Monthly Archives: November 2015

Klopp Sukses Tanamkan Jiwa Pemenang

Juergen Klopp

Peringkat Liverpool di Premier League musim ini naik secara perlahan. Bek asal The Reds atau yang sering dikenal publik dengan sebutan Liverpool, Dejan Lovren, mengatakan atas raihan memuaskan tersebut tidak lepas dari peran seorang pelatih baru mereka yang bernama Jourgen Klopp yang sudah sukses dalam menanamkan jiwa pemenang kepada para pasukan Liverpool.

Liverpool kembali meraih kesuksesan saat berhadapan dengan Swansea City pada pertandingan yang diselengarakan di Anfield pada tanggal 29 November. Gol tunggal yang tercipta pada pertandingan tersebut berasal dari kaki seorang pemain bernama James Milner di laga tersebut. Tertolong dengan hasil imbang yang diraih Everton dan West Ham pada pertandingan lainnya. Liverpool saat ini langsung naik ke posisi keenam klasemen sementara di Premier League sebelum pada akhirnya dia tampil.

” Laga yang mampu kami menangkan tersebut, bukan merupakan laga yang muda untuk dimenangkan. Tapi pada laga tersebut satu hal yang kami ketahui adalah kami harus meraih kemenangan dalam memastikan tiga angka agar tidak tertinggal lebih jauh lagi dari sang pemumcak klasemen Macnhester City,” Ungkap Lovren kepada salah satu agen kami yang sedang melakukan wawacara.

” Posisi kami di klasemen secara perlahan naik dan ini menjadikan kami sebagai tim yang memiliki catatan bagus di beberapa pertandingan terakhir kami. Kedatangan Klopp dalam menangani Liverpool sampai sejauh ini sudah memberikan banyak pengaruh positif, Liverpool tumbuh sebagai tim yang sukses untuk bangkit dari keterpurukan musim ini,” Sambungnya.

” Kami hanya perlu terus bekerja keras dan sabar. Kami berharap dalam sebauh pertarungan penting di pertandingan selanjutnya kami mampu keluar sebagai pemenang. Kami sudah memperlihatkan kualitas kami secara perlahan musim ini. Hal tersebut kami dapatkan bukan dengan cara yang mudah, tapi Klopp merupakan pelatih hebat yang tidak membutuhkan waktu yang lama agar kami memahami gaya permainan yang dia inginkan,” Tutupnya.

Kemenangan yang kami raih atas Swansea tersebut juga mengantarkan kami dalam meraih kemenangan di hadapan publik sendiri musim ini untuk pertama kalinya.

Wenger Kewalahan Dengan Skuat Arsenal

Arsene Wenger

Arsenal di pertandingan hari ini hanya meraih satu poin atas Norwich City. Hasil ini disebutkan Arsene Wenger karena Arsenal sedang berada dalam kondisi kurang baik musim ini, dimana beberapa pemain mereka sedang mengalami cedera, serta hanya dapat memanfaatkan beberpa pemain yang ada saja untuk melanjutkan musim yang kurang memuaskan ini.

Menghadapi pertandingan tandang ke markas Carrow Road pada laga yang disiarkan Minggu 29-11-2015 malam hari WIB, Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Mesut Oezil di menit ke-30. Akan tetapi The Gunners harus membawa pulang satu poin saja pada laga tersebut. kemenangan itu tidak bertahan lama karena sebalum babak pertama usai gawang yang di kawal oleh Peter Cech kebobolan oleh tim tuan rumah.

Pertandingan yang disiarkan langsung di Stadion Carrow Road pada hari Minggu 29-11-2015 malam hari WIB tersebut, Arsenal sendiri sukses membuka keunggulan mereka pada menit ke-30 lewat tendangan Mesut Oezil. Akan tetapi sebelum babak pertama usai, tuan rumah pada laga itu mampu untuk mengejar ketertinggalan, gol tercipta lewat tendangan Lewis Grabban dan berakhir dengan gol untuk menyamakan kedudukkan pada pertandingan itu.

