Monthly Archives: August 2016

Marcus Rashford Sukses Jadi Penyelamat

Rashford

Striker Muda, Marcus Rashford datang sebagai penyelamat Manchester United saat mencetak gol kemenangan dari cedera berhasil membantu Red Devils mengalahkan Hull City dengan skor akhir 1-0 dari acara Liga Inggris, kemarin.

Datang dari bangku cadangan yang menggantikan Juan Mata, sejak akhir-akhir ini Rashford yang sedikit tenggelam, terutama dengan hadirnya Zlatan Ibrahimovic masuk sebagai pencuri perhatian dengan gol yang cukup sensasi di Stadion KCOM.

Gol pada menit kedua waktu cedera turut memastikan tim asuhan Jose Mourinho memenangkan 3 pertandingan sejauh ini.

Rashford, 18 tahun berhasil memanfaatkan umpan Wayne Rooney ketika memblok bola dari jarak dekat dan mencetak golnya yang kesembilan dari 20 penampilan bersama Manchester United.

“Kami melakukan semuanya agar bisa meraih kemenangan.

“Ketika Anda mencetak gol setelah 90 menit, Anda selalu mengatakan itu adalah keberuntungan, namun untuk fakta ini Anda layak menangkan laga.

“Disamping itu Kami juga bermain sangat baik terutama bagian serangan, malah saya selalu percaya gol akan kami dapat. Saya juga ingin memberi pujian kepada Hull atas pertunjukan mereka, “Ucap Mourinho.

Dalam pertandingan tersebut, tuan rumah hampir mencetak gol pertama melalui Robert Snodgrass usai melakukan tendangan bebas, namun kiper United, David De Gea berhasil menyelamatkan kondisi tersebut.

Pemain termahal dibeli United, Paul Pogba terlihat masih mencari-cari ritme permainan menyusul tim yang belum mampu mencetak gol terhadap klub yang baru ini.

Bintang Striker United, Ibrahimovic pada pertandingan ini juga dikontrol ketat oleh para pemain tim tuan rumah, bahkan mantan pemain timnas Swedia tersebut cukup sulit bergerak bebas dalam acara pertandingan tersebut.

Sementara itu sang pelatih Mourinho mengatakan,  bahwa kemampuan Rashford menjalankan tugas dengan baik memungkinkan pemain ini dipilih dalam tim utama di masa akan datang.

“Marcus bermain cukup baik setiap kali tim mendapatkan masalah serta membutuhkan gol.

“Dalam pertandingan Komunitas pertahanan dia memberi kontribusi istimewa ketika skor tertahan 1-1 dan pada waktu lalu dia melakukannya pada dengan skor 0-0.

“Semua orang berbicara tentang dia dan juga Ibrahimovic, mungkin saya harus mencoba menggandeng mereka,” Tutupnya.

Paco Alcacer Resmi Gabung Dengan Barcelona

Paco Alcacer

 

Seperti yang dikabarkan dalam tim skuad Barcelona berhasil mendaratkan pemain baru dalam tim skuad mereka, lebih tepatnya jika pihak manajeman klub yang bermarkas di Camp Nou berhasil mendaratkan sosok pemain incaran mereka dalam bursa transfer musim panas 2016. Sebagaimana yang diketahui jika incaran mereka itu pun merupakan pemain muda milik klub Valencia, dengan pendaratan pemain muda berusia 23 tahun ini dilakukan agar dapat menjadi sosok pelatih bagi trio MSN yang merupakan pemain bintang andalan mereka. MSN tak lainnya terdiri dari Lionel Messi, Luis Suarez, dan juga Neymar Jr, tentunya anda juga sudah mengenal dari tiga nama yang barusan disebut ini, ketiga nama ini pun merupakan pemain yang berposisi dilini serang milik pasukan Blaugrana.

Sebelumnya, Paco Alcacer yang merupakan pemain muda milik klub Valencia ini pun sudah menemukan titik terangnya. Banyak yang percaya jika tindakan untuk merekrut pemain berusia 23 tahun ini adalah langkah yang tepat, penyebabnya itu pun tak lainnya jika pemain yang bermain sebagai posisi striker ini baru saja menginjaki usia 23 tahun saja. Dengan usia yang muda ini pula membuat pihak manajeman tertarik padanya, bukan itu saja melainkan jika kualitas yang dimilik Paco Alcacer sendiri memang cukup diakui memilik talenta yang diinginkan pihak manajeman Barca. Kontrak yang didapati pemain muda ini pun diketahui berdurasi selama lima musim kedepan, kesepakatan kedua pihak manajeman ini pun senilai 30 juta euro.

