tidak hanya untuk di musim ini saja, dengan begitu kami harus menaruh sebuah perhatian yang sangat serius kepada nya,” ucapan Antoni Conte seperti mana yang sudah berhasil di lansir media setempat.

“Tapi itu sama dengan nya harus mencari sebuah cara yang tepat untuk bisa menghentikan mereka. Kami harus dengan segera menemukan solusi yang paling tepat untuk menhentikan aksi pemain Romelu Lukaku dan rekan-rekan nya,” ucapan penutupan Antonio Conte yang ditulisnya di sebuah situs resmi milik klub.

Pochettino Memuji Mental Tottenham

mauricio-pochettino

 

Tottenham Hotspur hanya meraih kemenangan tipis ketika melawan Crystal Palace. Walaupun demikian, manajer The Lilywhites, Mauricio Pochettino, memuji sikap mental Tottenham yang sudah menunjukkan kemajuan.

Tottenham tampil mendominasi di dalam laga lanjutan Premier League di Selhurst Park pada hari Kamis (27/4/2017) dinihari WIB. Akan tetapi mereka cuma mampu menang 1-0 lewat sepakan Christian Eriksen di menit ke-78.

Kemenangan itu adalah kemenangan kedelapan secara beruntun yang didapatkan Tottenham di Premier League. Harry Kane cs. pun terus menekan Chelsea yang berada di puncak klasemen. Kedua tim kini terpaut 4 poin dengan 5 pertandingan tersisa.

Pochettino senang karena timnya langsung bangkit sesudah dikalahkan oleh Chelsea di babak semifinal Piala FA di akhir pekan lalu. Selain hal itu, kemampuan untuk mengatasi tekanan sesudah Chelsea meraih kemenangan sehari sebelumnya merupakan suatu nilai positif lain dari timnya.

“Kami menunjukkan jika kami banyak belajar sebagai sebuah tim dari musim lalu. Ini amat penting karena lebih baik dari musim yang lalu. Kami sudah menjalani sebuah tantangan yang besar di musim ini” kata Pochettino.

“Satu area yang menjadi hal penting bagi kami adalah membenahi persoalan mental dan tim saat ini memperlihatkan jika kami sudah siap. Di musim ini kami telah siap untuk bertarung dan di musim depan kami akan jauh lebih baik lagi” lanjut manajer berusia 45 tahun itu.

Di musim lalu, Tottenham sempat bersaing ketat dengan Leicester City di dalam persaingan gelar, akan tetapi mereka justru tampil kurang maksimal di pekan-pekan penentuan dan pada akhirnya hanya finis di peringkat 3.

“Pada musim lalu kami tampil bagus, kalau Anda masih ingat, akan tetapi kami jauh terlihat lebih baik dan lebih dewasa di musim ini” sambung Pochettino.

“Ya benar tim ini sudah menunjukkan kedewasaan yang bagus dan Anda juga bisa melihat jika Anda dapat mempercayai mereka. Ini bukan mengenai mengirim pesan kepada Chelsea. Ini lebih mengenai kami membangun kepercayaan diri, membangun keyakinan jika kami mampu menang dan menciptakan mental juara” tutup manajer kelahiran Murphy, 2 Maret 1972 itu.

3 Pemain Cadangan Yang Diandalkan Madrid

nacho

Disaat berlabuh ke Real madrid, Gareth Bale ia langsung dimainkan bersama dengan Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo sehingga disebut sebagai BBC, ke 3 pemain tersebut mempuyai saingan dari Barca yang juga disebut MSN, Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar.

Dari keseluruhan, strategi Real Madrid sampai saat ini masih tidak banyak berubah. Pergantian pemain Cuma beberapa kali dilakukan oleh Zidane Zidane. Zidane hanya menganti pemainnya bila ada pemain yang cedera atau mengistirahatkan pemainnya.

Biarpun demikian Los Blancos tidak hanya mempunyai trio BBC, masih ada pemain cadangan yang mempunyai kemampuan tidak kalah dari mereka.

Terlihat beberapa laga terakhir, Real Madrid diantara salah satu BBC ada yang tengah mengalami masalah dan digantikan oleh pemain cadangan, namun perfoma mereka terbilang baik. Bukan hanya barisan depan saja, Real Madrid juga masih mempunyai pemain cadangan yang lain seperti barisan tengah dan barisan belakang. Ini adalah 3 pemain cadangan terbaik yang dimiliki Madrid.