” Pertandingan kandang dinihari tadi merupakan pertandingan yang sulit untuk kami menangkan untuk saja kami dapat mengakhiri pertandingan tersebut dengan hasil seri. Kami mengakhiri laga melawan Norwich dengan kondisi fisik yang kurang fit. Permainan rapi mereka dengan 10 pemain berada di kotak mereka sendiri, dan kami tidak cukup tenaga untuk mengotak atik pertahanan mereka karena merasa kelelahan,”

Memasuki pertandingan tempo permainan semakin melambat, tidak seperti babak pertama dimana kedua tim tampil sangat menyernag. Terlihat memasuki babak kedua di pertengahan kedua tim tampil menyerang kembali. Saling serang dan menciptakan peluang untuk dapat memastikan siapa yang dapat keluar sebagai pemenang di laga itu. Sayangnya sampai laga pertandingan berakhir Arsenal sendiri tidak dapat menambah gol yang mereka ciptakan di babak pertama dan tidak ada gol lagi yang tercipta di laga tersebut.

De Rossi: Gracia Tak Bisa Disalahkan

Danielle De Rossi

Laju yang kurang memuaskan untuk AS Roma yang belanjut dengan kekalahan Roma atas Atlanta di laga pertandingan kandang menambah tekanan pada sang pelatih bernama lengkap Rudi Garcia. Akan tetapi salah seorang pemain Roma mengatakan bahwa nilai buruk yang di raih oleh AS Roma bukan semata-mata kesalahan pelatih saja. Roma tidak di duga akan menelan kekalahan pada saat menjamu Atalanta di Stadion Olimpico, dimana pertandingan ini dilangsungkan pada hari Minggu tanggal 29-11-2015 malam hari WIB.

Kekalahan ini menambah pekan yang buruk bagi AS Roma. Pada pekan sebelumnya Roma dijuga hanya mampu mengakhiri laga dengan skor 2-2 atas Bologna dan kemudian mereka menelan kekalahan yang memalukan saat berhadapan dengan Barcelona di ajang Liga Champions, dimana mereka menelan kekalahan 6-1.

“ Ini bukan titik terendah kami, tahun sebelumnya kami mencatat banyak hasil seri. Ini bukan pertandingan yang bagus untuk kami menangkan, kami harus merenungkan kekalahan yang kami dapatkan, kami tidak boleh terus menerus menyalahkan keadaan. Yang haru kami lakukan adalah bagaimana agar kami dapat memenangkan laga kedepan,” Ungkap De Rossi.

Rentetan hasil negative tersebut menjadikan sorotan kepada Gracia sebagai pelatih Roma semakin tajam. Masa depan pelatih asal Negara Prancis tersebut mulai menjadi perbincangan usai rentetan kekalahan yang di telan Roma pada beberapa pertandingan terakhir.

Untuk hasil buruk tersebut, De Rossi mengatakan bahwa hasil itu bukan sepenuhnya kesalahan pelatih, dimana pemain juga punya peran penting dalam meraih kemenangan. Wakil kapten Roma itu mengatakan kalau timnya hanya perlu memperbaiki performanya saja.

“ Tidak ada satu pun setasiun televise yang mengatakan kalau ini merupakan kesalahan pelatih, kami harus tetap berkembang agar dapat menatap ke laga selanjutnya. Kesulitan tentu menjadi hal yang  menyulitkan kami, akan tetapi dalam menyalahkan pelatih itu Anda ingin mencari aman atas kegagalan yang Anda dapatkan seperti tahun sebelumnya,” Sambungnya.

“ Tahun sebelumnya kami berpikir kalau AS Roma merupakan tim yang kuat, akan tetapi Juventus sukses membuktikan kalau mereka merupakan tim yang kuat di Serie A,” Tutupnya.

Bale Sukses Akhiri Puasa Gol

Gareth Bale

Satu gol yang disarangkan ke gawang Eibar sangat memiliki arti bagi pemain bernama lengkap Gareth Bale. gol yang dia cipatakan pada pertandingan tersebut menjadikan pemain yang berwarga Negara Wales tersebut menutup puasa gol nya di La Liga belakangan ini. Bertanding di Municipal Stadium 29-11-2015 malam WIB, Madrid tampil sangat dominan atas Eibar dari awal lawa pertandingan. Walau Real Madrid banyak menyia-nyiakan kesempatan dimana mereka menghasilkan 17 percobaan yang mereka dapatkan pada laga tersebut, dan hanya 6 diantaranya yang tepat mengenai sasaran.