Teratat selama mengenakan seragam Valencia, Paco Alcacer sendiri tercatat telah mampu mengemasi 43 gol untuk tim skuadnya itu. Dan jumlah gol ini pun terjadi dalam 124 pertandingan bersama Valencia, dengan koleksi gol yang terbilang cukup produktif ini pun langsung menarik perhatian pihak manajeman Barca.  Bertindak sebagai peminat yang serius ini pun langsung membuat pihak manajeman raksasa asal Spanyol itu tidak ragu memberikan tawaran yang besar pada pihak manajeman Valencia, sedangkan tawaran yang diberikan pihak manajeman Barca itu pun diketahui mencapai nominal 100 juta euro.

Sejumlah Pemain Yang Dinilai Kerap Bermain Kasar Dan Kotor

pepe

Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang paling terkenal didalam dunia olahraga. Banyak pemain yang berkualitas yang mempunyai kemampaun hebat dalam mengiring bola dan melakukan serangan yang membuat para penonton merasa terhibur.

Meskipun demikian, ada juga sejumlah pemain yang dinilai sering sekali merusak permainan sepakbola yang sangat bagus. Para pemain tersebut disebut melakukan tidakan-tidakan yang kotor pada saat terlibat perebutan bola atau dengan sengaja melakukan tindakan yang bisa mencederai lawannya. Meskipun sering sekali mendapatkan ganjaran kartu kuning yang berarti peringatan dan juga kartu merah yang langsung diusir dari lapangan karena dianggap sudah sangat keterlaluan, akan tetapi para pemain tersebut tetap melakukan hal yang kasar di atas lapangan.

Berikut adalah pemain-pemain yang dianggap selalu bermain kasar dan kotor ataupun dengan sengaja mencoba untuk mencederai lawannya diatas lapangan :

  • Pepe dari Portugal

Sebagai seorang pemain bertahan, Pepe memiliki skill yang sangat komplit. Meskipun demikian, akan tetapi sayangnya Pepe memiliki sisi negatif yang selalu bermain dengan kasar di atas lapangan. Hingga sekarang ini, Pepe pernah tercatat mendapatkan skorsing selama 10 pertandingan setelah melakukan pelanggaran keras dengan menendang bagian perut salah seorang pemain Getafe berulang-ulang kali. Dia bahkan menginjak tangan Lionel Messi dengan sengaja dalam laga El Clasico. Bahkan pihak FC Barcelona sempat membuat sebuah kompilatsi video yang memperlihatkan aksi brutal yang dilakukan oleh Pepe karena seringnya dengan sengaja mencederai para pemainnya.

  • Marco Materazzi dari Italia

Materazzi merupakan salah seorang pemain legendaris klub Inter Milan. Dia menjadi pemain yang cukup berpengaruh didalam kesuksesan treble winners Inter Milan disaat tahun 2010 yang lalu dan juga membawa Italia memenangkan kompetisi Piala Dunia tahun 2010 yang lalu. Akan tetapi Materazzi dianggap menjadi pemain yang kasar dikarenakan seringnya dia mendapatkan kartu kuning dan juga kartu merah. Materazz sering cukup ahli dalam memancing emosi para pemain lawannya. Kontroversi terbesar yang dilakukannya adalah mengolok-olok Zinedine Zidane pada saat babak final kompetisi Piala Dunia tahun 2006 yang lalu dimana berakhir dengan kartu merah untuk Zidane yang tidak bisa lagi menahan emosinya dan langsung melakukan tindakan tandukan maut didada Materazzi.

  • Nigel De Jong dari Belanda

Siapa lagi yang tidak mengenal dan juga mengakui bahwa Nigel De Jong merupakan salah satu pemain yang brutal. De Jong tidak akan segan-segan untuk melakukan tekal yang sangat kerat dan juga berbahaya untuk mendapatkan bola dari kaki lawan. Dia juga pernah membuat Hatem Ben Arfa dari klub Newcastle serta Stuart Holden dari klub Bolton mengalami cedera yang panjang dikarenakan tekelnya yang sangat berbahaya pada saat memperkuat Manchester City. Aksinya yang paling diingat adalah tendangan kungfu yang dilepaskannya kepada Xabi Alonso pada babak final kompetisi Piala Dunia tahun 2010 yang lalu.

