Monthly Archives: May 2016

Atletico Dikatakan Mampu Gagalkan Madrid

diego simeone

Tim REal Madrid yang memang sedang diberitakan sedang dalam keberuntungan bagus ditahun ini yang persaingan dengan menghadapi lawannya tim Atletico Madrid yang persaingan semakin ketat disaat itu. Atletico juga yang berharap agar bisa unggul disaat itu. Dengan dua tim beriktunya yang memang mereka ingin memberikan perlawanan kepada tim Milan, yang memang dengan ini mereka yang berjuan agar bisa keajang Liga Champions. Yang sesampainya masih dalam dua tahun berikutnya yang memag mreka tidak mau kalah saat berada di Lisbon yang persaingan diajang final yang ingin agar bisa unggul yang sesampainya pada babak pertaman. Yang memang mereka juga yang berupaya mengatasi musim sekarang yagn walaupun Atletico juga yang berupaya untuk kalahkan tim Barcelona yang dengan tim Bayern Munich yang memang mereka juga tidka mau kalah diposisi awal klasemen.

Tim Atletico juga yang memastikan kalau rekannya sudah ingin mengalahkan tim Madrid, ini juga berbeda dengan pemain yang berada di tim Atletico seperti Juninho Paulista. Juninho juga yang akan bertandign dalam dua musim beritkunya yang memang pernah mengatakna kalau Madrid jgua yang ignin agar bisa memberikan perlawanan kepada tim Atletico disaat itu. Beberapa perbedaan yagn membuat Real Madrid juga sudah berbeda jauh dengan Atletico, dengan cara bertanding mereka yang terlihat jauh seperit yang pernah diungkapkan oleh Juninho. Ini juga yang menjadikan mereka berisang ketat dengan tim REal Madrid, yang awalnya mereka sudah ingin kalahakna dua tim berikutnya yang dengan perkiraannya kalau saja Barcelona berupaya bersaing sekuat mungkin dengan tim Bayern Munich.

Atletico juga yang berupay agar bisa menaklukan tim Real Madrid seperti yang pernah diungkapkan oleh Juniho y ang ini juga agar upayanya bisa bersaing di La Liga yang emang Madrid juga yang berusaha untuk unggul dengan mampu hadapi tim Ateltico. Mereka bertanding dengan skor imbang 1-1 yang mengarah di Vicente Calderon yang sampai pada bulan Oktober ditahun 2015.

Mou Dituntut Langsung Berikan Gelar Juara

Jose Mourinho

Masa depan Jose Mourinho hanya tinggal menunggu kesepakatannya dengan kubu Manchester United dalam waktu dekat ini. Pelatih asal Portugal ini diyakini bakal tepat untuk menangani “Setan Merah”, namun dengan kehadirannya ini langsung diminta untuk memberikan gelar juara kepada MU pada musim depan ini.

Nama Mourinho memang sedang memanas dalam beberapa waktu yang lalu, karena beliau memang sedang digadang-gadang menjadi incaran pertama MU untuk menempati kursi manajer disana. Namun semua itu benar adanya ketika rumor tersebut di benarkan langsung oleh pihak klub, jika kontrak yang akan diberikan ini segera ditandangani oleh Mourinho dalam beberapa hari kedepan ini.

Berita tersebut sempat membuat heboh semua orang dengan kehadiran sosok Mourinho untuk menangani MU pada musim depan ini, karena mereka sangat yakin jika dirinya mampu mendongkrak kembali kekuatan yang sebenarnya dimiliki oleh Wayne Rooney dan kawan-kawan lainnya, apa lagi persaingan juara di Premier League dinilai bakal berjalan lebih ketat lagi dari sebelumnya, maka sosok pelatih seperti ini yang bakal cocok untuk “Setan Merah” bisa kembali menjadi kandidat juara lagi.

MU yang sudah mengalami masa transisi selama tiga musim berturut-turut ini telah gagal disemua aspek yang mereka jalani setelah kepergian Sir Alex Ferguson pada tahun 2012/2013 lalu. Kemudian, MU ditangani oleh David Moyes dan hanya membawa tim berakhir di finis kejutuh. Sedangkan bersama dengan Louis Van Gaal selama dua musim ini, “Setan Merah” hanya mampu menempatkan urutan mereka di posisi keempat dan kelima musim ini.