Gol Bale di menit akhir babak pertama pertandingan, tepatnya pada menit ke-43 akhirnya memecahkan kegelisahan Real Madrid yang akhir-akhir ini menelan kekalahan. Gol yang berawal dari umpan yang diberikan oleh Luka Modric mampu di maksimalkan oleh Bale dengan cara menyundul bola yang mengarah ke dalam jaring gawang lawan.

Bagi Bale sendiri gol yang tercipta sukses mengakhiri puasa gol nya dalam Tiga bulan terakhir di La Liga. Kali terakhir mantan pemain Tottenham Hotspur itu mencetak gol di La Liga adalah pada bulan Agustus 2015, pada saat itu Real Madrid memenangkan pertandingan dengan skor 5-0 atas Real Betis. Dan di saat itu pulah menghasilkan dua gol sekaligus.

” Kemenangan penting pada laga pertandingan dinihari tadi, berawal dari umpan sempurna dari Luka Modric dan pada akhirnya saya kembali mendapatkan kesempatan untuk menghasilkan gol di pertandingan Real Madrid,” Tulis Bale di Akun Twitternya.

Satu gol diciptakan di kandang Eibar itu juga mengantarkan Bale dalam memutuskan puasa gol dirinya selama ini di La Liga. Bale dipercaya akan kembali dalam penampilan terbaiknya, dan Real Madrid yang saat ini sudah mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. Bantez merasa yakin kalau Real Madrid masih memiliki kesempatan untuk mengakhiri musim ini dengan gelar La Liga, mereka juga masih berlaga di ajang lainnya seperti Liga Champions mereka juga memiliki catatan cukup memuaskan.Yang pasti kemenangan ini akan mengembalikan kepercayaan diri Real Madrid dalam menghadapi laga selanjutnya.

Madrid Masih Miliki Kesempatan

Real Madrid

Setelah Menelan beberapa kekalahan secara beruntun, Real Madrid akhirnya kembali bangkit dari keterpurukannya. Kemenangan ini bagi sang pelatih bernama lengkap Rafael Benitez sebagai tanda kalau Real Madrid musim ini belum berakhir. Sebelum melakoni laga melawan Elbar, yang diselengarakan langsung pada hari Minggu 29-11-2015 malam hari WIB, Real Madrid lebih dulu menyudahi dua laga saat berhadapan dengan Sevilla dan rival sejati mereka Barcelona. Pada dua laga pertandingan itu, Real Madrid menelan kekalahan pahit 2-3 dan 0-4, kekalahan tersebut menjadikan mereka harus turun peringkat ke peringkat ketiga klasemen La Liga.

Tentu saja atas kekalahan tersebut Real Madrid saat ini menjadi sorotan bagi para media dan juga sang pelatih Benitez yang membawa Real Madrid dalam menelan dua kekalahan secara beruntun. Sang pelatih bahkan sempat dikabarkan akan di pecat dari kursi kepelatihannya setelah Real menelan kekalahan memalukan di hadapan publik sendiri 0-4. Akan tetapi seorang presiden Madrid Florentino Perez, langsung membantah dan mengatakan kalau posisi Benitez masih aman dan pelatih asal Negara Spanyol tersebut malah mendapatkan dukungan penuh dari para petinggi Real Madrid.

Madrid akhirnya kembali meraih kemenangan mereka dan memastikan tiga poin setelah unggul 2-0 atas Eibar di pertandingan lanjutan La Liga. Kedua gol yang tercipta pada pertandingan itu berasal dari Gareth Bale di menit ke-43 dan di sambung dengan pemain terhebat di dunia, Cristiano Ronal pada menit ke-82 sudah cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi musim ini.

” Ini baru berlangsung di bulan November saja dan kami juga mengalami masalah dimana ada beberapa pemain kami yang saat ini mengalami masalah cedera. Saya tetap merasa yakin  kalau Real Madrid kan mengejar ketertinggalan dan berusaha menjadi yang terbaik,” Ungkap Benitez.

” Kami akan tetap berjuang sampai dengan akhir musim ini akan berakhir. Kami akan berusaha sekuat mungkin dalam meraih setiap pertandingan dengan kemenangan. Kami harus mempertahankan permainan sempurna kami dan melakukan banyak latihan agar kami dapat kembali pada permainan terbaik kami,” Tutupnya.

