Monthly Archives: February 2015

Takluk Dari Besiktas,Kini Liverpool Tatap Manchester City

Brendan Rodgers

Dalam laga babak 32 besar didalam ajang kompetisi Liga Europa yang berlangsung pada dini hari tadi di Ataturk stadium,Liverpool pun harus pulang dengan kekecewaan yang cukup mendalam dari markas Besiktas tersebut. Bukan karena hanya mengalami kekalahan dari tim Besiktas tersebut,akan tetapi Liverpool pun sekaligus tersingkir dari ajang kompetisi Liga Europa pada dini hari tadi karena kalah dalam babak adu tendangan pinalti.

Sebelumnya The Reds yang sudah unggul agregrat 1-0 atas Besiktas didalam pertemuan pertama lalu di Anfield Stadium tersebut nyatanya tidak bisa membuat mereka lolos begitu saja kebabak selanjutnya,karena didalam laga leg kedua yang berlangsung pada dini hari tadi,Besiktas pun memberikan perlawanan yang cukup ketat,dimana Tolgay Arslan pun memecah kebuntuan dengan golnya yang menembus gawang The Reds di menit ke 73 pada paruh babak kedua.

Atas hasil 1-0 yang didapatkan pada Besiktas pada dini hari tadilah yang kemudian membuat skuat tim besutan Brendan Rodgers untuk menjalani babak perpanjangan waktu. Namun didalam dua kali 15 menit pada babak perpanjangan waktu tersebut,kedua tim pun tetap bermain imbang dan sama sekali tidak merubah keadaan skor yang ada pada dini hari tersebut. Sehingga wasit Damir Skomina pun melanjutkan pertandingan tersebut kedalam babak adu pinalti.

Didalam babak adu pinalti,baik Besiktas maupun The Reds pun sama-sama bermain dengan alot dan sama-sama menunjukkan kemampuannya untuk bisa memberikan hasil yang terbaik bagi masing-masing timnya tersebut. Namun nasib sial pun menimpa kubu The Reds,dimana tendangan dari Dejan Lovren tersebut pun mampu diantisipasi oleh Cenk Gonen yang merupakan penjaga gawang dari kubu Besiktas.

Kini setelah skuat tim besutan dari Brendan Rodgers tersebut gagal untuk melangkah kebabak selanjutnya didalam ajang kompetisi Liga Europa tersebut,diakhir pekan ini skuat tim besutan Brendan Rodgers tersebut pun sudah ditunggu laga yang cukup penting,dimana pada akhir pekan ini,The Reds pun akan menjamu dan berhadapan dengan Manchester City di Anfield Stadium pada hari Minggu (1/3/2015) malam.

Oleh karena itulah,Brendan Rodgers pun menginginkan agar para pemainnya tersebut melupakan kekalahan yang baru saja mereka alami pada dini hari tadi dan langsung fokus untuk menghadapi Manchester City diakhir pekan ini. Karena dengan raihan kemenangan dan tiga poin yang nantinya akan mereka dapatkan dari Manchester City tersebut bisa merubah peringkat mereka didalam papan klasemen Liga Premier Inggris pada sisa pertengahan musim 2014-2015 ini.

Arsenal Tak Diduga Bisa Bermain Sangat Hancur

Arsenal

Arsenal menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih kemenangan ketika berhadapan dengan AS Monaco. Tampaknya Arsenal telah diperkirakan akan takluk terhadap klub yang tampil di Liga 1 itu namun masih saja tidak hancur seperti performa kemarin.

Dalam pertemuan pertama fase knockout Liga Champions yang berlangsung di Emirates Stadium pada hari Kamis, 26 Februari 2015 petang hari WIB, Arsenal bahkan dihajar habis-habisan. Arsenal yang berstatus sebagai tuan rumah kebobolan terlebih dahulu dengan skor 0-2 dan hingga akhirnya mesti kalah dengan skor akhir 1-3.