Demikian para pemain yang dianggap sering sekali melakukan pemainan yang kotor diatas lapangan meskipun masih banyak yang lainnya seperti Joey Barton dari Inggris, Roy Keane dari Irlandia, Lee Bowyer dari Inggris, Paolo Montero dari Uruguay, Andoni Goikoetxea dari Spanyol, Gennaro Gattuso dari Italia, Edgar Davids dari Belanda dan masih banyak yang lainya.

Akan tetapi malah ada sebagian besar peminat sepakbola yang menyebutkan bahwa permainan kotor dan juga permainan kasar dianggap adalah bagian dari sepakbola, terlebih lagi di kompetisi Liga Premier League yang dimana diakui merupakan kompetisi paling kasar yang ada di Eropa dan dunia.

 

Leicester Akan Tetap Aktif Di Detik Terakhir Bursa Transfer

Leicester City

Leicester City masih tetap akan aktif didalam bursa transfer pemain yang dimana akan segera berakhir dalam musim panas ini. Kabarnya dua pemain klub Sporting Club de Portugal menjadi incaran yang ada di list The Foxes dan kedua pemain tersebut tidak lain adalah Adrien Silva dan juga Islam Slimani.

Pada musim panas ini, Leicester boleh dibilang cukup aktif didalam bursa transfer pemain. Buktinya hingga sekarang ini mereka telah mendatangkan enam orang pemain baru yang tidak lain adalah Raul Uche, Raul Uche, Luis Hernandez, Ahmed Musa, Nampalys Mendy, dan juga Bartosz Kaputska.

Meskipun mendatangkan sejumlah pemain, akan tetapi Leicester City harus kehilangan salah satu pemain kunci mereka, N’Golo Kante yang dimana pada musim lalu menjadi salah satu pemain tengah yang berperan besar memberikan kesuksesan untuk klub tersebut memenangkan kompetisi Premier League. Hal tersebut sendiri berdampak didalam performa Leicester City pada awal musim ini yang dimana sang klub juara bertahan hanya mampu untuk memenangkan satu pertandingan dalam tiga pertandingan pertama awal musim ini dan dua yang lainnya berakhir masing-masingnya kalah dan juga seri.

Itu masih belum termasuk kedalam kekalahan yang mereka dapatkan saat menghadapi klub Manchester United didalam kompetisi Comunity Shield. Oleh dikarenakan hal tersebut Leicester masih tetap bergerak pada saat hari terakhir jendela transfer pemain musim panas ini pada hari Rabu tanggal 31 Agustus hari ini untuk mendapatkan pemain yang baru.

Dua pemain yang menjadi incaran mereka tidak lain adalah pemain dari klub Sporting yang tidak lain adalah Adrien Silva dan juga Islam Slimani. Slimani sendiri merupakan pemain yang berposisi sebagai striker yang dimana musim lalu mereka berhasil mencetak sebanyak 27 buah gol.

Dengan kehadiran striker yang berasal dari Aljazair sangat diharapkan untuk bisa membantu tops skorer mereka musim lalu, Jamier Vardy di lini penyerangan. sekarang ini praktisnya hanya seorang Vardy dan juga Leonardo Ulloa saja yang menjadi pemain nomor sembilan didalam tim tersebut. Untuk mendatangkan Slimani sendiri, Leicester dikabarkan membutuhkan dana yang besar, yakni sekitar 34 juta poundsterling.

Tidak hanya Slimani saja, akan tetapi Leicester City juga memiliki keinginan untuk mendatangkan pemain gelandang Sporting, Andrien Silva yang menjadi salah satu pemain andalan timnas Portugal pada kompetisi Piala Eropa yang lalu.

Silva sendiri dihargai sebesar 38 juta poundsterling. Meskipun Leicester City mengeluarkan dana sebesar itu, akan tetapi proses transfernya tersebut dinilai akan sangat sulit karena Sporting sendiri sudah terang-terangan membatah bahwa mereka akan menjual pemainnya itu.