  1. Nacho

Untuk barisan belakang Los Blancos mempunyai Sergio Ramos serta Pepe, 2 pemain bertahan tersebut sangat jarang digantikan. Namun dimusim ini perfoma Pepe sudah mulai menurun termakan usia. Nacho yang menjadi pemain penganti Pepe berhasil memperlihatkan perfoma terbaik yang ia miliki dan memikat hati Zidane, bahkan selama beberapa laga terakhir ia sering diduetkan bersama Sergio Ramos. Bahkan Nacho diturunkan saat Madrid menghadapi Bayern Muenchen didalam ajang Liga Champions, biarpun Real Madrid kemasukan 2 bola, akan tetapi perfoma yang ia tunjukan masih terbilang baik.

 

  1. Marco Asensio

Marco Asensio merupakan pemain penting untuk Zidane, bila diantara salah satu BBC mengalami masalah maka ia akan mengantikan posisi mereka, ia berhasil memperlihatkan perfomanya saat Madrid menghadapi Bayern Muenchen didalam ajang Liga Champions.

 

 

  1. Isco

Biarpun Isco lebih banyak duduk dikursi cadangan, akan tetapi perfoma yang ia miliki setara dengan pemain yang lain. Sering menjadi pemain cadangan membuat Isco galau dan ingin pergi ke klub lain, menyadari hal tersebut Zidane memberinya kesempatan. Dan diperkirakan ia akan bertahan selama 1 musim dengan Madrid.

 

 

 

Rooney : Saya Masih Dapat Memberikan Banyak Konstribusi

Wayne Rooney

 

Wayne Rooney tidak setuju bahwa dirinya sudah selesai. Rooney mau memperlihatkan bahwa dia masih dapat memberikan hasil positif untuk MU sampai akhir musim.

Kehadiran Zlatan Ibrahimovic di musim ini menyebabkan masa depan Rooney di Old Trafford tengah ramai dibicarakan. Ditambah lagi dengan cedera yang langsung menyebabkan Rooney ditepikan dari skuad inti.

Walaupun Rooney merupakan kapten tim, dia pun hanya dapat bermain sebanyak 10 kali dari awal pertandingan di Liga Inggris musim ini. Secara keseluruhan 32 kali tampil, Roney hanya dapat menciptakan 6 gol dan 10 assist.

Pantas saja bila Rooney dinilai sudah berakhir dan bisa saja memberikan dampak yang berbahaya untuk kelangsungan masa depannya sebagai penggawa senior Manchester United. Rooney dikatakan akan dijual pada jendela transfer yang akan datang.

Namun ada harapan bagus yang hadir untuk penggawa berusia 31 tahun itu pada saat Zlatan Ibrahimovic dibekap oleh cedera dan mesti menepi hingga akhir musim. Rooney bisa saja langsung dipakai oleh Jose Mourinho seperti minggu sebelumnya, saat melawan Burnley.

MU pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0, Rooney menciptakan 1 gol dan itu diinginkan dapat terus berlangsung ketika melawan Manchester City pada hari Jumat, 28 April 2017 petanghari WIB. Sedangkan Rooney saat ini merupakan penggawa yang paling serin menciptakan gol di pertandingan derby Manchester yaitu dengan 13 gol.

“Saya pikir masih dapat memberikan hasil positif dengan kemampuan dan jam terbang yang ada untuk dapat melakukan rivaltias dan meraih gelar juara serta menyelesaikan posisi liga di urutan 4 besar dan melaju ke partai puncak Piala FA. Itu beberapa jam terbang yang dapat saya berikan untuk tim ini,”ucap Rooney.

“Pastinya sayam asih dapat tampil selama sejumlah musim kedepannya di tingkat teratas. Malahan lebih lagi. Seluruh orang melihat usia, saya baru berusia 31 tahun dan itu masih memungkinkan untuk bermain dalam banyak pertandingan,”lanjutnya.

“Saya menilai saya masih dapat tampil di tingkat teratas. Seluruh orang memiliki pilihan yang mereka pikir bisa dilakukan dan saya sangat merespek orang itu. Saya juga begitu,”lanjutnya.

Mou Dinilai Masih Kalah Dari Pep Guardiola

jose mourinho

 

Pertemuan bertajuk derby Manchester memang adalah pertemuan yang paling menarik perhatian, lebih tepatnya laga panas ini pun merupakan pertemuan kontra Manchester United melawan Manchester City yang menjadi perbincangan hangat bagi media-media asal Inggris. Selain menjadi tontonan yang di jamin seru serperti kedua pemain masing-masing tim itu pastinya akan saling beradu dalam satu lapangan, tentu saja kedua tim ini juga bakal beradu strategi dan peran sebagai pelatih dalam pertandingan kali ini juga menjadi sorotan.

