Monthly Archives: June 2016

Toby Alderweireld Menilai Inggris Terlalu Lelah

Toby Alderweireld

Pemain bek Belgia dan juga Tottenham Hotspur yakni Toby Alderwireld bersimpati dengan kondisi Inggris dengan adanya sebuah penilaian akan kegagalan tersebut tidak terlepas dari sebuah kompetisi domestik dengan jadwal yang sangat padat.

Tim nasional Inggris sendiri harus tersingkirkan di pertandingan babak 16 besar Piala Eropa setelah mendapatkan kekalahan dari Islandia dengan hasil akhir 1-2, dari kekalahan yang dikatakan tersebut merupakan salah satu hasil paling memalukan pada catatan sejarah dari The Three Lions.

Selama melakukan pergelaran laga Piala Eropa, Inggris sendiri di waktu sebelumnya hanya berhasil mendapatkan satu kali kemenangan dan juga dua kali hasil seri sampai akhirnya kemudiaan dirinya mendapatkan kekalahan dari Islandia.

Pada empat laga yang dilakukan tersebut, pemain Wayne Rooney beserta rekan-rekannya juga hanya mengkonstribusikan empat gol dengan satu diantaranya dari sebuah titik putih yang ada.

Adanya sebuah jadwal domestik yang padat kembali mendapatkan sebuah singgungan yang ada sebagai salah satu faktor dari sebuah kegagalan Inggris pada sebuah turnamen besar yang ada.

Seperti yang telah diketahui bahwa kompetisi yang ada di Inggris tidak mengenal adanya sebuah jeda pecan waktu musim dingin sekarang ini seperti yang ada di liga besar Eropa dan juga sebagainya, akan tetapi sebaliknya kompetisi yang ada di Inggris justru semakin sibuk di saat datangnya musim dingin.

Dengan adanya pengecualiaan seperti sang penjaga gawang Tom Heaton di pekan waktu sebelumnya telah melakukan pertandingan kepada Burnley yang ada di sebuah Divisi Championship dengan seluruh pemain yang ada di skuat Inggris mengikuti pertandingan di Piala Eropa 2016 yang berasal dari Premier League.

Toby Alderweireld sendiri juga memberikan sebuah penilaian akan jadwal kompetisi domestic yang sangat padat sudah memberikan sebuah imbas kepada para pemain Inggris dengan dirinya sendiri memiliki keyakinan bahwa kelelahan merupakan salah satu faktor kegagalan dari Inggris.

Kami selalu melakukan pertandingan dari hari ke hari dalam setahun lamanya, di saat menjalani liga lain dengan menjalani sebuah jeda pekan waktu musim dingin kami semakin meningkatkan latihan kami.

Hannes Halldorsson Jadi Penjaga Gawang

Hannes Halldorsson

Menjadi seorang sosok penjaga gawang tim nasional Islandia bukan menjadi satu-satunya perjalanan karier dari pekerjaan Hannes Halldorsson, di mana dirinya jika tidak berada di bahwa mistar gawang diriny amelakukan aksi dari belakang layar sebagai seorang sosok sutradara.

Penjaga gawang Hannes Halldorsson merupakan salah satu nama yang menjulang dengan mejadi banyak sebuah pemberitaan yang ada mengenai performa baik dari Islandia pada saat laga Piala Eropa 2016, pria yang saat sekarang ini terdaftar sebagai seorang penjaga gawang klub Bodo ataupun Glimt di Liga Norwegia tersebut menjadi sebuah bagian yang cukup penting atas kesuksesan negaranya dapat masuk ke babak delapan besar.

Di saat sekarang ini dirinya telah berusia 32 tahun, Hannes Halldorsson sendiri telah menjadi seorang penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan yang paling banyak pada saat pertandingan Piala Eropa. Dirinya telah melakukan 23 kali penyelamatan di empat pertandingan yang ada dengan memiliki arti bahwa rata-rata yang ada telah melakukan lima kali penyelamatan dalam kurun waktu 90 menit lamanya.

Penjaga Gawang Hannes Halldorsson Islandia tersebut telah melakukan pertandingan di klub Bodo atau Glimt, Liga Norwergia yang di saat sekarang ini memiliki sebuah pekerjaan sampingan yang cukup unik yakni di saat sedang tidak menjadi seorang sosok kipper yang ada dirinya memiliki sebuah pekerjaan sebagai seorang sutradara.