Mengingat derajat Mourinho yang baru melatih klub barunya ini, dia telah mendapatkan banyak prestasi disana, salah satunya adalah pada saat dia menangani Porto dimusim pertamanya ini pun berhasil mengantar klub tersebut meraih juara. Kemudian berlanjut dengan Chelsea beserta Inter Milan dimusim pertamanya dia mengalami keberuntungan yang sama dari sebelumnya.

Sebelum kembali ke Chelsea, Mourinho sempat menangani Real Madrid selama dua musim. Dalam masa jabatannya disana, memang tidak terlalu puas dimusim pertamanya, karena dia hanya bisa mengantar El Real finis kedua dan dimusim berikutnya la dirinya berhasil membawa Madrid juara.

Ini akan menjadi sebuah pilihan yang tepat untuk MU mendatangkan Mourinho musim depan ini, karena sosok seperti dirinya la yang paling pas untuk menangani MU dan mengembalikan semua keterpurukan yang telah hilang selama beberapa musim ini.

Meski kehadirannya terlihat sangat membantu MU, namun dia juga mendapatkan iming-iming soal masa depan klub yang menginginkan juara pada musim depan nanti, karena kedatangannya ini bukan hanya mendapatkan kontrak terus membawa MU lebih baik lagi dari sebelumnya, melainkan dia diminta untuk bisa memberikan trofi juara di Premier League setelah memasuki musim baru nanti.

Dengan permintaan yang cukup berat ini pasti akan membuat Mourinho mendapatkan sedikit keganjalan besar untuk menuruti semua permintaan besar pihak klub kepada dirinya, karena dia sendiri juga belum begitu yakin bisa memberikan gelar juara tersebut kepada mereka. Tapi, dengan kualitas kepelatihannya ini pun dianggap bisa bersaing dengan tim-tim besar lainnya kedepannya, apa lagi khususya untuk Manchester City sendiri.

City juga sudah resmi bakal di latih oleh Pep Guardiola, dan ini akan menjadi musim yang sangat menarik ketika melihat dua sosok pelatih yang dulunya pernah menjadi lawan di Liga Spanyol, dan kini mereka berdua kembali dipertemukan di sepak bola Inggris, maka akan ada tantangan besar yang bakal membuktikan siapakah yang menjadi nomor satu di Premier League musim depan ini.

Ranieri Akan Kembali Berikan Kejutan Di Musim Baru Nanti

claudio ranieri

Leicester City baru saja meraih gelar juara di Premier League musim 2015/2016 ini. Dengan berstatus juara saat ini, sang manajer Claudio Renieri menegaskan kepada semua publik The Foxes, jika dirinya akan kembali bersaing di papan teratas lagi pada musim depan nanti, sebab dia sangat yakin jika Leicester mampu menyamakan rekor yang sudah didapatkan sebelumnya.

Pencapaian yang begitu sempurna untuk Leicester pada musim ini memang membuat banyak orang iri dengan hasil-hasil yang sangat mengejutkan ini, sebab dengan kemampuan yang diluar dugaan sebelumnya ini mala dapat menghasilkan sebuah impian yang telah diinginkan, dan pada akhirnya terwujud pada musim ini. Leicester menjalani awal musim sampai berstatus juara saat ini, karena keteguhan yang dimiliki oleh Jamie Vardy dan kawan-kawan yang terus menerus berjuang untuk bisa mendapatkan hasil akhir yang bagus.

Leicester sudah membuat sejarah baru di Premier League dengan menyambangi title juara disana. Hanya semusim saja, penampilan mereka sudah di bilang sangat menyukseskan klub tersebut. Renieri yang sama sekali tidak memikirkan tujuannya disana pun akhirnya perlahan-lahan dia dapatkan bersama timnya, sebab sebelumnya dia hanya ingin keluar dari zona degradasi dan mengumpulkan 40 poin sampai pekan ke-20, namun di balik semua itu mereka mala mendapatkan tujuan yang melebihi keinginan ini tersebut.

Musim ini memang sang mengagumkan sekali untuk The Foxes, apa lagi dengan ketajaman mereka sejauh ini telah membuahkan hasil yang sangat memuaskan semua orang termasuk untuk Renieri sendiri. Apakah di ajang pertarungan selanjutnya pada musim depan ini mereka bisa kembali bersaing di ujian yang lebih berat lagi? Mungkin ini akan menjadi sebuah jawaban yang cukup berat, karena para rival dipastikan bakal lebih hebat lagi dari yang sebelumnya.