Arsenal tentunya unggul dalam ball possession sampai dengan 57%. Arenal pun menciptakan 14 kali upaya untuk menciptakan gol, namun cuma empat yang mengenai target. AS Monaco tampil dengan bagus dan menciptakan 10 peluang dengan tjuh yang mengenai sasaran.

Tidak hanya meningkatkan penyelesaian akhir, Arsenal pun memiliki tugas untuk mengembalikan tuga gol tandang yang diciptakan oleh AS Monaco. Arsenal paling tidak mesti meraih kemenangan dengan skor 3-0 saat melakoni pertemuan kedua.

Bekas pemain Arsenal yang bernama Thierry Henry yang saat ini berkerja sebagai juru ulas laga mengatakan performa para pasukan dari Arsene Wenger tersebut betul-betul hancur. Walaupun demikian para punggawa tidak memperlihatkan keinginan yang besar untuk dapat membalikkan keadaan dan memetik kemenangan.

“Mereka dapat meraih kemenangan dengan skor 3-0 di pertemuan kedua walaupun itu akan berlangsung sukar,”ujar Henry.

“Saya menilai Arsenal dapat saja takluk dalam laga tersebut, namun bukan dengan jalan yang buruk seperti pertandingan lawan AS Monaco. Para punggawa merasa kecewa. Operan yang dibuat juga sangat hancur. Tidak ada hasrat yang besar untuk mau meraup kemenangan tersebut.”

“AS Monaco juga yang memenangkan laga tersebut dengan jalan yang tidak sulit,”ucapnya.

Gary Lineker pun tidak berpikiran Arsenal bermain dengan hancur di markas mereka sendiri. Dia bahkan mengatakan Arsenal tampil lebih hancur ketimbang tim yang baru didirikan.

“Hebat, sering kali Arsenal melepas lawannya untuk terus melakukan serangan balik. Betul-betul seperti tim baru yang tidak berpengalaman,”sahut Lineker.

Menang Di Laga Leg Pertama Menjadi Modal Utama

Atletico Madrid

Sementara itu didalam ajang kompetisi Liga Champions lainnya,yakni dari laga leg pertama pada babak 16 besar nantinya,Atletico Madrid yang merupakan salah satu wakil tim dari La Liga Spanyol tersebut pun akan terlebih dahulu menjalani laga leg pertamanya tersebut dengan bertandang ke Bay Arena pada hari Kamis (26/2/2015) dini hari mendatang untuk menghadapi Bayer Leverkusen yang kini tengah menunjukkan statistik permainan yang baik didalam beberapa musim belakangan ini.

Dimana pada musim 2014-2015 ini,Atletico Madrid pun memiliki misi dan tekad untuk bisa kembali mengulangi kesuksesan seperti yang pernah mereka dapatkan tersebut dimusim lalu. Namun hanya saja dimusim lalu mereka hanya bisa menjadi runner up didalam ajang kompetisi Liga Champions setelah di partai final dikalahkan oleh Real Madrid.

Atas hal itulah yang kini membuat para pemain Los Rojiblancos pun bertekad untuk bisa kembali mengulangi kesuksesannya dimusim lalu,namun untuk bisa seperti dimusim lalu maka kini Los Rojiblancos pun setidaknya harus terlebih dahulu mendapatkan kemenangan pertama dari Leverkusen pada hari Kamis dini hari mendatang,agar nantinya bisa membuat mereka memiliki peluang besar untuk bisa lolos kebabak perdelapan final Liga Champions nantinya.

Dengan modal kemenangan dari ajang kompetisi Liga Domestiknya,kini Atletico pun sudah bersiap untuk bisa menjaga konsistensi dari performa permainan mereka tersebut dengan mencoba untuk bisa mencuri kemenangan pada saat akan menghadapi Leverkusen di Bay Arena.