Di sebuah peluang yang ada Hannes Halldorsson sendiri memberikan sebuah pengakuaan bahwa membuat film tadinya merupakan sebuah pekerjaan yang utama bagi dirinya, dengan sebuah perjalanan karier sepakbola Hannes Halldorsson dapat dikatakan semenjana saja.

Dirinya sendiri banyak berada di sebuah Liga Islandia di saat sebelum dirinya pindah ke sebuah klub NEC Nijmegen yang ada di Belanda pada saat tahun 2015, akan tetapi sebuah keberhasilan yang ada di Piala Eropa 2016 telah menaikkan namanya sebagai seorang sosok penjaga gawang.

Sebuah perjalanan karier yang cukup berbeda dibandingkan dengan pemain sepakbola lainnya, menjadi sutradara merupakan sebuah pekerjaan utama dirinya, akan tetapi tim nasional Islandia sendiri memang berbeda dari tim yang lainnya.

Hodgson Ingatkan Tim Cari Gol

roy hodgson

Sosok pelatih timnas Inggris memperingatkan kepada para pemain timnas bahwa sayang terpenting dalam pertarungan di Euro kali ini adalah mencari gol bukanlah menguasai bola lebih lama seperti yang telah dilakukan oleh para pemainnya selama ini.

Mungkin mengandalkan permainan seperti itu bisa meloloskan mereka ke babak 16 besar tetapi itu tidak berlaku setelah memasuki babak 16 besar pasalnya  lawan disini adalah lawan yang dapat memanfaatkan peluang.

Apabila anak asuhnya masih saja gagal untuk memanfaatkan peluang dalam pertarungan penting kali ini sudah dipastkan mereka bakal mengalami kekalahan serta berkemas diri untuk segera pulang dari Prancis di babak 16 besar.

Selama tiga partai penting di fase grup terlihat Inggris menampilkan penyerangan yang sangat lihai dalam mengontrol bola namun dari usaha keras mereka Cuma terlihat menenangkan dua pertandingan dari tiga pertandingan yang berlangsung.

Beruntung hanya menyimpan empat poin saja sudah dapat mengantarkan mereka mengakhiri fase grup dengan posisi Runner Up dan kemudian melanjutkan timnya di babak 16 besar seperti sekarang ini.

Tiga Singa yang akan berhadapan dengan Islandia pada pertandingan berikutnya mendapatkan pesan mutlak langung dari sang pelatih agar tidak lagi membawa bola terlalu lama dan mengincar gol cepat untuk itu.

Polemik bagi Inggris masih saja belum terselesaikan karena mereka masih saja tidak dapat mengatasi masalah miskin gol pemain Tiga Singa semenjak bermain di kompetisi Euro 2016.

Hodgson mengatakan dirinya merasa sudah puas dengan apa yang telah dikerjakan oleh para penyerang tetapi hanya ada beberapa hal yang membuat dirinya kurang puas seperti saat timnya gagal mengkonversi gol yang sudah ada di depan mata.

Mereka hanya dapat mendominasi jalan pertandingan dengan menguasai bola tanpa ada penyelesaian yang bagus, tidak heran lini depan mereka menjadi fokus perbaikan Hodgson pada pertarungan kali ini.

Pertualangan di Prancis bakal segera berakhir apabila mereka gagal mencetak gol pasalnya kekurangan gol itu tidak bagus walau tidak kebobolan terlalu banyak tetap tidak seimbang jadinya dalam sebuah duel.

Morata Dijadikan Cadangan Madrid

alvaro morata

Besarnya membawa pemain tangguh dari Juventus dengan mengaktifkan klausul beli sepertinya bukan jalan keluar bagi Madrid pasalnya mereka dikabarkan meski telah mendatangkan pemain tersebut dari Juventus ternyata Zidane selaku pelatih tidak menjamin tempat Morata.

Sang pelatih tidak berani kalau pemain andalan Juventus tersebut dapat langsung memasuki tim inti di Real Madrid, penyerang dari Spanyol tersebut sangat mengharapkan kalau dapat mengisi skuat utama di Real Madrid.

Andaikan dia Cuma mengisi bangku cadangan bisa jadi perjalanan karir sang pemain tersebut bisa saja tenggelam di Real Madrid tanpa ada perkembangan di tangan asuhan Zinedine Zidane yang sangat ketat.