Akan tetapi disatu sisi, Andrien ingin untuk hengkang dari klub tersebut untuk bisa mendapatkan tantangan yang baru didalam kariernya sebagai pemain sepakbola mengingat bahwa usianya sekarang ini sudah mencapai umur 27 tahun.

“Saya bisa mengonfirmasikan tawaran tersebut. Leicester merupakan sebuah klub yang sangat menarik sekali dan sangat cocok untuk menjadi tujuan berikutnya didalam karier saya,” ungkap Andiern kepada salah satu media yang ada disana.

“Setelah bermain selama 15 tahun di Sporting, saya berpikir bahwa ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat luar biasa sekali bagi saya dan juga bisa membuat saya mengekspresikan dan juga menjajal semuanya yang ada didalam diri saya didalam kompetisi yang lainnya dan juga berkembang didalam kompetisi Premier League yang merupakan kompetisi yang sangat hebat,” lanjutnya.

Rooney Menyerukan kemenangan di Derbi Manchester

wayne rooney

Tiga kemenangan berturut turut yang di peroleh Manchester United di Premier League 2016-2017 menjadi modal yang bagus bagi tim Setan Merah jelang melakoni pertandingan Manchester United melawan Manchester City di Old Trafford pada 10 September 2016 mendatang. Setelah tim tersebut berhasil mengalahkan AFC Bournemouth, Southampton dan Hull City. Mereka akan bersiap siap untuk melawan Manchester City, Setan Merah kini mendapatkan lawan yang imbang agar merebut puncak klasemen. Wayne Roonet sangat gembira ketika melihat performa timnya bagus. Kapten Manchester United, Rooney meminta rekan rekan setimnya untuk menjaga keunggulan yang tak terkalahkan dalam 3 pekan ini. Wayne Rooney juga berpendapat bahwa dalam laga derbi Manchester yang akan di gelar pada tanggal 10 September 2016. Ia optimis dan berjuang dengan rekan setimnya untuk mengalahkan Manchester City dan menduduki puncak klasemen teratas. Kami juga ingin membangun klub Setan Merah melaju sampai ke babak final. Pertandingan selanjutnya yang telah mempertemukan kami dengan Man Citu akan menjadi kemenangan yang dashyat bagi kami meskipun lagi ini terlalu cepat di gelar.

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho memberi arahan bahwa pada pertandingan nanti pemain pemain harus lebih berkonsentrasi dalam keadaan. Kami mengaku bahwa Man City adalah klub yang sulit di lawan, tetapi kami terus berjuang untuk mencapai kemenangan. Apapun hasil melawan Man City itu tidak menentukan siapakah yang lebih kuat. Namun, akan menjadi momen yang bagus saat melakoni Derbi Manchester Setelah tiga kemenangan berturut turut di peroleh. Pertandingan nanti bakal menjadi edisi pertama bagi Jose Mourinho dan Josep pep Guardiola selaku sebagai pelatih Man City saat ini. Sebelumnya mereka sudah pernah bertemu saat berkarir di Spanyol. Jose Mourinho sudah mempersiapkan taktik untuk pemainnya agar tidak kesulitan mengobrak abrik tim pertahanan di lini belakang Manchester City. Rencana Mourinho akan memasuki pemain bintang nya semua dalam laga Derbi Manchester tersebut.

 

 

 

Ong Kim Swee Mengkhawatirkan kondisi pemainnya

Ong Kim Swee

Pelatih tim nas Malaysia, Ong Kim Swee, menjelang kontra melawan tim nas Indonesia. Dia mengaku sangat khawatir melihat kondisi fisik para pemainnya di partai uji coba melawan Indonesia yang di gelar di Stadion Manahan, Solo, Senin (06/09/2016). Untuk pertandingan uji coba melawan tim nas Indonesia, Ong Kim Swee telah memanggil 24 nama pemain yang akan berhadapan di laga tersebut. Semua nama nama pemain itu berasal dari klub Malaysia Super League dan enam di antaranya di pilih dari Johor Darul Ta’zim selaku sebagai pemuncak klasemen. Menurut Ong kim Swee, ada beberapa pemain yang mengalami masalah kesehatan. Sebab, Liga Super Malaysia yang masih berlangsung hingga 24 Agustus 2016 itu membuat mereka kehilangan kebugaran. Mereka terlihat sangat lelah dan belum kembali staminanya untuk melanjutkan laga uji coba melawan tim nas Indonesia. Kami akan fokuskan ke pemain terlebih dahulu agar mereka segera pulih dalam jangka waktu dua sampai tiga hari kedepan, “ucap Ong Kim Swee selaku Pelatih tim nas Malaysia.