Tiago Mendes yang merupakan salah satu punggawa dari klub Atletico tersebut pun sangat berharap bahwa mereka bisa kembali melangkah hingga kepartai puncak nantinya. Akan tetapi kali ini mereka berharap bisa menjadi pemenang dan membawa pulang titel Liga Champions tersebut ke Vicente Calderon,bukan kembali menjadi runner up didalam ajang kompetisi Liga Champions ditahun ini.

“Kami memang sangat memiliki tekad yang cukup besar untuk bisa kembali mendapatkan apa yang sudah kami dapatkan dimusim lalu didalam ajang kompetisi Liga Champions ini,hanya saja kali ini kami akan mencoba untuk bisa menjadi pemenang didalam ajang kompetisi tersebut,dan bukan hanya menjadi runner up ditahun ini,”imbuh Tiago Mendes didalam situs resmi klub Atletico Madrid.

Real Madrid Berhasil Jauhi Barca, Ancelotti Gembira

Carlo Ancelotti

Dari hasil positif yang sukses di dapatkan oleh Real Madrid ketika bertanding menghadapi Elche, ternyata ada beberapa hal positif yang sukses mereka terima dari kemenangan tersebut. Selain peforma yang diperlihatkan oleh anak didiknya semakin meningkat, yang menjadikannya kian bahagia adalah jarak poin yang saat ini dimiliki oleh klubnya bersama dengan sang rival, Barcelona yang telah menjauh menjadi empat poin.

Sebelumnya Barca berhasil untuk mendekatkan diri dengan Madrid yang untuk sekarang ini tengah berada di peringkat pertama klasemen La Liga. Pasukan Luis Enrique itu sukses memperkecil jarak dengan Madrid sampai tinggal satu angka saja dan itu terjadi ketika ‘Los Blancos’ harus tunduk di tangan saudaranya sendiri, Atletico Madrid dengan skor akhir empat gol tanpa balas di tanggal 7 Februari silam. Meski demikian pada akhir minggu ini Madrid sukses untuk kembali meninggalkan Barca, mengingat Lionel Messi cs. yang takluk dari Malaga secara mengejutkan, di sisi lain Madrid mampu memaksimalkan laga menghadapi Elche dengan skor 2-0.

“Ini laga yang bersifat krusial dan kami telah mempertimbangkan pertandinga ini sejak kemarin (disaat Barca gagal meraih poin atas Malaga), sebab kami dapat kembali memperbesar jarak dengan rival terdekat kami,” kata Carlo Ancelotti, selaku manajer Real Madrid.

Ancelotti mengatakan jika timnya sudah memperlihatkan sebuah kebangkitan setelah tunduk dari Atletico pada beberapa minggu silam. Setelah laga yang memalukan itu, El Real tercatat berhasil mendapatkan tiga kemenangan secara berturut-turut baik di ajang Liga Spanyol serta Liga Champions dan yang mengagumkan lagi adalah mereka juga mencatatkan clean sheet dengan tidak kebobolan sama sekali.

“Pemain kami mungkin telah paham dengan semua pertandingan yang akan kami jalani dan kerja keras yang mereka tunjukan kini memiliki arti yang besar untuk posisi yang kami tempati. Seiring dengan berjalannya waktu, peningkatan peforma terus kami tunjukan. Ini menjadi sesuatu yang perlu untuk dilanjutkan. Saya tak perlu ragu lagi terhadap tim, karena mereka sudah menunjukan apa yang saya harapkan sejak babak pertama,” lanjut pelatih berkebangsaan Italia itu.

Rudi Garcia: AS Roma hanya Belum Beruntung

Rudi Garcia

Klub AS Roma kembali lagi mendapatkan hasil seri setelah ditahan oleh klub Hellas Verona dengan skor 1-1. Pelatih klub AS Roma, Rudi Garcia, menilai bahwa hasil tidak bagus tersebut adalah karena para pemain klubnya hanya masih kurang beruntung.