Morata sudah dipastikan akan bergabung dengan Real Madrid musim depan tetapi pendapat sang pemain berbeda dengan apa yang telah diberitakan oleh media pasalnya bagi Morata sendiri sangat yakint tidak akan dijadikan cadangan.

Morata percaya kalau dia tidak lagi perlu membuktikan apapun kepada sang pelatih mengenai masalah permainan pasalnya Zidane tentu sudah bisa melihat bagaimana permainan Morata di Juventus.

Menjadi jawara di Juventus tidak luput kerja keras dari Morata sebagai pemain di lini depan, Penyerang dari Spanyol tersebut bergabung dengan Real Madrid yang membelinya seharga 30 Juta Euro.

Langkah yang ditempuh oleh Real Madrid juga tidak mudah pasalnya Morata beberapa kali ditahan oleh Juventus untuk tidak di buang ke Madrid dari klausul beli yang diaktifkan oleh Madrid.

Ada dua pemain depan yang tidak mungkin untuk digeser di lini depan yakni CR7 dan Karim Benzema tetapi Morata tidak sedikitpun ragu kalau dirinya akan tetap dapat jata bermain di Real Madrid.

Dia merasa telah memberikan bukti yang sudah sangat pantas untuk Zidane kaji kembali kalau memang sebenarnya Morata telah sukses bermain di Liga Italia bersama Juventus tidak ada lebih atau kurang lagi di sana.

Tidak seperti pemain Castilla yang dapat kesempatan bermain di Real Madrid meski begitu tetap keputusan masih ada di tangan pihak klub kalau ingin melanjutkan kontrak pemain tersebut atau tidak di Real Madrid.

Shaqiri Permasalahkan Sikap Polandia

Xherdan Shaqiri

Perjuangan Swiss mau tak mau harus terhenti dalam kompetisi besar Euro 2016 tetapi enggan meratapi masalah yang ada pada timnasnya tetapi salah satu pemain Swiss Xherdan Shaqiri malah mempermasalahkan hal lain.

Pemain depan Swiss ini sebelumnya mengatakan sangat bangga dengan apa yang telah dilakoni timnas Swiss oleh mereka tetapi masalahnya meski mereka kalah selebrasi tim Polandia dianggap pemain tersebut terlalu muluk.

Bagaimana tidak pasalnya saat menang pemain Polandia merayakan kemenangan mereka dengan berada di depan loyalis Swiss yang telah bemain cukup baik untuk bisa menang dan hal tersebut sangat membuat Shaqiri tidak terima akan perlakuan dari tim Polandia.

Kendati sukses memasukkan timnas Polandia menuju babak Perempat Final Euro 2016 usai mengalahkan Swiss dari tendangan Pinalti ternyata terpampang episode yang kurang baik untuk dilihat oleh para pendukung Swiss.

Menanggapi hal kontroversial yang sedang diberitakan hangat tersebut lantas Shaqiri mengatakan seharusnya Polandia tempat dimana mereka harus merayakan kemenangan mereka terlebih lagi mereka semua adalah pemain Profesional.

Sebagai pemain Profesional seharusnya tahu bagaimana memperlakukan lawannya meski berhasil menang dalam pertarungan yang ada tetap saja ada tata krama yang patut dihormati sebagai sesame pemain.

Memang kekalahan ini terasa cukup sakit pasalnya mereka tetap sangat kecewa karena seharusnya dapat meraih hal besar di Euro tetapi dia tetap akan belajar dari kekalahan.

Kondisi yang persis sama telah pernah terjadi ketika melawan Argentina tetapi semua orang bangga dimana perjuangan yang telah diperlihatkan bukanlah permainan yang Cuma-Cuma untuk Swiss dapat menembus ke babak 16 besar.

Padahal kemenangan sudah ada di depan mata tetapi apa mau dikata yang namanya sepakbola adalah selalu tidak bisa dipastikan, karena memang sebenarnya semua tidak dapat ditebak.

Terutama untuk pertandingan yang sampai melakukan adu Pinalti sudah sangat jelas merupakan pertandingan tersulit yang paling sulit untuk ditebak dalam setiap laga.

Seorang pemain seperti Ronaldo saja dapat menyepak dengan arah yang berlawanan dari target apalagi pemain standar yang ada di zaman sekarang tidak heran kalau Swiss kalah dari Adu Pinalti.