Banyak Peluang, Ronaldo Cetak Satu Gol

Christiano Ronaldo

Siapa yang tidak mengenal pemain terbaik di Dunia yang bernama lengkap Cristiano Ronaldo yang menghasilkan satu gol pada saat Real Madrid melakoni laga tandang. Real memenangkan pertandingan saat berhadapan dengan Eibar dengan skor 2-0. Walau tidak menjalani laga tersebut dengan permainan terbaik mereka, pemain berjuluk CR7 tetap mendapatkan pujian atas raihan satu gol tersebut, pujian ini sendiri datang dari pelatih Real Madrid yang bernama Rafael Benitez.

Pada laga pertandingan yang berlangsung di Muncipal Standium, Minggu 29-11-2015 malam WIB. Ronaldo yang belakangan ini banyak kedatangan romur kalau dirinya ingin pidah dari Real Madrid dan akan kembali ke Manchester United atau dia sedang berada dalam performa terburuknya musim ini dikarenakan tidak di percaya untuk bermain pada posisi terbaiknya. Membuktikan kalau dirinya bisa mencetak gol dan membawa Real Madrid pada jalur kemenangan.

Tercatat oleh tim kami yang sedang memantau jalannya pertandingan. Ronaldo punya dua peluang di pertandingan tersebut untuk dikonversikan menjadi sebuah gol. Peluang yang pertama dia dapat lewat tendangan pada menit ke-71, sedangkan yang selanjutnya dia raih dari umpan lambung dan di sambut dengan sundulan di menit ke-73. Akan tetapi, tidak ada satu kesempatan pun yang berubah menjadi gol.

Gol Bintang lapangan Hijau ini sendiri tercipta tepatnya pada menit ke-82. Pelangaran yang diciptakan oleh Dani Garcia terhadap Lucas Vasquez menjadikan wasit menunjuk titik putih. Dan tidak perlu ditanyakan lagi siapa yang mengambil kesempatan tersebut kalau bukan Ronaldo. Dimenit 82 Real Madrid kembali mengandakan kedudukan Real Madrid menjadi 2-0.

” Akhirnya dia kembali mencantumkan namanya di papan klasemen setelah kembali mencetak gol. Walau gol yang dia ciptakan lewat titik putih setidaknya dia sudah memberikan permainan terbaiknya saat laga melawan Eibar.”

” Setiap pemain memiliki peran tersendiri dalam kemenangan yang diraih oleh Real Madrid musim ini. Kami semua sudah memberikan penampilan terbaik dan disertai kerja keras dalam meraih kemenangan malam tadi, Semua pemain memberikan permainan menarik,” tutupnya.

Pekan Yang Kurang Beruntung Bagi Roma

Rudi Garcia

Kekalahan yang ditelan Roma Pahit-Pahit atas Atlanta melengkapi burunya penampilan AS Roma pekan lalu. Giallorosossi atau yang sering kita kenal denga sebutan AS Roma saat ini dituntut untuk tetap bermain kompak dan bangkit demi meraih kemenangan dan kembali pada jalur mereka musim ini. Setelah menelan kegagalan dengan meriah hasil imbang saat berhadapan dengan Bologna 2-2 pada giornata 13, Roma luluh lantak pada saat bertandang ke Camp Nou. Pada pertandingan Liga Champions tersebut mereka permalukan oleh Barcelona dengan kelahan 6-1.

Laga terakhir mereka musim ini saat berhadapan dengan Atlanta pada pertandingan yang disiarkan langsung Olimpico, Minggu 29-112015, tadinya diharapkan Roma dapat meraih kemenangan agar mereka kembali memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi laga selanjutnya, tapi dalam pertandingan ini mereka malah menelan kekalahan. Roma kembali di percundangi di hadapan publiknya sendiri setelah bermain dengan delapan pemain saja akibat terkena kartu merah. Dua gol Atlanta sendiri dicetak oleh Gomez dan German.

Bagi Roma, kekalahan ini merupakan kekalahan pertama mereka musim ini dari total tiga kekalahan yang sudah mereka dapat musim ini di Serie A.

” Tidak ada yang dapat kami ambil setelah menyesaikan pertandingan hari ini. Kekalahan atas Atlanta merupakan hal yang buruk, kami sudah memberikan penampilan terbaik, tapi kelahan ini menjadikan pelajaran agar kami dapat lebih bersabar ,” Ungkap Rudi Garcia.