Bermain di Stadion Marc Antonio Ventegodi, di hari Minggu 22 Febuari 2015 malam WIB, klub AS Roma mampu untuk membuat keunggulan lebih dulu pada menit 26 dari tendangan Francesco Totti. Namun kemudian klub tuan rumah membuat kedudukan menjadi sama dengan sundulan Bosko Jankovic yang terbentur Seydou Keita dan sampai akhirnya bola tersebut membelok dan masuk ke dalam gawangnya.

Skor tersebut hampir bisa berubah pada saat menit akhir babak pertama. Dengan tendangan bebas dari Adem Ljajic yang mengarah ke gawang tapi hanya terbentur dengan tiang gawang. Atas kedudukan seri tersebut berlangsung sampai berakhirnya pertandingan.

Peluang yang diterima Adem Ljajic disebut oleh Rudi Garcia adalah sebuah tanda yang tidak beruntung. Namun bukanlah itu saja penyebab hasil negatif tersebut.

Dengan faktor lainnya adalah para pemain klub AS Roma yang merasa kelelahan saat melawan klub Feyenoord, di hari Jumat 20 Febuari 2015 yang lalu. Dengan dua hari untuk jeda lah yang membuat para pemain mereka merasa tidak bertenaga pada bagian babak kedua sampai-sampai mereka terlihat semakin kesulitan pada pertandingan tersebut.

“Kami tampil cukup bagus pada bagian babak pertama dan cukup luar biasa dengan hasil seri 1-1. Mereka hanya membuat gol dengan setengah kesempatan yang ada,” kata Rudi Garcia.

“Namun kami juga kurang sabar dan membuat banyak kesulitan untuk kami sendiri pada bagian babak kedua. Tapi jika kami memiliki sedikit keberuntungan saja mungkin kami bisa mendapatkan kemenangan.”

“Jangan Anda lupa bahwa kami bermain dua hari yang lalu, jadi wajar saja jika 15 menit sebelum pertandingan berakhir mereka sudah kelelahan. Kami hanya sedang tidak beruntung saja, namun para pemain kami sudah membuktikannya pada bagian babak pertama bahwa kami bermain dengan mendapatkan bola yang cepat, dengan begitu kami bisa membuat kesulitan terhadap siapa saja,” tuntas pelatih asal Prancis tersebut.

Dengan hasil tersebut klub AS Roma hanya memiliki perolehan poin sebanyak 48 dalam 24 laga yang telah mereka lakoni, dengan hasil tersebut mereka juga telah tertinggal 9 poin dari klub Juventus yang berada di peringkat pertama dengan jumlah laga yang sama.

Tiga Kemenangan Secara Beruntun,Kini Dortmund

Borussia Dortmund

Sebelumnya Borussia Dortmund yang tengah terpuruk didalam zona degradasi didalam papan klasemen Bundesliga Jerman tersebut kini pun telah mampu bangkit dan beranjak keperingkat yang lebih baik lagi diakhir pekan ini. Dimana dengan kemenangan yang berhasil mereka dapatkan dari VfB Stuttgart 2-3 di Mercedes Benz Arena pada dini hari tadi itu pun telah membuat mereka mengantongi kemenangan yang ketiga didalam tiga laga terakhir yang mereka jalani hingga saat ini.

Kini skuat tim Die Borussen tersebut pun sudah lolos dari zona degradasi setelah mereka berhasil mendapatkan 9 poin secara beruntun didalam tiga laga terakhir mereka yakni pada saat mereka mengalahkan Freiburg 3-0,yang kemudian diikuti dengan kemenangan dari Mainz 4-2 dan tentunya kemenangan tipis 3-2 dari Stuttgart yang mereka dapatkan pada dini hari tadi.

Dengan demikian kini mereka pun menempati peringkat ke 10 didalam papan klasemen Bundesliga Jerman dengan jumlah torehan 25 poin,dan oleh karena itulah Jurgen Klopp tersebut pun tetap berharap bahwa para pemainnya tersebut masih bisa tetap mempertahankan tren positif dari performa permainan yang tengah mereka miliki didalam tiga laga terakhir yang mereka jalani tersebut didalam ajang kompetisi Bundesliga.