Blanc Pergi, Emery Siap Beralih

Unai Emery

Juara Ligue 1 Prancis Paris Saint-Germain telah berpisah dengan Laurent Blanc, pelatih Sevilla Unai Emery siap untuk mengambil alih dimana spekulasi luas menghubungkan Emery dengan kepelatihan PSG, diumumkan ia akan pergi dari Sevilla sekitar dua minggu lagi.

Jorge Sampaoli diatur menjadi penerus ketiganya setelah menang Liga Europa di Andalusia pasalnya Blanc juga telah membawa PSG untuk menang terus treble domestik dalam dua musim terakhir, tapi keluar dari perempat final di Liga Champions selama tiga musim mengharuskan dia yang bertanggung jawab.

“Seperti yang kita katakan kita memulai bab baru dalam pengembangan klub, saya ingin mengucapkan terima kasih Laurent Blanc untuk segala sesuatu yang telah dicapai selama tiga tahun terakhir baik dari segi gaya bermain dan hasil,” CEO PSG Nasser Al-Khelaifi mengatakan dalam sebuah wawancara.

“Aku ingin dia yang terbaik untuk terus menerima tantangan di masa depanny telah tertuang dalam kontrak resmi sebuah perjanjian, oleh kesepakatan umum, demi menjaga kepentingan kedua belah pihak. ”

“Pihak klub memutuskan untuk alihkan kepala di arah baru untuk pengelolaan tim, mengucapkan terima kasih kepada Laurent Blanc dan mengungkapkan rasa terima kasih untuk pekerjaan dilakukan selama tiga tahun terakhir oleh Laurent dan stafnya serta dia meninggalkan tanda signifikan pada sejarah besar Paris Saint-Germain.”

Media Prancis melaporkan pekan lalu bahwa Blanc telah menerima 22 Juta Euro membayar ganti rugi untuk mengakhiri kontrak PSG nya, mantan bos Perancis telah menandatangani perpanjangan yang sebenarnya sampai akhir musim pada bulan Februari 2017-18.

Sementara Blanc telah gagal untuk mengubah Paris klubb kaya menjadi pesaing Eropa, kemungkinan penggantinya tiba dengan silsilah yang cukup besar dalam kompetisi continental yakni Emery.

Emery memenangkan Liga Europa di rentetan tiga musim penuh di mengasuh Sevilla berstatut treble belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kompetisi Spanyol dan Eropa.

Selain itu Sevilla serta selesai diurutan keempat di La Liga dengan Valencia yang terus bersaing dalam La Liga, tapi Emery telah membuktikan dirinya mahir bekerja dalam peran yang dipercayakan, lantas dengan kekayaan yang ditawarkan sebagai pelatih PSG akan menjadi tantangan baru baginya.

Payet Dianggap Pantas Jadi Pahlawan

Dimitri Payet

Didier Deschamps percaya Dimitri Payet memiliki pengalaman untuk mengatasi status barunya sebagai ikon sepakbola nasional Perancis dimana bintang seperti Paul Pogba dan Antoine Griezmann diharapkan untuk membawa obor untuk tuan rumah di Euro 2016 tapi Payet telah sangat banyak berkontribusi selama pembukaan dua minggu.

Dia menyediakan pembuka pada Olivier Giroud sebelum jadi pemenang akhir yang menakjubkan dalam kemenangan pembukaan skor 2-1 atas Rumania dan juga berjalan mulus lagi sebagai pencetak gol melawan Albania yang jatuh 2-0 di Marseille.

Bentuk mempesona payet untuk West Ham musim lalu memaksanya ke dalam rencana tim dan mulai memasuki tim inti sebagai pria penting dengan mata pelatih kepala Deschamps.

“Anda memberinya status, Anda mengambilnya lalu Anda membawa dia turun tapi Anda membangunnya, “kata Pelatih Prancis saat media berkumpul. “Saya sangat senang dengan apa yang Dimitri lakukan sejauh ini terlebih lagi dia membuat perbedaan, dia menikmatinya. “Dia telah dipuji banyak dari semua penjuru. Dia layak mendapatkannya juga”

“Dia mulai bekerja dari awal minggu ini untuk mencoba dan mempertahankan tingkat kinerja walau Ada yang berlawanan yang bisa terjadi, ketika Anda memberikan orang-orang ini tugas tertentu dan mereka tidak selalu bisa memenuhinya, karena semua memiliki konsekuensi juga. ”

“Jadi saya berbicara dengan para pemain besar namun Dimitri bukan pemain muda dimana dia tahu apa yang telah dilakukan di masa lalu dan dia tahu bagaimana dia telah sampai ke tingkat ini dia tidak ingin memberikannya setengah-setengah. ​​”

Salah satu anggota yang lebih tak terdeteksi dari tim Deschamps adalah bek tengah Arsenal Laurent Koscielny tapi Prancis masih harus dihukum melanggar aturan dari open play di turnamen padahal dia hanya kebobolan melalui tendangan penalti dari Rumania Bogdan Stancu dan Koscielny mulai menang atas skeptisisme mengenai kemampuannya di tanah airnya.”