Tercatat ada beberapa tim besar sudah dipastikan telah melakukan perubahan rotasinya agar tidak mendapatkan keterpurukan lagi pada musim depan nanti. Ada beberapa tim lainnya yang telah melakukan pergantian pelatih yakni, Manchester City sudah jelas bakal dilatih oleh Pep Guardiola, sedangkan Chelsea telah dipimpin oleh Antonio Conte, dan Manchester United dikabarkan sedang mendekati Jose Mourinho untuk menjadi nahkoda anyarnya. Di sisi lainnya, Jurgen Klopp memiliki peluang besar untuk unjuk gigi bersama Liverpool dalam pramusim ini.

Renieri tetap yakin dengan kualitas permainan timnya pada musim depan ini, karena sebuah cerita panjang beserta dongeng yang telah mereka buat ini telah menghasilkan buah yang manis diakhirnya, maka dari itu dia pun berniat untuk mengulangi sejarah untuk kedua kali bersama Leicester.

Untuk Leicester sendiri, mereka tidak akan melakukan perubahan pada timnya, karena dia yakin jika pasukannya ini bisa mendapatkan kembali kehebatan musim ini di kedepannya nanti. Hanya ada sedikit rotasi dalam pembentukan pemain dan permainan yang bakal dilatih terus untuk bisa mendapatkan kehebatan yang lebih luar biasa lagi.

Musim depan ini akan menjadi laga yang sangat sulit pastinya, karena kedatangan Guardiola, Conte, dan Mourinho beserta Klopp yang kini juga sedang merintis masa pramusimnya ini pun dinilai bakal menakutkan dari sebelumnya. Meski semua ini akan sulit didapatkan, namun Renieri sama sekali tidak gentar dengan kehebatan sang rivalnya ini, mala dia sudah tidak sabar ingin mencoba kekuatan yang dimiliki oleh tim-tim besar tersebut.

Sebagai juara bertahan musim ini, Leicester akan tetap buktikan diri didepan publik dan tidak akan mengecewakan mereka, meski hasil akhirnya belum bisa menentukan bakal kembali juara lagi, namun mereka akan terus berjuang sampai akhir musim selesai.

Lukaku Ungkap Keinginnan Untuk Mencari Klub Baru

Romelu Lukaku

Mantan penyerang The Blues, Romelu Lukaku yang masih memiliki kontrak sampai 2019 bersama The Toofees. Namun striker asal Belgia tersebut membuka kesempatan untuk meninggalkan Everton.

Lukaku disepanjang kompetisi musim ini bermain cukup tajam bersama Everton, dia mencatatkan 25 gol dari 46 pertandingan di semua ajang kompetisi. Tetapi penampilannya mengesankannya tidak di ikuti tim besutan Roberto Martinez, yang mesti puas mengakhiri kompetisi musim di posisi 11 papan klasemen akhir Liga Inggris.

Sesudah tiga tahun memperkuat Everton, penyerang asal Belgia tersebut mulai merasa dirinya perlu menjejak ke level yang lebih tinggi. Dia berkeinginan memenangkan banyak gelar juara.

Tetapi begitu dia tetap bakal membahas hal tersebut dengan pihak petinggi klub Everton, Farhad Moshiri, terlebih dahulu sebelum dia membuat keputusannya untuk hengkang.

“Saya berada di titik yang mana mesti membuat sebuah opsi dalam karir yang apik. Kami memiliki pemilik baru di Everton dan untuk bersikap disiplin, saya bakal mendengarkan apa yang mesti dia katakan, ucap Lukaku.

“Tetapi saya memiliki pilihan sendiri di pemikiran saya. Saya mau memenangkan titel-titel juara. Saya telah melakoni periode yang bagus, namun ini saatnya untuk saya menuliskan CV.

“Oleh karena itu saya bermain sepakbola. Saya mendapatkan pola pemikiran untuk memenangkan banyak gelar juara itu dari Chelsea.