Sebab masih terdapatnya peluang yang cukup besar bagi Skuat tim besutan Jurgen Klopp untuk bisa finish dan menempati peringkat teratas didalam papan klasemen Bundesliga Jerman,jika didalam 14 laga yang tersisa skuat tim besutan dari Jurgen Klopp tersebut mampu menyapu bersih semua laga dengan kemenangan tanpa sekalipun mengalami kekalahan.

Modal kemenangan yang sudah mereka dapatkan pada dini hari tadi itu pun tentunya akan kembali dperhitungkan jika pada laga akhir pekan depan mendatang,mereka mampu mengatasi kekuatan dari Schalke 04 yang akan bertandang ke Signal Iduna Park. Laga melawan Schalke 04 pada akhir pekan depan mendatang itu pun akan menjadi sebuah momen kebangkitan tersendiri bagi para pemain Borussia Dortmund jika mereka berhasil mencuri kemenangan dan membenam lawannya tersebut didepan publiknya sendiri pada akhir pekan mendatang.

Belum Ada Kabar Untuk Kepindahan Tevez

Carlos Tevez

Carlos Tevez yang telah di klaim akan bisa meninggalkan klub Juventus sebelum kontraknya itu habis. Pada saat ini hal seperti ini akan di tanyakan kepada sang pelatih yang bernama Massimiliano Allegrini, Allegrini juga telah mengatakan kalau dia tidak tahu masalah seperti itu.

Carlos Tevez pada saat ini sedang diincar oleh mantan klubnya di klub Argentina, Boca Juniors. Boca juga telah berharap untuk bisa mendapatkan El Apache pada saat kontrak dengan klub Juventus habis pada tahun 2016 yang akan datang.

Akan tetapi, pada belakangan ini Boca juga ingin lebih cepat memulangkan Tevez dan juga berharap si pemain itu juga telah menjadi milik mereka pada musim depan.

“ Kami saat ini sangat berharap sekali untuk dia kembali ke Boca Junior. Saya juga tidak akan terkejut apabila Tevez telah memutuskan kontraknya dengan klub Juventus setahun lagi lebih cepat supaya bisa bergabung dan juga bermain untuk kami,” kata dari Presiden Boca yang bernama Daniel Angelici.

Tevez pada saat ini juga merupakan salah satu top score di klub Juventus. Striker yang pada saat ini telah berusia 31 tahun itu juga telah berhasil mengemaskan 19 buah gol di semua kompetisi pada musim ini.

“ Tentang Tevez, saya juga tidak bisa memberitahukan apapun kepada anda semua, karena saya pun tidak tahu tentang masalah dia,” kata Allegrini.

“ Dia juga berlatih dengan sangat baik sekali, dia juga telah menjalani musim yang sangat baik sekali, dan saya juga berpikir untuk istirahat beberapa hari dan latihan individu akan baik untuk dirinya,” tambah dari Alegri.

“ Kami juga sangat membutuhkannya, jadi kami juga akan mempersiapkan dia untuk paruh kedua musim,” jelas dari Alegri. “ Kita juga akan melihatnya pada akhir musim ini. Akan tetapi saya juga mikir kalau Tevez adalah salah seorang yang profesional yang sangat handal, dan juga yang paling penting Tevez adalah memang orang yang kuat. Jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi pada nantinya,” tutur dari Mantan pelatih dari klub AC Milan itu.

The Reds Dituntut Untuk Bisa Atasi Southampton

Brendan Rodgers

Liverpool memang berhasil mendapatkan kemenangan yang cukup tipis 1-0 atas lawannya Besiktas pada dini hari tadi didalam laga leg pertama di babak 32 besar ajang kompetisi Liga Europa,dan kemenangan dari Liverpool tersebut pun berasal dari hasil eksekusi tendangan pinalti yang dilakukan oleh Mario Balotelli dimenit ke 85. Dengan kemenangan tersebut makan Liverpool pun tentunya dituntut untuk bisa bermain lebih baik lagi pada saat nantinya akan menjalani laga leg kedua dimarkas Besiktas.