“Apakah Anda suka Laurent atau tidak, Laurent melakukan sangat baik bagi klubnya dan dia telah berada di tim nasional Prancis karena dia memang memiliki masalah pada satu tahap, dimana dia melakukan pelanggaran dan memberikan diri hukuman yang pantas,” tambah Deschamps.

Sterling Dijadikan Kambing Hitam

Raheem Sterling

Pemain sayap Inggris Raheem Sterling telah dibela oleh mantan rekan setimnya di Liverpool Daniel Sturridge setelah Euro 2016 pertunjukania  yang banyak dikritik dimana Sterling tersingkir dari tim oleh manajer Roy Hodgson untuk pertandingan grup terakhir, hasil imbang 0-0 dengan Slovakia, dan tidak diharapkan untuk dipanggil kembali untuk babak 16 besar hari Senin melawan Islandia.

Akan tetapi Sturridge merasa Sterling telah tidak adil ditargetkan dengan keras dan dikritik, ia menganggap pemain berusia 21 tahun itu sebagai salah satu pemain paling berbakat di dunia dan membela mantan rekannya untuk terus berkembang.

“Ini hanya masalah waktu sebelum Anda melihat dia mengambil permainan ke tingkat berikutnya dan saya yakin bahwa akan terjadi segera,” kata Sturridge di pembicaraan radio.

“Dia tidak terlalu khawatir tentang apa yang orang katakana dimana dia cuma khawatir tentang permainan dan hanya itu. Itu semua yang pernah dilakukannya. Dia bekerja begitu keras di lapangan pelatihan dan merupakan salah satu pemain paling berbakat di dunia.

“Kami melihat pemain bermain untuk begitu banyak negara yang berbeda tetapi Anda tidak bisa menyebutkan nama banyak pemain 21 tahun tersebut yang telah memainkan banyak permainan tim pertama pada tingkat tertinggi sebagai Raheem Sterling.”

Sturridge merasa Sterling masih muda berarti dia harus memotong beberapa kesalahannya dan melanjutkan untuk mendukung pria Manchester City untuk menjadi bintang global.

“Saya merasa kritik yang ia terima telah keras karena ia masih 21 tahun,” kata Sturridge. “Dia telah tampil di level tertinggi selama beberapa tahun terakhir dan telah bermain untuk klub-klub besar.

“Dalam pertandingan ia telah bermain untuk Inggris, dia tidak tampil sebagai buruk sebagai orang telah membuat Negara dia telah melakukan cukup baik. “Kita harus menata, memelihara dia dan membantu dia menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Saya percaya dia bisa, karena dia memiliki semua alat untuk itu. Anda masih menemukan diri Anda dan Anda bukan pria dewasa di usianya yang masih 21 tahun. ”

 

Tugas Sulit Menunggu Pelatih Anyar Inggris

joe hart

Penjaga gawang Inggris yang bernama Joe Hart sangat mengerti tentang tugas sulit yang bakal didapatkan oleh pelatih baru Inggris untuk menempati posisi yang sebelumnya di isi oleh Roy Hodgson.

Sesudah 4 tahun menangani Inggris, Roy Hodgson memberitahukan untuk hengkang dari tim sesudah Inggris takluk dengan skor 1-2 atas Islandia di putaran knockout Piala Eropa dan mesti pulang.

Joe Hart yang menjaga gawang Inggris mengatakan ada tugas sulit yang menunggu pengganti Roy Hodgson. “Sesudah ini pastinya akan sangat sulit untuk pelatih sealnjutnya. Tugas untuk menangani Inggris bakal sangat sulit untuk kedepannya,”tutur Hart.