“Para publik di Belagi tidak menyaksikan saya tampil untuk Everton. Namun saya dihormati oleh pendukung, para pelatih dan para pengamat seperti Jamie Caragher. Graeme Souness dan Thierry Henry,

Tiga tahun memperkuat Everton, Lukaku sudah bermain sebanyak 127 laga dan menyumbangkan 61 gol ditambah dengan 22 assist. Dia di hubungkan dengan kembalinya dia ke klub Chelsea, sedangkan dengan sang ayah merasa Manchester United atau Bayer Munich seharusnya menjadi tujuan selanjutnya

The Gunner Sekarang Mempunyai Jelmaan Andrea Pirlo

Granit Xhaka

The Gunner yang dinilai beruntung mampu mendatangkan Granit Xhaka. Kemampuan oke Xhaka menjadinya disebut sebagai jelmaan dari pemain legenda Juventus, Andrea Pirlo.

Xhaka yang kini sudah resmi menjadi punggawa baru pertama Tim asal London Utara untuk musim mendatang, sesudah direkrut dari klub Bundesliga Borussia Moenchengladbach dengan nilai tranfer yang mencapai 30 juta euro.

Bersama Meriam London nanti, punggawa asal Switzerland tersebut bakal mendapatkan kontrak yang jangka panjang. Sejumlah media cetak di Inggris pun kemudian memberikan apresia terhadap keputusan Arsenal yang merekrut gelandang tersebut.

Dalam diri gelandang berusia 24 tahun itu, The Gunner dinilai mendatangkan dua midfielder sekaligus, yang ahli dalam melakukan pertahanan dan juga membantu membangun serangan.

Selama gelandang asal Switzerland tersebut berkarir di Bundesliga, banyak mantan pemain yang memberikan pujian terhadap kemampuannya. Dia dapat menerima bola dari barisan pertahanan dan menggiringnya sendirian sebab dia memiliki kualitas menggiring bola yang memumpuni. Melihat cacatan sejarah yang mencacat bahwa dari 37 upaya melewati lawan di Bundesliga musim ini, Xhaka sukses melewati 30 diantaranya. Dan itu berarti tingkat keberhasilan menggiring bolanya mencapai 81 persen.

Keakuratan umpan Xhaka pun apik, yakni mencapai hingga 85 persen. Dengan begitu, stok punggawa gelandang tengah dan juga gelandang bertahan The Gunner kini bisa dikatakan sudah memumpuni. Bahkan Arsenal dinilai telah mempunyai seorang Andrea Pirlo dalam diri Xhaka.

“Xhaka merupakan punggawa yang tangguh dalam mendominasi bola. Punggawa ini memiliki kaki kiri ajaib. Dia mampu mengarahkan umpan semua sisi. Dia mempunyai tekel yang kuat bahkan dia sangat ngotot ketika melakukan tekel dan secara keseluruhan dia merupakan punggawa yang benar-benar apik, ucap mantan pemain Arsenal Djohan Djourou

“Dia dapat memberikan umpan. Dia dapat melakukan sleding, dia dapat memberikan assist. Saya mau mengatakan, apabila saya mesti jujur, terdapat sedikit jiwa Andrea Pirlo didalam dirinya, hanya dalam tiga posisi ketika dia sedang menggiring bola. Xhaka dapat mengumpan bola-bola seperti itu, lanjutnya

“Dia dapat merebut bola dan langsung menembakkan bola sejauh 40 meter kekaki Anda. Dia pemain berkarakter seperti itu, namun lebih mengutamakan fisik.

Mudah-mudahan Mourinho Bisa Kembalikan Kejayaan MU Lagi

Jose Mourinho

Bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo yang menyambut dengan senang berita Manchester United bakal dilatih oleh Jose Mourinho. Penyerang andalan Real Madrid tersebut cuma berharap supaya mantan pelatih Chelsea tersebut dapat mengembali kejayaan Manchester United seperti dulu lagi.

Sesudah mendepak Louis Van Gaal pada awal pekan ini, Setan Merah terus dikait-kaitkan dengan pelatih asal Portugal tersebut. Kedua pihak sudah melaksanakan pertemuan dalam membahas kesepakatan kontrak tetapi kesepakatan tersebut belum tercapai sebab masih terhadang masalah hak citra sang pelatih asal Portugal itu, yang masih resmi dimiliki oleh Chelsea.