Sementara itu dengan hasil kemenangan atas Besiktas pada dini hari tadi,kini The Reds pun tengah dituntut untuk bisa terus melanjutkan tren positifnya tersebut didalam ajang kompetisi Liga Premier Inggris yang sudah menunggu mereka diakhir pekan ini. Dimana pada hari Minggu (22/2/2015) The Reds pun akan bertandang ke St Mary’s Stadium untuk menghadapi Southampton yang kini bertengger di empat peringkat teratas didalam papan klasemen Liga Premier Inggris.

Saat ini skuat tim besutan dari Brendan Rodgers tersebut memang tengah berada diperingkat ketujuh didalam papan klasemen Liga Premier Inggris,dan mereka pun tengah membutuhkan kemenangan agar bisa kembali membawa mereka keperingkat teratas didalam papan klasemen Liga Premier Inggris diakhir pekan ini. Dengan hanya menyisakan jarak selisih empat poin dengan Southampton yang merupakan batas zona untuk masuk ke Liga Champions dimusim depannya.

Oleh karena itulah Brendan Rodgers pun menginginkan bahwa para pemainnya tersebut bisa bermain dengan impresif seperti yang telah mereka tunjukkan didalam laga dini hari tadi. Sebab Brendan Rodgers sendiri pun tidak ingin kehilangan kesempatan agar mereka bisa kembali tampil didalam ajang kompetisi Liga Champions seperti yang sudah pernah mereka perlihatkan dimusim lalu.

Meski demikian Brendan Rodgers pun tetap menargetkan bahwa raihan tiga poin pun harus bisa didapatkan oleh para pemainnya pada hari Minggu mendatang. Dengan demikian maka skuat tim besutan dari Brendan Rodgers tersebut masih memiliki kesempatan untuk bisa bersaing dengan Southampton,Arsenal,Tottenham Hotspurs ataupun Manchester United yang juga tengah bersaing untuk bisa finish didalam empat peringkat teratas didalam papan klasemen Liga Premier Inggris saat akhir musim 2014-2015 ini.

Jan Vertonghen Yakin Tottenham Akan Dapatkan Perlawanan Sengit

Europe League

Klub asal kota London Utara, Tottenham Hotspur akan bertanding menghadapi tim asal Liga Italia, Fiorentina untuk melakoni laga lanjutan di dalam babak 32 besar Liga Eropa. Salah seorang pemain bertahan dari klub yang berjulukan sebagai ‘The Lilywhites’ itu, Jan Vertonghen memperkirakan jika duel yang akan terjadi akan sengit disaat mereka berjumpa dengan ‘La Viola’.

Duel antara Spurs dan Fiorentina untuk melakoni pertandingan leg I Liga Eropa di fase knock out akan terjadi di White Hart Lane. Mereka akan bertemu di tanggal 19 Februari, tepatnya pada hari Jumat dinihari nanti. Dengan melihat duel tersebut, Vertonghen sangat tahu terhadap potensi yang dimiliki oleh calon lawannya itu. Apalagi pada belakangan ini tim yang dilatih oleh Vincenzo Montella tersebut sukses untuk meraih hasil-hasil yang cukup bagus, sehingga kini mereka berada di jalur yang tepat.

Kami mencatat jika dari delapan pertandingan yang sudah dilakoni terakhir oleh Fiorentina, tak ada kekalahan yang mereka rasakan, lebih detilnya lagi terdapat 6 pertandingan yang berhasil mereka maksimalkan menjadi kemenangan sementara 2 laga lainnya berakhir seri. Di sisi lain, Tottenham baru saja mendapatkan kekalahan, dimana mereka harus takluk di tangan Liverpool pada akhir minggu kemarin disaat melakoni laga lanjutan di ajang Premier League.