Kini ada sebuah nama yang terdengar bakala menjadi calon pelatih anyar Inggris ialah Gareth Southgate, manager tim nasional Inggris Under 21. Namun Hart memberitahukan bila untuk saat ini para punggawa mesti memulihkan diri terlebih dahulu dari hasil mengecewakan dan menenangkan diri terlebih dahulu dari rasa frustasi atas hasil yang mereka dapatkan beberapa waktu ini di Piala Eropa.

“Tentunya manager manapun hingga akhirnya bakal mendapatkan tugas yang sulit itu dan tentunya banyak yang pantas mendapatkannya,”kata Hart.

“Namun kita menjalani masa seperti saat ini dan mesti mengatur apa pun yang kami dapatkan didepan, kami mesti melawannya sebagai sebuah tim yang kompak, para punggawa dan manager bakal bisa menghadapinya dengan berbagai jalan yang mereka dapatkan, serta terus maju meskipun hasil yang didapatkan sebelumnya kurang baik bila diingkat,”sambungnya.

Hart tidak ingin memberitahukan bahwa para punggawa Inggris telah mengecewakan manager Roy Hodgson. Namun dia menilai bahwa seluruh kegagalan mesti didapatkan oleh semua pihak di tim, dari seluruh pemain yang ada dan berusaha bersama-sama untuk membangun kembali skuad yang lebih baik lagi.

“Layaknya yang sempat saya beritahukan, kami meraih kemenangan dan gagal menjadi sebuah klub. Kami telah sangat senang bisa dilatih oleh Roy Hodgson. Pastinya tidak ada dari para pemain yang berharap menjadi sebab Hodgson untuk pergi dari tim ini. Inin adalah keadaan yang tidak gampang untuk kami,”kata Hart.

Sevilla Akan Jadi Permainan Menyerang

Jorge Sampaoli

Manager baru Sevilla yang bernama Jorge Sampaoli memberikan perkataannya bakal menggunakan permainan menyerang. Melalui usaha yang dilakukannya saat ini, dia bakal berupaya untuk mempertahankan martabat Sevilla di Eropa.

Sampaoli diyakini sebagai manager Sevilla pada hari Senin, 27 Juli 2016 WIB untuk menempati posisi Unai Emery yang memilih untuk hengkang dari tim. Bekas manager timnas Chile itu diberikan kontrak selama 2 musim oleh Sevilla.

Bukan pekerjaan yang gampang untuk menempati posisi Emery karena melihat dia sukses menghantarkan Sevilla untuk meraih title Liga Europa sebanyak 3 kali secara beruntun dari tahun 2014 sampai 2016 sebelumnya. Namun Sampaoli telah memiliki tjuan untuk menghantarkan Sevilla untuk meningkat lebih bagus dan dapat melakukan rivalitas bersama klub-klub top di Eropa.

“Ini merupakan tim yang krusial, yang telah banyak meraih title. Ini jelas memunculkan tanggung jawab yang luar biasa, namun ini juga merupakan tantangan yang hebat untuk mendapatkan hal baru nantinya,”tuturnya.

“Saya begitu optimis untuk selalu berusaha melakukan hal-hal yang luar biasa dan menghantarkan tim ini ke tempat saat kami mampu melakukan rivalitas dengan klub-klub terbagus,”lanjutnya.

Diluar dari mendapatkan gelar juara, Samapoli sudah memberikan katanya untuk membuat sebuah penyerangan untuk timnya. Dengan apa yang dilakukannya saat ini, dia menekankan bakal mendapatkan tujuan-tujuan yang fantastik.

“Saya begitu optimis tentang permainan sepakbola dengan teknik penyerangan. Mereka bakal bisa menyaksikan seorang manager yang tidak ingin keluar dari perannya sebagai seorang sosok pelatih yang terus memegang kendali tim,”lanjutnya.

“Atas sebab itu, kami mengiginkan beberapa orang yang dapat terus maju dan merubah klub ini supaya lebih mendapatkan respek dari tim-tim lain di Eropa seperti yang kami lakukan hari ini. Sebuah jalan yang dapat saya lakukan ialah ada pemikiran yang membuat kami untuk tetap seperti sekarang ini dan tidak merubah jalan pemikirannya.”

“Kita bakal menyaksikan hasil akhirnya, namun kami bakal bisa menjadi klub yang hebat dengan taktik penyerangan yang luar biasa, yang dapat membuat kami mendapatkan apa yang kami inginkan dan tidak cuma menanti saja,”tutup Sampaoli.