The Red Devil berharap besar pada Jose Mourinho, yang memang mempunyai prestasi gemilang, perkaranya, setelah ditinggalkan oleh Sir Alex Ferguson pada musim 2013, penampilan para punggawa Setan Merah yang menurun draktis dan kehilangan daya tempurnya.

Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho sebelumnya pernah bekerja sama selama tiga musim di Santiago Bernabeu. Dengan prestasinya, Mourinho kini diminta dapat membawa Setan Merah ke posisi yang seharusnya.

“Menurut saya itu bagus. Jika itu adalah sesuatu yang Manchester United harapkan maka menurut saya itu bagus, ujar Ronaldo

“Saya berharap Manchester United bisa kembali berjaya seperti dulu sebab mereka merupakan klub yang mengesankan namun dalam lima musim terakhir, mereka sedikit kehilangan kepercayaan diri mereka.

“Dan sangat menyakitkan untuk saya menyaksikan Manchester United seperti itu sebab mereka merupakan sebuah yang saya cintai. Saya berharap kehadiran Jose Mourinho dapat mengantarkan mereka kembali posisi tertinggi, ucapnya.

Arema Incar Poin Penuh Lawan Gresik

Arema Cronus

Arema Cronus Indonesia mengusung target kemenangan di partai selanjutnya dalam kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Seperti diketahui Arema sempat menghuni puncak klasemen TSC. Namun saat ini mereka berada di peringkat ke-4 klasemen dengan nilai 7. Tim besutan Milomir Seslija ini sudah melakoni empat laga. Di pertandingan pertama mereka sukses meraih kemenangan 2-0 atas Persiba Balikpapan. Berikutnya Hendro Siswanto dkk menggulung Bhayangkara Surabaya United 3-0. Tapi di partai ketiga, klub yang berjuluk Singo Edan tersebut hanya bermain imbang melawan Madura United. Pada laga yang berlangsung di stadion Gelora Bangkalan, kedua tim banjir peluang, sayang hingga 90 menit waktu normal kedua tim harus puas dengan skor 0-0. Kemudian kalah 1-2 saat menghadapi Mitra Kukar

Tak ingin tercecer lagi, Arema pun bertekad mengejar tiga poin di  stadion Kanjuruhan, Malang. Arema sendiri akan bertarung menghadapi Persegres Gresik United pada hari Jumat (27-5-2016).

Milomir Seslija mengatakan timnya sudah melupakan kekalahan beberapa waktu lalu, dan segera mengejar ketertinggalan di pertandingan berikutnya. Target kemenangan menjadi hal penting bagi skuad yang dijuluki Singo Edan tersebut.

“ Saat ini kami butuh poin dan harus menang di laga selanjutnya. Kami tak boleh memandang remeh kekuatan Gresik United, “ ucap pelatih yang akbrab disapa Milo.

Pelatih kelahiran Bosnia tahun 1964 silam itu menilai performa klubnya cukup bagus. Namun Milo menyoroti mental pemain yang bermasalah ketika bermain di markas lawan.

“ Pemain harus terbiasa menyesuaikan diri saat berkunjung ke basis lawan. Kekompakkan dan permainan tim sudah bagus, namun harus ditingkatkan lagi, “ tambah Milo kepada Wartawan Bola.

“ Semua bisa terjadi dalam dunia Sepakbola. Jadi kami harus tetap konsisten di setiap pertandingan, terutama melawan Gresik nanti. “

Pemimpin klasemen Torabika Soccer Championsip saat ini di duduki oleh Sriwijaya FC yang mengantongi delapan poin. Di bawahnya ada Mitra Kukar dan Persija Jakarta yang menggumpulkan 8 angka. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Laskar Wong Kito.

Stefan Hansson Mundur Dari Kursi Kepelatihan Persela

Stefan Hansson

Serangkaian hasil buruk yang diterima Persela Lamongan dalam turnamen Torabika Soccer Championship 2016 membuat Stefan Hansson menggundurkan diri dari jabatan pelatih.