Hal ini pun terjadi lantaran kedua klub ini memang sama-sama mendaratkan jasa pelatih baru di dalam klub masing-masing, dengan hal ini pun membuat duel kedua tim skuad ini menjadi sorotan panas  yang sangat menarik untuk di saksikan. Sebelumnya, baik nama pelatih Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United mau pun nama pelatih Pep Guardiola kedua sudah berulang kali di pertemukan dalam satu atas lapangan dengan menunjukan strategi siapakah yang paling hebat. Sebagai pelatih, kedua pelatih ternama ini pun sudah berjumpa sebanyak 18 kali. Dari sejumlah pertemuan ini pun dapat dilihat dari raihan kemenangan kedua pelatih tersebut, nyatanya Guardiola tercatat lebih unggul soal ahli taktik dari pada Jose Mourinho sejauh pertemuan keduanya.

Sementara untuk berita lainnya, Guardiola yang berhadapan dengan Mourinho berhasil mengemasi sembilang kali kemenangan. lantas Guardiola juga meraih empat kali hasil imbang, dan sisah dari pertemuan sebanyak 18 kali pelatih berkebangsaan Spanyol ini mearih hasil kekalahan dari armada milik pelatih berkebangsaan portugal tersebut. Bukan itu saja yang membuat ahli taktik Manchester City ini unggul di atas Mourinho sebagai ahli taktik, dan anda juga bisa melihat dalam laga sebelumnya saat pasukan Barcelona yang di bawah pemimpinan Guardiola sempat menaklukan Mourinho bersama Real Madrid dengan hasil kekalahan 5-0 di Liga Spanyol 2010-2011. Melihat dari pertemuan kedua ahli taktik kelas dunia ini pun tak dapat dipungkiri, Mourinho masih di bawah ahli taktik Manchester City yang akan kembali di pertemukan dalam laga bertajuk Derby Manchester.

Arsene Wenger Terpikat Oleh Kylian Mbappe

Kylian Mbappe

Sang manajer Arsene Wenger memberikan sebuah pengakuan akan tertarik untuk mendatangkan pemain penyerang AS Monaco yakni Kylian Mbappe, akan tetapi Arsene Wenger juga mengetahui bahwa The Gunners tidak memiliki uang yang cukup banyak untuk dapat melakukan persaingan dengan klub tajir Eropa yang lainnya.

Pemain Kylian Mbappe yang berusia 18 tahun tengah dipantau oleh klub klub raksasa Eropa lainnya dengan sudah mengkonstribusikan 23 gol dan juga 5 assist dari 37 laga yang dilakukan bersama sama dengan AS Monaco yang merupakan alasan utamanya.

Kubu Manchester City dan juga kubu Real Madrid merupakan dua klub yang dikabarkan tengah menargetkannya dengan sangat serius dengna penampilan dari Kylian Mbappe telah memikat hati dari Arsene Wenger yang merupakan sang manajer dari Prancis tersebut pernah memberikan pengakuan akan dirinya yang tidak munafik akan ketertarikannya dengan sang pemain.

“Merupakan sesuatu hal yang jelas berbohong beserta munafik jika kami tidak mengamatinya, akan tetapi dirinya sudah berada di dalam sebuah radar klub yang mungkin akan kekuatan finansial yang lebih baik dari kami.”

Adanya sebuah pernyataan dari Arsene Wenger yang sudah dilontarkan di saat tengah tengah ketidak pastiaan akan masa depan dari Alexis Sanchez beserta juga Mesut Oezil dengan keduanya masih belum diperpanjang kontrak sampai dengan sekarang ini.

Keyakinan dari Arsene Wenger akan kedua pemain andalannya tersebut akan berusaha keras untuk bertahan di Stadion Emirates.

Saya sendiri melihat bahwa mereka harus dapat bertahan di sini dikarenakan mereka merupakan pemain kelas dunia yang akan sangat sulit untuk dapat mencari pemain pemain kelas dunia lagi terutama dengan harga yang cukup tinggi.

Adanya banyak klub dengan dana yang sangat banyak beserta beberapa pemain bertalenta yang jumlah sedikit sudah membuat adanya rasa keputusasaan di saat tersebut dengan di saat sekarang ini Kylian Mbappe yang berasal dari AS Monaco beserta seluruh tim Eropa sudah bersiap untuk mendatangkan dirinya untuk menjalani setiap pertandingan yang akan dilakukan sekarang ini.