Untuk partai melawan tim nas Indonesia, Ong Kim Swee belum memilih posisi kapten permanen dalam tim tersebut. Sebelumnya yang memegang kapten dalam tim nas adalah Safiq Rahim, Hanya gelandang yang sudah berusia 29 tahun itu  dipastikan akan absen pada Piala AFF 2016. Masih ada sejumlah pemain yang bisa di jadikan kapten yaitu, Mohd Amri Yahya, Brendan Gan Seng Ling, Baddrol Bakhtiar, dan Khairul Fahmi Che Mat. Mereka di nilai mempunya jiwa kepemimpinan Namun begitu, saya masih belum bisa memastikan siapa yang akan menjadi kapten kali ini. Laga ini merupakan persiapan kedua tim nas sebelum memasuki  turnament Piala AFF 2016 di Fillipina dan Myanmar. Tim Nasional Indonesia masuk ke dalam Grub A bersama tuan rumah Fillipina, Thailand dan Singapura sedangkan tim nasional Malaysia bersaing dengan Vietnam, dan Myanmar selaku sebagai tuan rumah serta juara kualifikasi di Grub B.

Tomas Rosicky kembali ke Sparta Prague

Tomas Rosicky

Mantan gelandang Arsenal, Tomas Rosicky membuat pernyataan bahwa ia akan bergabung kembali dengan Sparta Prague setelah 15 tahun lamanya meninggalkan klub asal Ceko tersebut. Gelandang Arsenal, Tomas Rosicky segera berakhir kontraknya dengan The Gunners. Dia mengaku menerima Guard of hunour dari seorang pemain Arsenal pada musim lalu. Meskipun usia Tomas Rosicky sudah mencapai 35 tahun, Stamina Rosicky tak jauh dari pemain muda. Ia belum memilih pensiun dari dunia Sepak Bola dan melanjutkan karirnya di klub Ceko yang telah lamanya ia tinggalkan.  Tomas Rosicky mengikuti jejak ayahnya yang memperkuat klub tersebut pata tahun 1970-an . Klub Ceko akan menunggu Tomas rosicky untuk hadir bertemu sang manager dan membuat kontrak baru berdurasi jangka panjang. Pada tahun 2001, Rosicky tercatat telah bergabung dengan klub Borussia Dortmund . Dia pun pernah menjadi pemain termahal Bundesliga setelah Dortmund membeli dengan dana 18 juta Poundsterling untuk mendapatkan jasanya selama di klub tersebut.

Pada musim perdananya bersama Borrusia Dortmund, Tomas Rosicky langsung membawa klub tersebut sampai ke babak Final Bundelsliga dan Merebut Piala tersebut pada tahun 2001-2002. Tomas Rosicky sangat bersinar ketika bergabung dengan skuad Borrusia Dortmund. Maka dari itu, Manager Dortmund tidak sungkan sungkan berani membeli dia dengan harga yang tinggi sehingga tercatat sebagai pemain termahal di Bundelsliga. Selama enam tahun bersama Borrusia Dortmund, Tomas Rosicky baru berkunjung ke Arsenal pada bulan Mei 2006. Selama 10 tahun bergabung dalam Skuad Arsenal, Rosicky hanya memperoleh 2 gelar domestik yaitu Piala FA dan Community Shield. Sudah 10 tahun lamanya ia bergabung dengan Arsenal dan pada saat ini dia telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak baru terhadap Arsenal. Rencana Rosicky akan kembali ke klub Ceko dan melanjutkan karirnya masa masa kejayaan bersama Ceko. Dia sangat rindu dengan rekan rekan setimnya dulu yang telah membantu dia selama di klub Ceko.