” Mereka menguasai pertandingan khususnya di arena tengah lapangan. Kami tidak menampilkan permainan yang sanat buruk untuk menelan kekalahan di pertandingan kandang sendiri. Tapi kami juga melakukan banyak kesalahan dan diantaranya adalah tiga pemain kami mendapatkan kartu merah,” Sambungnya.

Atas kekalahan ini Atlanta mengantarkan Roma berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan raihan 27 poin setelah menjalani 14 laga pertandingan mereka musim ini. Mereka hanya berjarak Tiga poin dari Inter Milan yang saat ini berdiri kokoh di puncak klasemen sementara Serie A. Diharapan Roma dapat melupakan kekalahan ini dan kembali pada permainan ok mereka.

Bermain Dengan 8 Pemain Roma Menelan kekalahan

AS Roma

AS Roma menipta kegagalan pahit setelah menelan kekalahan pada pertandingan yang diselengarakan langsung di kandang sendiri. Kekalahan ini juga mengantarkan mereka pada kekalahan pertama musim ini bermain di kandang ajang Serie A Italia. Pada laga pertandingan yang di warnai dengan di usirnya tiga pemain Roma, Giallorossi atau yang sering kita kenal dengan sebutan Roma ini dikalahkan Atlanta dengan skor 0-2.

Pada pertandingan ini Roma juga tidak dapat diperkuat oleh sang pengeran lapangan mereka yang memiliki nomo punggung 10, Francecsco Totti, di sambung dengan ketidak hadiran Gervinho, dan Mohamed Salah pada pertandingan di Stadion Olimpico, dimana laga ini sendiri langsung di siarkan pada hari Minggu 29-11-2015 dinihari WIB. Roma juga baru saja menelan kekalahan saat menjalani Liga Champions, dimana mereka kalah atas Barcelona yang sedang dalam penampilan terbaiknya dengan skor akhir 6-1.

Atas kekalahan pada saat berhadapan dengan Barcelona, seperti apa yang kami beritakan sebelumnya kalau Roma bertekat untuk memenangkan pertandingan melawan Atlanta agar dapat kembali memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam menghadapi laga selanjutnya. Tim yang berada di bawah kepelatihan Rudi Garcia ini malah kembali menelan kekalahan pahit. Dua gol Atlanta pada pertandingan tersebut dicetak oleh Alejandro Gomez pada menit ke-40 dan di sambung dengan gol German Denis di menit ke-82.

Sampai wasit yang memimpin pertandingan meniupkan peluit tanda habisnya pertandingan tidak ada lagi gol yang tercipa pada pertandingan ini. Kekalan Roma sama sekali tidak diduga.

Bermain dengan jumlah pemain yang sangat jauh dari lawannya ini menjadikan Roma amat kewalahan dalam menghabiskan 2×45 menit kali ini. Tiga pemain Roma yang melakukan pelangaran di ganjar Kartu merah oleh wasit. Dengan kekalahan ini Roma otomatis bergeser ke peringkat empat klasemen sementara dengan raihan 27 poin dari 14 laga yang sudah mereka jalani selama ini. Merka berjarak tiga poin dengan Inter Milan yang saat ini berada di puncak klasemen sementara Serie A. Dan untuk Atlanta yang memenangkan pertandingan kali ini berada pada posisi kesembilan.

Wenger Sebut Arsenal Sedang Kesulitan

Arsene Wenger 2

Arsenal di pertandingan hari ini hanya meraih satu poin atas Norwich City. Hasil ini disebutkan Arsene Wenger karena Arsenal sedang berada dalam kondisi kurang baik musim ini, dimana beberapa pemain mereka sedang mengalami cedera, serta hanya dapat memanfaatkan beberpa pemain yang ada saja untuk melanjutkan musim yang kurang memuaskan ini.  Menghadapi pertandingan tandang ke markas Carrow Road pada laga yang disiarkan Minggu 29-11-2015 malam hari WIB, Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Mesut Oezil di menit ke-30. Akan tetapi The Gunners harus membawa pulang satu poin saja pada laga tersebut. kemenangan itu tidak bertahan lama karena sebalum babak pertama usai gawang yang di kawal oleh Peter Cech kebobolan oleh tim tuan rumah.