Sebagaimana diketahui pelatih berumur 58 tahun itu tak sanggup memberi kemenangan pada Persela. Dari empat laga, tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menuai empat kekalahan. Stefan Hansson sendiri resmi mengundurkan diri pasca timnya digulung Persipura Jayapura dengan kedudukan tipis 0-1. Padahal, Persela saat itu bermain di markas sendiri, Senin (23/5/2016). Hasil ini jelas menempatkan Persela di peringkat 18 klasemen TSC. Sedangkan di urutan pertama ada Sriwijaya FC yang menggumpulkan delapan angka. Perolehan itu sama dengan milik klub Mitra Kukar serta Persija Jakarta. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari klub asal Palembang, Sumatera Selatan tersebut.

Pengunduran diri pelatih asal Swedia itu disampaikan oleh Andika Hangga selaku Media Officer. Persela sementara waktu akan ditangani asisten pelatih, Didik Ludianto. Pria kelahiran Pacul Bojonegoro tahun 1977 silam itu sedang mempersiapkan tim guna menghadapi Semen Padang di partai berikutnya.

“ Stefan secara resmi mengundurkan diri. Kami berterimakasih atas kontribusinya kepada Persela, “ ucap Andika Hangga kepada wartawan bola.

Di sisi lain, kemenangan yang diraih Persipura di stadion Surajaya merupakan yang pertama di ajang TSC 2016. Sebelumnya Persipura hanya bermain imbang melawan Persija Jakarta, dan Bali United. Namun di pertandingan ketiga, skuad yang berjuluk Mutiara Hitam itu harus mengakui ketangguhan Semen Padang dengan skor 0-2.

Namun pada pertandingan tanggal 23/5/2016, Klub asal Papua ini memperoleh kemenangan perdananya. Hebatnya, mereka bisa menang di stadion Surajaya yang merupakan kandang milik Persela. Satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan itu dicetak oleh striker mungil bernama Lukas Mandowen pada menit 70.

Kemenangan ini membuat posisi Jafri Sastra sebagai pelatih utama masih aman. Sebelumnya ia terancam di depak oleh pihak manajemen klub. Persipura yang berbasis di stadion Mandala Jayapura saat ini menempati urutan 13 klasemen sementara dengan koleski 5 poin.

 

Leicester Bisa Bersaing Di Musim Depan

claudio ranieri

Meski menyandang status juara Premier League,  manajer Claudio Ranieri percaya bahwa timnya akan jadi underdog pada kompetisi musim depan.

Pencapaian Leicester City di musim 2015-2016 sungguh luar biasa mengingat mereka bisa bersaing di papan atas. Bahkan sederet klub elite Liga Inggris yang bertabur pemain bintang tak bisa mengejar poin mereka di tabel klasemen. Sebut saja Arsenal, Manchester United, Liverpool, Manchester City, Tottenham Hotspur hingga Chelsea yang merupakan juara bertahan periode 2014-2015 tak bisa menumbangkan Riyad Mahrez dkk. Apa yang dilakukan The Foxes menjadi salah satu kejutan terbesar dalam dunia sepakbola Inggris. Diprediksi akan terdegradasi, nyatanya Leicester mengakhiri musim dengan finish di peringkat pertama. Klub yang berbasis di King Power Stadium itu juga akan berkiprah di Champions League untuk pertama kalinya.

Tentu menarik bagi perjalanan Leicester di kompetisi musim depan mengingat Jamie Vardy cs sudah ditunggu tantangan yang lebih berat. Tidak hanya berlaga di Liga Domestik saja, Leicester akan disibukkan dengan jadwal padat guna melakoni kompetisi di tanah Eropa.

Klub papan atas EPL saat ini sudah mulai berbenah. Beberapa diantara mereka melakukan pergantian manajer. Seperti Manchester United akan ditangani Jose Mourinho, Chelsea akan dibesut oleh Antonio Conte, dan Manchester City akan dilatih Josep Guardiola. Sementara Jurgen Klopp dinilai sudah meningkatkan prestasi Liverpool yang sebelumnya ditukangi oleh Brendan Rodgers. Eks pelatih Borussia Dortmund itu akan punya kesempatan untuk membangun skuad Liverpool melalui tur pramusim.

“ Kami berstatus underdog , tentu saja kami ingin mempertahankan trofi. Tapi yang paling penting adalah selalu bertahan di Premier League, “ ucap Claudio Ranieri kepada wartawan bola.

“ Rencana kami seperti biasa yaitu menghindari zona degradasi. Kami ingin mempertahankan keadaan walau nyatanya akan selalu sulit. “

“ Bisa di prediksi musim depan akan menjadi lebih bergairah di mana kedatangan Guardiola dan Antonio Conte. Akan terjadi persaingan yang sengit dan benar-benar bagus, “ sambung pelatih kelahiran Italia tersebut.