Inter masih kurang Maksimal

Inter

Dibawah asuhan pelatih barunya Frank de Boer, Internazionale belum dapat meraih hasil positif di kompetisi Serie A Italia musim 2016/2107 ini. Setelah sebelumnya di laga perdana Inter harus menyerah atas Chievo Verona dengan skor 0-2.

Meski Inter menguasai jalannya pertandingan, baik dibabak pertama maupun di sepanjang babak kedua. Namun serangan yang dihasilkan oleh pasukan de Boer ini selalu digagalkan, malah Chievo Verona berhasil mencetak dua gol dari hasil 7 kali percobaan tembakan ke gawang dan 4 kali serangan baliknya.

Di giornada kedua Nerazzuri harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tim tamunya Palermo dengan skor 1-1. Bahkan tim tuan rumah harus tertinggal lebih dulu, setelah Andrea Rispoli mencetak gol pertama di awal laga babak kedua. Inter kemudian terhindar dari kekalahan ketika bintangnya Mauro Iccardi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-72.

Dalam laga melawan palermo ini, Inter juga mendominasi jalannya pertandingan selama 90 menit, namun sama halnya yang terjadi pada laga sebelumnya, Nerazzuri masih kesulitan dalam melakukan penyelesaian akhir dan masih kurang mampu memaksimalkan peluang yang dibuat. Inilah yang menjadi salah satu fokus utama manajemen tim maupun sang pelatih itu sendiri.

Wakil pesiden klub sekaligus manta pemain Inter Javier Zanetti menegaskan, kegagalan klubnya dalam dua laga tersebut disebabkan karena kondisi fisik pemain yang sedang menurun belum lagi, beberapa pemain yang belum paham benar dengan de Boer dalam hal menerjemahkan keinginan pelatih asal Belanda tersebut. Zanetti juga mengatakan akan segera memperbaiki beberapa kesalahan yang ada dalam tim.

Padahal, beberapa rekrutan Nerrazzuri seperti Ever Banega dari Sevilla dan Antonio Candreva dari Lazio ini merupakan bintang di klubnya terdahulu. Namun para pemain anyar tersebut belum mampu menampakkan permainan maksimalnya bersama stiker utama Inter Mauro Iccardi.

Para bintang yang berlabuh ke Inter musim ini memang masih dalam tahap adaptasi terhadap timnya. Belum lagi pelatih mereka Frank de Boer baru bergabung sepekan sebelum dimulainya ajang kompetisi Serie-A Italia. Meski pun demikian de Boer harus segera meracik timnya dan semua pemainya agar mampu bermain sesuai dengan yang diharapkan oleh manajemen klub.

Inter saat ini berada di posisi ke 17 di klasemen sementara liga Seri A Italia dengan raihan 1 point.

Hasil giornada kedua Serie A Italia

Serie A Italia

Kompetisi Liga Italia Serie A giornada kedua mempertemukan dua raksasa Serie A. Napoli yang berperan sebagai tuan rumah berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor 4-2. Laga sarat emosi yang disuguhkan kedua tim ini menghasilkan 11 kartu kuning dan 2 kartu merah.

Di babak pertama Napoli berhasil mencetak dua gol, keduanya melalui kaki Arkadiusz Milik. Memasuki babak kedua Milan mampu mengejar ketinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi dua sama. Setelah Juraj Kucka dan Mbaye Niang menerima kartu kuning kedua, Rossonerri kebobolan dua gol hingga membuat tim tuan rumah meraih tiga poin atas Milan dengan skor 4-2.

Inter Milan berbagi angka dengan tim Palermo dengan skor 1-1. Bermain di kandang sendiri, Nerrazuri menguasai sepanjang laga tersebut, namun Inter selalu gagal dalam penyelesaian akhir, Bahkan Palermo berhasil mencuri angka terlebih dahulu di menit ke 70 sebelum Mauro Icarrdi menjadi pahlawan yang menyelamatkan Inter dari kekalahan.

Sementara itu Juventus yang bertandang ke markas Olimpico, berhasil mencuri angka dari tim tuan rumah Lazio dengan skor 0-1. Gol semata wayang Juve dicetak oleh Sami Khedira di menit ke-66.

Dilaga lainya, Fiorentina yang selaku tuan rumah mampu mengalahkan Chievo verona dengan skor 1-0. Carlos Sanchez menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol satu satunya dalam laga tersebut di menit ke-29.