Menjalani babak kedua pertandingan Arsenal kembali mengalami kesulitan untuk mengotak atik pertahanan Norwich. Tidak banyak peluang yang dihasilkan oleh Shancez dkk pada pertandingan babak kedua. Mengenai penampilan Arsenal, Wenger tidak manapik kalau timnya sedang tidak memberikan penampilan maksimal. Arsenal disebutkan sedang kesusahan dalam meraih kemenangan karena mengalami cedera pemain yang sangat banyak jumlahnya musim ini.

” Pertandingan kandang dinihari tadi merupakan pertandingan yang sulit. Kami mengakhiri laga melawan Norwich dengan kondisi fisik yang kurang fit. Permainan rapi mereka dengan 10 pemain berada di kotak mereka sendiri, dan kami tidak cukup tenaga untuk mengotak atik pertahanan mereka karena merasa kelelahan,”

Dalam pertandingan dinihari tadi Arsenel terpaksa harus melakukan Dua pergantian pemain karena cedera yang dialami. Laurent Koscielny dan Alexis Sanxhez sama sama di tarik keluar pada pertandingan itu oleh Wenger yang tidak inigin mengambil rekiso yang lebih besar lagi dalam membiarkan kedua pemain tersebut harus mengalami masalah yang serius.

Hasil imbang saat berhadapan dengan Norwich ini menjadikan Arsenal gagal dalam menempel Manchester City yang saat ini berada di puncak klasemen sementara. Arsenal saat ini hanya mampu bertahan di peringkat keempat dengan raihan 27 poin, berjarak sebanyak dua angka dari City yang sedang berada di puncak klasemen.

Lazio Perpanjang Puasa Kemenangan

Lazio

Lazio yang tampil kurang memuaskan musim ini kembali memperpanjang catatan mereka dalam puasa kemenangan di Serie A. Biacocelesti pulang tampa membawa apa-apa setelah menelan kekalahan atas Empoli 1-0. Menjalani laga tandang ke Stadion Carlo Castellani, dimana pertandingan ini sendiri dilangsungkan pada hari Senin tadi 30-11-2015 dinihari WIB, Lazio sendiri sudah dapat dinyatakan akan menelan kekalahan setelah mereka kecolongan gol pada menit awal pertandingan. Kebobolan di menit lima pertandingan menjadikan Lazio tampil buruk karena tertekan akan gol cepat yang dilesatkan oleh Empoli. Empoli menghasilkan gol berawal dari tendangan pojok yang disambung dengan sundulan dan berakhir gol dicetak oleh Lorenzo Tonelli.

Abis tertinggal dari Empoli, Lazio memang sempat melakukan beberapa percobaan agar mendapatkan kans dalam mengejar ketertinggalan di pertandingan tandang. Akan tetapi, usaha Lazio lewat tendangan dari jarak luar kota penalti masih sanggup diselamatkan oleh Skorupski. Pertandingan memasuki babak kedua, Lazio meningkatkan permainan mereka. Untuk memperkuat lini serang mereka sudah mengambil langkah untuk memasukan Miroslav Klose, Alessandro Matri, dan di sambung dengan masuknya Filipe Anderson. Upaya mereka belum mendapatkan titik terang.

Klose sendiri sudah berteriak gembira setelah dirinya sukses mencetak gol, walau pada akhirnya wasit menganggap gol tersebut tidak sah dikaenakan dirinya sempat melakukan pelangaran. Dia di putuskan wasit sudah melakukan penlangaran terhadap Skorupski. Di sisah waktu pertandingan Klose kembali menjebol gawang Empoli sontak penuntun di Stadion berkumandang, akan tetap atas kesenangan tersebut wasit malah kembali mengambil keputusan dalam menganggap kalau gol yang dicoptakan oleh Klose terjebak offside.

Sampai berakhirnya laga pertandingan, Lazio tidak bisa menyelamatkan diri mereka dari kekalahan. Kekalahan ini merupakan kekalahan keempat mereka musim ini di Serie A. Karena satu pertandingan terakhir mereka berakhir dengan seri. Lazio saat ini terdempar di posisi kesepuluh klasemen sementara dengan raihan 19 poin dari 14 laga yang sudah mereka lakoni musim ini. Panampilan yang kurang memuaskan tersebut belum mendapatkan titik terang agar mereka dapat keluar sebagai pemagang gelar musim ini.