“Dalam minggu ini kami akan menjalani sebuah pertandingan terbaik pada babak 32 besar di kompetisi Liga Eropa. Kedua tim yang akan bertanding diketahui memiliki gaya tampil yang lebih offensive dan saya begitu percaya kalau ini akan menjadi laga yang sangat menarik untuk disaksikan. Fiorentina sendiri mempunyai banyak pemain bintang dan itu turut menambahkan kualitas dan mental pemenang yang mereka miliki. Jadi, saya rasa mereka tidak jauh berbeda dengan kami,” kata Vertonghen dengan jelas.

Sebagai catatan untuk sementara ini La Viola sedang berada di peringkat ke-4 klasemen Seri A dengan telah berhasil untuk mengumpulkan sebanyak 38 poin hasil dari 23 kali bertanding, dimana ada 10 laga sukses mereka maksimalkan menjadi kemenangan dengan 5 lainnya kalah, lalu ada 8 laga yang imbang.
Sedangkan Tottenham sekarang sedang berada di peringkat ke-6 klasemen Liga Inggris dengan sukses mengumpulkan sebanyak 43 angka hasil dari 25 pertandngan, terdapat 13 laga yang sukses dimaksimalkan dan 4 berakhir imbang, sementara sisanya mereka kalah.

Real Madrid Telah lewati Periode Sulit Setelah Kemenangan 2-0 Atas Schalke

Real Madrid

Dalam laga leg pertama pada babak 16 besar didalam ajang kompetisi Liga Champions yang berlangsung pada dini hari tadi di Veltins Arena,Real Madrid yang datang sebagai tim tamu tersebut pun berhasil mengantongi kemenangan 2-0 atas tuan rumah Schalke 04. Dengan kemenangan 2-0 yang didapatkan oleh Real Madrid tersebut pun ditunjukkan sebagai bahwa mereka bisa bangkit dari hasil-hasil buruk yang sudah mereka dapatkan dari ajang kompetisi liga Domestik yang mereka dapatkan didalam beberapa pekan terakhir ini.

Bertandang kemarkas lawan tentunya menjadi sebuah kendala tertentu bagi para pemain Los Blancos untuk bisa bangkit dan kembali menunjukkan performa permainan terbaiknya tersebut. Akan tetapi hasil 2-0 yang mereka dapatkan pada dini hari tadi tentunya pun membuat Carlo Ancelotti sedikit terkejut dan juga senang atas apa yang sudah dilakukan oleh para pemainnya pada dini hari tadi.

Dan kini dengan modal kemenangan didalam laga leg pertama pada babak 16 besar didalam Liga Champions ini pun akan sedikit memberikan keuntungan bagi para pemain Los Blancos yang nantinya akan melakoni laga leg kedua nantinya dengan menjamu Schalke 04 di Santiago Bernabeu.

Deposit dua buah gol yang didapatkan Cristiano Ronaldo dkk tersebut telah membuat sejumlah para media pers yang tengah menyatakan bahwa mereka pun akan mendapatkan hasil buruknya didalam laga dini hari itu pun nyatanya pun harus mencatat bahwa tim raksasa asal Eropa tersebut masih mampu menunjukkan kelasnya sebagai salah satu klub yang patut untuk diperhitungkan didalam perebutan gelar Liga Champions dimusim 2014-2015 ini.

Bagi Carlo Ancelotti,hasil kemenangan yang mereka bawa pulang dari Veltins Arena tersebut tentunya merupakan sebuah hasil yang cukup fantastis,dimana Carlo Ancelotti pun menyatakan bahwa dirinya pun cukup gembira setelah para pemainnya berhasil melewati periode yang cukup sulit yang tengah menahan mereka didalam ajang kompetisi Liga Domestik didalam beberapa pekan terakhir ini.

Namun kini Ancelotti pun tampaknya bisa bernafas lega karena para pemainnya bermain dengan cukup baik sehingga mereka pun terlihat cukup lebih banyak menguasai jalannya pertandingan pada dini hari tadi dibandingkan tim tuan rumah Schalke 04.