Sementara itu nasib sial berada pada kubu Roma. Bertandang ke Stadio Sant Elia markas dari Cagliari, Roma sebenarnya sudah unggul dua gol terlebih dahulu, Namun tim tuan rumah berhasil mengejar ketinggalan dan menyamakan kedudukan melalui Marco Borriello dan Marco Sau. Dengan hasil tersebut Roma pun harus puas dengan hasil imbang tersebut.

Berikut hasil lengkap giornata kedua Serie A:
Lazio 0 – 1 Juventus
SSC Napoli 4 – 2 AC Milan
Inter 1 – 1 Palermo
Crotone 1 – 3 Genoa
Sampdoria 2 – 1 Atalanta
Udinese 2 – 0 Empoli
Cagliari 2 – 2 Roma
Fiorentina 1 – 0 ChievoVerona
Sassuolo 2 – 1 Pescara
Torino 5 – 1 Bologna

Akankah Las Palmas menjadi Leicesternya Spanyol?

Las Palmas

Las Palmas merupakan tim yang baru mentas kembali ke La Liga Spanyol setelah hampir 13 tahun hanya bermain di Devisi II Spanyol atau yang biasa disebut Segunda Devision. Las Palmas kembali ke La Liga dengan penuh kejutan di musim lalu 2015/2016.

Namun, di musim lalu Los Amarillos sebutan Las Palmas ini berhasil finish di urutan ke-11 klasemen akhir La Liga. Mereka punya kualitas dari segi para pemain yang sangat baik untuk bertarung di papan tengah musim lalu dan tergolong sukses dalam persaingan meskipun akhirnya tidak bisa berlaga di kompetisi Eropa.

Didalam Skuad Las Palmas, sederetan pemain top juga menghuni skuad tersebut. Sergio Araujo, Jonathan Viera, William Jose, David Garcia dan Javi Castellanos merupakan pemain yang sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya. Ada juga eks kiper Sevilla yang sudah berpengalaman Javi Varas. Ditambah masuknya gelandang anyar Kevin Prince Boateng dan Marko Livaja.

Hasilnya, Las Palmas tampil perkasa ketika mempercundangi Sevilla dengan skor 4-2 pada laga perdana mereka di kompetisi La Liga musim ini. Selanjutnya Los Amarillos melumat Granada di pekan berikutnya dengan skor telak 5-1. Berbekal dua kemenangan itu, Kini anak asuhan pelatih Quiqao Setien ini duduk dipuncak klasemen sementara di pekan kedua Liga Spanyol.

Lalu, mungkinkah Las Palmas bisa menjadi pesaing baru di papan atas musim ini, bahkan menjuarai Liga Spanyol. Seperti yang dilakukan Leicester City musim lalu dengan menjuarai Premier League. Tentu akan jadi lebih menarik jika Las Palmas termasuk didalamnya untuk memperebutkan tahta La Liga. Seperti Liga Inggris yang memiliki banyak klub untuk bersaing di papan atas.

Dominasi Barca-Madrid selama delapan musim terakhir ini sudah menjadi hal yang biasa. Duel dua klub besar di tahta La Liga bukanlah hal yang menarik lagi, orang-orang akan bosan jika ini terus terusan terjadi. Tidak seperti Liga Inggris yang memiliki kejutan demi kejutan setiap musimnya. Maka tak heran Liga Inggris menjadi Liga terbaik dunia selama beberapa tahun ini.

Spanyol mengenal kedua klub seperti Barcelona dan Real Madrid sebagai klub terbaik di La Liga. Bahkan kedua tim tersebut meraih hampir seluruh laga dan menjadi Juara di Piala Domestik. Seolah klub lainnya hanya sebagai pelengkap saja. jika terus-terusan terjadi perebutan Piala domestik dengan diisi dua klub ini, orang orang tentu akan bosan dan menjadi terbiasa dengan duel El Clasico ini.

Kini Las Palmas memulai segalanya dengan jauh lebih baik, bersama Atletico Madrid, diharapkan mampu bersaing dengan kedua klub seperti Barca dan Madrid. Tetapi seandainya mengharapkan Las Palmas menjadi Juara, butuh keberuntungan penuh seperti yang dilakukan Atletico Madrid musim 2014-2015 dengan menjuarai La Liga Spanyol.