 

Van Gaal Sangat Kecewa Dengan Keputusan MU Memecat Dirinya

louis van gaal

Louis Van Gaal resmi dipecat dari jabatannya sebagai pelatih di Manchester United. Memiliki durasi kontrak selama tiga musim ini, pelatih asal Belanda ini masih menyisahkan satu musim lagi di Old Trafford, namun dirinya mala mendapatkan nasib yang buruk setelah berhasil meraih title juara di Piala FA akhir pekan lalu. Van Gaal sangat kecewa dengan keputusan klub, sebab dia menilai jika dirinya masih bisa memberikan yang terbaik lagi kepada “Setan Merah”, seandainya mereka masih memberikan satu kesempatan lagi.

Spekulasi masa depan Van Gaal memang sudah memanas sejak beberapa pekan yang lalu sebelum musim di Premier League berakhir. Kabar-kabar soal pemecatan pelatih berusia 64 tahun ini masih sebuah isu belaka dari beberapa media, namun belakangan ini mala menjadi lebih serius lagi dengan tanggapan pihak klub, meski dia berhasil mengantar “Setan Merah” meraih trofi di Piala FA musim 2015/2016, namun tidak dengan posisinya akan aman sebagai manajer di musim depan ini, sebab ada beberapa alasan lainnya yang membuat dirinya harus dipecat.

Alasan pertama untuk pemecatan Van Gaal adalah, gagal finis diurutan empat besar serta gagal ke Liga Champions musim depan, lalu perkembangan buruk selama dua musim ini sama sekali tidak memberikan dampak yang cukup ideal kepada skuat MU, dan masih ada hal-hal lainnya lagi yang belum jelas didapatkan.

Jelas saja jika Van Gaal sangat kecewa dengan keputusan klub untuk dirinya, karena kontrak yang masih menyisahkan satu musim ini lagi mereka mala tidak ingin memberikan kesempatan kepada dirinya untuk bersaing di jalur yang lebih baik lagi. Kekecewaan pun sontak saja menjadi hal yang paling buruk untuk dirinya, ketika keputusan pihak klub memberikan surat pernyataan pemecatan setelah selesai merayakan pesta juara beberapa waktu yang lalu.

Meski demikian, Van Gaal akan tetap menerima kenyataan ini dan cukup senang bisa melatih klub sebesa Manchester United dalam kurun waktu dua musim. Ini adalah pengalaman yang terbaik plub terburuknya, namun di kanca tersebut memang sangat membutuhkan cukup waktu yang banyak untuk bisa mengembalikan mental para pemain yang telah hilang selama satu musim, dan dia telah berhasil mengembalikan semua itu, meski tidak sepenuhnya.

Van Gaal telah menghabiskan waktunya selama dua musim ini bersama MU, dirinya juga sudah mengawal pertandingan ini sebanyak 104 laga, dan meraih 54 kemenangan, 25 hasil imbang, serta 24 mengalami kekalahan. Tercatat dengan keseluruhan kemenangan ini hanya 52,43 persen, atau hasil yang sangat buruk selama dirinya menjadi pelatih sampai saat ini.

Pemecatan ini bukan hanya pergi begitu saja dari MU, karena pihak klub harus membayar pesangon Van Gaal yang tertera dalam kontraknya selama tiga tahun ini. Di kabarkan jika MU akan mengeluarkan dana yang sangat besar yang mencapai 5 juta Poundsterling atau setara dengan Rp 98,7 milliar. Sementara itu, ada bonus tambahan lain lagi yang didapatkan oleh Van Gaal, yakni uang sebesar 400 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 7,9 milliar yang harus mereka berikan lagi, karena berkat jasanya ini MU berhasil menjuarai Piala FA musim ini.

Sementara itu, untuk terakhir kalinya dia juga mengucapkan terima kasih banyak untuk Sir Alex Ferguson dan Sir Bobby Charlton yang selama ini telah memberikan dukungan besar untuk menjalani sebuah tugas berat disini dan mereka juga telah membuat dirinya plub keluarnya mendapatkan kenyamanan selama kepelatihannya ini bersama MU.